+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Local Host: Cara Membuat dan Menggunakan Lingkungan Pengembangan Web Lokal

5 May, 2023   |   Iqbal

Mengenal Local Host: Cara Membuat dan Menggunakan Lingkungan Pengembangan Web Lokal

Pengembangan web lokal merupakan bagian penting dari proses pengembangan website. Sebelum website Anda dapat diluncurkan ke internet, Anda perlu menguji fungsionalitasnya terlebih dahulu pada lingkungan pengembangan lokal. Hal ini memungkinkan Anda untuk memperbaiki masalah dan memastikan bahwa website Anda bekerja dengan baik sebelum diterapkan secara online.
 
Local host adalah cara untuk membuat lingkungan pengembangan web lokal pada komputer Anda. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan cara membuat dan menggunakan local host.
 

 

Apa itu Local Host?

 
Local host adalah istilah yang merujuk pada lingkungan pengembangan web yang dijalankan secara lokal pada komputer pengembang. Secara sederhana, local host adalah server web yang berjalan pada komputer Anda sendiri, yang memungkinkan Anda untuk mengembangkan website dan aplikasi web tanpa perlu mengupload ke server web yang dihosting di internet.
 
Local host biasanya digunakan oleh pengembang web untuk menguji dan mengembangkan website sebelum diterbitkan secara online. Dalam lingkungan pengembangan web lokal, pengembang dapat memodifikasi dan menguji kode secara lokal tanpa memengaruhi website yang sedang berjalan secara online. Hal ini memungkinkan pengembang untuk melakukan pengembangan dan pengujian dengan aman, tanpa mengganggu pengguna yang sedang mengakses website secara online.
 
Local host biasanya digunakan dalam lingkungan pengembangan web dengan server Apache, MySQL, dan PHP, yang dikenal sebagai lingkungan AMP. Lingkungan AMP adalah kombinasi dari tiga komponen open-source, yaitu Apache sebagai server web, MySQL sebagai database, dan PHP sebagai bahasa pemrograman. Kombinasi ini sangat populer di kalangan pengembang web karena kemampuan dan fleksibilitasnya.
 
Local host biasanya diakses melalui browser web dengan mengetikkan "localhost" pada bilah alamat. Setelah server web berjalan, pengembang dapat mengakses website yang sedang dikembangkan melalui browser web pada alamat "localhost/nama-proyek-web". Local host biasanya digunakan untuk mengembangkan website dan aplikasi web yang kompleks seperti e-commerce, sosial media, dan banyak lagi.
 

 

Mengapa Anda Perlu Local Host?

 
Local host sangat penting dalam pengembangan web karena memungkinkan pengembang untuk mengembangkan dan menguji website secara lokal sebelum dipublikasikan di internet. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu local host:
 
  • 1. Akses Website di Komputer Anda Sendiri
  • Local host memungkinkan Anda mengakses website secara lokal di komputer Anda sendiri tanpa perlu meng-upload file ke server web yang di-hosting. Dengan menggunakan local host, Anda dapat menguji dan mengembangkan website tanpa memengaruhi website yang sedang berjalan di server web online.
 
  • 2. Hemat Waktu dan Biaya
  • Menggunakan local host juga dapat menghemat waktu dan biaya dalam pengembangan website. Dalam pengembangan web tradisional, pengembang harus meng-upload setiap perubahan ke server web yang di-hosting untuk menguji apakah perubahan tersebut bekerja dengan benar. Hal ini dapat memakan waktu dan biaya karena harus meng-upload ke server web dan memeriksa hasilnya di sana. Dalam lingkungan pengembangan web lokal, pengembang dapat menguji perubahan mereka secara instan dan dengan cepat, tanpa harus meng-upload ke server web.
 
  • 3. Keamanan
  • Local host memberikan keamanan dalam pengembangan web karena tidak memerlukan koneksi internet. Hal ini memungkinkan pengembang untuk menguji dan mengembangkan website tanpa risiko terkena serangan dari internet.
 
  • 4. Menghindari Kesalahan
  • Dalam pengembangan web, kesalahan dapat terjadi di berbagai tingkat, termasuk server, jaringan, dan lingkungan pengembangan. Dengan menggunakan local host, pengembang dapat mengurangi risiko kesalahan yang disebabkan oleh server dan jaringan karena pengembang dapat menguji dan mengembangkan website tanpa harus terhubung ke server dan jaringan.
 
  • 5. Meningkatkan Kualitas Website
  • Dengan menggunakan local host, pengembang dapat menguji website mereka pada berbagai lingkungan dan perangkat, termasuk desktop, laptop, tablet, dan ponsel. Hal ini memungkinkan pengembang untuk menemukan dan memperbaiki masalah sebelum website diterbitkan secara online. Dengan demikian, local host dapat meningkatkan kualitas dan pengalaman pengguna pada website yang dikembangkan.
 
  • 6. Mengembangkan Website Offline
  • Local host memungkinkan pengembang untuk mengembangkan website tanpa terhubung ke internet. Hal ini memungkinkan pengembang untuk bekerja di tempat yang tidak memiliki koneksi internet atau saat jaringan internet terganggu.
 
 

Cara Membuat Local Host

 
Ada beberapa cara untuk membuat local host pada komputer Anda. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat local host menggunakan XAMPP:
 
  • 1. Unduh dan Install XAMPP
  • XAMPP adalah paket software yang digunakan untuk membuat lingkungan pengembangan web pada komputer Anda. Anda dapat mengunduh XAMPP dari situs web resminya. Setelah diunduh, buka file installer dan ikuti petunjuk instalasi.
 
  • 2. Jalankan XAMPP Control Panel
  • Setelah instalasi selesai, jalankan XAMPP Control Panel dari menu Start atau melalui shortcut pada desktop Anda. XAMPP Control Panel akan membuka jendela baru dengan opsi untuk mengatur server web Apache, MySQL, dan FTP.
 
  • 3. Konfigurasi Apache Server
  • Apache adalah salah satu server web paling populer yang digunakan dalam pengembangan web. Anda dapat mengaktifkan server Apache dengan mengklik tombol "Start" di sebelah "Apache" pada XAMPP Control Panel.
 
  • Setelah server Apache diaktifkan, buka browser web Anda dan ketik "localhost" pada bilah alamat. Jika server Apache berfungsi dengan baik, Anda akan melihat halaman "XAMPP Welcome".
 
  • 4. Konfigurasi MySQL Server
  • MySQL adalah database open-source yang digunakan dalam pengembangan web. Anda dapat mengaktifkan server MySQL dengan mengklik tombol "Start" di sebelah "MySQL" pada XAMPP Control Panel.
 
  • Setelah server MySQL diaktifkan, Anda dapat mengakses panel kontrolnya melalui tombol "Admin" di sebelah "MySQL" pada XAMPP Control Panel. Ini akan memb uka panel kontrol phpMyAdmin yang memungkinkan Anda membuat, mengelola, dan mengatur database.
 
  • 5. Membuat dan Mengelola Proyek Web
  • Setelah Anda berhasil membuat lingkungan pengembangan web lokal menggunakan XAMPP, Anda dapat mulai membuat proyek web Anda. Ada berbagai cara untuk membuat proyek web, tetapi di sini kami akan membahas dua cara paling umum: menggunakan CMS dan membuat website dari awal.
 

 

Menggunakan CMS

 
CMS (Content Management System) adalah platform yang memungkinkan Anda untuk membuat, mengelola, dan mengedit website dengan mudah. Ada banyak CMS yang tersedia, termasuk WordPress, Joomla, Drupal, dan lain-lain. Di sini, kami akan membahas cara membuat website menggunakan WordPress.
 
  • 1. Unduh dan Instal WordPress
  • Anda dapat mengunduh WordPress dari situs web resminya. Setelah diunduh, ekstrak file ZIP dan salin folder "wordpress" ke folder "htdocs" pada direktori instalasi XAMPP.
 
  • 2. Buat Database
  • Sebelum Anda dapat memasang WordPress, Anda perlu membuat database MySQL. Anda dapat melakukannya melalui panel kontrol phpMyAdmin yang dapat diakses melalui XAMPP Control Panel.
 
  • 3. Instal WordPress
  • Setelah database berhasil dibuat, buka browser web dan ketik "localhost/wordpress" pada bilah alamat. Ikuti instruksi instalasi WordPress yang akan meminta informasi database yang baru saja Anda buat.
 
  • Setelah instalasi selesai, Anda dapat mengakses dasbor WordPress di "localhost/wordpress/wp-admin". Di sini, Anda dapat mulai membuat konten dan mengatur tampilan website Anda.
 
 

Membuat Website dari Awal

 
  • Jika Anda ingin membuat website dari awal tanpa menggunakan CMS, Anda dapat membuat file HTML dan CSS dan menyimpannya pada folder "htdocs" pada direktori instalasi XAMPP.
 
  • 1. Buat Folder Proyek
  • Buat folder baru di dalam folder "htdocs" untuk proyek web Anda. Misalnya, "projek-web".
 
  • 2. Buat File HTML
  • Buat file HTML baru dengan nama "index.html" dan simpan di dalam folder "projek-web".
 
  • 3. Buat File CSS
  • Buat file CSS baru dengan nama "style.css" dan simpan di dalam folder "projek-web". Anda dapat memformat tampilan website Anda dengan menambahkan kode CSS ke dalam file ini.
 
  • 4. Jalankan Server Apache
  • Aktifkan server Apache dengan mengklik tombol "Start" di sebelah "Apache" pada XAMPP Control Panel. Setelah server Apache berjalan, buka browser web Anda dan ketik "localhost/projek-web" pada bilah alamat.
 
  • Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda akan melihat tampilan website Anda di browser.
 
 

Cara Menggunakan Local Host

 
Setelah Anda berhasil membuat lingkungan pengembangan web lokal menggunakan XAMPP, Anda dapat mengakses local host Anda melalui browser web.
 
  • 1. Buka Browser Web
  • Buka browser web seperti Chrome, Firefox, atau Safari.
 
  • 2. Ketik "localhost" pada Bilah Alamat
  • Ketik "localhost" pada bilah alamat browser dan tekan Enter. Ini akan membuka halaman "XAMPP Welcome".
 
  • 3. Navigasi ke Proyek Web Anda
  • Untuk mengakses proyek web Anda, navigasi ke folder di dalam direktori "htdocs" tempat Anda menyimpan file website Anda. Misal nya, jika Anda membuat folder proyek dengan nama "projek-web", maka Anda dapat mengakses website Anda dengan mengetik "localhost/projek-web" pada bilah alamat browser.
 
 

Kesimpulan

 
Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang local host dan cara membuat dan menggunakan lingkungan pengembangan web lokal dengan XAMPP. Lingkungan pengembangan web lokal adalah cara yang aman dan efisien untuk mengembangkan website Anda tanpa harus mempublikasikannya di internet. Dengan menggunakan XAMPP, Anda dapat menginstal dan mengkonfigurasi server Apache, MySQL, dan PHP dengan mudah. Setelah berhasil menginstal XAMPP, Anda dapat mulai membuat dan mengelola proyek web Anda.
 
Ada dua cara untuk membuat proyek web: menggunakan CMS seperti WordPress atau membuat website dari awal dengan HTML, CSS, dan JavaScript. Setelah proyek web Anda selesai, Anda dapat mengaksesnya melalui local host Anda dengan mengetik "localhost" pada bilah alamat browser Anda dan mengakses folder di dalam direktori "htdocs".
 
Dalam pengembangan web, penting untuk memiliki lingkungan pengembangan yang baik dan aman. Dengan menggunakan lingkungan pengembangan web lokal seperti XAMPP, Anda dapat menguji dan mengembangkan website Anda secara offline tanpa risiko merusak website yang sedang online. Dengan demikian, lingkungan pengembangan web lokal adalah alat yang penting bagi pengembang web untuk meningkatkan kualitas dan keamanan website mereka.
 
 
 
 
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda