+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Ketahui Pentingnya Diferensiasi Product dan Dampaknya Untuk Usaha Anda

28 November, 2022   |   Silfiya

Ketahui Pentingnya Diferensiasi Product dan Dampaknya Untuk Usaha Anda

Di era disrupsi pada saat ini, posisi pebisnis serta perusahaannya tidak bisa untuk bersantai dalam zona nyaman. Timbulnya para pesaing yang bermain dalam kategori bisnis sama atau serupa, maka hal tersebut akan mendorong munculnya diferensiasi produk.  Strategi diferensiasi produk merupakan sebuah strategi perusahaan untuk bisa bertahan di tengah persaingan bisnis, dengan tetap berinovasi dengan produk baru serta menawarkan suatu layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 

Sebuah perusahaan tentu saja harus memiliki suatu hal yang berbeda dan unik apabila dibandingkan dengan para kompetitor karena banyak sekali produk – produk baru yang masuk ke dalam pasar dagang. Perusahaan harus bisa bersaing dengan berbagai pilihan, salah satu caranya yaitu dilakukan diferensiasi merek dan produk. Dengan adanya strategi diferensiasi produk, perusahaan bisa menonjolkan keistimewaan dari produk – produk yang ada dan menambah nilai jual kepada calon konsumen.

Strategi tersebut tentu saja membawa dampak yang positif terhadap pertumbuhan dan ketahanan bisnis perusahaan agar bisa bertahan di pasar persaingan dagang. Produk – produk istimewa kebutuhan konsumen yang berbeda dari kompetitor lain merupakan menjadi kunci penting untuk memuncaki persaingan bisnis. Oleh karena itu diferensiasi produk merupakan salah satu strategi penting yang mesti diaplikasikan di dalam perusahaan.

Akan tetapi sebenarnya apa itu diferensiasi produk? Mengapa strategi ini sangat efisien untuk memenangkan persaingan bisnis? Bagaimana cara mengoptimalkan manfaat diferensiasi produk dalam sistem produksi? Semua pertanyaan ini akan terjawab pada artikel kali ini, mari simak penjelasannya sebagai berikut.


Apa Itu Diferensiasi Product?


Diferensiasi produk adalah suatu pembeda antara produk sejenis, baik dengan kompetitor maupun dengan produk inti yang anda miliki. Produk yang berbeda bukan berarti aneh. Dengan perbedaan tersebut untuk membuat produk yang lebih unik dan menarik, dan tentu saja bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Ada kalanya untuk bisa memenangkan kompetisi di dalam bisnis, diperlukan sebuah pembeda dengan produk atau layanan yang ada di pasar, selain promosi, dan juga segmentasi pasar. Hal tersebut diibaratkan seperti dua mata rantai yang saling berkaitan. Diferensiasi akan mempermudah ajang promosi dan segmentasi.

Banyaknya produk yang sejenis, maka mengharuskan mempunyai pembeda supaya bisa menarik konsumen. Dengan demikian, maka bisa meningkatkan penjualan dan tentu saja keuntungan juga akan semakin bertambah. Oleh karena itu, dengan melakukan inovasi yang merupakan bagian dari diferensiasi produk sangatlah penting.

Seperti kita mengenal orang lain berdasarkan ciri tertentu, yang membedakan antara satu orang dengan orang lainnya. Begitu juga dengan hal tersebut. Dengan demikian, produk yang dihasilkan bisa lebih cepat laku dan dikenal di pasaran. Contoh dari diferensiasi produk yang kita gunakan sehari hari misalnya yaitu menggunakan merek mie instan dari Indofood. Perusahaan tersebut mempunyai berbagai merek mie yang sudah ada segmentasi pasarnya, seperti Indomie, Sarimi, atau Supermie

Setelah mengetahui lebih banyak mengenai pengertiannya, maka selanjutnya untuk bisa melakukan diferensiasi adalah menjalankan strategi. Dalam menjalankan strategi diferensiasi tersebut harus paham betul mengenai definisinya. Sehingga bisa menciptakan strategi yang tepat sasaran.
Strategi diferensiasi produk menurut unsur – unsur pembentuknya.

Strategi diferensiasi produk berbicara mengenai  bagaimana cara menampilkan sebuah produk yang memiliki keunggulan fitur – fitur tertentu jika dibandingkan dengan kompetitornya. Suatu strategi yang ideal haruslah memenuhi unsur – unsur diferensiasi produk sebagai karakter dasar suatu produk. Menurut Kotler dan Keller, unsur – unsur diferensiasi produk meliputi:

A. Bentuk dan desain.
Unsur bentuk serta desain merupakan unsur yang paling umum digunakan. Banyak produk – produk yang dibentuk dengan berbagai macam model, seperti ukuran serta warna kemasan. Contoh misalnya produk snack untuk anak – anak perempuan didominasi dengan warna pink, merah, maupun jingga sedangkan untuk anak laki – laki didominasi dengan warna biru atau hijau.

Karakteristik lain yang mudah diamati yakni melalui nama merk. Contoh misalnya merk makanan kucing beauty menyiratkan produk yang bisa mempercantik penampilan kucing, sedangkan untuk merk fancy feast identic dengan makanan kucing yang berkualitas tinggi. Dari hal kecil itulah tumbuh labelling serta kesadaran merk dari pasar secara otomatis. Maka perusahaan perlu untuk memperhatikan pemberian nama merk dagang sebelum diluncurkan di pasaran. 

B. Fitur
Sebelum menghasilkan suatu produk, sebuah perusahaan mensurvey serta menyeleksi fitur – fitur terbaru yang berhubungan dengan kebutuhan konsumen pada saat ini. Setelah mengobservasi serta survey pasar, perusahaan setelah itu mempertimbangkan fitur – fitur yang potensial untuk menjajaki pasar. 

Contoh misalnya produk untuk pelembab bibir atau yang dikenal sebagai lip balm tidak dilengkapi dengan aplikator untuk memulaskan produk sehingga konsumen harus menggunakan jarinya. Melihat hal tersebut sebuah perusahaan bisa menambahkan fitur baru yang berupa aplikator berbentuk stick maupun non-stick. Fitur baru ini tentu saja akan membantu konsumen agar tidak repot – repot menggunakan jarinya, isi produk juga lebih higienis. 

C. Mutu atau kualitas produk
Unsur lain yang tidak boleh terlewat yakni kualitas mutu suatu produk. Perencanaan yang matang terkait dengan strategi diferensiasi produk harus memperhatikan karakteristik dasar serta mutu yang dihasilkan. Konsumen tentu saja lebih memilih produk yang berkualitas daripada produk palsu. Kendala terbesar muncul pada penetapan harga, untuk bisa menghasilkan sebuah produk yang berkualitas, maka dibutuhkan biaya produksi yang tidak sedikit. Oleh karenanya produk yang berkualitas dipatok dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan harga rata – rata.

D. Daya tahan dan layanan
Selain untuk mencanangkan produk yang berkualitas, sebuah perusahaan juga menyiapkan produk yang tidak mudah rusak. Contoh misalnya snack coklat akan meleleh pada saat terkena suhu yang panas, perusahaan kemudian menambahkan isian berupa kacang mete sehingga tekstur coklat akan lebih padat dan tidak mudah meleleh.

Khusus produk – produk mekanikal seperti kalkulator, jam, handphone, dan lain sebagainya perlu dibangun sebuah tempat service sebagai salah satu unsur strategi diferensiasi produk. Konsumen akan lebih memilih produk yang mempunyai tempat service langsung dari perusahaan daripada membeli produk yang tidak dilengkapi dengan service center. 

Karena itu sebelum produk diluncurkan, perusahaan seharusnya sudah merencanakan tempat service centernya. Contoh misalnya suatu merk mobil dari Eropa mulai memasarkan mobil SUV klasik di Indonesia. Disisi lain kompetitornya yakni merk mobil Jepang juga akan meluncurkan mobil SUV terbaru. 

Akan tetapi karena merk dari Jepang sudah mendirikan banyak service center di Indonesia, maka konsumen lebih memilih untuk membeli mobil SUV dari Jepang. Jika membeli mobil SUV dari Eropa, maka konsumen akan kebingungan untuk memperbaiki mobilnya yang bermasalah karena tidak adanya tempat untuk service resmi. 


Strategi yang Harus Dilakukan


Melakukan diferensiasi produk juga tidak boleh asal, haruslah melakukan strategi khusus supaya produk tersebut mudah untuk diterima oleh konsumen. Dibawah ini beberapa strategi yang harus dilakukan. Sehingga produk tersebut dapat memenangkan pangsa pasar, yakni:

1. Mengetahui Kebutuhan Konsumen
Strategi yang pertama di dalam diferensiasi produk yaitu mengetahui kebutuhan konsumen. Konsumen tentu saja akan merasa dipedulikan dengan mendapatkan produk yang dibutuhkan. Dengan pelayanan prima merupakan bagian yang termasuk di dalam nya. Apabila tidak bisa melakukan diferensiasi dalam produk, maka diferensiasi dalam pelayanan haruslah diutamakan.
Meluncurkan produk yang dibutuhkan oleh konsumen bisa membuat konsumen mengubah keputusannya untuk membeli produk tersebut. Dengan begitu, produk tersebut merupakan menjadi pembeda dengan produk lainnya. Hal yang membedakannya yaitu produk tersebut lebih dibutuhkan oleh konsumen.

2. Menjaga Kualitas Produk
Kualitas produk yang terjaga akan menjadikan produk tersebut lebih unggul jika dibandingkan dengan produk kompetitor maupun produk sejenis. Tentu saja konsumen akan lebih memilih produk yang berkualitas. Hal tersebut merupakan kelebihan serta menjadi diferensiasi dengan menjaga kualitas produk.

Produk yang berkualitas, bisa dihasilkan dengan cara menggunakan bahan baku yang berkualitas serta melakukan perubahan di beberapa bagian produk. Sehingga produk tersebut akan lebih menarik. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk membuat produk menjadi lebih unggul jika dibandingkan dengan produk kompetitor.

3. Melakukan Inovasi Produk
Inovasi yang dilakukan merupakan menjadi bagian dari diferensiasi. Dengan demikian, produk tersebut akan menjadi lebih unggul jika dibandingkan dengan produk kompetitor. Oleh karena itu, pentingnya untuk melakukan inovasi yang berguna agar produk tersebut menjadi pembeda dengan yang lain.

Strategi yang bisa dilakukan sebagai pembeda yakni melakukan inovasi produk yang jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan produk yang sejenis. Produk yang lebih unggul tersebut tentu saja didasarkan kepada inovasi. Dengan demikian, inovasi serta diferensiasi ibarat dua sisi mata uang.

4. Jujur dalam Penawaran
Bagian dari diferensiasi produk yakni penawaran yang menarik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara jujur dalam penawaran, termasuk diantaranya yaitu mengungkapkan kelebihan serta kekurangan produk pada konsumen, sehingga konsumen akan mendapatkan informasi yang akurat.

Sekalipun tidak bisa melakukan inovasi serta revitalisasi dalam produk, setidaknya dapat melakukan diferensiasi dalam bentuk pelayanan. Dengan begitu, konsumen akan lebih memilih produk tersebut dengan berdasarkan kenyamanan dari pelayanan yang didapatkan. Oleh karena itu, ungkapkan deskripsi produk dengan jujur.

5. Mengajak Persepsi pada Konsumen
Persepsi dapat dilakukan dengan cara promosi, penawaran sekaligus juga dengan ajakan. Dengan begitu, produk yang dihasilkan akan lebih mudah untuk dikenali. Hal tersebut merupakan bagian dari strategi diferensiasi untuk produk. Konsumen akan diajak persepsinya untuk menggunakan produk tersebut.

Mengubah keputusan konsumen cukup sulit jika tidak tahu strateginya. Hal tersebut merupakan bagian dari diferensiasi, serta melakukan promosi yang bisa mengikat emosional konsumen merupakan salah satu cara untuk membuat keputusan pembelian serta menarik persepsi konsumen.
Dengan melakukan diferensiasi pada produk yang dihasilkan, tentu saja harus menggunakan strategi. Dengan begitu, strategi tersebut dapat menghasilkan diferensiasi guna untuk meningkatkan penjualan dalam memperoleh keuntungan. Oleh karena itu beberapa strategi tersebut bisa dicoba untuk dijalankan.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda