+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Apa Itu Sales Enablement? Tips Penerapan Strategi Sales Enablement

25 November, 2022   |   Fajri

Apa Itu Sales Enablement? Tips Penerapan Strategi Sales Enablement

Ada berbagai strategi dalam proses Sales yang dapat digunakan oleh tim Sales Anda. Diantara berbagai strategi tersebut, salah satu yang tidak dapat diabaikan adalah promosi Sales. Ini adalah strategi penting tidak hanya untuk manajemen prospek, tetapi juga untuk proses manajemen Sales. Tujuannya adalah untuk menghasilkan prospek dan konversi prospek. Pada dasarnya, proses Sales adalah tentang meningkatkan tingkat konversi Anda dan mengarahkan pandangan Anda pada kesuksesan.

Semakin banyak prospek (prospek Sales) yang diterima bisnis, semakin besar kemungkinan untuk mengubahnya menjadi buyers journeys tetap. Dengan demikian, sales enablement adalah salah satu strategi yang dibutuhkan perusahaan. Ketika sebuah perusahaan menerapkan strategi ini, tim Sales akan didukung oleh berbagai sumber daya sesuai kebutuhan. Intinya adalah Anda dapat bekerja lebih efisien. Jadi strategi ini sangat berguna tidak hanya untuk manajemen prospek, tetapi juga untuk manajemen Sales.


Apa Itu Sales Enablement?


Sales Enablement adalah proses berulang untuk memastikan tim Sales Anda memiliki sumber daya yang mereka perlukan untuk meningkatkan tingkat konversi. Sumber daya ini meliputi konten, alat, data database perusahaan (customer data, data customer pain point, data kompetitor, data segmentasi pasar, market positioning, dll), informasi target pasar, dan banyak lagi. Semua sumber daya ini kemudian digunakan untuk mengembangkan strategi dan metode Sales yang lebih efektif.

Tim Sales dan marketing biasanya menerapkan strategi aktivasi ini. Kedua area ini benar-benar saling terkait untuk keberhasilan proses bisnis dan bertanggung jawab untuk meningkatkan Sales. Konten marketing, konten blog, marketing video, perencanaan konten dan komunikasi marketing adalah beberapa sumber daya yang dibutuhkan tim marketing untuk mendukung strategi kampanye marketing mereka. Berbagai sumber daya ini membantu mendukung keterlibatan buyers journeys (interaksi antara perusahaan dengan calon pelanggan). Sementara itu, tim Sales perlu berkomunikasi dengan tim marketing tentang strategi dan rencana marketing. Misalnya tentang jenis konten dan materi untuk strategi promosi. Tim Sales kemudian menggunakannya dalam proses Sales mereka untuk menjangkau lebih banyak buyers journeys


Siapa yang Menerapkan Sales Enablement?


Di hampir semua perusahaans trategi sales enablement dijalankan oleh tim Sales dan marketing. Berikut penjelasannya:

1. Marketing

Tim marketing Anda menyediakan berbagai sumber daya yang digunakan untuk membuat proses Sales Anda lebih efektif. Sumber daya yang disediakan seringkali mencakup video, konten blog, dan panduan pelanggan untuk membantu perwakilan Sales berinteraksi dengan prospek. Sumber daya yang telah disiapkan ini kemudian dibagikan kepada calon pelanggan untuk membantu mereka memutuskan apakah akan berkonversi.

2. Sales

Selama proses Sales Enablement, tim Sales berkomunikasi dengan tim marketing tentang jenis konten dan materi yang mereka butuhkan. Setelah Anda memutuskan jenis konten yang Anda butuhkan, gunakan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Kami berharap materi pendukung yang telah dibuat oleh tim marketing kami akan membantu Anda menarik lebih banyak pelanggan dan menjual dengan lebih efektif. Ternyata tim marketing dan Sales memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan strategi yang satu ini.


Tips Penerapan Strategi Sales Enablement


Kunci keberhasilan strategi sales enablement adalah bekerja waktu dari satu tahap sales funnel ke tahap selanjutnya secara perlahangar agar strategi ini menghasilkan hasil yang diharapkan, Salesforce mengatakan ada beberapa strategi efektif untuk dicoba. Berikut ini beberapa kiat:

1. Pahami kebutuhan perusahaan

Hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan adalah memahami apa kebutuhan bisnis Anda. Ukuran perusahaan Anda memengaruhi jenis interaksi yang Anda lakukan dengan prospek. Misalnya jika Anda baru memulai bisnis, Anda pasti membutuhkan lebih banyak interaks berbeda dengan perusahaan ternama dengan bisnis yang stabil. Tentu saja, tidak perlu banyak usaha untuk berinteraksi dengan pelanggan. Memahami kebutuhan bisnis Anda untuk mendorong keterlibatan memudahkan proses penyiapan materi yang dibutuhkan tim Sales Anda.

2. Kerja sama pemimpin dan setiap anggota tim

Seperti disebutkan sebelumnya, strategi promosi yang sukses membutuhkan kolaborasi. Pemimpin memainkan peran penting karena mereka harus mampu menetapkan tujuan, menguraikan visi, dan menentukan kampanye yang akan dilaksanakan. Rencana dibagikan dengan manajer dan pimpinan tim, lalu dengan semua anggota tim Sales. Strategi ini juga berhasil jika para eksekutif mencari umpan balik tentang apa yang terjadi di bidang ini. Umpan balik dianalisis sehingga hasil dari strategi sales enablement yang diterapkan dapat ditentukan. Manajer juga perlu berbagi wawasan dengan manajemen sehingga mereka dapat memahami keberhasilan strategi mereka. Tentu saja, proses penerapan strategi sales enablement akan berjalan lebih mulus jika semua pihak selaras.

3. Bangun kerja sama antar departemen

Kami telah menyebutkan bahwa kunci keberhasilan sales enablement adalah kerja sama antara semua area bisnis. Semakin Anda terlibat dalam menyediakan sumber daya dan materi, semakin besar kemungkinan Anda menarik perhatian pelanggan potensial. Contohnya seperti:

4. Marketing

Tim marketing membuat dan mengoptimalkan konten untuk membuat buyers journeys yang hebat. Bekerja dengan tim SEO untuk memastikan konten relevan dan memenuhi kebutuhan klien

5. Customer service

Layanan pelanggan juga memainkan peran penting. Ini membantu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan setelah proses pembelian.

6. ITU

Departemen TI memberikan dukungan dengan menyediakan infrastruktur teknis yang berfungsi untuk proses kolaborasi lintas tim dan dengan menyediakan alat pendukung dan peluang pelatihan virtual untuk tim Sales.


Hal yang Perlu Diperhatikan


Agar proses penerapan strategi sales enablement berhasil, perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pelatihan dan pengembangan

Tim Sales Anda memainkan peran kunci dalam strategi ini. Karena itu, Anda perlu mengetahui cara menggunakan sumber daya yang disiapkan. Untuk alasan ini, perusahaan harus menyiapkan program pelatihan dan pengembangan untuk perwakilan Sales mereka.

2. Usability

Kemudahan penggunaan dan kemudahan penggunaan waktu dari satu tahap sales funnel ke tahap selanjutnya secara perlahan. Jika Anda memberikan dukungan dalam bentuk sumber daya, pastikan Anda memahami bagaimana sumber daya tersebut akan digunakan oleh tim Sales Anda. Selain itu, materi yang disiapkan harus mudah digunakan oleh tim Sales Anda untuk menarik calon pelanggan.

3. Pengukuran

Cara untuk mengukur keberhasilan sales enablement Anda adalah dengan membuat metrik keberhasilan. Dengan diperkenalkannya Gartner, ada beberapa metrik untuk mengukur kesuksesan Sales sebagai contoh:
• Rata-rata siklus Sales
• Jumlah pembelian berulang
• Rata-rata jumlah transaksi yang ditutup

3. Orientasi pelanggan

Strategi promosi yang efektif adalah customer-centric oleh karena itu sumber daya dan materi yang diberikan kepada tim Sales harus dapat memberikan informasi tentang kebutuhan pelanggan potensial. Ini adalah penjelasan yang dibuat Glint untuk topik pemberdayaan Sales. Kami berharap dengan memahami informasi di atas akan membantu tim Sales Anda meningkatkan proses kerja mereka dan mencapai konversi yang lebih tinggi.
 

Panduan Penerapan Strategi Sales Enablement


Dilihat dari definisi dan manfaat pemberdayaan di atas, ini merupakan strategi penting bagi organisasi Anda. Terutama jika Anda ingin meningkatkan konversi prospek dan prospek Anda. Namun demikian penerapannya tidak boleh sembarangan agar tujuan dan sasaran perusahaan perusahaan dapat tercapai. Untuk melakukan ini, perusahaan harus mengikuti beberapa langkah efektif. Berikut adalah panduan untuk menerapkan strategi sales enablement yang dapat Anda terapkan, dimulai dengan Salesforce.

1. Memahami Kebutuhan Perusahaan

Langkah pertama dan terpenting adalah pahami terlebih dahulu kebutuhan bisnis Anda. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah ceruk bisnis, lingkungan bisnis internal, ukuran perusahaan, tingkat manajemen risiko, nilai-nilai perusahaan, visi dan misi, dan kesehatan keuangan perusahaan. Ini karena kebutuhan organisasi Anda sangat memengaruhi pemberdayaan. Misalnya, startup biasanya memerlukan kampanye marketing yang lebih besar untuk membangun kesadaran merek dan menarik perhatian pelanggan. Hal ini berbeda dengan perusahaan besar. Tentu saja brand engagement mereka lebih kuat karena mereka sudah memiliki brand image dan reputasi di mata pelanggannya. Untuk itu kita harus memahami terlebih dahulu kebutuhan bisnis agar proses implementasi sales empowerment juga lebih mudah.

2. Kerja Seluruh Anggota Perusahaan

Perusahaan yang solid membutuhkan kerjasama dan kekompakan seluruh karyawan. Bahkan di antara karyawan, bos, dan pemegang saham. Karena kolaborasi yang seimbang sangat penting untuk keberhasilan strategi sales enablement Anda. Pemimpin mengembangkan rencana Sales yang efektif. Dari menetapkan tujuan dan target Sales, hingga menentukan nilai produk dan menggambarkan kampanye marketing yang akan dilakukan perusahaan untuk meningkatkan Sales. Seluruh tim, waktu dari satu tahap sales funnel ke tahap selanjutnya secara perlahanperlu mengetahui rencana bisnis untuk mendapatkan wawasan dan memberikan umpan balik. Implementasi strategi pemberdayaan dapat lebih optimal jika semua pihak selaras.

3. Kolaborasi Antar Tim

Langkah ini hampir sama dengan poin sebelumnya. Perbedaannya, bagaimanapun, adalah langkah ini lebih relevan untuk tim tertentu yang terikat bersama untuk pemberdayaan yang berhasil. Semakin banyak area yang menggunakan sumber daya, kemungkinan strategi pemberdayaan yang berhasil meningkat. Salah satu contohnya adalah tim marketing yang mengoptimalkan konten strategi marketingnya untuk menciptakan buyers journeys yang efektif. Baik itu konten SEO untuk blog atau website perusahaan Anda, maupun konten untuk social media marketing. Kedua, manajer akun dan tim layanan pelanggan juga memainkan peran kunci.

Tim CRO dan CS bertanggung jawab untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan setelah proses Sales. Mereka memastikan bahwa hubungan antara perusahaan dan pelanggan tetap terjaga. Oleh karena itu, tidak hanya tingkat konversi tetapi juga tingkat retensi dapat ditingkatkan. Kami juga memiliki tim IT yang memberikan dukungan dengan menyediakan infrastruktur teknis. Fungsinya untuk memperlancar proses kerja dan memaksimalkan kinerja tim lain.

Kerja sama antara tim ini dan tim Sales meningkatkan tingkat keberhasilan aktivasi Ini adalah panduan tentang apa itu sales enablement dan bagaimana penerapannya pada bisnis Anda. Selain langkah-langkah di atas, perusahaan juga harus memperhatikan hal-hal lain untuk mendukung keberhasilan strategi ini. Melakukan analisis Sales, menganalisis pembelian berulang, siklus Sales rata-rata, kesuksesan konversi rata-rata, menetapkan KPI Sales untuk referensi, antara lain.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda