+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


IP Address : Pengertian, Fungsi, Dan Jenisnya

31 August, 2022   |   baguswap

IP Address : Pengertian, Fungsi, Dan Jenisnya

 

Apa itu alamat IP atau IP Adress? IP address  adalah istilah yang mengacu pada perangkat yang Anda gunakan setiap hari, seperti laptop, ponsel, PC, dan printer. IP address  adalah singkatan dari Internet Protocol Address, yang merupakan nomor identifikasi ketika suatu perangkat terhubung ke Internet.

 
 

Pengertian IP Address

IP adalah singkatan dari Internet Protocol. Oleh karena itu, alamat IP  atau Internet Protocol address adalah alamat Internet Protocol (IP) yang mengidentifikasi semua perangkat yang terhubung ke jaringan, baik di jaringan Internet umum maupun di jaringan Internet lokal. Hal ini memungkinkan perangkat untuk mengirim dan menerima informasi yang diterima melalui Internet. Alamat IP  terdiri dari  dua bagian yaitu host ID dan network ID. Host ID membantu menentukan alamat host, dan network ID digunakan untuk menentukan alamat jaringan komputer. Oleh karena itu, alamat IP dapat memberikan alamat lengkap host tempat alamat jaringan  host  berada. Situs web juga memiliki alamat IP sehingga Anda dapat mengaksesnya. Ini karena sebuah situs web terdiri dari data dan berbagai file yang dikumpulkan di server yang menampung perangkat komputasi. Contohnya ketika membuka YouTube, Anda memerlukan alamat IP 208.65.153.238 Kemudian jika Anda menggunakan Google, 74.125.224.72 adalah alamat IP situs tersebut.
 
Sekarang, Anda mengetahui dapat melihat bahwa setiap situs memiliki alamat IP  yang berbeda. Alamat IP ini berisi informasi tentang lokasi perangkat  dan dapat memungkinkan akses ke perangkat  untuk komunikasi. Urutan angka dalam alamat IP  ini sembarangan. Angka dibuat dan ditetapkan secara sistematis  oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA).  IANA adalah  divisi khusus dari ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers).
 

Fungsi dari IP Address

IP Address atau alamat IP  ini berfungsi sebagai bagian dari kemampuan untuk mengelola koneksi antar perangkat yang mengirim dan menerima informasi antar jaringan. Perangkat tidak dapat terhubung satu sama lain tanpa alamat IP. Ini karena alamat IP dapat mengidentifikasi setiap perangkat di Internet. Selain mengirimkan informasi dan sebagai pengenal perangkat, alamat IP  juga berfungsi sebagai alamat pengirim. Perangkat tidak dapat terhubung satu sama lain tanpa alamat IP. Ini karena alamat IP dapat mengidentifikasi setiap perangkat di Internet. Selain mengirimkan informasi dan sebagai pengenal perangkat, alamat IP  juga berfungsi sebagai alamat pengirim.
 

Cara kerja IP Address

Pertama, komputer Anda terhubung ke router jaringan, biasanya disediakan oleh penyedia layanan Internet (ISP) Anda. Router kemudian berkomunikasi dengan server tempat situs web disimpan untuk mengakses file yang perlu dikirim kembali ke komputer.  Komputer, router, dan server memiliki alamat IP tertentu yang dapat diidentifikasi satu sama lain. Semua perangkat dapat menggunakan alamat ini untuk berkomunikasi, mengambil, dan mengirim data.
 

Jenis-jenis IP Address

Ada dua versi alamat IP, yaitu IPv4 dan IPv6. Lalu, alamat IP  pengguna juga dapat dibagi menjadi empat jenis: pribadi, publik, dinamis, dan statis. Selain itu, ada  dua jenis alamat IP situs web yakni shared dan dedicatded. Berikut ini penjelasannya.
 
IPv4
IPv4 adalah alamat IP yang paling umum digunakan dengan panjang 32 bit dan empat bagian (oktet)  dipisahkan oleh titik. Rentang nilai untuk setiap oktet adalah 0 hingga 255. IPv4 adalah singkatan dari  Internet Protocol version 4. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 4.3 miliar alamat IPv4 yang ada diseluruh dunia. Contoh dari IPv4 yaitu:
-169.89.131.246
-192.0.2.146
-01.102.103.104
Karena IPv4 adalah yang paling banyak digunakan, ia dapat dengan mudah menangani perutean IPv4 di hampir semua sistem saat ini. Selain itu, karena awalan yang sederhana, alamat IPv4 mendukung sebagian besar topologi jaringan. Data dalam paket alamat IPv4 juga dienkripsi dengan baik untuk memastikan komunikasi yang aman antar jaringan.
 
IPv6
Versi alamat IP  ini belum banyak digunakan, tetapi dibuat karena ] kapasitas IPv4 yang semakin penuh. IPv6 memiliki panjang angka 128-bit dan terdiri dari delapan set angka dan huruf yang dipisahkan oleh titik dua. Setiap set adalah representasi desimal dari 16 bilangan biner. Dengan banyak kemungkinan kombinasi angka dan huruf, IPv6 dapat mendukung 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat. Oleh karena itu, dunia tentu tidak akan kehabisan alamat IP dalam waktu yang  lama. Contoh alamat IPv6 adalah 2001:cdba:0000:0000:0000:0000:3257:9652. Namun, untuk kesederhanaan, satu set semua nol biasanya tidak ditulis agar lebih praktis. Bagian yang dihilangkan kemudian ditandai dengan  dua  titik dua, dan akan menjadi seperti berikut ini 2001:cdba::3257:9652.

IPv6 membuat routing lebih efisien karena ISP dapat meminimalkan ukuran tabel perutean. IPv6 juga menggunakan Internet Protocol Security (IPsec), jadi Anda tidak perlu khawatir tentang otentikasi, kerahasiaan, dan integritas data. Selain itu, IPv6 tidak memiliki  checksum IP, yang membuat pemrosesan paket lebih efisien dan mendukung multicast. Hal ini memungkinkan transmisi data  dikirim ke beberapa tujuan pada saat yang sama, menghemat bandwidth jaringan.
 

IP Publik dan IP Privat

IP Address dikategorikan dalam dua macam berdasarkan cakupan masing-masing, yaitu IP public dan IP privat yang akan dijelaskan di bawah ini.
 
IP Publik
Sesuai dengan namanya, jenis alamat IP  ini dapat diakses melalui Internet. Oleh karena itu, alamat IP  publik milik semua perangkat publik. Server situs web, server email, dan router nirkabel adalah  contoh perangkat yang menggunakan alamat IP publik. Baik alamat IP  publik dan privat memiliki rentang nomornya sendiri (dibagi menjadi beberapa kelas, seperti yang  dijelaskan di bagian selanjutnya). Penetapan rentang alamat IP  publik diatur oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA). Jika organisasi Anda (seperti penyedia layanan Internet Anda) ingin menerima penetapan IP publik, Anda harus mendapatkan izin dari organisasi yang berwenang ini.
 
IP Privat
Alamat IP privat digunakan untuk komunikasi di jaringan lokal. Contoh perangkat dengan alamat IP privat adalah laptop, PC, dan ponsel. Masing-masing perangkat ini tidak dapat berkomunikasi  melalui koneksi internet, tetapi dapat berkomunikasi melalui jaringan area lokal, seperti jaringan akses lokal  (LAN). Bagaimana komputer dapat mengakses situs web jika alamat IP bersifat privat? Jawabannya adalah bahwa perangkat melakukan ini dengan menggunakan alamat IP publik dari router Internet sebagai perantara.
 
 

IP Dinamis dan IP Statis

Provider internet biasanya memberikan dua jenis IP address, yaitu IP dinamis dan IP statis. Berikut ini adalah penjelasan dari keduanya.
 
IP Dinamis
Dynamic IP atau alamat IP dinamis adalah IP dengan sifat yang berubah-ubahyang disediakan oleh penyedia layanan Internet kepada pelanggannya. Alamat ini biasanya digunakan untuk alasan keamanan. Volatilitasnya dirancang untuk mempersulit peretas mengakses antarmuka jaringan. IP dinamis selalu berubah saat perangkat baru ditambahkan ke jaringan, saat konfigurasi jaringan berubah, atau saat perangkat di-boot ulang. Oleh karena itu, saat menggunakan layanan Internet penyedia, IP internet di rumah Anda mungkin tidak selalu sama.
 
IP Statis
Static IP atau alamat IP statis adalah kebalikan dari jenis IP dinamis, di mana urutan angkanya tetap dan tidak berubah. Jenis protokol ini  tetap sama kecuali ada perubahan dalam manajemen jaringan. Pengguna akhir biasanya tidak memerlukan alamat ini. Namun, jenis IP ini diperlukan untuk perangkat yang memerlukan akses konstan atau untuk koneksi yang sering  ke jaringan pribadi.  Misalnya, perangkat seperti printer memerlukan alamat IP statis sehingga pekerja kantor dapat dengan mudah menyambungkannya.

Shared IP Address
Shared IP address atau alamat IP bersama adalah alamat IP  ang digunakan bersama oleh beberapa nama domain. Alamat IP ini ditujukan untuk pengguna yang berbagi sumber daya jaringan dan perangkat keras server  dengan orang lain.
 
Dedicated IP Address
Dedicated IP address atau alamat IP khusus adalah dimana domain Anda dikaitkan dengan alamat IP  yang tidak dibagikan dengan pemilik situs web lain. Keuntungannya adalah Anda dapat menggunakan alamat IP ini untuk mendapatkan sertifikat SSL dengan lebih mudah. Selain itu, situs web dapat diakses berdasarkan alamat IP, bukan hanya nama domain.  Anda kemudian dapat menjalankan server FTP (File Transfer Protocol).
 
 

Penutup

Internet Protocol Address, atau alamat IP, adalah kumpulan angka unik yang mengidentifikasi komputer atau perangkat di jaringan Anda. Versi alamat IP yang paling umum digunakan adalah IPv4, dan penggantinya adalah IPv6. Selain kedua protokol tersebut, terdapat alamat IP  publik dan privat, yang dapat berupa alamat IP  dinamis atau statis. Secara umum, alamat IP  dinamis lebih diutamakan daripada alamat IP  statis karena lebih aman.

 ___
 

IDMETAFORA adalah Perusahaan Solusi IT, bisnis utama kami adalah Pengembangan ERP.
Kami juga mendukung klien kami dalam pengembangan Internet of Things, Desain & Pengembangan Web.
Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai, Sleman, Yogyakarta.
PT Metafora Indonesia Teknologi
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda