+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Sejarah dan Perkembangan Display Monitor

31 August, 2022   |   davasafgi

Sejarah dan Perkembangan Display Monitor

Sejarah dan Perkembangan Display Monitor
Jika kalian menggunakan komputer pastinya output dari apa yang kalian kerjakan akan muncul di layar Display atau layar monitor kalian. Perangkat monitor ini sangatlah penting bagi komputer karena segala pekerjaan yang dilakukan komputer akan muncul pada layar monitor, apa jadinya jika sebuah komputer tidak menggunakan layar monitor sebagai output pastinya komputer itu tidak akan membantu pekerjaan kita.
Pada artikel sebelumnya kita pernah membahas tentang pentingnya perangkat mouse bagi komputer dan disebutkan juga perangkat wajib yang harus ada di sebuah komputer, yaitu mouse, keyboard, dan layar monitor. Misalnya kita ingin melakukan sebuah perintah yang di ketik pada keyboard atau perintah yang di klik oleh mouse maka pada saat itulah perangkat monitor bekerja untuk menampilkan hasil input-an yang diproses komputer.
Kali ini kita akan membahas tentang pengertian, sejarah, dan fungsi monitor dari awal penemuannya sampai teknologi terkini yang disematkan dalam sebuah monitor. Pembahasan kali ini akan sangat memberi wawasan baru yang mungkin dari kalian juga baru pertama kali mengetahui bagaimana perkembangan layar monitor dari dulu hingga sekarang. Langsung saja kita akan membahas mulai dari pengertian layar monitor itu sendiri.
Pengertian Layar Monitor
Monitor merupakan salah satu perangkat keras yang dibutuhkan komputer untuk digunakan sebagai output atau keluaran data yang diproses oleh komputer secara grafis dan juga bisa dikatakan sebagai interface yang menampilkan visual agar bisa menghubungkan antara manusia dengan komputer. Termasuk salah satu perangkat keras atau hardware yang kegunaannya tidak bisa dipisahkan dalam pemakaian komputer. Jika tidak ada monitor maka tentunya komputer akan sangat sulit untuk dioperasikan, bahkan bisa dikatakan mustahil untuk digunakan. Monitor juga mempunyai nama lain yang disebut VDU (Visual Display Unit).
Cara kerja monitor itu sendiri yaitu memproses output yang diberikan oleh komputer yang bentuknya berupa biner lalu dikonversikan menjadi bahasa atau tampilan yang dapat dimengerti manusia. Sehingga komputer dapat berfungsi dengan baik dan dapat membantu pekerjaan manusia sehari-hari. Gambar yang dihasilkan oleh layar monitor merupakan hasil dari proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card. Secara fisik, umumnya monitor mempunyai bentuk seperti halnya televisi dan memiliki fungsi yang sebenarnya hampir sama dengan televisi yang fungsinya menampilkan visual. Kata monitor itu sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti untuk pengingat atau penyaran.
Setiap monitor memiliki jenis resolusi yang berbeda-beda, namun memiliki fungsi yang sama untuk menampilkan gambar. Ukuran LCD menjadi patokan untuk apa jenis resolusi yang tersedia. Sebagai contoh sebuah layar monitor 17-inci dapat memiliki resolusi sampai 1024 x 768, sedangkan dengan bentang layar yang lebih besar misalkan 20-inci akan memiliki resolusi 1600 x 1200. Jumlah dalam inci merupakan ukuran layar monitor diagonal, sementara untuk resolusi adalah lebar piksel dengan tinggi piksel. Untuk laptop walaupun sudah mempunyai monitor built-in, namun pada beberapa jenis laptop memiliki fitur port S-Video yang memungkinkan kabel S-Video untuk di tanjapkan ke televisi tertentu agar bisa menampilkan gambar yang sama atau bertindak sebagai cloning.
Sejarah Layar Monitor
Sejarah layar monitor yaitu bermula dengan adanya VDT (Video Display Terminal) yang bentuknya berupa layar yang menyatu dengan keyboard dan dihubungkan ke komputer. Tahap pengembangan layar monitor dimulai pada tahun 1855 yang ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan asal Jerman bernama Heinrich Geissler. Ilmuwan Jerman ini adalah seorang ahli mesin, ahli fisika, dan peniup kaca. Heinrich Geissler (1815-1879) dilahirkan di kotz Ingelshieb, Jerman. Pada saat itu ayahnya merupakan seorang pengrajin kaca. Pada tahun 1852, ia memulai bengkel kerjanya di Bonn dan di tahun yang sama ia bertemu dengan rekan kerjanya yaitu Julius Plucker yang merupakan seorang ahli matematika dan fisika. Mereka bekerja sama untuk mengerjakan termometer dan tube kapiler.
Pada tahun 1855 pada pameran kelas dunia di Paris, Geissler dianugerahi medali emas atas kerajinan kaca milikinya yang memiliki kualitas tinggi dan di segani oleh banyak orang. Geissler merupakan orang yang sangat jenius, tidak hanya monitor ia juga menjadi penemu alat semacam instrumen yang disebut pompa vakum merkuri di Universitas Bonn pada tahun 1857. Pompa tersebut digunakan untuk memompa udara yang keluar dari tube kaca, sehingga akan mencapai tekanan yang sangat rendah pada tube tersebut. Selain itu penemuan lainnya yaitu tabung Geissler berbentuk tabung kaca bertekanan rendah dan diisi dengan gas seperti neon atau argon dan disalurkan denagan anoda dan katoda.
Kembali pada topik, monitor pertama yang diciptakan yaitu bertipe CRT (Cathode Ray Tube) yang awalnya dikembangkan untuk menerima siaran televisi. Pengembangan sinar katoda pertama direproduksi oleh Allen B.Du Mont pada tahun 1931. Pada generasi awal, komputer masih menggunakan televisi sebagai layar penampil dari proses pengolahan data yang dilakukannya. Masalahnya adalah resolusi monitor televisi pada saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horizontal. Hingga pada akhirnya monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM, yang pada memiliki resolusi 80 x 25 pada saat itu. Generasi berikutnya muncul mono graphics atau (MGA/MDA) dengan resolusi 720 x 350. Perkembangan selanjutnya pada awal tahun 1980-an monitor CGA dengan range resolusi mulai dari 160 x 200 sampai dengan 640 x 200 serta kemampuan menghasilkan warna berkisar 2 sampai 16 warna. Kemudian display monitor EGA ditemukan dengan resolusi yang sedikit lebih bagus berkisar 640 x 350. Monitor jenis ini cukup stabil bahkan hingga muncul generasi setelahnya yang bisa dibilang memiliki jarak cukup jauh sampai muncul komputer Windows. Pada semua jenis monitor ini menggunakan video digital yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2 sampai 64 warna tergantung standard grafik yang ditentukan. Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah komputer menjadi lebih nyata. VGA dan beberapa generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, dan SVGA  merupakan standar video analog dengan sinyal RGB (Red, Green, Blue) untuk pewarnaan. Secara dasar analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi. Generasi monitor selanjutnya adalah teknologi LCD yang berganti teknologi dan tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT, tetapi menggunakan sejenis Kristal liquid yang dapat berkilau. Teknologi ini diberi nama Flat Panel Display dengan layarnya yang berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Setelah melewati perkembangan yang cukup banyak, sampailah dengan monitor modern yang memiliki spesifikasi lebih mumpuni yaitu monitor LED. Teknologi monitor LED memiliki keunggulan yang signifikan dibandingkan dengan monitor LCD. Salah satunya menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan sempurna serta ketajaman visual yang lebih baik. Kontras rasio pun cukup tinggi perbedaannya dibandingkan monitor LCD.
Teknologi selanjutnya yaitu monitor plasma. Monitor ini menggunakan gas neon atau xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Aliran listrik yang dimasukkan ke lapisan gas secara langsung akan memberi reaksi berupa penciptaan elemen gambar.
Teknologi terbaru dari layar monitor yang banyak diaplikasikan pada smartphone masa kini, PDA, tablet PC dan sejenisnya adalah monitor layar sentuh atau touch screen . Monitor jenis ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980-an. Sebelumnya monitor ini telah dipatenkan oleh beberapa pihak tertentu yang membuat perkembangannya terbatas, namun hak paten tersebut akhirnya berakhir dan semua pihak bebas untuk mengembangkan teknologi monitor touch screen.
Perkembangan Layar Monitor
Sebelunnya kita sudah membahas sejarah monitor dari awal penemuannya sampai teknologi terbaru yaitu monitor touch screen. Kali ini kita akan membahas perkembangan monitor yang digunakan komputer hingga saat ini. Seperti yang kita tahu bahwa monitor tabung pertama yang dikembangkan berasal dari penemuan penemuan tabung sinar katoda oleh Geissler. Beliau juga dinobatkan sebagai bapak dari monitor tabung.
Selama 33 tahun berlalu, kini giliran ahli kima asal Austria yaitu Friedrich Reinitzer yang memulai proyek pengembangan teknologi LCD dengan penemuan kristal cairan. Namun pada saat itu kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun lamanya. Dan pada saat itu tampilan atau frame rate belum terpikirkan. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan perkembangan layar monitor dari tahun ke tahun:

  1. Tahun 1855 (Tabung Geissler)
Heinrich Geissler menjadi penemu monitor pertama di dunia ini berhasil membuat sebuah vakum dalam tabung yang dilengkapi dengan sebuah pompa merkuri.
  1. Tahun 1859 (Sinar Katoda)
Ditemukan Julius Plucker, seorang ahli matematika dan fisika dari Jerman, berhasilmenemukan dan menggambarkan sinar katoda pertama di dunia.
  1. Tahun 1888 (Penemuan Liquid Crystal)
Friedrich Reinitzer merupakan seorang ahli kimia dari Austria, berhasil menemukan fenomena kristal cairan. Dan ia membuat eksperimen dengan sebuah bahan yang mempunyai dua titik cair.
  1. Tahun 1897 (Tabung BRAUN)
Seorang ilmuwan bernama Karl Ferdinand Braun berhasil mengembangkan tabung sinar katoda dengan memperkenalkan aplikasi pertama dengan osiloskop.
  1. Tahun 1930 (Siaran Full Electronic)
Manfred von Ardenne, ilmuwan asal universal knowledge telah berhasil menyelesaikan proyek siaran televisi dengan full electronic untuk pertama kalinya.Di tahun 1931, ia mengenalkan penemuannya dalam ajang International Radio Show di Berlin, Jerman.
  1. Tahun 1963 (Penemuan Liquid Crystal Cyan Biphenyl)
George Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal cairan Cyan-Biphenyl. Kristal ini menjadi bahan dasar untuk mengembangkan bahan kristal cairan yang digunakan pada LCD sampai saat ini.
  1. Tahun 1969 (TN)
James Fergason adalah orang yang berjasa mengembangkan teknologi TN (Twisted Nematic) yang mengontrol light transfer dari kristal cairan. Setelah itu pada tahun 1984 IBM memperkenalkan Enhanched Graphics Adapter (EGA) yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan CGA. EGA memiliki kemampuan untuk menampikan 16 warna dengan resolusi 640 x 350 yang memungkinkan pengguna dapat menampilkan mode grafis. Jenis monitor ini menggunakan digital video – sinyal TTL (Transistor Transistor Logic) dengan nomor diskrit yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standar grafis yang dimiliki. Meski sudah usang, monitor ini cukup stabil sehingga masih ada beberapa komputer yang menggunakannya sampai berikutnya muncul generasi komputer Windows.
  1. Pada tahun 1987
IBM memperkenalkan tampilan standar Video Graphics Adapter (VGA). VGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) yang digunakan untuk menampilkan objek full color dengan intensitas yang tinggi. Meskipun standar VGA sudah tidak digunakan lagi karena sudah digantikan oleh standar yang baru, VGA masihdiimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrikpembuat kartu grafis komputer. Hal ini dibuktikan dengan melihat generasi-generasi sesudah VGA seperti PGA, XGA, atau SVGA menggunakan teknologi yang sama dengan VGA yaitu standard analog video. Tampilan Windows sampai sekarang juga masih menggunakan modus VGA karena didukungoleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
  1. Pada tahun 1990
Raksasa perusahaan teknologi, IBM mempublikasikan standar grafis Extended Graaphics Array(XGA), pengembangan dari 8514/A. Berikutnya ada XGS-2 yang memiliki resolusi 800 x 600 piksel dan menghasilkan 16 juta warna serta resolusi 1024 x 768 yang menghasilkan 65,536 warna. Kedua jenis resolusi ini adalah standar grafis yang paling banyak diketahui orang. Namun ada generasi monitor terbaru yang hingga saat ini masih dipakai adalah teknologi Liquid Crystal Display (LCD) yang menggunakan sejenis kristal cair yang dapat berkilau. Teknologi menjadi cikal bakal monitor Flat Panel Display dengan layarnya yang berbentuk pipih, dan resolusi yang tinggi.
  1. Tahun 2000
Layar Datar untuk Home User Monitor dengan layar datar tipis ini memiliki harga yang terjangkau bagi home user.
  1. Tahun 2005
Layar 3D Pertama Toshiba diperkenalkan yang menawarkan efek 3D tanpa menggunakan alat bantu lainnya. Namun, jika ingin melihat obyek mata harus pada posisi tertentu.
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda