+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Kolaborasi Kerja dengan Menggunakan Aplikasi Trello

31 August, 2022   |   Administrator

Kolaborasi Kerja dengan Menggunakan Aplikasi Trello

Dalam mengembangkan proyek, khususnya pembuatan aplikasi yang memerlukan banyak tim yang ikut serta, mulai dari regu pengembang, desainer, marketing, sampai manajemen. Sehingga, perlu adanya komunikasi dan pembagian data secara akurat serta cepat untuk memudahkan dalam proses pengembangan proyek sampai tahap perilisan. Nah, Trello merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Dimana, saat ini banyak sekali aplikasi berbasis web yang dapat membantu kinerja dari pihak pengembang agar dapat berkolaborasi menyelesaikan berbagai proyek dari klien sesuai dengan estimasi waktu dan resources yang telah ditentukan sebelumnya. Lantas, apa itu Trello? Pada artikel kali ini, kita akan membahas seputar aplikasi ini mulai dari definisi, fitur, cara menggunakan, serta kelebihan dan kekurangannya.

Pengertian Trello

Bisa jadi, bagi para programmer profesional sudah sering mendengar dan memakai istilah ini untuk kebutuhan komunikasi antar tim proyek. Sederhananya, Trello adalah sebuah aplikasi berbasis web yang memiliki fitur untuk mengkolaborasikan berbagai tim untuk mengerjakan berbagai kebutuhan proyek dalam satu tempat saja. 

Anda dapat menganalogikan Trello sebagai papan tulis putih (whiteboard). Dimana, dalam papan tersebut terdapat berbagai macam sticky notes yang memenuhi whiteboard. Di dalam masing – masing sticky notes, terdapat tugas atau aktivitas yang belum, sedang, maupun sudah dikerjakan oleh tim secara keseluruhan. 
Di dalam sticky notes juga terdapat lampiran foto, sumber (source), dan kolom komentar untuk memudahkan dalam pengenalan dan pembagian masing – masing tugas. Selain itu, anda juga dapat mengakses Trello di berbagai perangkat, baik melalui komputer maupun dari smartphone (mobile).

Fitur pada Trello

Paling tidak, ada 4 fitur utama dari aplikasi Trello, dimana tiap fitur mempunyai fungsionalitas yang berbeda pula disesuaikan dengan kebutuhan dari pengguna( user). Berikut sebagian uraian terkait dengan website app ini.

1. Boards
Fitur yang pertama yaitu boards, dimana fitur ini berperan untuk menampilkan tampilan proyek secara lengkap serta di dalamnya ada bermacam sumber informasi. Jadi, tiap orang yang terletak di dalam satu divisi bisa melihat dari project board secara bertepatan dan dapat melaksanakan bermacam kegiatan dalam fitur tersebut.

Untuk jumlah pembuatan boards tidak ada batasan, sebab aplikasi ini bersifat open source. Kamu bisa memulai dengan membuat sebagian boards buat menangani proses pengembangan proyek dengan kebutuhan regu yang lumayan banyak.

2. Cards
Selanjutnya adalah penggunaan fitur cards yang merupakan komponen terpenting dalam suatu boards. Anda dapat mulai mengisi cards untuk menuliskan setiap tugas dan ide yang tim anda miliki. Anda juga dapat memasukkan berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kebutuhan proyek untuk mempermudah komunikasi antar divisi.

3. Lists
Fitur yang ketiga merupakan lists, dimana fitur ini adalah medium ataupun wadah dari cards untuk menyusun kebutuhan proyek supaya bisa dibaca dengan baik oleh tiap user. Untuk default lists yang digunakan merupakan To Do( akan dikerjakan), Doing( Sedang dikerjakan), serta Done( sudah dikerjakan).

Jadi, untuk tiap workflow yang ada mampu serta efisien dalam mengkolaborasikan bermacam proyek yang terdapat. Setelah itu, kamu pula bisa memindahkan cards dari Doing, menuju Done apabila tugas ataupun kegiatan kamu sudah berakhir dikerjakan.

4. Menu
Dan fitur yang terakhir merupakan menu, yang mempunyai fungsi untuk melakukan sebagian konfigurasi khusus semacam manajemen anggota regu, power- ups, filter cards, sampai management logs( riwayat kegiatan). Menu ini ada di bagian kanan pada aplikasi Trello.

Cara Menggunakan Trello

Untuk memakai aplikasi Trello sangatlah mudah dengan interface yang lumayan interaktif. Berikut ini adalah sebagian langkah yang wajib kamu jalani dalam memakai aplikasi berbasis website ini.

1. Mulai dengan membuat regu proyek
Pertama, anda perlu membentuk tim proyek terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan bisnis. Kembangkan tim sesuai dengan divisi dan kemampuan masing – masing individu. Untuk dapat melakukan kolaborasi kerja, anda perlu untuk menekan tombol “+” untuk menambahkan proyek terlebih dahulu dan pilih “create team”.

2. Membuat boards
Selanjutnya, anda dapat mulai mengatur pembuatan boards dengan menekan tombol “Create a new boards” pada halaman tim yang telah anda buat. Kemudian, anda dapat memasukkan nama, konfigurasi tingkat privasi, dan menentukan pilihan background pada boards tersebut. Kami merekomendasikan untuk mengatur tingkat privasi anda pada level team visible apabila proyek tersebut merupakan kebutuhan yang harus dikerjakan.

3. Menentukan kebutuhan lists
Langkah yang ketiga, anda dapat memulai untuk menentukan workflow pada proyek anda. Untuk penulisan struktur list ini dapat menyesuaikan dengan kebutuhan proyek anda. Misalnya saja, anda dapat menambahkan list seperti To do, Doing, Done, serta Review. Nantinya setiap list dapat anda masukkan beberapa cards untuk membantu dalam mengatur dan mengelola aktivitas tim anda.

4. Menambahkan beberapa cards
Langkah yang terakhir, pastikan untuk menambahkan beberapa tugas dan tanggung jawab yang dimiliki setiap anggota tim pada fitur cards. Komponen ini nantinya dapat anda pindahkan sesuai dengan hasil kinerja yang telah dilakukan. Misalnya, ketika anda telah menyelesaikan aktivitas dalam mengembangkan UI dari suatu software dan menunggu untuk proses validasi, maka anda dapat meletakkannya pada list review.

Manfaat dari Pemakaian Trello

Ada banyak sekali manfaat yang diperoleh dalam menggunakan dukungan perangkat lunak berbasis website yang disaat ini banyak diimplementasikan pada industri berbasis teknologi serta data semacam startup.

1. Pemakaian yang fleksibel
Manfaat yang pertama yaitu penggunaan dari Trello bersifat fleksibel, yang mana aplikasi ini bisa digunakan untuk keperluan semacam bisnis, personal, ataupun kebutuhan kantor. Trello juga tercantum ke dalam salah satu tool marketing yang efisien buat mendukung proyek bisnis, paling utama pada pengembangan aplikasi.

2. Proses monitoring aktivitas kerja menjadi optimal
Manfaat yang kedua, Trello juga dapat memudahkan dalam proses monitoring dari setiap kegiatan dan tugas yang dikerjakan oleh setiap bagian tim proyek sesuai dengan keahlian masing – masing. Jadi, anda tidak perlu mendiskusikan dan melakukan rapat secara langsung, cukup dengan aplikasi ini, maka setiap dapat terhubung dan dapat menjelaskan peran dan tugas masing – masing.
Sehingga, proses manajemen dan kolaborasi kerja menjadi lebih efektif dan efisien. Serta dapat dikerjakan secara online dengan bantuan jaringan internet. Anda dapat menganalogikannya dengan pembuatan sticky notes online yang dapat diakses secara bersamaan.

3. Memiliki tampilan simple dan mudah digunakan
Manfaat yang terakhir, tampilan antarmuka pada Trello cukup sederhana dan anda tidak perlu mengkhawatirkan dengan penggunaan bahasa pemrograman. Selain itu, banyak sekali dokumentasi yang dapat anda baca untuk mengetahui setiap proses dan penggunaan dari aplikasi ini. Jadi, anda dapat memulai untuk berkolaborasi antar tim dengan menggunakan Trello ini.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda