+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Pengertian Portofolio: Fungsi, Manfaat, dan Contoh Portofolio

31 August, 2022   |   Inggihpangestu

Mengenal Pengertian Portofolio: Fungsi, Manfaat, dan Contoh Portofolio

Memiliki portofolio penting dalam pengembangan karir. mengapa? Ini karena portofolio merangkum semua informasi tentang infromasi, aktivitas, keterampilan, pelatihan, dan pengalaman profesional yang ditawarkan. Fitur Portofolio tidak hanya tersedia untuk lulusan baru dari proses aplikasi. Portofolio juga dapat dimiliki oleh kontributor berpengalaman, termasuk akun lengkap dari pekerjaan yang telah diselesaikan. Menyusun portofolio tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan, tetapi juga bagi mahasiswa yang membutuhkan portofolio lengkap sebagai salah satu syarat pengajuan beasiswa. Dengan kata lain, portofolio adalah media atau sarana bagi pihak lain yang ingin mendapatkan informasi lengkap tentang Anda secara profesional. Namun, masalahnya tidak semua orang tahu cara membuat folder sampel yang baik dan benar. Padahal, bila dikonstruksi dengan baik, informasi yang disampaikan oleh portofolio lebih mudah dipahami oleh pihak lain yang membacanya.
 

Apa itu Portofolio


Portofolio terdiri dari dua kata yaitu “report” yang berarti “laporan” dan “port” yang berasal dari kata “folio” yang berarti “lengkap” atau "full". Portofolio adalah kumpulan dokumen yang dikumpulkan dari individu, kelompok, organisasi, institusi, perusahaan, dll, dan disusun dengan rapi dari semua pekerjaan yang  dilakukan. Secara umum definisi sederhana dari portofolio adalah kumpulan dokumen seperti individu, kelompok, lembaga, organisasi, perusahaan, dll, dengan tujuan untuk mendokumentasikan kemajuan proses untuk mencapai tujuan tertentu. Definisi ini mungkin memiliki arti yang sedikit berbeda dari satu bidang ke bidang lainnya. Misalnya, dalam arena politik, menyusun portofolio dapat digambarkan sebagai tugas dan pilar pemerintahan bagi para menteri dan kepala departemen lembaga pemerintah. Sekali lagi, dalam bidang seni rupa, portofolio dapat diartikan sebagai kumpulan hasil karya terbaik seniman, yang sengaja disimpan untuk keperluan pameran. Dalam investasi dan saham, portofolio adalah kumpulan investasi. Sementara itu, Menurut J Fred Weston, dari perspektif keuangan, portofolio adalah kombinasi atau gabungan dari berbagai aset: deposito, real estate, investasi dalam sekuritas keuangan seperti real estat.
 

Fungsi Portofolio


Melihat definisi dari apa itu portofolio, dapat dikatakan bahwa berfungsinya portofolio tergantung pada area yang bersangkutan. Misalnya, fungsi menyusun portofolio investasi mungkin sedikit berbeda dari fungsi dalam bidang pendidikan.

Namun, fungsi portofolio secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Sebagai dokumen pekerjaan yang dilakukan. 
2. Sebagai acuan atas prestasi dan pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang. 
3. Sebagai sumber informasi tentang pekerjaan terbaik dan pengalaman profesional yang dicapai selama ini. 
4. Sebagai refleksi atau gambaran diri yang ditujukan kepada pembaca. 
5. Menunjukan keahlian yang dimiliki. 
6. Sebagai alat evaluasi berbasis kinerja yang asli. Setelah menyusun portofolio, penilai biasanya menilai apakah portofolio itu akurat. Ini akan dipertimbangkan nanti.
7. Sebagai alat pendidikan. Fitur portofolio ini mungkin lebih relevan dalam dunia pendidikan. Portofolio merupakan bagian dari kurikulum karena memuat prestasi siswa yang menuntut siswa untuk menunjukkan hasil karyanya.
 

Manfaat Portofolio


Tentu banyak manfaat yang didapat dari membuat dan memiliki portofolio sendiri, terutama dalam hal karir dan pekerjaan Anda. Beberapa manfaat tersebut adalah:

1. Meningkatkan Kredibilitas

Menurutnya, portofolio adalah kumpulan hasil karya kerja. Mungkin salah satu manfaat yang paling dirasakan dari memiliki portofolio Anda sendiri adalah peningkatan keandalan. Portofolio dapat menjadi bukti dari apa yang kami katakan kepada client, karyawan, kolega, atau calon pemberi kerja kami. Keterampilan dan potensi dalam menyusun portofolio dirangkum, sehingga mudah untuk menemukan posisi yang tepat untuk menemukan dengan keahlian Anda.

2. Menceritakan kepiawaian kamu dalam bekerja

Portofolio terkadang menunjukkan perkembangan karir Anda, jadi Anda perlu memperbarui portofolio pribadi Anda terus-menerus. Ini memudahkan pelanggan atau calon pemberi kerja untuk menilai area favorit mereka: pengembangan kinerja. Tidak hanya itu, tetapi Anda juga dapat berkontribusi pada proyek dan menilai potensi Anda sendiri dengan cara yang  tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Kekuatan, keterampilan, pendidikan, pengalaman, dan hobi Anda terlihat dari portofolio Anda.

3. Meningkatkan kesempatan memperoleh lebih banyak client

Pada umumnya para pencari kerja dan calon client suatu perusahaan tidak mau repot memikirkan waktu yang dibutuhkan untuk berproduksi dan biaya untuk mengamankannya. Dengan portofolio, Anda dapat melihat sekilas layanan dan produk yang ditawarkan. Membangun hubungan juga penting, karena calon pelanggan akan lebih loyal terhadap produk dan layanan yang mereka gunakan. Hubungan yang dekat membantu konsumen membuat keputusan.

4. Menjadi pembeda dengan pesaing

Saat ini sudah banyak contoh pembuatan portofolio online. Portofolio online secara otomatis dibedakan dari kompetitor lain yang mungkin memiliki jenis usaha, bisnis, atau area kerja yang sama. Portofolio online untuk mereka yang secara aktif atau pasif mencari pekerjaan, diyakini sangat efektif. Tren pencarian kerja saat ini adalah mencari kandidat yang lebih bersedia untuk bergabung dengan suatu perusahaan daripada pencari kerja yang memberikan CV atau resume ke perusahaan lain. Untuk itu, portofolio online merupakan solusi yang baik, efektif dan efisien.
 

Cara Membuat Portofolio


Karena fungsi portofolio bervariasi dari satu bidang ke bidang lainya, dapat dikatakan bahwa sebenarnya tidak ada bentuk standar portofolio. Portofolio yang baik dan benar adalah portofolio yang memberikan informasi lengkap baik bahasa maupun data serta mudah dipahami oleh pembaca.

Namun, ada beberapa unsur yang perlu ada dalam format untuk membuat portofolio:

1. Daftar isi

Portofolio biasanya terdiri dari beberapa dokumen atau file. Untuk alasan ini, penting untuk menyertakan daftar isi di awal portofolio Anda sehingga pembaca Anda dapat dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan.

2. Resume atau Curriculum Vitae (CV)

Portofolio biasanya disertai dengan resume atau Curriculum vitae (CV). Melampirkan resume atau CV memudahkan pembaca untuk melihat informasi pribadi Anda dan apa yang Anda sertakan.

3. Pencapaian dan tujuan

Selanjutnya, kita perlu menjelaskan secara singkat apa yang telah kita capai dan tujuan masa depan kita. Saat menjelaskan tujuan Anda, Anda dapat membaginya menjadi dua bagian berdasarkan waktu.

- Tujuan jangka pendek

Anda dapat membuat daftar semua tujuan yang akan Anda capai dalam satu atau dua tahun ke depan.

- Tujuan jangka panjang

Tujuan jangka panjang perlu menentukan tujuan jangka panjang untuk 5 sampai 10 tahun ke depan. Jangan lupa untuk menuliskannya dengan jelas dan detail.

4. Pengalaman dan keterampilan

Inti dari portofolio adalah pengalaman hidup dengan keterampilan dan kemampuan yang ada. Dengan melampirkan semuanya ke portofolio, Anda memiliki kesempatan untuk membuat pembaca tertarik dengan portofolio Anda. Anda akan mendapatkan pengalaman kerja dalam urutan pekerjaan terbaru, dan itu akan turun seiring berjalannya waktu.

5. Melampirkan contoh

Untuk memberikan kepercayaan kepada pembaca, Anda dapat memberikan contoh secara langsung dengan menghadirkan portofolio yang menarik. Jika ternyata Anda dapat mengakses portofolio Anda secara online, harap tambahkan tautan agar Anda dapat membukanya secara langsung. Jika belum, jangan lupa untuk menguraikan contoh lampirannya agar pembaca tidak perlu bertanya lagi.

6. Testimoni

Faktor penting terakhir dalam membuat portofolio adalah memasukkan testimoni pelanggan. Hal ini dianggap penting agar pembaca dapat memahami bahwa portofolio didasarkan pada data asli dan bukan hanya hasil karya editan. Kami akan dengan jelas melampirkan sertifikat dan menghubungi Anda secara langsung jika diperlukan.
 

Contoh Portofolio


Belum lama ini, katanya, ternyata tidak semua orang bisa membuat portofolio dengan baik dan benar. Selain itu, portofolio harus menarik agar pembaca tidak bosan dan dapat dengan mudah memahami informasi yang terdapat dalam portofolio. 

Berikut ini adalah contoh portofolio yang dapat Anda gunakan sebagai referensi. Oleh karena itu, ketika membuat portofolio, semua informasi dapat diatur dengan jelas.

1. Contoh Portofolio Perusahaan

Perusahaan juga membutuhkan portofolio. Tujuannya agar pelanggan dan rekan kerja mengetahui status perusahaan. Jika Anda memiliki bisnis dan ingin membuat portofolio, jangan lupa untuk menyertakan informasi umum lengkap tentang bisnis Anda. Ini juga mencakup visi dan misi perusahaan, serta prestasi dan pencapaian yang dicapai dalam tujuannya. Dengan cara ini, pihak luar seperti pelanggan, kolega, dan investor dapat mengetahui perusahaan seperti apa yang Anda jalankan.

2. Contoh Portofolio Model

Contoh portofolio model yang baik dan menarik mempengaruhi kemungkinan mendapatkan pekerjaan dari model yang diinginkan. Namun, jika Anda melakukan kesalahan, Anda akan kehilangan kesempatan kerja dan bahkan merusak karir Anda sebelum dimulai.

3. Contoh Portofolio Lamaran Kerja 

Tentu saja, contoh portofolio untuk melamar kerja sangat dibutuhkan saat melamar kerja didasarkan pada latar belakang profesional dan posisi yang akan dilamar. Misalnya, jika ingin melamar kerja sebagai penulis tetap untuk sebuah publikasi, portofolio yang harus dibuat nanti harus terkait dengan tujuan tersebut. Contoh portfolio melamar kerja adalah file atau dokumen yang dikirimkan ke perusahaan saat melamar kerja. Ini merinci apa yang dapat menambah nilai bagi diri sendiri saat mencari pekerjaan. Ini bisa berupa pekerjaan atau proyek yang terkait dengan keterampilan yang sudah dimiliki, pencapaian yang telah dicapai, dan kriteria yang dicari oleh perekrut pekerjaan. Perlu diingat bahwa contoh portofolio yang menarik bukanlah contoh yang penuh dengan foto, gambar, atau warna. Portofolio bukanlah album foto, juga bukan buku harian atau diary yang menceritakan segala sesuatu tentang hidup secara detail. Portofolio yang penuh dengan foto dan gambar dapat sedikit membingungkan bagi sebagian orang. Sekalipun portofolio tersebut berisi hal-hal yang berkaitan dengan foto dan gambar, sebaiknya pilih yang paling menarik saja. Contoh portofolio yang menarik bukanlah buku harian yang berisi segala sesuatu tentang hidup Anda secara rinci. Tulis hanya hal-hal yang berhubungan dengan pencapaian, pengalaman, pencapaian, atau apa pun yang relevan dengan tujuan Anda membuat portofolio. Tetapkan jangka waktu penyajian portofolio dalam waktu 3-4 tahun. Jika portofolio Anda terlalu panjang, itu memberi kesan bahwa Anda tidak mengikuti tren yang berubah. Tentu saja, banyak yang terjadi setiap tahun di dunia profesional, seperti perusahaan beralih dari analog ke digital. Pastikan untuk mendesain portofolio yang Anda buat untuk menunjukkan hasil karya terbaru Anda agar terlihat seperti orang yang trendi. Pada dasarnya, ada banyak contoh portofolio Anda dapat menemukan template di internet. Anda dapat memilih  sesuai dengan informasi yang perlu Anda kirimkan dan informasi pribadi Anda. Kami memberikan informasi terbaik. Hindari memberikan informasi untuk perbaikan diri yang tidak benar atau data yang salah. Berikan informasi atau hasil karya portofolio yang benar-benar dapat Anda banggakan dan sertakan beberapa foto atau karya yang menarik Anda sendiri dalam contoh portofolio.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda