+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Open Source dan Closed Source

31 August, 2022   |   Administrator

Mengenal Open Source dan Closed Source

Saat ini, terdapat dua jenis perangkat lunak: open source dan closed source atau perangkat lunak berpemilik. Dari mengedit aplikasi hingga game hingga sistem operasi, banyak perangkat lunak yang bersifat open source. Tapi apa itu open source? Kali ini kita akan membahas tentang open source, deskripsinya, kekuatan dan kelemahannya.
 

Apa itu Open Source?

Open source adalah perangkat lunak sumber terbuka yang kode sumber atau kode dasarnya dapat digunakan oleh banyak orang. Selain itu, Anda dapat menggunakan perangkat lunak open source ini untuk mengembangkan aplikasi dan membuat versi perangkat lunak terbaru.
 

Lalu, Apa itu Closed Source?

Saat ini, ada jenis perangkat lunak tertutup, yang disebut perangkat lunak sumber tertutup atau berpemilik, daripada gratis. Perangkat lunak ini tidak memerlukan atau menginginkan orang lain untuk mengubah dan membagikan kode secara gratis, karena pemilik kode bergantung pada kode untuk menghasilkan pendapatan.
 

Sejarah Open Source

Istilah open source (kode program terbuka) sendiri baru populer pada tahun 1998. Namun, sejarah perangkat lunak open source itu sendiri dapat ditelusuri kembali ke tahun 1960-an dan 1970-an, ketika budaya peretasan berkembang di laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT.
Awalnya lahir dari komunitas programmer yang kecil tapi sangat dekat. Di sana, mereka dapat bertukar kode program dan siapa saja dapat memodifikasi program yang dibuat oleh orang lain sesuai dengan minat mereka, dan juga dipublikasikan ke komunitas.
Perkembangan di atas didorong oleh Richard Stallman dan kawan-kawan yang mengembangkan banyak aplikasi pada komputer DEC PDP-10. Pada awal 1980-an komunitas tersebut bubar, DEC menghentikan pengemabangan PDP10. Akibatnya, banyak aplikasi yang dikembangkan dengan PDP10 tidak digunakan lagi.
Penerus PDP10, seperti VAX dan 68020, memiliki sistem operasi mereka sendiri, yang keduanya tidak merupakan perangkat lunak open source. Pengguna harus menandatangani perjanjian untuk menerima aplikasi yang dapat berjalan di sistem operasi ini.
 

Perbedaan Antara Open Source dengan Closed Source

Terdapat beberapa perbedaan antara perangkat lunak sumber terbuka dan sumber tertutup. Perbedaannya adalah sebagai berikut:
 
a. Kegunaan (Usability)
Dari segi kegunaannya, software open source sedikit lebih sulit daripada software closed source. Ini karena panduan pengguna perangkat lunak open source adalah untuk pengembang dan tidak mudah untuk pengguna rata-rata.
Sedangkan Perangkat lunak closed source atau sumber tertutup memiliki petunjuk yang mudah dipahami. Oleh karena itu, kemudahan penggunaan merupakan salah satu keunggulan dari perangkat lunak sumber tertutup.
 
b. Dukungan (Support)
Untuk dukungan perangkat lunak sumber tertutup, ini lebih bermanfaat bagi rata-rata pengguna karena semua dukungan untuk pembaruan, perbaikan bug, serta fitur tambahan, disediakan oleh pengembang.
Berbeda dengan open source yang tergantung pada pengguna dibandingkan dengan pengembang.
 
c. Kemanan (Security)
Dari segi keamanan, perangkat lunak open source lebih memiliki berisiko dibandingkan closed source. Siapapun dapat menggunakan dan memodifikasi kodeperangkat lunak open source secara gratis, dan hal tersebut dapat menyebabkan pihak yang tidak bertanggung jawab menyalahgunakan perangkat lunak tersebut. Sementara perangkat lunak closed source tidak dapat digunakan secara bebas dan hanya pengembang yang memiliki akses untuk melakukan perubahan sehingga keamanannya lebih terjamin.

d. Harga (Price)
Dari segi harga, software open source jauh lebih murah karena relatif murah. Open source tidak disebut gratis karena biaya untuk mendapatkan perangkat lunak, tetapi itu berarti Anda bebas menggunakan perangkat lunak tanpa batasan khusus.
Ini berbeda dari perangkat lunak jenis closed source. Untuk memiliki perangkat ini, harus mengeluarkan biaya yang relatif mahal. Namun, biaya yang dibayarkan sebanding dengan fitur-fitur yang Anda dapatkan.
 
 

Contoh Perangkat Lunak Open Source

 
a. Open Office 


 
Salah satu aplikasi Office yang paling cocok untuk menggantikan Microsoft Office adalah OpenOffice. Perangkat lunak ini khusus dikembangkan  oleh  perusahaan besar bernama Sun Microsystems, tetapi tersedia  gratis. Paket Open Office memiliki banyak aplikasi yang dapat menggantikan tugas Microsoft Office.  Open Office juga dapat membuka file yang disimpan dalam format Microsoft Office.
 
b. Linux


Anda dapat mengganti Microsoft Windows harian Anda dengan sistem operasi Linux. Sistem operasi, pertama kali dikembangkan oleh Linus Trovald, telah menjadi alternatif terbaik untuk Microsoft Windows. Banyak varian dan distribusi Linux telah dikembangkan dengan tampilan yang sangat bagus. Misalnya, Ubuntu, Mandrake, dan Fedora adalah distro Linux yang sangat mudah digunakan untuk masyarakat umum.
 
c. Dia 

 

Microsoft Visio adalah perangkat lunak hebat untuk membuat diagram. Tetapi tahukah Anda bahwa Anda juga dapat membuat diagram menggunakan perangkat lunak gratis yang sah? Perangkat lunak ini disebut Dia. Dengan perangkat lunak ini Anda dapat membuat berbagai grafik dalam format yang menarik.

 
d. Gantt Project
 

Seorang manajer proyek mungkin lebih terbiasa dengan aplikasi Micorosft Project sebagai pendukung dalam melakukan pekerjaannya. Namun, Anda juga dapat menggunakan alternatif perangkat lunak gratis yang disebut GanttProject dengan fitur seperti Microsoft Project. 
 
e. GIMP
 
Jika Anda menyukai desain dan menggambar, Anda dapat menggunakan aplikasi GIMP. Anda dapat memodifikasi foto dan gambar dan menyimpannya dalam berbagai format file gambar. Perangkat lunak ini juga tersedia secara gratis sebagai alternatif dari aplikasi Adobe Photoshop atau CorelDraw. Tentu saja, ini sangat mahal.
 
f. Mozilla Thunderbird

Mozilla Thunderbird serupa dengan Microsoft Outlook. Anda dapat mengirim dan menerima email. Selain itu, Mozilla Thunderbird dilengkapi dengan pembaca berita untuk membaca berita terbaru.
 
 

Kelebihan & Kekurangan

 
Kelebihan Open Source
  1. a. Perangkat lunak open source biasanya dikembangkan oleh lembaga atau komunitas yang ahli di bidangnya, sehingga Anda dapat dengan cepat menyelesaikan masalah apa pun yang Anda temukan.
 
  1. b. Perangkat lunak sumber terbuka dilisensikan di bawah General Public Licence (GPL), sehingga pengguna tidak dikenakan biaya untuk menggunakan perangkat lunak tersebut.
 
  1. c. Memiliki banyak fitur yang banyak serta canggih.
 
  1. Dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak buatan sendiri.
 
Kekurangan Open Source
  1. Pedoman untuk menggunakan perangkat lunak ini sulit dipahami oleh orang awam.
 
  1. Tampilan perangkat lunak open source biasanya rumit bagi pengguna yang tidak berpengalaman.
 
  1. Keamanan open source kurang terjamin.
 
  1. Dukungan pengembang cukup minim.
 
Kelebihan Closed Source
  1. Keamanan perangkat lunak closed source lebih terjamin
  2. Dukungan oleh pengembang sangat baik, termasuk pembaruan perangkat lunak, dan perbaikan bug.
  3. Mudah saat digunakan oleh pengguna baru.
 
 
Kekurangan Closed Source
  1. a. Perangkat lunak closed source biasanya berbayar.
  2. b. Tidak sepenuhnya bisa dikembangkan secara bebas.
  3. c. Jika Anda memiliki masalah dengan perangkat lunak Anda, Anda harus menunggu pengembang untuk memperbaiki masalah tersebut.
 
Demikian pembahasan tentang apa itu open source, closed source disertai sejarahnya.
Terlepas dari itu, jika saat ini Anda sedang membutuhkan sistem terintegrasi untuk bisnis Anda, atau sistem informasi berbasis website untuk kebutuhan perusahaan Anda, hubungi kami untuk membantu memberikan solusi dan tersebut.

IDMETAFORA adalah Perusahaan Solusi IT, bisnis utama kami adalah Pengembangan ERP.
Kami juga mendukung klien kami dalam pengembangan Internet of Things, Desain & Pengembangan Web.

Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai, Sleman, Yogyakarta.
PT Metafora Indonesia Teknologi
 
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda