+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Apa Itu Business Analyst ? Berikut Pengertian, Tanggung Jawab, Dan Skill Yang Harus Dimiliki

31 August, 2022   |   baguswap

Apa Itu Business Analyst ? Berikut Pengertian, Tanggung Jawab, Dan Skill Yang Harus Dimiliki

 

Seiring zaman yang terus berkembang, berbagai perusahaan terus  meningkatkan teknologi dan mengintegrasikannya ke dalam bisnis mereka. Ini membuka lebih banyak peluang untuk berbagai karir, termasuk business analyst atau analis bisnis dalam bahasa Indonesia. Sesuai dengan namanya, pekerjaan seorang analis bisnis tidak jauh dari analisis bisnis yang dijalankan suatu perusahaan. Kehadirannya  membantu  perusahaan  mencapai tujuan bisnisnya. Pekerjaan dalam profesi ini berkaitan dengan keterampilan di bidang teknologi informasi (TI), namun profesi ini tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan teknologi. Banyak perusahaan yang bergerak di  industri lain seperti keuangan, asuransi, telekomunikasi, dan pemasaran  juga membutuhkan peran analis bisnis.
 
 

Apa itu Business Analyst?

Seorang analis bisnis bertanggung jawab untuk menganalisis dan memvalidasi persyaratan untuk perubahan dalam proses  atau kebijakan  bisnis perusahaan atau organisasi. Analisis bisnis memainkan peran kunci dalam menggerakkan organisasi menuju efisiensi, produktivitas, dan profitabilitas. Secara garis besar, seorang analis bisnis adalah serangkaian tugas yang dilakukan seorang individu untuk mengidentifikasi kebutuhan organisasi dan mengidentifikasi solusi untuk setiap masalah bisnis yang ditemukan. Profesi ini akan melihat bagaimana perusahaan bekerja dan melakukan analisis sebelum menawarkan solusi. Ini biasanya dilakukan untuk membantu perusahaan  mencapai tujuan bisnisnya atau menghasilkan lebih banyak keuntungan.
 
Pekerjaan ini erat kaitannya dengan bidang IT. Mereka adalah penghubung antara pemangku kepentingan dan tim TI. Selain itu, Anda harus dapat mendeteksi dan mengidentifikasi akar penyebab  kegagalan sistem. Tidak ada pengkodean yang dilakukan untuk memperbaiki masalah yang ditemukan. Mereka  membuat laporan atau konsep yang dapat dipahami oleh programmer untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu, profesi  juga harus memiliki pengetahuan atau latar belakang di bidang IT.

 
 

Peran dan Tanggung Jawab Business Analyst

Setiap perusahaan memiliki visi dan misi yang berbeda-beda, serta tugas peran divisi yang berbeda-beda pula. Namun demikian, peran dan tanggung jawab seorang business analyst secara umum terdiri dari 5 aspek yaitu inisiasi, perencanaan, eksekusi, pengawasan, dan pelaporan.
 
1. Inisiasi
Seorang analis bisnis bertanggung jawab untuk:
 
- Membantu menganalisis biaya serta manfaat proyek yang akan dilaksanakan
 
- Memahami business case yang kemungkinan terjadi pada pelaksanaan proyek
 
- Memastikan kelayakan proyek yang berjalan
 
- Identifikasi pengaruh pemangku kepentingan yang terkait dalam pengerjaan proyek
 
 
2. Perencanaan
Perencanaan termasuk pengumpulan persyaratan dalam implementasi dan manajemen proyek, sebagai berikut.
 
- Menganalisis, mengatur, serta melalukan dokumentasi persyaratan proyekk
 
- Melakukan evaluasi atas solusi yang diusulkan oleh developer, serta meningkatkan komunikasi antar tim dengan pemangku kepentingan dalam proyek.
 
- Membantu dalam pembuatan rencana manajemen proyek
 
- Membuat dan memberikan sebuah solusi atas permasalahan.
 
3. Eksekusi
Tahap eksekusi ini merupakan tahap solusi dari pengembangan proyek. Tugas-tugas pada tahap ini meliputi:
 
- Menjelaskan persyaratan yang diperlukan oleh tim IT pengembang.
 
- Meninjau berbagai solusi untuk pembuatan rencana yang sebelumnya.
 
- Melakukan diskusi dan persetujuan ruang lingkup proyek.
 
- Membuat dokumen beta test.
 
- Memastikan batas waktu yang telah disepakati dan memahami harapan para pemangku kepentingan.
 
-Menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi melalui komunikasi yang terjalin baik dalam tim proyek.
 
4. Pengawasan
Penerapan tahap pengawasan dan kontrol untuk memastikan bahwa proyek yang sedang berjalan berada di jalur yang benar. Meskipun ada perubahan, proyek ini tidak akan berantakan karena sudah memiliki pedoman.
 
- Membuat dokumen uji coba dan melakukan pengujian terhadap modul dan integrasi secara komprehensif.
 
- Menerapkan User Acceptance Test (UAT).
 
- Membuat laporan dari uji coba yang telah dilaksanakan.
 
- Memastikan klien sudah menyetujui berdasarkan uji coba
 
- Menjembatani jika terdapat permintaan perubahan dari klien, kepada tim developer.
 
 
5. Pelaporan atau Closing
Pada tahap akhir pelaksanaan proyek, seorang analis bisnis bertanggung jawab dalam hal berikut ini:
 
- Melakukan presentasi proyek yang sudah selesai kepada klien dan pemangku kepentingan
 
- Membuat manual training kepada klien
 
- Membuat dokumentasi produk akhir kepada klien untuk alat pembelajaran dan pengoptimalan proyek selanjutnya.

 

Tugas Business Analyst

Perusahaan membutuhkan analis bisnis untuk secara jujur ??dan akurat menilai rencana strategis, model bisnis, dinamika, masalah, dan kemungkinan. Analis bisnis, harus membuat perusahaan agar bertahan hidup, mencapai tujuan, dan tumbuh. Semua perusahaan memiliki variasi khusus di mana tugas seorang analis bisnis berbeda, tetapi tugas umum seorang analis bisnis adalah sebagai berikut:
 
1.Menganalisa perilaku klien dan data pasar
 
2. Menganalisa struktur organisasi serta kebijakan yang ada di perusahaan
 
3. Mengerjakan pekerjaan yang berkaitan dengan sistem dokumentasi dan publikasi informasi keadaan pasar saat ini, termasuk perilaku klien, sebagai dasar acuan perusahaan.
 
4. Melakukan monitoring serta melakukan evaluasi data yang sudah perusahaan peroleh dari berbagai pengolahan data. Mungkin dari jurnal, ataupun penelitian lainnya.
 
5. Memberikan solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu layanan serta kinerja bisnis perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi.
 
6. Membantu project manager dan tim lain dalam merancang desain produk yang efektif dan juga efisien.
 
 
 

Skill Yang Harus Dimiliki Business Analyst

Untuk menjadi analis bisnis tepercaya dalam sebuah perusahaan, Anda perlu memperoleh setidaknya  dua jenis keterampilan, baik hard skill maupun yang soft skill. Berikut penjelasannya:
 

Hard Skill

Untuk menjadi analis bisnis yang baik, diperlukan adanya hard skill yang perlu dimiliki, walaupun hanya memiliki pemahaman dan pengalaman dasar mengenai suatu sistem dan alat yang relevan dengan profesinya. Berikut adalah beberapa hard skill yang harus dimiliki oleh seorang business analyst.
 
1. Perangkat lunak sebagai analisis statistic seperti SAS, R, dan SPSS.
 
2. Memahami basis data SQL dan kuerinya.
 
3. Memahami pemrograman Python dan R.
 
4. Business Intelligence.
 
5. Data Mining.
 
6. Visualisasi data.
 
7. Mind mapping.
 
8. Analisis SWOT, MOST, PESTLE.
 
9. Analisis model bisnis.
 
10. Process Design.
 
 

Soft Skill

Selain hard skill, analis bisnis juga membutuhkan soft skill yang berkualitas. Anda perlu memahami bagaimana data dikumpulkan, dianalisis, dilaporkan, dan dibagikan dengan pemangku kepentingan untuk menerapkan aspek bisnis Anda. Beberapa keterampilan soft skill yang Anda butuhkan untuk menjadi analis bisnis tepercaya meliputi:
 
Problem Solving
Analis bisnis perlu memiliki keterampilan problem solving untuk  menemukan penyelesaian masalah dari berbagai perspektif, menganalisis opsi dan batasan yang tersedia, dan merekomendasikan solusi yang memungkinkan.  
 
Komunikasi
Komunikasi tentu memainkan peran  besar dalam  organisasi dan bisnis. Ketika komunikasi tidak baik, pemilik perusahaan, manajer, dan karyawan perusahaan sulit bekerja dan memenuhi tanggung jawabnya sesuai tujuan perusahaan.
 
Manajemen
Analis bisnis harus memiliki kemampuan mengelola tanggung jawab secara efektif serta menjaga keseimbangan proyek-proyek yang berjalan. Hal Ini termasuk mengumpulkan persyaratan, mendokumentasikan persyaratan, pengujian, pengendalian, menghadiri pertemuan, dan manajemen proyek secara keseluruhan. Perusahaan dapat mengadopsi sistem manajemen proyek untuk memfasilitasi distribusi tugas, mengoptimalkan anggaran proyek, dan meningkatkan akurasi penyelesaian  proyek.
 
Riset
Pada dasarnya, tujuan investigasi atau investigasi adalah untuk menciptakan informasi yang akurat dan ringkas untuk memecahkan masalah bisnis. Kemampuan untuk melakukan survei juga  sangat membantu pekerjaan analis bisnis. Setiap proyek dimulai dengan masalah dan memerlukan beberapa penelitian dan penyelidikan untuk merekomendasikan solusi terbaik.
 
 

Gaji Profesi Business Analyst

Banyak faktor yang menentukan gaji seorang  analis  bisnis dalam perusahaan, antara lain lama pengalaman kerja, pengetahuan industri, gaji sebelumnya, jenis perusahaan, dan lain-lain. Berikut adalah infromasi umum gaji business analyst menurut jenjang karirnya:
 
Junior Business Analyst –  Gaji junior business analyst berkisar dari 4-6 juta rupiah perbulan.
 
Middle Business Analyst – Gaji bulanan middle business analyst berkisar 6-10 juta rupiah.
 
Senior Business Analyst – Gaji bulanan senior business analyst berkisar antara 10-50 juta rupiah bahkan lebih, perbulan.
 
 

Penutup

Demikian pembahasan mengenai Business Analyst mulai dari pengertian, tanggung jawab, skill yang dimiliki, hingga gaji seorang business analyst. Jika Anda memiliki perusahaan dan ingin meningkatkan proses bisnis yang sedang berjalan, Anda dapat menggunakan berbagai macam sistem ERP yang dapat Anda gunakan dalam perusahaan. Sistem tersebut meliputi Sistem Penjualan, Sistem Gudang, Business Intelligent, sistem akunting, dan banyak lagi sesuai dengan kebutuhan Anda. IDMETAFORA adalah Perusahaan Solusi IT, bisnis utama kami adalah Pengembangan ERP. Kami juga mendukung klien kami dalam pengembangan Internet of Things, Desain & Pengembangan Web.

Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai, Sleman, Yogyakarta.
PT Metafora Indonesia Teknologi
 
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda