+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Apa itu e-Government ? Kenali Pengertian Hingga Manfaatnya

31 August, 2022   |   Administrator

Apa itu e-Government ? Kenali Pengertian Hingga Manfaatnya

Saat ini teknologi informasi telah berkembang dengan pesat seiring berlangsungnya era society 5.0 yang berfokus pada kehidupan manusia sehari-hari. Era Society 5.0 dan e-Government memiliki keterkaitan karena teknologi yang dimanfaatkan bertujuan untuk kesejahteraan manusia atau masyarakat dalam suatu daerah dan pemerintahan negara.
 
E-Government dipandang sebagai sebuah inovasi yang akan mengubah sistem pemerintahan menjadi lebih baik dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan yang efisien dan berkualitas.
 

Pengertian e-Government

Pengertian dari e-government adalah pemanfaatan teknologi informasi oleh instansi pemerintah yang paling inovatif dengan membuat layanan yang mudah diakses serta transparan untuk warga  dan keperluan bisnis seperti layanan publik, peningkatan kualitas layanan, dan partisipasi dalam proses demokrasi.
 
Untuk mengembangkan sistem manajemen dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, pemerintah perlu menerapkan proses transformasi e-government tanpa penundaan. Melalui pengembangan e-government, sistem manajemen dan proses kerja dirancang di lingkungan otoritas dengan cara mengoptimalkan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi  Menghilangkan hal yang memisahkan organisasi dan birokrasi, serta membangun jaringan sistem manajemen dan proses kerja yang memungkinkan instansi pemerintah dapat bekerja secara terintegrasi untuk mempermudah akses terhadap semua informasi pelayanan publik.
 

Fungsi e-Government

E-Government memiliki fungsi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, dengan informasi yang dapat diberikan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dimanapun tanpa harus mendatangi kantor-kantor terkait.
E-Government juga mampu meningkatkan hubungan antara pemerintah, bisnis dan masyarakat umum. Dengan keterbukaan (transparency) agar menghilangkan ketidakpercayaan satu sama lain. Kemudahan informasi yang dapat diakses tersebut dapat membuat masyarakat menjadi mandiri terutama dalam mengambil keputusannya.
 
Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi e-government dan penggunaannya dalam  komunikasi dan teknologi informasi di bidang tertentu bukanlah tujuan mereka sendiri, tetapi  kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama.
 

Karakteristik e-Government

· Memperbaiki dan memperbarui kualitas pelayanan terhadap publik.
· Mekanisme interaksi baru (modern) antar pemerintah Masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholder).
· Memanfaatkan penggunaan teknologi informasi terutama jaringan internet.  
 

Konsep e-Government

Terdapat beberapa jenis konsep dari e-government sebagai berikut:

Government To Business (G2B)
Government to Business adalah semacam hubungan antara pemerintah dan bisnis. Karena hubungan yang sangat baik antara pemerintah dan dunia usaha sangat diperlukan. Tujuannya adalah kenyamanan dunia usaha bagi para pelaku bisnis. Misalnya informasi tentang pajak perusahaan, peraturan pemerintah (hukum bisnis), peluang bisnis atau perusahaan, pendaftaran perusahaan, dll.
 
Contoh penerapannya yaitu:

· Proses penawaran untuk proyek-proyek pemerintah yang melibatkan beberapa organisasi swasta dapat dilakukan melalui situs web (yang menghemat biaya transportasi dan komunikasi) dan Anda menerima formulir penawaran menggunakan formulir informasi TOR (referensi), dimulai dengan proses pembelian. Alur pelaksanaan penawaran tersebut diakhiri dengan pengumuman pemenang lelang.

· Pengusaha wajib pajak dapat dengan mudah menjalankan aplikasi berbasis web untuk menghitung jumlah pajak yang harus mereka bayarkan kepada pemerintah dan membayarnya melalui Internet.

Government To Citizen (G2C)
Government to Citizen (G2C) adalah teknologi informasi yang bertujuan untuk mempererat hubungan dan interaksi antara pemerintah dan masyarakat serta memudahkan masyarakat untuk mencari informasi penting dalam segala hal tentang pemerintahan. Adapun Aplikasi G2C memungkinkan pertukaran komunikasi serta informasi antara warga & pemerintah, seperti: perpajakan online, mencari lowongan pekerjaan, layanan agunan sosial, pengurusan dokumen pribadi (kelahiran & akte perkawinan, paspor), layanan imigrasi, layanan kesehatan, beasiswa, serta penanggulangan bencana.

Government To Employees (G2E)
Government to Employee bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan  pegawai negeri sipil atau pegawai negeri sipil yang menjabat sebagai pegawai negeri sipil di berbagai instansi. Misalnya, asuransi kesehatan dan pelatihan bagi warga sipil yang terintegrasi dengan institusi medis (rumah sakit, poliklinik, apotek) dan institusi pendidikan (sekolah dan universitas).

Government To Government (G2G)
Government to Government merupakan aplikasi atau sistem yang  dirancang untuk menyediakan berbagai jenis informasi yang dibutuhkan antara satu pemerintah dengan pemerintah lainnya dengan tujuan untuk mempromosikan dan memfasilitasi kerjasama antara pemerintah terkait. Contohnya sistem hubungan administratif antara instansi pemerintah daerah dan banyak kedutaan untuk membantu orang asing yang tinggal di suati negara dengan memberikan data dan informasi yang akurat yang mereka butuhkan.
 

Manfaat e-Government

Penerapan e-government dapat memberikan manfaat tambahan kepada pemerintah dan masyarakat seperti:

· Dapat menciptakan lingkungan komunitas baru yang dapat merespon dengan cepat dan akurat berbagai perubahan global dan masalah yang muncul seiring dengan tren yang ada.

· Meningkatkan transparansi, pengendalian, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan negara dalam rangka penerapan konsep tata kelola perusahaan yang baik.

· Meningkatkan transparansi, pengendalian, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan negara dalam rangka penerapan konsep tata kelola perusahaan yang baik.

· Secara signifikan mengurangi biaya keseluruhan kontrol, hubungan, dan interaksi yang ditanggung oleh pemerintah dan pemangku kepentingannya untuk keperluan kegiatan sehari-hari

· Meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada stakeholders (kota, dunia usaha, industri), terutama dalam hal  efektivitas dan efisiensi di berbagai bidang kehidupan pemerintahan.

· Memberdayakan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya sebagai mitra pemerintah dalam proses pembuatan berbagai kebijakan publik yang adil dan demokratis.

Penerapan e-Government di Indonesia 

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di dunia semakin meluas. Hal ini terlihat dari pemanfaatan TIK tidak hanya dalam perdagangan tetapi juga dalam bidang lain seperti pendidikan, pertahanan dan keamanan negara, dan kesejahteraan sosial. TIK ini digunakan karena memiliki keunggulan yang menguntungkan karena memiliki kelebihan yaitu lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan metode interaksi tradisional.
 
Dengan manfaat tersebut, dapat dikatakan bahwa pemanfaatan TIK dapat mengefektifkan gerak interaksi kehidupan manusia. Efisiensi ini sendiri mempengaruhi kualitas dan kuantitas  interaksi yang terjadi. Hal ini dikarenakan penggunaan TIK dalam interaksi yang terjadi dapat lebih meningkatkan kuantitas dan kualitas  interaksi tersebut, dengan memperhatikan manfaat yang diperoleh melalui aplikasi tersebut. TIK. Akibatnya, TIK digunakan secara luas di berbagai bidang kehidupan manusia, dan manfaat yang ditawarkan oleh teknologi ini mulai diterapkan pada praktik pemerintah.
 

Tantangan Mengembangkan e-Government

Terdapat 3 tantangan dalam menciptakan dan mengembangkan e-Government, yaitu:

· Tantangan dalam menentukan kanal akses digital dan elektronik yang efektif digunakan secara luas.

· Tantangan yang berkaitan dengan perancangan strategi yang berkaitan dengan permasalahan biaya investasi dan kegiatan opersional agar keberlangsungan pengembangan e-Government dapat berjalan dengan baik.

· Tantangan terkait dengan keterlibatan lembaga nonprofit lainnya (komersial swasta dan lembaga non-profit lainnya) dalam pengembangan infrastruktur dan suprastruktur e-government yang diperlukan.  
 

Kesimpulan

E-government merupakan pemanfaatan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak lain. Pengembangan e-government dapat dilakukan pada empat tingkatan: persiapan, kematangan, integrasi, dan pemanfaatan. Ada empat jenis hubungan dalam penggunaan e-government: G2C, G2B, G2G, dan G2E. Terdapat tantangan-tangan yang harus dihadapi dalam penerapan e-government di Indonesia.
 
Untuk memenuhi kebutuhan terkait sistem pemerintahan, IDMETAFORA menawarkan layanan dan solusi terkait issue yang dihadapi oleh suatu instansi.
 
Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai, Sleman, Yogyakarta.
PT Metafora Indonesia Teknologi

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda