+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Pentingnya Memahami Kalimat Imperatif: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya

28 November, 2023   |   Zulfahmi

Pentingnya Memahami Kalimat Imperatif: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Dalam kehidupan sehari-hari, bahasa merupakan alat utama untuk menyampaikan pesan, memberikan instruksi, dan berkomunikasi secara efektif. Salah satu bentuk ekspresi bahasa yang sering kita jumpai dikehidupan sehari-hari yaitu kalimat imperatif. Meskipun sering dianggap sederhana, pemahaman yang mendalam terhadap kalimat imperatif membuka pintu ke dunia komunikasi yang lebih kaya dan efisien.

Pada artikel ini, akan membahas pentingnya memahami kalimat imperaktif dalam konteks linguistic. Dari pengertian dasar hingga fungsinya dalam berbagai situasi, kita akan menjelajahi esensi kalimat imperatif dan bagaimana penggunaannya dapat mempengaruhi dinamika komunikasi sehari-hari.
 

Pengertian Kalimat Imperatif

Dilansir dari halaman resmi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, kalimat imperatif, atau sering disebut sebagai kalimat perintah, merupakan jenis kalimat yang mengandung perintah, nasihat, atau ajakan. Bentuk dasar dari kalimat imperatif terdiri dari kata kerja tanpa subjek. Hal ini dikarenakan subjek dalam kalimat imperatif biasanya diambil dari konteks atau dapat diterima oleh siapa saja yang akan berbicara.

Kalimat imperatif sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, dapat ditemui dalam berbagai konteks, mulai dari petunjuk penggunaan produk, instruksi memasak, hingga perintah dalam lingkungan militer. Oleh karena itu, memiliki keterampilan memahami struktur dan contoh kalimat imperatif menjadi suatu hal yang esensial dalam kemampuan berbahasa.
 

Fungsi Kalimat Imperatif

Lebih dari sekedar memberikan perintah, kalimat imperatif juga bisa digunakan sebagai alat untuk menyampaikan pesan secara langsung dan tegas. Fungsinya yaitu melibatkan interaksi sosial, kewaspadaan terhadap konteks komunikasi, dan lain sebagainya. Berikut merupakan beberapa fungsi utama dari kalimat imperatif, diantaranya yaitu:

1. Memberikan Petunjuk atau Instruksi
Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan petunjuk atau instruksi langsung, seperti “Buka jendela” atau “Tunggu sebentar.”

2. Memberikan Nasihat atau Arahan
Dalam situasi tertentu, kalimat imperatif dapat berfungsi memberikan nasihat atau arahan, contohnya “Coba pertimbangkan keputusan tersebut dengan matang.”

3. Ajakan atau Permintaan
Kalimat imperatif juga bisa digunakan untuk mengajak atau meminta seseorang untuk melakukan suatu tindakan, seperti “Bantu saya mengangkut barang ini.”

4. Menyampaikan Larangan atau Peringatan
Terkadang, kalimat imperatif juga dipakai untuk menyampaikan larangan atau peringatan, misalnya “Jangan pegang itu” atau “Berhati-hatilah di sana.”

5. Ekspresi Kehendak atau Harapan
Dalam beberapa situasi, kalimat imperatif dapat menyatakan kehendak atau harapan, seperti “Semoga kamu berjaya” atau “Nikmati masa liburmu.”

6. Mengarahkan Tindakan atau Respons
Kalimat imperatif membimbing tindakan atau tanggapan dengan jelas, misalnya “Harap laporkan segera apabila ada masalah” atau “Berikan tanggapan Anda.”

7. Penggunaan dalam Komunikasi Formal dan Informasi
Kalimat imperatif dapat diterapkan baik dalam konteks formal maupun informal, menyesuaikan dengan situasi dan hubungan antara pembicara dan pendengar.

8. Mengarahkan Perhatian atau Fokus
Dalam penulisan atau presentasi, kalimat imperatif digunakan untuk mengarahkan perhatian atau fokus pada suatu informasi atau tindakan tertentu. Misalnya, “Perhatikan bagian ini.”

9. Memberikan Urgensi atau Intensitas
Terkadang, penggunaan kalimat imperatif memberikan nuansa urgensi atau intensitas pada suatu perintah atau permintaan, seperti “Selesaikan tugas ini segera.”

10. Pembentukan Komunikasi yang Langsung
Kalimat imperatif membentuk komunikasi yang langsung dan tegas, membantu menghindari kebingungan dan memastikan pesan tersampaikan dengan jelas.

Dengan berbagai fungsi ini, kalimat imperatif memainkan peran utama dalam memfasilitasi komunikasi yang efektif dan tegas dalam kehidupan sehari-hari.
 

Jenis-Jenis dan Contoh Kalimat Imperatif

Terdapat variasi dalam penggunaan kalimat imperatif. Dari bentuk positif yang tegas hingga bentuk negatif yang mengecualikan, serta penambahan kata kunci untuk memberikan nuansa tertentu pada perintah.

Kalimat imperatif positif biasanya digunakan untuk perintah atau ajakan terhadap sesuatu. Sedangkan kalimat imperatif negatif berisi perintah atau larangan agar tidak melakukan sesuatu yang sekiranya dilarang untuk dilakukan.

Dari kedua bentuk tersebut, dalam klasifikasinya, kalimat imperatif dapat dibagi menjadi lima jenis, yaitu kalimat imperatif halus, kalimat imperatif ajakan, kalimat imperatif harapan, kalimat imperatif permintaan, kalimat imperatif pemberian izin, dan kalimat imperatif larangan.

Berikut penjelasan dari beberapa jenis kalimat imperatif tersebut, diantaranya yaitu:

1. Kalimat Imperatif Halus
Kalimat imperatif halus adalah bentuk kalimat yang mengaplikasikan pemilihan kata-kata dengan nuansa yang lebih lembut, dengan kosa kata seperti coba, tolong, sudilah, silahkan, dan kiranya.

Berikut merupakan contoh kalimat dari imperatif halus, diantaranya yaitu:

1. Coba rasakan minuman ini apakah manis atau pahit.
2. Tolong sampaikan salamku pada dia.
3. Sudilah apabila Ibu-Ibu sekalian untuk dapat mempresentasikan hasil masakannya kepada dewan juri.
4. Silahkan menikmati makan malam yang sudah disajikan oleh tuan rumah.
5. Kiranya Bapak berkenan untuk dapat memberikan tanggapan terhadap proposal ini dalam waktu dekat.

2. Kalimat Imperatif Ajakan
Kalimat imperatif ajakan adalah bentuk kalimat yang mengaplikasikan pemilihan kata-kata dengan nuansa yang bersifat mengajak, dengan kosa kata seperti ayo, harap, biar, mari, hendaknya, dan lain sebagainya.

Berikut merupakan contoh kalimat dari imperatif ajakan, diantaranya yaitu:

1. Ayo, kita harus bisa untuk sampai ke puncak gunung tersebut.
2. Harap murid-murid tetap diam selagi mengerjakan ujian Bahasa Indonesia ini.
3. Mari kita rayakan pesta ulang tahun dia dengan penuh semangat.
4. Hendaknya Anda segera menyelesaikan tugas tersebut sebelum batas waktu pengumpulan.

3. Kalimat Imperatif Harapan
Kalimat imperatif harapan adalah bentuk kalimat yang mengaplikasikan pemilihan kata-kata dengan nuansa yang bersifat mengungkapkan sebuah harapan, dengan kosa kata yang terbilang sama dengan kalimat imperatif ajakan yaitu ayo, mari, dan hendaknya.

Berikut merupakan contoh kalimat dari imperatif harapan, diantaranya yaitu:

1. Ayo semangat semoga kamu bisa memenangkan perlombaan itu besok.
2. Marilah kita bersama-sama berdoa agar diberi keselamatan saat melakukan perjalanan jauh ini.
3. Hendaknya Anda bisa mengerjakan tugas tersebut semaksimal mungkin agar dapat nilai yang bagus.

4. Kalimat Imperatif Permintaan
Kalimat imperatif permintaan adalah bentuk kalimat yang mengaplikasikan pemilihan kata-kata dengan nuansa jauh lebih sopan dari beberapa jenis kalimat imperatif lainnya, biasanya ditandai dengan kosa kata seperti mohon, tolong, harap, diminta dengan hormat, dan lain sebagainya.

Berikut merupakan contoh kalimat dari imperatif permintaan, diantaranya yaitu:

1. Tolong sampaikan salamku padanya ya.
2. Harap segera kumpulkan tugas tersebut di ruangan bapak nanti siang.
3. Dimohon untuk tidak merokok diruang ini karena banyak anak kecil.
4. Coba jangan dekati aku untuk sementara waktu.

5. Kalimat Imperatif Pemberian Izin
Kalimat imperatif pemberian izin adalah bentuk kalimat yang mengaplikasikan pemilihan kata-kata dengan nuansa yang lebih santun dengan kosa kata seperti silahkan, biarlah dan lain sebagainya.

Berikut merupakan contoh kalimat dari imperatif pemberian izin, diantaranya yaitu:

1. Silahkan mengambil nomor pesanan jika hendak memesan makanan di restoran kami.
2. Biarkanlah aku bisa mengerjakan tugas ini sendiri, tanpa perlu bantuan dari orang lain.
3. Silahkan dicoba minuman yang sudah saya buat untuk Anda.

6. Kalimat Imperatif Larangan
Kalimat imperatif larangan adalah bentuk kalimat yang dimaksud seperti memberikan sebuah perintah larangan, biasanya ditandai dengan kosa kata jangan, tidak boleh, dilarang, dan lain sebagainya.

Berikut merupakan contoh kalimat dari imperatif larangan, diantaranya yaitu:

1. Jangan sentuh tanaman itu karena terlihat beracun!
2. Tidak boleh masuk ke ruangan ini tanpa ada izin khusus!
3. Dilarang keras membocorkan informasi ini kepada pihak manapun!
4. Jangan coba-coba menyalakan api di ruangan ini!
5. Hindarilah zona berbahaya pada area ini!
 

Ciri-ciri Kalimat Imperatif

Ada beberapa contoh atau tanda yang khas untuk membedakan antara kalimat imperatif dengan jenis kalimat lainnya. Berikut merupakan beberapa ciri dari kalimat imperatif, diantaranya yaitu:

1. Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan perintah, instruksi, atau petunjuk langsung kepada pendengar atau pembaca.

2. Sebagian besar kalimat imperatif tidak menyertakan subjek secara eksplisit. Subjek umumnya diambil dari konteks atau dianggap sebagai “kamu” dalam bahasa umumnya.

3. Bentuk dasar kalimat imperatif biasanya berupa kata kerja (verba) tanpa tambahan prefix atau sufiks yang rumit.

4. Kalimat imperatif sering kali diakhiri dengan tanda seru (!) untuk menunjukkan ketegasan atau urgensi perintah. Bisa juga dikahiri dengan tanda titik (.) untuk penutup kalimatnya.

5. Kalimat imperatif dapat digunakan dalam berbagai alasan, termasuk petunjuk penggunaan, instruksi, ajakan, larangan, dan sebagainya.

6. Verba dalam kalimat imperatif umumnya digunakan dalam bentuk dasarnya, tanpa adanya penambahan infleksi seperti -s, -kan, atau -i.

7. Penggunaan prononima atau kata ganti seperti kamu, anda, dan juga kalian, sering digunakan sebagai objek atau penerima perintah dalam kalimat imperatif.

8. Biasanya penggunaan kalimat imperatif dapat diucapkan secara lisan menggunakan intonasi yang tinggi.
 

Pentingnya Memahami Kalimat Imperatif dalam Kehidupan Sehari-hari

Memahami kalimat imperatif memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, dan hal tersebut dapat berkaitan erat dengan kemampuan berkomunikasi yang efektif. Berikut adalah beberapa alasan mengapa memahami kalimat imperatif penting dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya yaitu:

1. Komunikasi yang Jelas
Kalimat imperatif digunakan untuk menyampaikan pesan dengan tegas dan langsung. Dengan memhami tentang kalimat imperatif memungkinkan Anda untuk menyampaikan instruksi atau permintaan dengan lebih jelas, mengurangi risiko kesalahpahaman.

2. Efisiensi dalam Instruksi
Dalam situasi di mana waktu atau kejelasan instruksi sangat diperlukan, penggunaan kalimat imperatif dapat membantu mencapai efisiensi. Contoh, dalam situasi darurat atau saat memberikan petunjuk cepat.

3. Kesuksesan dalam Interaksi Sosial
Memahami kalimat imperatif dapat membantu dalam keberhasilan interaksi sosial, terutama ketika memberikan atau menerima perintah serta petunjuk. Hal tersebut dapat mendukung keterampilan komunikasi interpersonal.

4. Penggunaan dalam Dunia Profesional
Pada lingkup profesional, penggunaan kalimat imperatif seringkali ditemui dalam memberikan tugas, instruksi proyek, atau mengarahkan tim. Memahami cara menggunakan kalimat imperatif menjadi penting untuk kemajuan karir.

5. Ketegasan dalam Menyampaikan Keinginan
Kalimat imperatif memberikan kesan ketegasan dalam menyampaikan keinginan atau harapan. Dalam permasalahan tersebut, pemahaman terhadap intensitas kalimat imperatif dapat membantu untuk menciptakan pengaruh yang diinginkan.

6. Keselamatan dan Kepatuhan
Dalam situasi yang melibatkan keselamatan, seperti tanda peringatan atau petunjuk penggunaan alat, memahami kalimat imperatif menjadi kunci untuk kepatuhan dan kesalamatan.

7. Menghindari Kesalahpahaman
Dalam bahasa sehari-hari, kesalahan dalam memahami kalimat imperatif dapat mengakibatkan situasi yang tidak diinginkan. Pemahaman yang baik dapat membantu menghindari kesalahpahaman dan konsekuensi negatif.

8. Penggunaan dalam Instruksi produk
Petunjuk penggunaan produk sering menggunakan kalimat imperatif. Memahaminya dapat membantu pengguna untuk mengoptimalkan penggunaan produk dan mencegah risiko kerusakan atau kecelakaan.
Secara keseluruhan, pemahaman kalimat imperatif dapat membuka pintu untuk komunikasi yang efektif, membantu menciptakan hubungan sosial yang positif, dan mendukung keterampilan berkomunikasi dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.
 

Kesimpulan

Pemahaman terhadap kalimat imperatif tidak hanya memastikan komunikasi yang jelas dan efisien, tetapi juga mendukung kesuksesan interaksi sosial, professional, dan kepatuhan pada instruksi. Dengan menerapkan ciri-ciri khusus, seperti ketegasan dan efisiensi, penggunaan kalimat imperatif membantu menciptakan lingkungan komunikasi yang aman, menghindari kesalahpahaman, dan memberikan panduan yang tepat, terutama dalam situasi darurat atau professional. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap kalimat imperatif tidak hanya menjadi kemampuan berbahasa, tetapi juga keterampilan kunci untuk menjalin hubungan yang positif dan sukses dalam berbagai aspek kehidupan.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda