+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Apa itu Kwitansi: Fungsi, Jenis, dan Ciri-Ciri

2 November, 2022   |   Inggihpangestu

Mengenal Apa itu Kwitansi: Fungsi, Jenis, dan Ciri-Ciri

Kwitansi atau kuitansi adalah yang paling sering Anda temui dalam berbagai jenis transaksi. Hal ini dikarenakan kwitansi merupakan bukti pembayaran atas transaksi yang dilakukan. Dengan kwitansi, pembeli telah membayar dan penjual telah menerimanya secara lunas, sehingga transaksi tersebut dapat dianggap sah. Meski bukan satu-satunya bentuk bukti transaksi, kwitansi bisa dibilang dokumen yang paling umum digunakan dibandingkan dengan bukti transaksi lainnya seperti nota, kwitansi, dan faktur. Selain itu, penerimaan berperan dalam laporan keuangan tahunan karena termasuk dalam perhitungan biaya dan pengeluaran.
 

Apa itu Kwitansi


Kwitansi umumnya merupakan dokumen yang membuktikan bahwa uang telah dibayarkan atau diterima. Dokumen ini biasanya ditandatangani oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Dalam kondisi tertentu, kedua belah pihak juga memperkuat aspek hukum. Tanda terima dibuat untuk memudahkan pencatatan arus kas di pembukuan. Format tanda terima harus mencakup sesuatu seperti: B. Kop surat perusahaan, nomor, nama penjual, nama pembeli, jumlah dan nomor. Tanda tangan dan materai diperlukan agar tanda terima memiliki status hukum yang kuat. Dalam beberapa kasus, bea meterai menjadi syarat mutlak karena keputusan yang dihasilkan akan lebih adil bagi kedua belah pihak. Tanda terima yang ditandatangani dan dicap oleh Penerima Pembayaran atau Penjual harus ditunjukkan kepada Pembayar atau Pembeli sebagai bukti yang sah. Jadi, jika Anda memiliki masalah pembayaran di masa mendatang, Anda dapat menggunakan contoh tanda terima atau tanda terima ini sebagai bukti pembayaran. Dalam dunia bisnis, salah satu fungsi kuitansi adalah untuk mempermudah pencatatan arus kas pada pembukuan perusahaan.
 

Ciri-ciri Kwitansi 


Kwitansi biasanya dibagi menjadi dua bagian. Secarik kertas kecil yang disebut sub-kwitansi, biasanya digunakan sebagai bukti penerima atau penjual uang. Lembaran besar adalah tanda terima yang diberikan kepada pemberi pinjaman atau pembeli. Beberapa format dokumen dibuat dua kali. Catatan. Bagian atas atau asli kemudian diserahkan kepada pemberi pinjaman, dan bagian bawah berfungsi sebagai arsip penerima uang.
 

Fungsi Kwitansi


1. Tanda bukti pembeli sudah membayar atau memberikan uang

Ini adalah fungsi utama dari Kwitansi . Dengan kata lain, itu membuktikan bahwa pembeli telah menyerahkan sejumlah uang untuk pembayaran. Pembayaran ini dapat dilakukan secara mencicil atau tunai, tergantung pada jumlah pecahan yang disepakati antara para pihak.

2. Tanda bukti penjual sudah mendapatkan atau menerima uang

Dari sudut penjual, kwitansi adalah dokumen yang membuktikan bahwa sejumlah uang telah diterima. Jika pembeli mengajukan keluhan atau masalah setiap saat dan tidak memberikan contoh tanda terima, kami dapat mengatakan bahwa transaksi pembelian belum terjadi.

3. Memiliki kekuatan hukum 

Dalam beberapa keadaan, pengadilan mungkin memerlukan tanda terima. Artinya, dokumen tersebut sah dalam bentuk dokumen dan dapat digunakan sebagai alat bukti dalam perkara litigasi.

4. Bisa digunakan untuk klaim garansi barang

Beberapa produk datang dengan garansi. Pada prinsipnya kwitansi juga berfungsi sebagai salah satu prasyarat proses klaim apabila terjadi kerusakan atau kualitas yang tidak sesuai dengan deskripsi produk.

5. Berguna untuk keperluan audit perusahaan

Seperti disebutkan sebelumnya, kwitansi biasanya dibagi menjadi dua bagian, dengan satu lembar yang disimpan pedagang sebagai arsip. Arsip ini nantinya dapat digunakan untuk mencocokkan barang yang dijual dengan nominal pendapatan.

6. Memperkuat registrasi barang

Kwitansi adalah bukti barang yang telah terjual, karena biasanya di dalam deskripsi barang dicantumkan nomor seri dan jenis barang.
 

Jenis-jenis Kwitansi


1. Kwitansi Transaksi Produk 

Kwitansi atau kuitansi jenis ini biasanya berisi rincian barang yang dibeli oleh pembeli. Hal ini dikarenakan struk transaksi produk berisi nomor seri, jenis, dan harga produk.

2. Kwitansi Transfer Uang 

Kwitansi ini merupakan jenis resi yang biasa digunakan oleh bank sebagai bukti pengiriman uang. Contoh struk ini memiliki keterangan yang jelas dan nomor rekening pelanggan.

3. Kwitansi Cash Receipt

Jenis kwitansi ini biasanya digunakan oleh bisnis. Sebuah pernyataan tersedia di kantor penerima yang merinci ke mana harus mengirim dan menerima uang. Tanda terima ini biasanya digunakan sebagai file bukti keuangan perusahaan selama proses audit.

4. Kwitansi Serah Terima Uang 

Kwitansi jenis ini paling umum digunakan tidak hanya dalam dunia bisnis, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh tanda terima transfer tunai ini, Anda harus menyebutkan jumlah transfer.

5. Kwitansi Pembayaran 

Kwitansi pembayaran mungkin merupakan jenis tanda terima paling umum yang Anda gunakan untuk berbisnis. Kwitansi jenis ini berfungsi sebagai bukti angsuran atau pelunasan. Tanda terima biasanya digunakan dengan menjelaskan jumlah yang harus dibayar dan pembayar pada saat pembelian.

6. Kwitansi Jual Beli Tanah

Saat Anda melakukan transaksi jual beli tanah, Anda akan melihat struk jual beli tanah. Itu datang dengan beberapa surat penting seperti: Akta kepemilikan tanah dan kontrak penjualan. Selain itu, pembelian tanah dan tanda terima penjualan membantu menghindari sengketa kepemilikan tanah di masa depan.

7. Kwitansi Jual Beli Mobil

Kwitansi penjualan mobil sangat penting bagi pemilik mobil. Kwitansi ini tidak hanya sebagai bukti sah saat menjual atau membeli mobil, tetapi juga merupakan dokumen yang harus diserahkan saat mengganti nama mobil. Kwitansi penjualan mobil juga merupakan bukti kepemilikan yang sah atas mobil bekas di luar BPKB dan STNK.

8. Kwitansi Tanda Terima Uang

Kwitansi tanda terima uang adalah catatan transaksi yang berisi informasi berupa jumlah yang diterima, nama penerima, nama pengirim dan tujuan transaksi. Tanda terima ini mungkin merupakan bukti yang sah menurut hukum yang berlaku dan harus disimpan dengan baik.

9. Kwitansi Pembelian

Baik penjual maupun pembeli memerlukan bukti pembelian agar transaksi penjualan menjadi sah. Tanda terima tidak hanya membuktikan secara hukum bahwa suatu transaksi terjadi, tetapi juga mempengaruhi laporan keuangan perusahaan. Format kwitansi penjualan tidak jauh berbeda dengan jenis struk lainnya. Namun, kwitansi pembelian sering kali berisi detail produk seperti nama, jumlah, dan harga satuan.

10. Kwitansi Pembayaran Sekolah

Kwitansi uang sekolah adalah sistem manajemen yang mencatat semua transaksi pembayaran dari siswa dan transaksi keuangan yang diterima dari sekolah (hibah bisnis sekolah). Tanda terima pembayaran sekolah adalah bukti pertanggungjawaban keuangan sekolah kepada otoritas pendidikan setempat.
 

Format Kwitansi


Sejak itu ia telah mengangkat masalah format kwitansi beberapa kali. Ya, ada baiknya untuk memahami seperti apa format tanda terima yang baik sebelum membuat atau menulis tanda terima. Format untuk membuat tanda terima sampel harus berisi beberapa elemen yaitu sebagai berikut:

1. Nomor Kwitansi/Tanda Terima

Umumnya penulisan huruf dan angka disesuaikan dengan keinginan penjual sebagai ciri.

2. Tempat dan Tanggal Pembuatan Kwitansi

Kwitansi berguna sebagai bukti transaksi saat mencatat arus kas, sehingga harus dengan jelas menyebutkan di mana dan kapan dikeluarkan. Informasi tersebut dapat dibaca dengan jelas jika diperlukan verifikasi di kemudian hari. Hal ini akan meminimalisir terjadinya kesalahpahaman antara kedua belah pihak.

3. Nama 

Nama yang jelas adalah tanda tangan di mana bukti pembayaran ditujukan. Sebutkan dengan jelas nama sponsor dan penerima.

4. Produk 

Informasi tentang jenis produk, jumlah, harga, dll biasanya disertakan dalam kuitansi, terutama jenis kuitansi pembayaran.

5. Nominal Pembayaran

Jumlah yang dibayarkan harus dinyatakan dengan jelas. Biasanya ditulis tidak hanya sebagai angka, tetapi juga dalam huruf. Dengan kata lain, ditulis sebagai simbol jumlah rupee atau mata uang yang digunakan dan kemudian ditulis ulang sebagai kalimat.

6. Tujuan Pembayaran

Tujuan pembayaran berarti mengapa jumlah tersebut dibayarkan. Itu harus ditulis dengan jelas. Misalnya, membeli barang elektronik di toko atau barang lainnya. Oleh karena itu, jika suatu saat terjadi klaim atas barang yang dijual, pembeli lebih mudah untuk mengklaim garansi produk.

7. Tanda Tangan 

Pihak yang menandatangani kuitansi dapat dianggap bertanggung jawab atas transaksi tersebut. Jadi jangan hanya menandatangani kuitansi kosong. Sudah banyak contoh kasus yang terjadi akibat penyalahgunaan kuitansi oleh beberapa pihak. Jika kwitansi atau kwitansi nanti akan dibubuhi materai, pastikan bahwa tanda tangan penerima pembayaran ada di materai dan juga di kwitansi. Pastikan bahwa templat tanda terima dan stempel dihubungkan bersama.

8. Materai

Materai yang biasa digunakan seharga Rp 10.000 Namun, tidak semua kwitansi dibubuhi materai. Umumnya hanya untuk transaksi bernilai tinggi dan berhubungan dengan hukum. Misalnya, pembelian tanah atau kendaraan bermotor.

9. Stempel Perusahaan

Cap atau stempel harus tertera pada bukti transaksi, termasuk kuitansi. Cap dapat menunjukkan apakah pembayaran telah dibayar atau apakah itu adalah deposit. Cap menunjukkan bahwa transaksi dilakukan di bawah manajemen perusahaan. Ini memastikan bahwa transaksi tersebut valid.
 

Cara Menulis Kwitansi dengan Baik dan Benar


Pada dasarnya, Anda dapat dengan mudah membeli buku cetak invoice berwarna putih yang banyak beredar di pasaran. Cara penulisan kwitansi oleh mesin kasir ini dinilai sangat nyaman, sehingga tidak heran banyak penjual yang menggunakannya. Kelemahannya adalah kuitansi dalam format ini terlalu sederhana. Kurang spesifik dan kurang profesional. Jadi, Anda harus menambahkan sendiri beberapa item secara manual. Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah menggunakan template yang banyak tersedia di Internet. Anda hanya perlu mengunduh, mencetak, dan menyelesaikannya sendiri. Cara penulisan struk selanjutnya adalah dengan menggunakan Ms Word atau Excel. Anda dapat menggunakan ukuran kertas A6, kemudian membuat kolom utama dari header kolom, nomor, kata terima, nominal, hitungan, tujuan pembayaran, penerima, tanggal diterima, tanda tangan. Saat memikirkan cara menulis tanda terima, ingatlah untuk memastikan bahwa semua elemen penting terpenuhi. Kuitansi adalah bukti pembayaran yang sah, sehingga harus terlihat profesional.
 

Perbedaan Kwitansi, Nota, dan Faktur


Faktanya, kebanyakan dari kita masih belum mengetahui perbedaan antara kwitansi, kwitansi, dan faktur. Asumsi ini terjadi karena ketiganya dianggap sebagai bukti transaksi yang sah. Banyak orang menganggap tanda terima sebagai catatan dan catatan sebagai faktur. Meskipun ketiganya memiliki format dan definisi yang berbeda. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, kuitansi adalah secarik kertas yang dapat digunakan sebagai bukti penerimaan sejumlah uang yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, baik penerima maupun pemberi. Setiap kuitansi disertai nomor kuitansi, nama pemberi uang, jumlah nominal, alasan pembayaran atau transaksi, tempat dan tanggal transaksi, serta tanda tangan dan nama penerima. pihak yang menerimanya. Kwitansi juga dilengkapi dengan materai agar legitimasinya dapat ditegakkan. Sedangkan invoice adalah dokumen transaksi yang digunakan untuk menghitung kuantitas transaksi penjualan. Biasanya, faktur disiapkan oleh penjual dan terdiri dari tiga salinan. Salinan pertama akan diberikan kepada pembeli, yang kedua akan disimpan oleh penjual untuk faktur dan yang ketiga akan disimpan dalam buku faktur perusahaan. Sementara itu, pengertian tagihan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan faktur, yang keduanya dibuat oleh penjual. Namun, catatan biasanya hanya terdiri dari dua salinan. Lembar pertama akan diberikan kepada pembeli, dan lembar kedua akan disimpan oleh penjual. Baik faktur maupun nota digunakan sebagai bukti pembelian tanpa menggunakan prangko.
 

Penutup


Sebagai bukti pembayaran, kwitansi memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam melakukan berbagai macam kegiatan transaksional. Apakah kuitansi itu? Tanda terima adalah dokumen yang membuktikan bahwa pembayaran telah diterima. Dokumen ini ditandatangani oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Kwitansi akan memperkuat sisi hukum. Jadi apa itu tanda terima? Kwitansi berfungsi sebagai bukti sah dari suatu transaksi atau penerimaan dana. Selain itu, kwitansi dapat mempermudah pencatatan arus kas. Salah satu format penulisan kuitansi adalah dengan menuliskan nomor resi. Berapa nomor resi? Umumnya, nomor resi ditulis secara alfabetis dan numerik atas kebijaksanaan penjual untuk membedakan satu resi dengan resi lainnya. Pertanyaan yang sering diajukan, bagaimana cara menulis struk yang benar? Sederhananya, Anda bisa menggunakan printer struk yang banyak dijual di pasaran. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan template yang banyak tersedia di Internet. Anda hanya perlu mengunduh, mencetak, dan menyelesaikannya sendiri. Masih banyak dari Anda yang bingung, apa itu struk pembayaran? Pada dasarnya kwitansi dapat digunakan untuk semua jenis transaksi pembayaran mulai dari penjualan tanah, pembelian produk, pembayaran jasa. Jadi, jika Anda berposisi sebagai salesman, usahakan selalu menggunakan struk sesuai fungsi dan kegunaannya, jangan sampai menyalahgunakannya untuk mendapatkan keuntungan yang banyak. Di sisi lain, jika Anda adalah pembeli atau pembayar, usahakan selalu meminta kwitansi agar nantinya, jika terjadi masalah, Anda dapat menggunakan kwitansi tersebut sebagai bukti yang sah.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda