Pelanggan bisa datang dan pergi, akan tetapi apabila yang pergi terlalu banyak, kelangsungan bisnis dapat terancam. Itulah kenapa dalam memperhatikan churn rate sangat penting. Churn rate merupakan salah satu indikator apakah bisnis dapat dengan berjalan baik atau tidak. Konsep churn rate sendiri simpel dan cara menghitungnya pun juga mudah. Nah, pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai churn rate formula, penyebab churn rate, dan bagaimana cara mengatasinya! Mari, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!
Definisi churn berasal dari perhitungan persentase akun maupun pelanggan yang tidak memperbarui langganannya. Churn umumnya dihitung berdasarkan dari rentang waktu yang spesifik seperti setiap bulan, kuartal, bahkan sampai tahunan. Sehingga, churn rate merupakan salah satu metrik terpenting dari perusahaan-perusahaan seperti perusahaan SaaS maupun yang berbasis langganan. Terdapat dua variasi churn rate pelanggan yakni: churn yang disengaja (voluntary churn) dan churn yang tidak disengaja (involuntary churn). Involuntary churn merupakan mengindikasikan jumlah dari pelanggan yang berhenti berlangganan karena keputusan mereka sendiri. Contoh misalnya tidak puas dengan pelayanan dari perusahaan. Sementara itu, churn yang tidak disengaja merupakan jumlah pelanggan yang berhenti berlangganan karena situasi yang tidak dapat mereka hindari, contoh misalnya berpindah lokasi. Pada umumnya sebuah perusahaan hanya berfokus pada voluntary churn karena inilah yang berpengaruh terhadap operasi bisnis mereka. Perusahaan umumnya menggunakan aplikasi timesheet untuk bisa mengetahui serta menganalisa waktu para pelanggan.
Alasan yang paling utama dalam pentingnya dari persentase nilai churn rate yaitu karena persentase para pelanggan yang hilang ini akan sangat berdampak terhadap growth rate sebuah perusahaan. Contoh misalnya, Anda memiliki sebuah ember yang berisi bunga langka. Lalu tiba-tiba terdapat lubah yang membuat banyak bunga menjadi tidak berkembang. Untuk mengisi ember tersebut supaya penuh kembali tentu saja memerlukan suatu usaha, waktu serta biaya yang lebih banyak. Mengutip dari laman CleverTap, dengan mendapatkan pelanggan baru umumnya akan lebih mahal sebanyak 5 sampai 25 kali lipat apabila jika dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Selain dari itu, dengan mempertahankan pelanggan juga diklaim dapat memberikan sebuah dampak yang sangat besar terhadap growth rate daripada mendapatkan pelanggan yang baru. Karena itu, ada baiknya jika Anda mengetahui posisi lubang ember sebelum Anda mengisi bunga kembali, Anda juga harus mencari tahu kenapa ember tersebut bisa berlubang, kenapa posisinya ada di sana, dan lain sebagainya. Begitu juga sama halnya dengan churn rate, hal pertama yang harus Anda ketahui untuk meminimalisir persentase churn rate yaitu penyebab utama dari persentase tersebut dapat terus Anda atasi. Hal tersebut dapat datang dari UI maupun UX Anda yang kurang ramah untuk pengguna, keterbatasan fitur, atau bahkan tidak pernah dilakukan pengembangan lebih lanjut. Atau bisa juga karena harga dari produk baru yang ditawarkan oleh kompetitor ternyata lebih rendah. Maka dari itu, cobalah untuk pertimbangkan seluruh faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan dari churn rate.
Pada saat Anda berusaha untuk mengkonversikan seorang lead menjadi seorang pelanggan, anda tentu saja sudah menghabiskan banyak waktu, tenaga, serta berbagai macam strategi marketing tentunya. Akan sangat disayangkan apabila pelanggan tersebut tiba-tiba hilang di tengah jalan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dalam memperoleh pelanggan baru akan membutuhkan banyak biaya yang tidak murah. Maka dari itu, solusi yang paling tepat yaitu dengan melakukan berbagai macam cara supaya churn rate bisa menurun serta growth rate perusahaan terus meningkat. Tips untuk mengurangi customer churn rate antara lain yaitu: 1. Memahami penyebabnya Salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi customer churn rate yaitu dengan benar-benar mencari tahu apa penyebab mereka tidak menggunakan layanan dari perusahaan Anda lagi. Dari pada meraba-raba serta memberikan penawaran yang membuat mereka atau bahkan pelanggan baru tertarik, cobalah untuk selesaikan dulu permasalahan utamanya. Anda dapat melihat trend dari data yang tersedia. Kapan mayoritas pelanggan berhenti menggunakan layanan Anda? Apakah pada saat Anda menambah fitur tertentu, atau mengubah detail kecil yang mungkin saja berarti bagi mereka? Bisa jadi juga karena kompetitor mengeluarkan produk atau layanan yang lebih menarik, dengan harga yang lebih murah juga. Maka cari tahu semua penyebab internal dan juga eksternal. Dengan demikian, Anda akan mengetahui langkah apa yang harus diambil. 2. Menjadi proaktif Dikutip dari Hubspot, penting untuk menjadi proaktif dengan para konsumen pada saat Anda ingin mengurangi churn rate secara optimal. Anda dapat meminta feedback dari mereka, apa yang kira-kira ingin diubah untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik pada website atau bahkan aplikasi anda. Berikan juga penawaran yang menarik, supaya mereka semakin merasa bahwa Anda memedulikan pengalaman seluruh pelanggan Anda. 3. Fokus kepada pelanggan yang setia Tips yang terakhir untuk mencegah serta mengurangi churn rate yaitu dengan memfokuskan tenaga, biaya, serta juga waktu terhadap pelanggan yang sudah terbukti setia. Anda tentu saja mempunyai data pelanggan, sejarah pembeliannya, apa yang mereka biasa lakukan pada website atau aplikasi Anda, dan data lainnya. Contoh misalnya, terdapat sekelompok pelanggan yang sering melakukan transaksi pada saat mereka mendapatkan email marketing pada jam-jam tertentu. Nah, anda dapat lebih sering memberikan email pada jam tersebut dengan pesan yang lebih personal.
Churn bisa dilakukan secara sukarela (active churn) atau bahkan tidak disengaja (passive churn). Sementara untuk kedua jenis churn tersebut akan mengakibatkan hilangnya para pelanggan serta pendapatan, mereka mempunyai penyebab yang mendasar serta strategi untuk pencegahan yang berbeda. 1. Voluntary Churn (Churn Sukarela) Jenis voluntary churn ini dapat terjadi pada saat pelanggan dengan secara sukarela memilih untuk menghentikan langganan mereka tanpa dengan adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Banyak para pebisnis yang lebih fokus untuk mengurangi jenis churn rate ini, karena pelanggan membuat sebuah keputusan secara sadar untuk meninggalkan bisnis Anda. Mungkin terdapat alasan berbeda di balik keputusan pelanggan, contoh misalnya pengalaman pelanggan dengan produk maupun layanan yang tidak memenuhi harapan mereka. Bisa juga karena pelanggan mempunyai pengalaman yang tidak memuaskan dengan sebuah produk maupun layanan Anda, sehingga menyebabkan mereka mencari alternatif lain. Hal tersebut juga dapat terjadi karena kompetitor bisnis Anda lebih mampu menarik perhatian pelanggan dengan solusi alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Untuk mencegah serta mengurangi voluntary churn rate, penting sekali untuk memahami secara mendalam mengenai keterlibatan serta kepuasan pelanggan Anda dengan produk. 2. Involuntary Churn (Churn Tidak Sengaja / Paksa) Jenis churn rate ini terjadi pada saat suatu bisnis menghentikan layanan yang diberikan kepada pelanggan karena non-pembayaran. Pada saat upaya pembayaran pelanggan gagal tanpa mereka sadari, hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya pembatalan langganan terdapat beberapa alasan utama mengapa involuntary churn dapat terjadi. Diantaranya yaitu karena kartu langganan yang sudah mencapai tanggal kadaluarsa atau penolakan pembayaran paksa untuk mencegah upaya penipuan pada saat kartu hilang atau bahkan dicuri. Dapat juga terjadi karena pembayaran ditolak pada saat kartu kredit habis atau kegagalan jaringan pada saat melakukan pembayaran digital. Untuk mengurangi tingkat voluntary churn tersebut, sebaiknya Anda mengoptimalkan serta menerapkan strategi pemulihan pembayaran agar lebih efektif.
Churn rate merupakan metrik penting yang harus dipantau oleh perusahaan maupun bisnis karena akan membantu dalam memahami stabilitas jangka panjang bisnis. Melacak metrik tersebut mempunyai implikasi yang lebih dalam pada kinerja serta keberlanjutan bisnis Anda dalam jangka pendek dan jangka panjang. 1. Membantu Memahami Kinerja Bisnis Dengan memantau churn rate, Anda bisa tahu lebih banyak informasi mengenai kesehatan finansial bisnis Anda. Misalnya, Anda dapat mendapatkan gambaran mengenai jumlah pelanggan yang loyal pada bisnis Anda, kecepatan pergantian pelanggan, serta dampaknya terhadap laba bisnis, dimana data tersebut dapat diolah serta dipantau dengan menggunakan software ERP. Selain itu, Anda bisa memahami stabilitas bisnis Anda dengan melalui hubungan antara nilai tingkat churn dengan metrik langganan lainnya seperti Biaya Akuisisi Pelanggan. Itu merupakan total biaya penjualan serta pemasaran yang Anda keluarkan untuk mendapatkan pelanggan. Pada saat sebuah bisnis kehilangan pelanggan yang ada, maka pendapatan serta peluang bisnis juga dapat semakin menurun. Begitu juga dengan kebutuhan untuk menghabiskan anggaran lebih banyak untuk mengkompensasi pelanggan supaya mereka tetap stay dengan bisnis Anda. Itulah sebabnya mengapa Anda harus mencari cara untuk mengontrol churn rate bisnis Anda serta melacaknya dengan cermat. 2. Perhitungan Churn Rate Membantu Pengambilan Keputusan Mengukur serta menghitung churn rate secara rutin dalam setiap periode perjalanan bisnis termasuk list wajib yang harus perusahaan lakukan. Dengan melakukan kegiatan tersebut perusahaan bisa menyadari kekurangan serta masalah yang sering terjadi dan membuat retensi pelanggan menurun. Mengukur serta menghitung churn rate bisa menunjukkan masalah kecil sehingga perusahaan bisa segera mengatasi masalah sebelum menjadi lebih runyam. Apabila retensi pelanggan tidak kunjung membaik ada kemungkinan pelanggan akan meninggalkan bisnis yang anda jalankan karena sesuatu yang menurutnya tidak cocok atau tidak layak. Hal tersebut yang menjadi alasan kenapa mengukur serta menghitung churn rate penting untuk anda lakukan. Dengan hasil perhitungan tersebut akan dapat membantu anda untuk mengetahui sumber masalah sehingga anda dapat segera meningkatkan nilai esensi dari sumber yang bermasalah. Memantau serta menganalisa tingkat churn bisa membantu anda menyadari kinerja dan historis bisnis anda. Kedua hal tersebut merupakan menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan, maupun ekspansi supaya bisnis anda akan semakin berkembang. Potensi bisa dianalisis dengan melalui hasil perhitungan churn rate yang anda lakukan. Sehingga potensi tersebut bisa lebih di gali serta dilatih untuk memicu tingkat keberhasilan perusahaan. Tanpa adanya perhitungan churn yang andal, bisnis akan cenderung membuat asumsi secara acak. Bahkan sebuah perusahaan bisa saja menggunakan taktik yang sembrono yang bisa memicu berbagai hal seperti, perubahan harga, fitur, serta proses bisnis yang telah lama berjalan. 3. Tetap Siap Menghadapi Persaingan Menganalisa churn rate juga akan bersinggungan langsung dengan analisa kompetitor. Supaya perusahaan atau bisnis anda tetap siap menghadapi persaingan bisnis, anda harus mengkomparasi churn rate bisnis anda dengan analisa kompetitor bisnis anda. Alasannya yaitu karena kebanyakan tingkat churn rate pelanggan cenderung meningkat pada saat kompetitor melakukan gebrakan baru seperti launching produk baru mereka. Apalagi untuk meningkatkan minat pelanggan dengan embel-embel diskon besar akan digunakan kompetitor.
Kesempatan lowongan magang terbaru di tahun 2026
Baca Selengkapnya..
Pendahuluan Crowdfunding telah menjadi tren yang menarik bagi para wirausahawan baru dalam memulai dan mengembangkan bisnis mereka. Metode ini tidak hanya memberikan akses ke modal yang lebih besar, tetapi juga memungkinkan mereka untuk meningkatkan visibilitas bisnis dan mendapatkan umpan balik ya
Baca Selengkapnya
Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, upaya untuk memaksimalkan hubungan dengan pelanggan menjadi semakin penting. Untuk mencapai hal ini, perusahaan harus memanfaatkan alat teknologi yang tepat. Dua alat yang paling sering digunakan adalah CRM (Customer Relationship Management) dan ERP (Enterpr
Pengantar Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi drone telah menciptakan berbagai peluang baru dalam berbagai bidang, mulai dari logistik hingga pengawasan lingkungan. Dari awalnya digunakan untuk memantau udara atau fotografi, kini drone telah memasuki dunia logistik dengan kegunaan
Pendahuluan Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, memahami dan mengikuti tren pasar merupakan hal yang penting untuk kesuksesan sebuah perusahaan. Sebagai bagian dari tim kami, kami percaya bahwa memanfaatkan tren pasar adalah kunci untuk meningkatkan pendapatan bisnis dan tetap relevan di teng
Dalam era digital yang terus berkembang, teknologi wearable telah menjadi sebuah fenomena yang sangat populer di kalangan masyarakat. Perangkat-perangkat wearable, seperti smartwatch, fitness tracker, dan augmented reality glasses, kini semakin banyak digunakan oleh individu, termasuk di lingkungan
Pengantar Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian penting dari berbagai industri, termasuk industri kreatif. Salah satu teknologi AI yang mendapat perhatian besar adalah AI generatif, yang mampu menciptakan konten secara otomatis. Dalam laporan ini, kami akan menjelajahi dampak positi
Pendahuluan Dalam dunia startup, kita sering mendengar istilah “unicorn” yang digunakan untuk merujuk pada perusahaan startup yang memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar. Mereka adalah pemenang besar di arena bisnis, menarik perhatian investor dan media dengan pertumbuhan mereka yan
Di era kerja yang terus berkembang pesat saat ini, konsep kerja hibrida telah menjadi sangat penting. Kerja hibrida mengacu pada pendekatan fleksibel yang memungkinkan karyawan untuk bekerja baik dari kantor maupun lokasi lain seperti rumah mereka. Artikel ini akan menjelaskan definisi, komponen uta
Pendahuluan Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, menjaga loyalitas pelanggan merupakan hal yang sangat penting. Loyalitas pelanggan dapat memberikan kestabilan pendapatan dan meningkatkan reputasi merek. Salah satu strategi yang efektif untuk mencapai hal ini adalah dengan menerapkan strate
Dalam era teknologi yang terus berkembang pesat seperti saat ini, konsep Digital Twin telah muncul sebagai alat yang sangat powerful dalam bidang simulasi dan pengembangan proyek bisnis. Digital Twin merupakan representasi virtual dari suatu sistem fisik yang ada sebagai entitas terpisah. Ini berfun
Pendahuluan Selamat datang dalam dunia robotika yang memukau! Perkembangan teknologi robotika telah membawa perubahan yang luar biasa dalam kehidupan kita sehari-hari, mulai dari industri manufaktur hingga rumah tangga. Bersama-sama, kita akan menjelajahi bagaimana robotika telah mengubah cara kita
Dalam era digital yang terus berkembang, digitalisasi supply chain menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Supply chain memainkan peran yang sangat penting dalam mengatur alur barang dan informasi dari pemasok hingga konsumen akhir. Dengan adanya teknologi digital ya
Pendahuluan Dalam dunia bisnis yang terus berubah dan penuh dinamika, pertanyaan seputar kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan teknologi menjadi semakin relevan. Termasuk antara startup yang sering dikaitkan dengan inovasi dan kecepatan, serta korporasi yang memiliki sumber daya dan infrast
Smart Cities atau kota pintar merupakan konsep perkotaan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas hidup, efisiensi, dan keberlanjutan. Konsep ini melibatkan pengelolaan infrastruktur perkotaan dan layanan seperti transportasi, energi, air, dan limbah sec
Transformasi Bisnis Konvensional ke Digital: Kunci Bertahan di Era Disrupsi Pendahuluan Apakah Anda pernah merasa bisnis Anda terjebak di masa lalu? Mungkin proses operasionalnya lambat, sistemnya usang, atau bahkan terasa sulit untuk bersaing dengan pemain baru yang lebih gesit. Saya pun pernah
Dalam era digital yang terus berkembang, teknologi nirkabel telah menjadi salah satu inovasi yang paling mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat elektronik. Salah satu aspek yang paling menarik dari teknologi nirkabel adalah kemampuannya untuk memungkinkan pengisian daya tanpa kabel. Dengan
Pendahuluan Di era digital yang terus berkembang pesat ini, kita menyaksikan banyak perubahan signifikan yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia. Salah satu tren yang menonjol dan terus menarik perhatian kita adalah Internet of Things (IoT). IoT bukan sekadar kata kunci; ia merupakan revo
Analisis Lanskap Ancaman Siber di Indonesia Kehadiran digital di Asia Tenggara telah menyaksikan peningkatan yang signifikan dalam serangan siber, dan Indonesia muncul sebagai target utama di wilayah tersebut. Dengan jumlah serangan siber yang mencapai 8 juta, Indonesia menghadapi tantangan besar d
Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan mendasar dalam cara industri manufaktur beroperasi, dengan mengintegrasikan teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), analitik data, robotika cerdas, dan sistem siber-fisik. Salah satu transformasi paling signifikan yang
Pendahuluan Pada tahun 2024, dunia teknologi diprediksi akan mengalami perubahan besar dengan fokus utama pada energi bersih dan jaringan private 5G. Perkembangan teknologi yang pesat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa tren ini akan terus mendominasi landscape teknologi di masa depan.
Dalam era digital yang terus berkembang pesat saat ini, teknologi 5G dan Internet of Things (IoT) telah menjadi topik yang semakin populer. Kedua teknologi ini memiliki potensi untuk merevolusi cara bisnis beroperasi dan berinteraksi dengan pelanggan mereka. Artikel ini bertujuan untuk menjelajahi d
Pengantar Di era digital yang terus berkembang, dunia kita sedang disulap oleh teknologi baru yang menjanjikan untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Salah satu perkembangan terbesar di horizon teknologi adalah munculnya jaringan 5G pribadi dan komputasi edge. Teknologi-teknolog
Some company/organization that have used our services
Some company/organization that have collaborated with us
It's your time to collaborate with us!