+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Manfaat Sistem Informasi Geografis dalam Berbagai Bidang

31 August, 2022   |   Oriza

Manfaat Sistem Informasi Geografis dalam  Berbagai Bidang

SIG memiliki banyak keunggulan. GIS memetakan, mengukur, dan memantau  kondisi dan fenomena lingkungan di berbagai bidang, termasuk pemetaan, pengelolaan sumber daya alam, kehutanan, bencana, pengembangan masyarakat, sosial budaya, ekonomi dan bisnis, transportasi, telekomunikasi, dan berbagai kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. , Digunakan untuk pemodelan.
 

Manfaat Sistem Informasi Geografis

Yang disebut juga dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) atau  GIS memiliki banyak fitur dan manfaat. Manfaat SIG  dapat digunakan untuk  memecahkan masalah berbasis lokasi. Hasil analisis dan pemodelan GIS juga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan.
  • Bidang pemetaan
  • Pengelolaan SDA
  • Kebencanaan
  • Kehutanan
  • Pertanian dan perkebunan
  • Hidrologi dan manajemen air
  • Kelautan dan perikanan
  • Ekologi dan konservasi
 

Manfaat SIG dibidang SIG

Penggunaan SIG yang paling umum adalah  pemetaan. SIG  erat kaitannya dengan kartografi dan proses kartografi. Pembuatan peta, duplikasi, dan distribusi telah meningkat pesat sejak munculnya GIS. Merepresentasikan data pada peta menggunakan GIS melalui berbagai proses, mulai dari proses generalisasi, desain simbol, dan kartografi hingga pemetaan dalam format cetak dan digital.
 
  1. Infrastuktur
Banyak jenis data dan lembaga manajemen menghargai infrastruktur geospasial. Banyak negara yang mengatur penggunaan data spasial melalui database data spasial nasional. Ini juga menjadi dasar standarisasi saat menggunakan data geospasial. Di Indonesia, misalnya, diimplementasikan melalui OneMapPolicy.
 
  1. Pemetaan Dasar
Keunggulan SIG selanjutnya dalam bidang pemetaanadalahpemetaan dasar. Pemetaan dasar, seperti pembuatan peta topografi, dilakukan dengan menggunakan SIG. Peta dasar Indonesia meliputi Peta Topografi Indonesia (RBI), Peta Lingkungan Laut Nasional, Peta Lingkungan Pesisir Indonesia.
 
  1. Pemetaan Batimetri
Anda dapat menggunakan GIS untuk memproses hasil survei dan melakukan survei dangkal atau pemetaankedalaman laut. GIS digunakan untuk menginterpolasi area yang belum dijelajahi dan memvisualisasikan data
 
  1. Pemetaan Tematik
SIG digunakan untuk membuat peta tematik, yaitu peta yang menampilkan tema dan tema tertentu, seperti: Curah hujan atau kepadatan penduduk. Saat ini penggunaan peta tematik semakin banyak digunakan oleh berbagai institusi dan organisasi.
 
 

Bidang Pengolahan Sumber Daya Alam

SIG banyak digunakan dalam  pengelolaan dan konservasi sumber daya alam (SDA).  SIG dapat digunakan dalam bidang sumber daya alam untuk mengetahui sebaran aktual dan potensi sumber daya yang ada dalam suatu wilayah. Selain itu, manfaat sig dalam bidang sumber daya alam adalah dapat digunakan untuk  pengelolaan gudang, pengelolaan, dan penilaian dampak lingkungan.
 
  1. Manfaat SIG untuk Inventarisasi SDA

Untuk inventarisasi sumber daya alam, SIG digunakan untuk menentukan distribusi dan kelimpahan sumber daya alam seperti keanekaragaman hayati, kawasan bernilai konservasi tinggi (HCV) dan sumber daya mineral.
 
  1. Pengoahan Data Kekayaan Sumber Daya Alam

Data sumber daya alam yang melimpah dari inventarisasi tersebut dikelola dengan menggunakan SIG, seperti pengelolaan kawasan lindung dan pengukuran batas tangkapan untuk jenis ikan.
 
  1. Analisis Dampak Lingkungan

SIG digunakan untuk mengukur kemungkinan dampaklingkungan dari rencana pembangunan. Di Indonesia, hal ini biasanya dilakukan melalui AMDAL.

 
Manfaat SIG Dibidang Kebencanaan

Sistem GIS dapat digunakan untuk proses manajemen resiko dan bencana
 
  1. Prediksi dan Pemodelan Area Rawan Bencana dan Rentan Bencana

Pemerintah dapat menggunakan data GIS untuk memetakan daerah berisiko bencana (tanah longsor, tsunami, banjir, dll.) danmenggunakan informasi ini untuk mengoordinasikan rencana kesiapsiagaan bencana untuk setiap wilayah.
 
  1. Perencanaan Jalur Evakuasi
Anda dapat menggunakan GIS untuk merencanakan rute evakuasi melalui daerah rawan bencana dan rawan bencana. Analisis jaringan menggunakan GIS (network analysis)sering digunakan dalam kegiatan ini.
 
  1. Pemetaan dan Pengukuran Luas Wilayah Terdampak Bencana Alam
Dalam hal terjadi bencana, respon yang cepat diperlukan. Biasanya menggunakan data penginderaan jauh menggunakan analisis GIS untuk memetakan daerah bencana dan melakukanpengukuran cepat.
 
  1. Membantu Proses Pemulihan Bencana
SIG dapat membantu Anda membuat rencana pemulihan untuk area bencana Anda.
 
 

Bidang Pertanian Dan Lingkungan

 
Secara khusus, aplikasi SIG di bidang pertanian  membantu mengembangkan teknik pertanian yang lebih efisien, akurat dan cepat. Hal ini dapat meningkatkan produksi pangan dan mengurangi risiko kerugian.
 
 
  1. Manajemen Irigrasi
Ketersediaan air memiliki dampak langsung pada produksi tanaman lokal. Anda dapat menggunakan SIG untuk merencanakan saluran irigasi dan mengelola sistem irigasi Anda.
 
  1. Pertanian Presisi
Istilah pertanian presisi atau pertanian presisi bukan lagi bahasa asing. Sistem dapat menggunakan GIS untuk melakukan perhitungan dan mengevaluasi teknik tertentu. Misalnya, tujuannya adalah untuk mencapai hasilyang lebih tinggi sekaligus mengurangi pengeluaran pupuk.
 
  1. Pengendalian Hama dan Penyakit
SIG dan penginderaan jauh digunakan untukdeteksi dini daerah yang dihinggapi hama atau area di mana hama dan penyakit mungkin terinfestasi. Data ini dapat digunakan untuk mendukung efisiensi tindakan pengendalian hama dengan menargetkan area kritis.
 
  1. Perhitungan Produktivitas
SIG digunakan untuk memprediksi atau memperkirakan produktivitas lahan pertanian. Prediksi ini dapat dilakukan dengan menggunakan data fisik seperti tanah, kemiringan lereng, dancurah hujan. Selanjutnya, jalankan perhitungan sampeluntuk menghitung tingkat produktivitas. Biasanya ton/ha/tahun. Sampel dan data berbasis lahan memberikan perkiraan produktivitas untuk seluruh wilayah.
 

Pemanfaatan Bidang SIG di Bidang Keutanan

Dengan bantuan informasi dan analisis SIG hutan dapat dikelola dengan baik
 
  1. Pemanfaatan SIG untuk Inventasris Hutan
Inventarisasi hutan adalah rangkaian kegiatan pendataan untuk mengetahui secara lengkap kondisi dan potensi sumber daya hutan dan sekitarnya. Dalam hal ini inventarisasi hutan dilakukan dengan menggunakan pendekatan penginderaan jauh dan survei lapangan. GIS digunakan untuk menyimpan dan memproses data ini.
 
 
 
  1. Kebakaran Hutan dan Lahan
Kebakaran hutan dan kebakaran lahan (karhutla) merupakan ancaman nyata bagi hutan, terutama di daerah flark. SIG juga dapat membantu mendeteksi kebakaran di hutan dan lahan. Data penginderaan jauh MODIS VIRMS banyak digunakan untuk pendeteksian titik api.
 
  1. SIG untuk Pemantauan Deforestasi
Anda dapat menggunakan SIG untuk mendeteksi dan memantau perubahan tutupan hutan atau deforestasi menggunakan dua periode waktu yang berbeda atau dua tahun data peta tutupan lahan. Salah satu penggunaan SIG yang paling populer masih relevan hingga saat ini. Studi inimenggunakan data penginderaan jauh berbasis SIG untuk mendeteksi deforestasi akibat kebakaran di hampirseluruh dunia.
 
 

Bidang Hidrologi dan Manajemen Air

Ada banyak juga manfaat SIG untuk manajemen air, berikut ini beberapa diantaranya :
 
  1. SIG untuk Pengolahan Daerah Aliran Sungai
SIG dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan DAS, mulai dari penggambaran DAS hingga model berbasis DAS. GIS memiliki banyak alat dan fitur yang dapat Anda gunakan untuk analisis dan pemodelan berbasis DAS, termasuk: ARCSWAT.
 
  1. Pemodelan Tingkat Erosi dan Sedimentasi Menggunakan SIG
Kami menggunakan SIG untuk memodelkan laju erosi dan deposisi dan pola distribusi dan spasial yang dikonfirmasi. Model seperti RUSLE dan ANSWER banyak digunakan oleh praktisi dan peneliti untuk tujuan ini.
 
  1. Analisis Potensi dan Ketersediaan Air Tanah
Air tanah merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Potensi airtanah di suatu wilayah dapat dimodelkan dengan menggunakan data fisik seperti kemiringan lereng, data tanah,penggunaan lahan, dan SIG dalam proses overlay.
 
 
  1. SIG untuk Pemodelan dan Pemilihan Lokasi Bendungan
Anda juga dapat menggunakan SIG untuk memodelkan lokasi pembangunan bendungan untuk mencegah banjir dan mengatur irigasi. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan analisis kompatibilitas tanah dan pendekatan pemilihan lokasi.
 

Pemanfaatan SIG dibidang Kelautan dan Perikanan

Dibidang Kelautan dan Perikanan SIG juga bisa dimanfaatkan antar lain yaitu :
 
  1. Manfaat SIG dalam Konversi Terumbu Karang
Pertama, kami menggunakan data penginderaan jauhdengan survei lapangan untuk memetakan dan mengidentifikasi terumbu karang. Anda kemudian dapat menggunakan beberapa data tutupan karang untuk memverifikasi percepatan dan pemodelan kerusakan, dan untuk mengonfirmasi kesehatan terumbudi masa depan. Selain itu, hasilnya dapat di-overlay dengan data zonasi untuk kawasan lindung laut. Data tersebut akan sangat membantu dalam upaya perlindungan terumbu karang.
 
  1. Pemanfaatan SIG untuk Deteksi Polusi  Kelautan
Anda dapat menggunakan GIS untuk menentukan penyebab pencemaran laut. Misalnya, Anda dapat menggunakan pendekatan ridge-to-coral reef untuk melihat dampak kerusakanarea darat-ke-laut. Contoh lain adalahpemetaan tumpahan minyak ke laut, misalnya.
 

Bidang Ekologi, Lingkungan dan Konsersi  Satwa Liar

Di bidang ekologi, lingkungan dan konservasi spesies, banyak manfaat GIS tidak dapat diabaikan.
 
  1. Pemanfaatan SIG dalam Pemodelan Kesesuaian Model Habitat
GIS sering digunakan untuk memodelkan kesesuaian habitat spesies tertentu. Pendekatan yang paling umum digunakan adalahmelakukan pemodelan statistik spesifik, seperti model linier umum (GLM), dengan mempertimbangkan titik pertemuan dan variabel lingkungan yang berpengaruh. Hasil pemodelan inisecara eksplisit dispasialisasi menggunakan SIG. Alat atau perangkat lunak yang paling umum digunakan untuk memodelkan kesesuaian habitat adalah Maxent, yang menggunakan pendekatan perhitungan entropi maksimum.
  1. GPS Tracking Untuk memahami Perlilaku Satwa
Peneliti dan praktisi menempelkan tag GPSatau warna GPSpada hewan yang mereka pelajari. Selain itu, SIG digunakan untuk memahami pergerakan hewan. Melalui pendekatan ini, Anda dapat mengamati distribusi, pola, dan waktu pergerakan hewan atau sekelompok hewan secara detail.
Memahami perilaku hewan, terutama spesies yang terancam punah, dapat sangat membantu dalam menilai dan merencanakan upaya konservasi.

Itulah beberapa Manfaat SIG dalam Berbagai Bidang
IDMETAFORA menawarkan Enterprise resource planning (ERP) adalah aplikasi bisnis yang terintegrasi. Aplikasi ERP membantu proses operasional bisnis yang luas dan mendalam, seperti yang ditemukan dalam proses pembelian, pengelolaan gudang, penjualan, keuangan, SDM, distribusi, manufaktur, layanan, dan rantai pasokan.

Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai, Sleman, Yogyakarta.
PT Metafora Indonesia Teknologi

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda