+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal TypeScript Bahasa Pemrograman Yang tidak Kalah Populer Dengan JavaScript!

5 October, 2022   |   Isaias

Mengenal TypeScript Bahasa Pemrograman Yang  tidak Kalah Populer Dengan JavaScript!

Merupakan sebuah bahasa pemrograman berbasis bahasa JavaScipt yang di kembangkan dengan menambahkan fitur-fitur baru dan juga fungsi tambahan sehingga dapat lebih mudah untuk digunakan. Karena memiliki sintaks yang sama dengan bahasa pemrograman JavaScript membuat bahasa pemrograman ini mudah dipelajari dan juga begitu cepat diadopsi oleh industri. Salah satu keunggulan lainnya dari bahasa pemrograman TypeScript ini adalah fungsionalitasnya yang dapat memungkinkan para software engineer dalam membangun solusi berskala lebih besar.

Typescript adalah satu dari beragam jenis bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk membuat sebuah website atau juga aplikasi. Typescript pun menjadi salah satu yang paling populer diantara yang lainnya. Apa sih yang dapat menyebabkan TypeScript ini populer di kalangan developer website dan juga aplikasi?

Bahasa pemrograman saat ini memang menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk dipelajari jika anda seorang programmer maupun developer. Mungkin akhir-akhir ini javascript lah yang menjadi bahasa pemrograman yang paling banyak diperbincangkan dan juga disukai, apalagi dengan versi backendnya dengan nodejs yang bahkan kini sudah ada pengembangan terbarunya yaitu dinamakan deno. Berbicara mengenai javascript tentunya tidak jauh dari pembahasan kita kali ini yaitu tentang typescript yang tidak kalah populer dengan bahasa pemrograman javascript.

Lalu, apa sih itu TypeScript? Apa hubungan nya dengan bahasa pemrograman javascript? Apakah typescript ini akan menggantikan javascript? Untuk dapat menjawab beberapa pertanyaan pertanyaan tersebut, simak terus pembahasan berikut ini sampai tuntas.

 

Apa itu TypeScript?

TypeScript adalah sebuah bahasa pemrograman open source yang diciptakan serta dikembangkan langsung oleh Microsoft yang dimiliki oleh Bill Gates. TypeScript ini merupakan sebuah bahasa pemrograman berbasis javascript yang memiliki fitur strong-typing dan juga menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek (OOP) klasik. TypeScript ini dirancang untuk pengembangan aplikasi dalam skala besar dan juga trans kompilasi ke javascript.

Typescript pertama kali dipublikasikan pada oktober tahun 2012 lalu (pada versi 0.8). Bahasa pemrograman ini menawarkan class, module, serta interface yang dapat membuat developer dapat mengembangkan aplikasi yang kompleks dengan lebih mudah. Hal inilah yang membedakannya dengan bahasa pemrograman javascript.

TypeScript dapat dikatakan sebagai superset dari javascript, yang artinya semua fitur yang terdapat pada javascript juga dapat dilakukan pada typescript. Namun, agar dapat dijalankan, typescript membutuhkan suatu compiler yang nantinya akan dikonversikan menjadi file javascript. Selain itu, typescript ini dapat berjalan di sisi klien dan juga di sisi server.

Dilansir dari situs resminya, TypeScript ini adalah bahasa pemrograman open source yang dibangun di atas bahasa pemrograman JavaScript. Saat ini, TypeScript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dan juga diminati. Bahasa pemrograman ini dirancang oleh Anders Hejlsberg dari perusahaan Microsoft, yang juga seorang desainer dari bahasa pemrograman C#. Selain sebagai bahasa pemrograman, TypeScript ini juga merupakan sebuah tools. 

TypeScript merangkum bahasa pemrograman yang telah ada dari bahasa pemrograman JavaScript. Dengan kata lain, TypeScript adalah JavaScript dengan beberapa fitur fitur tambahan. TypeScript menggunakan dua modul, yaitu internal dan juga eksternal.

Modul internal TypeScript ini mirip dengan namespace seperti yang tersedia di bahasa pemrograman C#. Ini memungkinkan penetapan simbol (variabel, fungsi, kelas) di luar dari cakupan global. Deklarasi modul internal ini dapat dipecah menjadi beberapa file. Ini dapat mendorong tim pengembangan untuk memiliki proyek yang terstruktur dengan baik dengan file kecil tujuan tunggal.

Sementara itu, modul eksternal adalah cara TypeScript untuk dapat mendefinisikan modul yang dimuat secara asinkron baik untuk sistem pemuatan modul node.js (common js) atau juga requirejs (AMD). TypeScript juga memakai modul untuk mendeklarasikan API yang diekspos oleh pihak ketiga.

Itu dilakukan melalui apa yang disebut dengan “ambient modul internal atau eksternal,” yang hanya berisi kode serta interfacenya. Cara ini dimungkinkan untuk memberikan level yang sama dari IDE atau type checker dukungan untuk kode yang tersedia dalam bahasa JavaScript murni seolah-olah itu ditulis dalam bahasa TypeScript. Deklarasi ambient seperti itu disimpan kedalam file berbentuk“.d.ts”.

Typescript ini memiliki beberapa komponen diantaranya adalah:

- Bahasa pemrograman, terdiri sintaks, keywords, dan type annotations

- Typescript Compiler yang mengonversi instruksi yang tertulis dalam TypeScript menjadi setara dengan bahasa pemrograman JavaScript

- Typescript Language Service yang menampilkan lapisan tambahan di sekitar pipeline compiler inti yang merupakan aplikasi yang mirip seperti editor. Layanan ini mendukung rangkaian umum operasi editor biasa seperti penyelesaian pernyataan, bantuan tanda tangan, pemformatan serta kerangka kode, pewarnaan, dan sebagainya.

 

Kelebihan dari Typescript

Setelah mengetahui penjelasan tentang apa itu typescript, anda juga perlu untuk mengetahui apa saja kelebihan kelebihan dari typescript jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain terutama bahasa pemrograman javascript atau ECMAScript. Kelebihan dari Typescript tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
 

Menggunakan konsep OOP
Typescript sudah menggunakan konsep OOP mulai dari class, inheritance atau pewarisan, polymorphism, hingga interfaces. Hal ini tentunya dapat memudahkan programmer maupun developer dalam berkolaborasi karena struktur kodenya yang mengikuti standar umum pemrograman.
 

TypeScript dapat berjalan di semua browser
Berbeda dengan bahasa pemrograman javascript yang sering mendapatkan problem atau issue seperti kompatibilitas atau support untuk dijalankan di versi browser yang berbeda, dimana terdapat beberapa perintah javascript ES5 yang berjalan di Chrome namun sayangnya tidak dapat berjalan pada Internet Explorer atau Edge.

Typescript dapat melakukan kompilasi terhadap javascript yang nantinya hasil dari kompilasi ini akan berjalan pada semua jenis versi browser. Bahkan selain browser, hasil kompilasi typescript javascript ini dapat juga berjalan pada NodeJs ataupun segala jenis mesin yang dapat menjalankan Ecmascript dari versi 3 keatas.

 

Dapat digunakan untuk aplikasi kompleks
Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, Typescript merupakan bahasa yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang berskala besar atau kompleks. Typescript terbilang memiliki tatanan penulisan yang lebih statis jika dibanding dengan bahasa pemrograman javascript.

 

Refactoring
Refactoring merupakan suatu aktivitas yang dapat mengubah suatu struktur kode dari program tanpa mengubah output dari kode tersebut. Typescript dapat memungkinkan untuk melakukan refactoring code lebih baik dan berbeda dengan javascript.

 

Mudah untuk dipelajari dan juga beradaptasi
Typescript termasuk salah satu bahasa pemrograman yang cukup mudah dipahami, bahkan anda juga dapat cepat beradaptasi dari bahasa pemrograman yang lain. Kenapa begitu? karena typescript ini menggunakan tatanan bahasa sama persis dengan javascript meskipun dengan berbagai kemampuan tambahan atau bisa dibilang typescript adalah javascript yang modern.

 

TypeScript tidak memerlukan runtime plugin

Semua teknologi web modern saat ini menerjemahkan dirinya ke dalam bentuk standar yang dapat dipahami serta dijalankan oleh semua browser utama. Ini termasuk dengan bahasa skrip, seperti TypeScript atau CoffeeScript, bahasa Markup, seperti Haml atau Markdown, dan juga bahasa Styling seperti Sass atau Less. Jadi, dalam kasus TypeScript, semua skrip modern yang Anda tulis akan diterjemahkan ke dalam bahasa JavaScript biasa sehingga dapat dijalankan oleh browser.
 

Meningkatkan performa tim
Menggunakan TypeScript dapat meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Baik ketika Anda bekerja secara individu maupun bekerja dalam tim. Tentunya, kinerja yang lebih tinggi menghasilkan keuntungan yang lebih baik pula. TypeScript memungkinkan anda memperkenalkan developer mengenai proyek dengan lebih cepat. Struktur data dan juga tipe anotasi yang didefinisikan secara eksplisit membuatnya jauh lebih mudah untuk dapat memahami keputusan yang dibuat oleh teknisi yang awalnya menulis kode.
 

Bahasa pemrograman yang populer
Menurut hasil survei dari StackOverFlow tahun 2019 yang dilansir dari STXNext, TypeScript ini merupakan salah satu bahasa pemrograman terpopuler setelah bahasa pemrograman Phyton. Bahasa ini banyak digunakan dalam produk perangkat lunak seperti Slack, Asana, atau juga Visual Studio Code. Banyak tools JavaScript yang juga ditulis dalam bahasa pemrograman TypeScript, termasuk kerangka kerja  atau framework seperti Angular, Aurelia, atau Ionic.

 

Kekurangan TypeScript

Setiap Kelebihan pasti terdapat pula kekurangan. Berikut ini adalah kekurangan dai bahasa pemrograman TypeScript ini diantaranya adalah:
 

Kurva pembelajaran
Front-end development sangat jenuh dengan semua jenis kerangka kerja dan juga teknologi, serta biasanya sulit untuk mengikutinya. Meskipun TypeScript kini menjadi sangat populer, namun tidak semua developer JavaScript dapat memahami TypeScript. Kurva pembelajaran ini juga akan membuat kerja tim menjadi lebih keras. Jika tim anda ingin melakukan cara ini, anda perlu memastikan bahwa setiap orang memiliki pemahaman yang baik mengenai TypeScript.

 

Membutuhkan tools
Meskipun browser pengunjung tidak memerlukan plugin apa pun untuk dapat menjalankan TypeScript, Anda membutuhkan sebuah tools khusus untuk editor atau IDE untuk mentranspilasi TypeScript. Ini juga termasuk penyempurnaan editor untuk menyorot serta memformat kata kunci TypeScript untuk anda.Jika Anda adalah pengguna Windows atau Mac, tools yang sangat direkomendasikan adalah Visual Studio. Apabila Anda menggunakan Sistem operasi Linux, Visual Studio Code adalah tools yang sangat direkomendasikan.

 

Sulit diedit menggunakan Content Management System  atau CMS
Jika menggunakan CMS untuk mengembangkan website, Anda bisa mengedit file .css dan juga file script.js pada portal admin. Sayangnya, jika Anda ingin menggunakan TypeScript, tidak akan mudah untuk bisa mengeditnya di portal admin. Beberapa CMS memiliki plugin untuk memungkinkan anda mengedit TypeScript di portal, tetapi beberapa plugin lain tidak.

Hal-hal bahkan mungkin menjadi lebih rumit dalam beberapa case. Bayangkan seorang developer membuka serta mengedit file JavaScript yang ditranspilasi di portal admin karena dia mungkin tidak melihat file TypeScript. Kemudian, developer lain membatalkan semua pembaruannya dengan mengubah yang sebenarnya TypeScript file dan juga menimpa konten file JavaScript tersebut.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda