+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Kenali DBMS, Pengertian, Fungsi, Dan Jenisnya

31 August, 2022   |   baguswap

Kenali DBMS, Pengertian, Fungsi, Dan Jenisnya

 

Dalam perkembangan zaman digitalisasi saat ini, setiap perusahaan ataupun organisasi kerap menggunakan suatu sistem dalam proses bisnisnya. Dalam sistem tersebut berisi data-data yang mungkin juga dalam jumlah besar tersimpan dan terkelola didalamnya. Artikel ini akan membahas tentang database management system dalam pengelolaan data-data dalam sistem suatu perusahaan ataupun organisasi.

 

Pengertian DBMS

Database Management System (DBMS) atau sistem manajemen basis data adalah suatu alat yang digunakan dalam pembuatan dan pengolahan data. Alat ini memungkinkan Anda dapat memperbaharui serta mengambil data secara cepat dengan menggunanakan perintah-perintah tertentu menggunakan bahasa query seperti Structured Query Language (SQL). Database Management System menghubungkan pengguna dengan database dan aplikasi. Dengan adanya DBMS, setiap data yang dimiliki dapat dikelola, dimanipulasi, dan diolah menjadi suatu informasi baru. Hal tersebut dapat dilakukan karena DBMS memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh database biasa yaitu:

Construct – DBMS dapat dipakai untuk membangun database sebagai tempat penyimpanan dan pengolahan data.
 
Define – DBMS dapat mendefinisikan data, sehingga data-data tersebut dapat ditempatkan pada database yang sesuai.
 
Manipulate – DBMS dapat dimanfaatkan untuk memanipulasi data sesuai keinginan Anda.
 
Berdasarkan kemampuan-kemampuan diatas, tidak heran lagi jika DBMS banyak dipakai untuk pengolahan data terlebih dalam skala besar. DBMS juga dapat digunakan dalam semua sektor, seperti finance, kesehatan, teknologi, dan perbankan. Dalam DBMS terdapat bahasa khusus yang digunakan dalam berkomunikasi. Bahasa tersebut yaitu bahasa pemrograman Standard Query Language (SQL). Bahasa tersebut terdiri dari dua macam perintah pokok, yaitu:
 
Data Definition Language (DDL) – DDL digunakan dalam mendefinisikan struktur table dan data. Adapun contoh command atau perintah dalam DDL antara lain ALTER, CREATE, dan DROP.
 
Data Manipulation Language (DML) – DML digunakan untuk memanipulasi data setelah data tersebut didefinisikan. Adapun contoh dari perintah DML yaitu INSERT, UPDATE, dan DELETE.
 
 

Tujuan DBMS serta Fungsi DBMS

Tujuan dari DBMS adalah memudahkan pengguna dalam mengelola database, dan memanipulasi data. Namun terdapat fungsi-fungsi khusus dalam DBMS yaitu:
 
1. Data Storage Management (Pengelolaan Penyimpanan Data)
DBMS berfungsi untuk melakukan pengelolaan penyimpanan data. Anda dapat membuat serta mengelola struktur yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan data. DBMS juga memfasilitasi berbagai opsi entri data. Anda dapat mendefinisikan secara spesifik bagaimana sebuah data diinput ke dalam database. Hal tersebut sangat bermanfaat ketika Anda berhadapan dengan data multimedia seperti gambar, suara, video-video, hingga data biometrik pengenalan wajah dan sidik jari.
 
2. Data Dictionary Management (Pengelolaan Kamus Data)
Database Management System (DBMS) berfungsi dalam pengelolaan kamus data. Kamus data ini merupakan tempat untuk menyimpan elemen-elemen data seperti jumlah karakter, tipe data, isi data, dan relasi antar data. Setiap perubahan dari struktur data akan terekam otomatis di kamus data tersebut. Dengan demikian Anda dapat dengan mudah dalam mencari data yang Anda butuhkan secara mudah.

3. Data Transformation & Presentation (Perubahan dan Presentasi Data)
DBMS berfungsi untuk mengubah tampilan data, setelah Anda mengatur seperti ap acara entri data tersebut. Dengan demikian, data yang Anda input akan otomatis menyesuaikan dengan struktur datanya.
 
4. Backup & Recovery Management (Pengelolaan Pencadangan & Pemulihan)
Fungsi DBMS selanjutnya adalah untuk melakukan pengelolaan backup dan restore yang dapat dilakukan secara manual maupun secara otomatis. Jika terdapat kerusakan terjadi pada sistem atau media penyimpanan, Anda masih memiliki salinan database dan dengan begitu efesiensi waktu dalam memulihkan seluruh data-data tersebut bisa lebih cepat.
 

Komponen DBMS

DBMS memiliki beberapa komponen utama didalamnya. Berikut adalah penjelasan komponen-komponen tersebut.
 
1. Database
Database merupakan media yang digunakan untuk penyimpanan struktur table, yang berisi beragam data. Data-data tersebut dapat berupa gambar, video, suara, teks, hingga informasi geografis. Database juga dapat digunakan untuk menyimpan relasi
 
2. User atau Pengguna
Keberadaan user dalam DBMS sangatlah dibutuhkan karena tanpa ada user yang mengoperasikan DBMS tersebut, maka segala data-data yang ada dalam DBMS tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. User dalam DBMS dibagi menjadi 3 macam user, sebagai berikut:
 
Database Administrator –  Merupakan seseorang yang bekerja untuk mengelola akses database, memantau penggunaan database, dan melindungi database dari hal-hal permasalahan seperti kebocoran data.
 
Database End User –  Database End User atau dalam bahasa Indonesia pengguna tingkat akhir ialah seseorang yang dapat mengakses database untuk kebutuhan pengolahan data, seperti menginput data, mengedit data, atau pun menghapusnya.
 
Database Developer – Database developer ialah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang dan membangun sebuah database mengikuti kebutuhan dan prosedur yang telah ditetapkan.
 
3. Hardware
Apabila Anda ingin menjalankan sebuah software DBMS tentunya Anda memerlukan perangkat-perangkat keras untuk kebutuhan penginputan data. Dalam hal ini, perangkat keras komputer akan membantu proses pengelolaan data tersebut, berawal dari bantuan prosesor hingga penyimpanan data dalam hard disk.
 
4. Software
Software DBMS adalah senjata utama yang akan digunakan dalam melakukan pengelolaan data. Tanpa adanya DBMS, pekerjaan pengelolaan data tersebut tentu tidak dapat dilakukan.
 
5. Operating System
Sistem operasi diperlukan saat penginstalan software DBMS pada komputer. Anda juga harus menyesuaikan software DBMS dengan sistem operasi yang Anda gunakan.

 
Jenis-Jenis DBMS

Terdapat beberapa jenis DBMS, dari yang mudah hingga rumit. Berikut penjelasannya.
 
Hierarchical DBMS
Hierarchical DBMS dapat menyimpan data dengan relasi parent dan child. Data-data tersebut akan tersimpan secara hierarki, dimana parent dapat memiliki banyak cabang child, namun child hanya boleh memiliki 1 parent saja. Contohnya yaitu IBM Information Management System. Kelebihan dari hierarchical DBMS terdapat pada kerapian struktur yang ditampilkan. Kelemahannya yaitu Hierarchical tidak dapat mengelola relasi many-to-many.
 
Network Database Management System
Network Database Management System atau DBMS memiliki relasi data yang rumit yaitu relasi many-to-many. Network Database Management System (DBMS) ini merupakan pengembangan dari Hierarchical Database Management System. Network Database Management System dapat mengelola relasi one-to-one, one-to-many, dan many-to-many. Kelebihan dari network Database Management System adalah efisiensi penyimpanan data, karena tidak ada yang terduplikat, serta akses yang lebih cepat dengan memanfaatkan pointer menuju alamat fisik data. Kekurangan network DBMS ialah kerumitannya dalam proses query. Termasuk dalam hal memanipulasi data yang dilakukan dengan menelusuri data pada setiap recordnya.
 
Relational DBMS
Relational DBMS merupakan model basis data yang paling banyak digunakan saat ini karena paling sederhana dan paling mudah digunakan, serta kemampuan untuk memenuhi kebutuhan manajemen basis data yang berbeda adalah yang terpenting. Dalam mengoperasikan relational DBMS seperti create, delete, insert, update, pengguna harus menggunakan SQL (Structured Query Language). Kelebihan dari relational DBMS yaitu memiliki struktur data yang lebih mudah dipahami karena semua data tersusun rapi kedalam suatu struktur, dan menggunakan bahasa SQL yang sangat mudah dipahami dan dipelajari karena bahasanya yang sederhana. Kekurangan dari relational DBMS yaitu memerlukan struktur ketika akan memasukkan data, tidak seperti NoSQL yang bebas mengolah data tanpa struktur.
 

Penutup

Database Management System merupakan suatu bentuk perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur, mengelola, menyimpan, dan memastikan bahwa data tidak hilang. Fungsi database ini adalah untuk menyimpan, mengatur, melindungi, dan menyediakan data. Pada intinya, Database Management System merupakan teknologi pengelolaan data, yang dipergunakan untuk menyimpan, serta mengambil data dari database. DBMS dapat menghubungkan pengguna dengan database dan aplikasi.
 
 ___
 
IDMETAFORA adalah Perusahaan Solusi IT, bisnis utama kami adalah Pengembangan ERP.
Kami juga mendukung klien kami dalam pengembangan Internet of Things, Desain & Pengembangan Web.
Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai, Sleman, Yogyakarta.
PT Metafora Indonesia Teknologi

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda