Software ERP Indonesia

Mengenal Cracking: Pengertian, Dampak, Jenis, dan Cara Mengatasinya

28 August, 2022   |   Dwi

Mengenal Cracking: Pengertian, Dampak, Jenis, dan Cara Mengatasinya

Dalam dunia internet, terdapat banyak sekali jenis kejahatan siber, cracking bisa dibilang adalah salah satu diantaranya. Cracking juga merupakan kejahatan siber yang paling sering terjadi pada saat ini. Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar tentang berita kebocoran data ecommerce dari sebuah perusahaan atau pun dari pemerintah. Hal tersebut merupakan salah satu dari dampak kerugian yang disebabkan dari cracking.
Salah satu bentuk kejahatan siber ini memang bertujuan untuk kegiatan kriminal. Umumnya, cracking komputer mampu menerobos suatu jaringan dan meretas data yang dimiliki setiap orang, sehingga bisa menyebabkan kerugian bagi orang yang retas.
Oleh karena itu, kita harus mempelajari bersama tentang cracking, bedanya dengan hacking, berbagai jenis cracking, dampak serta cara menghindarinya pada artikel berikut ini.
 

Pengertian Cracking 

Cracking adalah salah aktivitas meretas atau membobol suatu sistem keamanan komputer dengan tujuan kriminal atau tujuan yang jahat yang bisa merugikan siapa saja. Bentuk kejahatan siber ini cukup serius dan berbahaya sebab dapat mencuri data dalam komputer, membocorkan informasi penting kepada kompetitor atau pihak yang tidak bertanggung jawab, atau menghancurkan sistem keamanan yang telah dibuat.
Mereka yang melakukan kegiatan cracking umumnya disebut dengan cracker. Para cracker mampu meretas suatu sistem keamanan dalam sebuah komputer, program, ataupun software dengan kemampuan pemrograman yang dimiliki oleh mereka.
Mirip seperti halnya para perampok yang membuka brankas secara paksa dengan memanfaatkan kunci kawat atau alat lainnya. Para cracker mampu memanipulasi kunci maupun password keamanan dan menggunakan celah yang ada agar bisa masuk ke dalam sistem komputer korban yang di retas.
Tujuan dari dilakukan cracking adalah untuk mencuri data komputer, menjual berbagai informasi sensitive atau penting, serta menghancurkan suatu jaringan ataupun sistem komputer yang telah dibuat.
 

Perbedaan antara Cracking dan Hacking

Sebagian besar dari kalian masih banyak yang belum mengetahui perbedaan cracking dan hacking. Walaupun memang masih sama-sama termasuk dalam kategori kejahatan cyber, namun cracking adalah kejahatan siber yang harus diperhatikan secara khusus.
Jadi, hacking bisa dilakukan oleh seorang atau sekelompok hacker untuk tujuan menguji kemampuan hacking yang dimiliki saja. Bahkan ada beberapa diantaranya bisa untuk tujuan yang lebih positif seperti yang dilakukan oleh para white hat hacker.
Namun berbeda dengan cracking adalah suatu kegiatan yang mencari kelemahan suatu sistem dan memanfaatkannya untuk tujuan negatif untuk kepentingan dirinya sendiri. Kegiatan ini adalah kegiatan yang bertujuan langsung untuk criminal yang sangat merugikan.
Hacker juga bisa dibagi menjadi tiga kategori, yakni white hat hacker, black hat hacker, dan gray hat hacker. White hat hacker adalah orang baik yang menguji sistem keamanan data yang Anda miliki. Sedangkan black hat hacker adalah orang yang hampir sama dengan cracker. Namun gray hat hacker adalah orang yang ada di antara white hat hacker dan black hat hacker yang kadang baik dan kadang bisa menjadi tidak baik.
Tim hacker akan membangun berbeda dengan tim cracker akan menghancurkannya. Walaupun memang hacking adalah tindakan yang tingkat bahayanya tidak melebih tindakan cracking, namun kalian harus tetap waspada terhadap kegiatan tersebut.
Karena, suatu kejahatan siber tetap merupakan suatu kejahatan, sistem keamanan data kalian adalah sasaran utama kegitan yang mereka lakukan.
 

Dampak yang Ditimbulkan Cracking

Berikut ini adalah dampak-dampak yang dapat ditimbulkan oleh cracking:

1. Pencurian dan Penyalahgunakan Data
Cracking adalah suatu kegitan kejahatan yang bisa dibilang sama halnya dengan pencurian. Kasus yang paling banyak terjadi adalah mengambil dan menggunakan data korban yang telah dicuri demi keuntungan pribadi mereka.
Hal tersebut bisa terjadi pada semua orang, perusahaan, dan pemerintah baik itu pada pengguna ataupun pada pemilik website. Bila cracker sudah berhasil mencari dan menemukan celah yang ada pada suatu sistem keamanan, maka sangat mungkin sekali terjadi pencurian data.
Data yang dimaksud bisa dibilang sangatlah banyak, mulai dari nama, umur, alamat, password, bahkan sampai nomor KTM atau KK Kalian. Berbagai data tersebut bisa diambil oleh para cracker.
Hal yang lebih paling parah adalah mereka bisa mendapatkan nomor rekening ataupun kartu kredit yang kalian miliki.

2.Manipulasi data
Tidak hanya mencuri data dan menyalahgukannya, cracker juga bisa memanipulasi data yang berhasil ditembus. Misalnya, jika yang berhasil dibobol ialah sistem keamanan komputer milik bank, ia bisa memanipulasi data para pemilik rekening, mengubah jumlah saldo yang dimiliki, bahkan dapat melakukan transaksi yang tidak diinginkan.

3. Hancurnya Sistem Jaringan
Tentu saja setiap komputer mempunyai sebuah sistem atau jaringan agar bisa berjalan dengan lancar. Pun sama halnya dengan aplikasi, website, software, dll.
Bila jaringan sistem yang ada di dalamnya lemah, maka para cracker bisa masuk dengan mudah dan menghancurkan sistem atau jaringan tersebut. Kerugianyang disebabkan pun sangat besar.
Kerugiannya adalah sistem yang sudah tidak dapat lagi berjalan dengan lancar, bisnis yang berjalan dengan metode online akan semakin terhambat, menurunnya kepercayaan konsumen, sampai harus mengadakan pemeliharaan ataupun perbaikan sistem yang pasti memerlukan dana yang bisa dibilang mahal.

4. Tersebarnya Software atau Aplikasi Ilegal
Untuk para pemilik aplikasi atau software, cracking merupakan sebuah mimpi buruk yang paling menakutkan. Kenapa bisa begitu? karena suatu aplikasi yang mempunyai fitur premium yang tentunya harus berbayar yang merupakan sumber pendapatan para tim developer software atau aplikasi tersebut. Sehingga mereka bisa membangun dan mengembangkan suatu sistem software.
Biasanya, para cracker akan menghapus sistem berbayar atau premium tersebut agar semua fitur di dalamnya jadi terbuka tanpa harus membayar, baik itu fitur umum ataupun fitur premium.
Dampaknya, para pengembang software tidak lagi bisa mendapatkan pemasukkan dalam setiap fitur premium yang digunakan oleh pengguna. Selain itu, seluruh data yang tersimpan di dalamnya bisa terbaca, sehingga memungkinkan data para pengguna berada pada tangan yang berbahaya.

5. Tersebarnya Virus
Berikutnya, cracker bisa menanamkan virus ke dalam sistem komputer. Mereka bisa menanamkan spyware untuk mematai-matai aktivitas para pengguna, adware untuk membuat iklan pop-up yang ilegal, dan ransomware untuk mengenkripsi data berharga maupun tidak yang ada dalam sistem. 
Cracker bisa saja “menyandera” data-data berharga para pengguna dengan meminta sejumlah uang sebagai tebusan yang biasanya berbentuk cryptocurrency.
 

Jenis-Jenis cracking

Kejahatan siber cracking memiliki jenis yang banyak sekali. Meskipun seluruh jenis tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu untuk merusak, namun proses yang dapat dilakukan berbeda-beda. Berikut ini adalah jenis-jenis cracking yang sering dilakukan:

1. Password Cracking
Password cracking merupakan metode yang dilakukan oleh para cracker untuk mengambil alih suatu akun ataupun akses masuk ke sistem dengan menggunakan password dari data yang sebelumnya telah disimpan.
Pada umumnya, password yang ada dalam suatu website atau aplikasi akan dienkripsi, sehingga sistem tidak dapat lagi membacanya secara langsung. Hal ini bertujuan agar para cracker kesulitan untuk mengetahui password yang digunakan oleh para pengguna. Nah, sistem tersebut dikenal dengan istilah hashing.
Contohnya, Kalian memiliki akun website dan passwordnya misal akurasionline069, maka nantinya sistem akan melakukan enkripsi menjadi EWu37ctdwH6QYe4i2CZ5he+BtwrKDfl8R2zeoAA85Fs=. Setiap website memiliki algoritma hasingnya masing-masing, sehingga sistem enkripsi pada situs bisa berbeda-beda.
Saat Kalian ingin login ke website, maka sistem akan melakukan penyesuaian password yang kalian ketik dengan hash EWu37ctdwH6QYe4i2CZ5he+BtwrKDfl8R2zeoAA85Fs=. Bila sesuai, maka kalian bisa langsung masuk ke dalam sistemnya, bila tidak sesuai maka akses kalian akan langsungditolak.
Tapi karena ada niatan jahat, cracking bisa tetap menerobos ke dalam akses tersebut. Para cracker biasanya hanya memerlukan dua hal, yakni sistem hashing yang kalian gunakan, dan kombinasi algoritma hashing yang digunakan oleh sistem kalian.
Para cracker bisa memperoleh sistem hashing dengan cara mencoba dan kemudian menirunya. Bila mereka sudah memiliki sistem hashing, maka para cracker pun akan menggunakan suatu program tertentu serta komputer rakitan.
Tujuannya tentu saja agar IP Address mereka tidak mudah dilacak dan mampu menghasilkan jumlah tebakan password yang banyak secara bersamaan.

2. Software Cracking
Software cracking adalah suatu bentuk kegiatan mengubah ataupun menonaktifkan beberapa fitur yang ada pada suatu software.
Pada umumnya, sasaran utama cracker adalah software berbayar atau memiliki fitur premium. Mereka bisa meretas copy protection yang merupakan perlindungan konten, seperti software, aplikasi, dan lain-lain, masih dengan menggunakan hak cipta, demi mencegah adanya bentuk pembajakan dari orang lain.
Bila mereka sudah berhasil masuk di celah copy protection tersebut, biasanya para cracker akan menghapus request lisensi, menonaktifkan otentikasi nomor seri, membuka fitur premium, dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan.
Tentunya hal tersebut memberikan kerugian untuk pemilik dan developer software atau aplikasi, karena hasil dari cracking tersebut bisa disebarkan secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya royalti sepeserpun.
Namun kalian tidak boleh merasa senang dulu karena bisa menggunakan aplikasi gratis tanpa membayar. Karena pada nyatanya, kebanyakan software gratis memiliki virus berupa ransomware yang sangat berbahaya, baik itu untuk akun, data, ataupun device kalian.
Hal tersebut dikarenakan software kalian sudah tidak memiliki copy protection lagi yang sama seperti ketika masih berbentuk original. Selain itu, mungkin para cracker tersebut dengan sengaja membagikan software gratis demi mengumpulkan data secara mudah.

3. Network Cracking
Pada saat sedang menggunakan wifi, Anda harus waspada akan kemungkinan serangan network cracking. Network cracking merupakan suatu peretasan jaringan LAN dengan cara membobol sistem keamanan. Pada umumnya, target utama mereka adalah para pengguna wifi publik.
Contohnya, kalian sedang berada di dalam suatu restoran lalu mengakses internet dengan wifi publik. Kemungkinan besar akan ada para cracker yang bisa masuk ke jaringan tersebut lalu meretas data pribadi yang kalian miliki.
Untuk mengantisipasinya, kalian harus menggunakan jaringan yang lebih aman, seperti menggunakan wifi yang sudah dilengkapi dengan password dan menghindari wifi publik. Selain itu, kalian juga bisa melindungi data dengan menggunakan VPN(Virtual Private Network).
 

Cara Mengatasi Cracking

Meski terdengar sangat berbahaya, kalian dapat melakukan beberapa hal berikut untuk menanggulangi sepak terjang cracker.

1. Menggunakan Password yang Kuat
Hal pertama yang harus ditembus cracker adalah password pengguna. Agar sulit ditembus oleh cracker ada beberapa hal yang bisa dolakukan, misalnya mengganti password secara berkala, menggunakan password yang panjang, menggunakan kombinasi huruf dan angka, tidak menggunakan password yang sama jika memiliki akun yang banyak, menggunakan password manager, dan tidak melakukan auto save di komputer, Google, e-mail, dan lain sebagainya.

2. Memperketat Sistem Akses
Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk memperkuat sebuah sistem akses, yakni dengan menggunakan two-factor authentication dan captcha. Two-factor authentication meminta pengakses melakukan dua langkah verifikasi untuk masuk atau login ke akun, misalnya dengan meminta password dan one time password lewat SMS. Captcha meminta pengguna memasukkan kode sering juga memilih gambar yang muncul di layar untuk memastikan bahwa yang mengakses akun tersebut bukanlah software atau robot.

Meningkatkan Keamanan Website
Untuk meningkatkan keamanan website, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti menggunakan HTTPS, memasang SSL, pemilihan gateaway, dan menggunakan antivirus yang terbaik.

4. Mengupgrade atau Pemeliharaan Sistem Keamanan
Upgrade sistem keamanan secara berkala dengan melakukan beberapa hal, seperti mengaktifkan scanning antivirus, memperbarui password, dan menyewa jasa white hat hacker untuk menguji dan menemukan kelemahan yang ada dalam sistem keamanan. 

5. Memilih Hosting dengan Keamanan Tinggi
Pastikan bahwa hosting yang kalian pilih memiliki keamanan tinggi untuk menyimpan semua file dan data website kalian. Jika hosting sebagai “rumah” bagi website tidaklah aman, maka cracker akan sangat mudah untuk menembusnya. Dari semua penjelasan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa cracking adalah aktivitas yang amat sangat berbahaya bagi sistem keamanan suatu komputer. Namun demikian, kita dapat mengatasinya dengan berbagai upaya yang dapat dilakukan. Semoga dapat memberikan wawasan baru agar lebih waspada.

Demikian hal-lah yang dapat saya tulis dalam artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian dan semoga terhindar dari kejahatan cracking.

Liputan Tentang Startup Software ERP IDMETAFORA Dari Jogja, Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Rekomendasi untuk Anda


Our Client's

Some company/organization that have used our services

Jasa Pembuatan Website BUMN dan Korporasi Jasa Pembuatan Website Corporate dan Korporasi Jasa Pembuatan Website BUMN dan Korporasi Jasa Pembuatan Website di kabupaten musi banyuasin Jasa Pembuatan Website Kementerian dan Dinas Jasa Pembuatan Website Professional Jasa Pembuatan Website Yogyakarta Jasa Pembuatan Website Yogyakarta Jasa Pembuatan Website Sistem Informasi Jasa Pembuatan Website Sistem Informasi Jasa Pembuatan Website Sistem Informasi Manajemen Proyek di Klaten Jasa Pembuatan Website Pemerintahan di Karang Anyar Jasa Pembuatan Website Professional di Jakarta Indonesia Web Developer di Jakarta Indonesia Web Developer Universitas di Yogyakarta Indonesia Web Developer Perbangkan di Yogyakarta Indonesia Web Developer Perbangkan di Yogyakarta Indonesia Web Developer ERP di Kalimantan Indonesia Web Developer ERP di Singapore Indonesia Web Developer ERP di Singapore Indonesia Web Developer ERP di Singapore Indonesia Web Developer ERP di Singapore Indonesia Web Developer ERP di Singapore Indonesia Web Developer ERP di Singapore Indonesia

We Have Collaborated With

Some company/organization that have collaborated with us

Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya Jasa Pembuatan Website BUMN dan Kementerian Terpercaya

Contact Us

It's your time to collaborate with us!

+6289664230232 +6289664230232