+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Apa Itu Polygon (Matic): Aset Kripto Yang Sedang Melesat

3 May, 2023   |   Lefanre

Mengenal Apa Itu Polygon (Matic): Aset Kripto Yang Sedang Melesat

Mengenal Polygon (Matic)

Polygon (Matic) adalah sebuah protokol blockchain yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan skala dari Ethereum, dengan menyediakan lapisan scaling yang lebih cepat dan lebih murah, serta mendukung berbagai aplikasi dan kontrak pintar yang berjalan pada jaringan Ethereum. Polygon awalnya dikenal sebagai Matic Network, namun kemudian berganti nama menjadi Polygon untuk mencerminkan perluasan visi dan misinya.

Polygon menggunakan pendekatan proof-of-stake (PoS) untuk mengamankan jaringannya, sehingga memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan Ethereum. Selain itu, Polygon juga mendukung berbagai macam alat pengembangan dan integrasi dengan jaringan Ethereum, sehingga memudahkan para pengembang untuk membangun aplikasi dan kontrak pintar yang skalabel dan hemat biaya.

Asal Usul
Polygon (Matic) didirikan pada bulan Oktober 2017 oleh tiga pengusaha India: Jaynti Kanani, Sandeep Nailwal, dan Anurag Arjun. Awalnya, proyek ini bertujuan untuk membangun infrastruktur blockchain yang skalabel dan hemat biaya untuk membantu mengatasi masalah kinerja yang dihadapi oleh jaringan Ethereum. Proyek ini kemudian diluncurkan sebagai Matic Network pada tahun 2019 setelah berhasil mengumpulkan dana sebesar $5 juta dalam tahap pendanaan awal.

Matic Network awalnya menggunakan proof-of-stake (PoS) untuk menyelesaikan transaksi dan validasi blok, sehingga memungkinkan jaringannya untuk melakukan transaksi dengan kecepatan dan biaya yang lebih rendah daripada jaringan Ethereum. Selain itu, Matic Network juga menyediakan SDK (Software Development Kit) dan API (Application Programming Interface) yang memudahkan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain yang berskala besar.

Pada bulan Februari 2021, Matic Network berganti nama menjadi Polygon dan mengubah strategi bisnisnya menjadi sebuah platform multichain yang memungkinkan interoperabilitas antara blockchain dan jaringan lainnya. Selain itu, Polygon juga berfokus pada pengembangan ekosistem blockchain DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Token) dengan menyediakan berbagai alat dan layanan yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan biaya yang rendah dan cepat.

Hingga saat ini, Polygon telah berhasil membangun ekosistem blockchain yang besar dan berkembang dengan ribuan pengembang dan pengguna di seluruh dunia, serta menarik dukungan dari beberapa proyek blockchain terkemuka seperti Aave, Curve, dan SushiSwap.

Fungsi

Polygon (Matic) memiliki beberapa fungsi dan manfaat, di antaranya:

1. Skalabilitas
Polygon dirancang untuk meningkatkan kinerja dan skala dari jaringan Ethereum dengan menyediakan lapisan scaling yang lebih cepat dan lebih murah. Dengan menggunakan Polygon, pengguna dapat melakukan transaksi dengan biaya yang lebih rendah dan kecepatan yang lebih tinggi daripada jaringan Ethereum.

2. Interoperabilitas
Polygon memungkinkan interoperabilitas antara berbagai blockchain dan jaringan lainnya. Hal ini memudahkan pengguna untuk mentransfer aset dan data antara berbagai platform blockchain tanpa harus melakukan konversi atau transfer yang kompleks.

3. Pengembangan Aplikasi
Polygon menyediakan berbagai alat dan layanan pengembangan seperti SDK (Software Development Kit), API (Application Programming Interface), dan infrastruktur cloud yang memudahkan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain yang berskala besar dan hemat biaya.

4. Ekosistem DeFi (Decentralized Finance)
Polygon telah membangun ekosistem blockchain DeFi yang besar dan berkembang dengan berbagai proyek terkemuka seperti Aave, Curve, SushiSwap, dan banyak lagi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai layanan keuangan yang terdesentralisasi seperti pinjaman, pertukaran, dan manajemen aset dengan biaya yang rendah dan cepat.

5. NFT (Non-Fungible Token)
Polygon juga menyediakan infrastruktur dan layanan untuk pengembangan dan perdagangan NFT (Non-Fungible Token). Hal ini memungkinkan pengguna untuk membuat, membeli, dan menjual aset digital yang unik dan tidak dapat dipindahtangankan dengan mudah.

Secara keseluruhan, Polygon (Matic) berfungsi sebagai lapisan scaling yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan biaya rendah dan kecepatan tinggi, serta sebagai platform blockchain yang memungkinkan interoperabilitas dan pengembangan aplikasi yang berskala besar dan hemat biaya.

Jenis

Polygon (Matic) adalah sebuah platform blockchain yang menyediakan beberapa jenis layanan dan fungsi, di antaranya:

1. Polygon Network
Polygon Network adalah sidechain dari jaringan Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi jaringan Ethereum. Polygon Network memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah daripada jaringan Ethereum.

2. Polygon SDK
Polygon SDK (Software Development Kit) adalah sebuah alat pengembangan aplikasi blockchain yang menyediakan berbagai macam alat dan fitur untuk membangun dan menyebarkan aplikasi blockchain.

3. Polygon POS Chain
Polygon POS Chain adalah jaringan yang menggunakan konsensus proof-of-stake (PoS) untuk memvalidasi transaksi. Jaringan ini memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam validasi transaksi dan mendapatkan imbalan.

4. Polygon AMM
Polygon Automated Market Maker (AMM) adalah sebuah layanan yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pertukaran aset dengan harga yang ditentukan oleh mekanisme pasar.

5. Polygon SDK for Ethereum
Polygon SDK for Ethereum adalah alat pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi di jaringan Ethereum dengan cepat dan mudah.

6. Polygon Bridge
Polygon Bridge adalah jembatan yang menghubungkan jaringan Ethereum dengan sidechain Polygon. Jembatan ini memungkinkan pengguna untuk mentransfer aset dan data antara jaringan Ethereum dan Polygon dengan cepat dan mudah.

7. Polygon NFTs
Polygon NFTs (Non-Fungible Tokens) adalah aset digital yang unik dan tidak dapat dipertukarkan satu sama lain. Polygon NFTs memungkinkan pengguna untuk membuat, membeli, dan menjual aset digital yang unik dan terdesentralisasi.

Secara keseluruhan, Polygon (Matic) adalah platform blockchain yang menyediakan berbagai jenis layanan dan fungsi untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi jaringan Ethereum, serta memungkinkan pengguna untuk membangun dan menyebarkan aplikasi blockchain dengan cepat dan mudah.

Cara Kerja Polygon (MATIC)

Protokol Polygon Coin ini dirancang untuk memfasilitasi beragam kebutuhan pengembang. Hal itu dilakukan Polygon Coin dengan menyediakan kerangka untuk membuat decentralized applications (dApps) yang memprioritaskan kinerja, user experience (UX), dan keamanan.

Di dalamnya ada dua layer, dengan penjelasan sebagai berikut:

Layer 1 (L1): mainnet Ethereum sebagai jaringan blockchain utama.
Layer 2 (L2): blockchain yang berjalan di atas layer 1.

Adapun solusi layer 2 merupakan suatu cara yang dipakai oleh developer dengan tujuan agar transaksi Ethereum dapat diproses pada jaringan protokol ini. Penggunaannya ditujukan supaya pengguna aplikasi tidak menderita kerugian lantaran kepadatan pada jaringan Ethereum.

Kemudian, protokol ini juga memberikan sejumlah solusi layer 2, di antaranya sistem commit chains dan side chains atau blockchain yang berjalan secara paralel dengan mainnet Ethereum. Bedanya adalah bahwa commit chains bisa menginternalisasi keamanan jaringan Ethereum sehingga pengembang bisa memanfaatkan skalabilitas Polygon, dengan menikmati keamanan yang diberikan oleh jaringan Ethereum.

Lewat protokol Polygon juga, para pengembang bisa meningkatkan kinerja aplikasi mereka supaya transaksi lebih cepat dan gas fee-nya lebih murah ketimbang mainnet Ethereum.


Apa Saja yang Menggunakan Polygon?

Saat ini, Polygon sendiri mulai dilirik oleh banyak decentralized finance atau DeFI dan dApps sebagai protokol yang dapat membantu perkembangan produk mereka. Diketahui, telah ada lebih dari 80 dApps yang dibangun dengan Polygon hingga Agustus 2021 lalu.

Inilah beberapa Apps yang menggunakan Polygon.

a.    Quickswap
Decentralized exchange (DEX) yang satu ini diketahui memakai protokol Polygon. Quickswap atau QUICK ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan cepat, dan tentu saja, dengan gas fee yang rendah.

Quickswap pun dirancang sebagai sebuah modifikasi alias fork dari protokol Uniswap. Hanya dalam 30 hari, Quickswap pun dengan lekas menjadi proyek Polygon paling aktif berdasarkan jumlah pengguna, tepatnya lebih dari 225.000 pengguna dan volume perdagangan mencapai lebih dari $4,5 miliar.

Quickswap ini bisa dipakai untuk menukarkan beragam jenis aset kripto dengan biaya transaksi yang rendah. Kemudian, Anda pun bisa menyetorkan aset dan menjadi penyedia likuiditas di jaringan ini.

b.    Aavegotchi
Aavegotchi adalah sebuah game yang memadukan elemen DeFi dan NFT. Di sini, Anda bisa membeli dan mengoleksi NFT dengan bentuk avatar gotchi—aset kripto akan digunakan sebagai jaminannya.

Dengan demikian, setiap gotchi milik Anda akan menjadi aset dengan nilai yang bergantung pada jumlah aset kripto yang Anda simpan pada gotchi itu. Adapun game yang satu ini juga punya token tersendiri, yakni $GHST. Token tersebut dapat Anda pakai untuk beragam interaksi, termasuk untuk staking.

c.    KogeFarm
Ini merupakan suatu aplikasi DeFi yield farming atau langkah untuk menghasilkan bunga dengan kepemilikan cryptocurrency. Sederhananya, yield farming adalah mengunci/menyimpan aset kripto yang Anda punya pada sebuah dApss sehingga Anda bakal memperoleh bunga dalam jangka waktu tertentu.

Konsep yield farming ini pun sejalan dengan deposito pada bank konvensional. Di samping itu, KogeFarm merupakan salah satu DeFi di jaringan Polygon yang akan memberikan bunga berbentuk aset kripto yang Anda simpan—konteksnya: menyimpan ETH bakal memperoleh ETH) serta token KogeCoin.

Lebih jauh, kepopuleran KogeFarm sendiri terjadi lantaran aplikasi ini mengambil keuntungan yang sedikit dari yield penggunanya, tepatnya sebesar 0—1%.
 

Cara Withdraw Matic Coin ke Rupiah

Untuk melakukan penarikan (withdraw) Matic Coin ke Rupiah, berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Buka akun di situs bursa kripto yang mendukung perdagangan Matic Coin dengan Rupiah, seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu.

2. Verifikasi akun Anda dengan mengunggah dokumen-dokumen yang diminta oleh bursa tersebut, seperti kartu identitas dan bukti alamat.

3. Setelah verifikasi selesai, pastikan Anda telah memiliki saldo Matic Coin di akun bursa tersebut.

4. Buka halaman penarikan (withdraw) atau penjualan (sell) Matic Coin di akun bursa tersebut.

5. Masukkan jumlah Matic Coin yang ingin Anda tarik atau jual, dan pastikan untuk memeriksa biaya transaksi yang dikenakan oleh bursa.

6. Pilih metode penarikan ke Rupiah yang tersedia, seperti transfer bank atau dompet elektronik, dan masukkan informasi yang diperlukan.

7. Konfirmasi permintaan penarikan atau penjualan, dan tunggu hingga proses selesai.

8. Setelah proses selesai, dana Rupiah akan tersedia di akun bank atau dompet elektronik Anda, tergantung pada metode penarikan yang Anda pilih.

Penting untuk diingat bahwa proses penarikan Matic Coin ke Rupiah dapat memakan waktu beberapa hari tergantung pada metode penarikan yang Anda pilih dan proses verifikasi oleh bursa kripto. Pastikan untuk memeriksa biaya dan kebijakan penarikan dari bursa yang Anda gunakan sebelum melakukan transaksi.
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda