+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Rate Card: Pengertian, Fungsi, Langkah Langkah Menentukan, Dan Cara Menghitung

11 April, 2023   |   Achmadsyarif

Rate Card: Pengertian, Fungsi, Langkah Langkah Menentukan, Dan Cara Menghitung

Apakah kamu seorang influencer atau pembuat konten yang menerima penawaran iklan atau promosi di platform media sosial? Jika iya, pastikan kamu memiliki daftar harga untuk mempercepat proses kerja sama. Daftar harga ini adalah dokumen yang berisi daftar harga yang ditetapkan oleh pengaruh terhadap berbagai jasa iklan yang mereka tawarkan. Untuk informasi lebih lanjut, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Rate Card

Rate card ( Daftar Harga/Tarif )adalah dokumen yang memuat rincian biaya yang harus dibayar oleh klien untuk berbagai opsi penempatan iklan pada saluran digital milik seorang influencer. Daftar harga juga seringkali dilengkapi dengan informasi detail tentang demografi, biaya tambahan, dan informasi lainnya. Sebelum menjadi populer di kalangan influencer, daftar harga digunakan oleh agensi periklanan untuk menjelaskan biaya dari setiap layanan yang mereka berikan. Namun, saat ini media sosial telah banyak dimanfaatkan oleh para influencer, sehingga setiap pengaruh sekarang memiliki daftar harga sendiri.

Selain itu, daftar harga antara influencer tentu berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh jumlah pengikut dan keterlibatan media sosial yang dimiliki. Itulah mengapa sebagai influencer, penting bagi Anda untuk mengelola akun media sosial agar menghasilkan tingkat keterlibatan yang baik. Karena daftar harga akan digunakan sebagai patokan ketika ada merek yang ingin bekerja sama dengan Anda.

Lantas, siapa saja yang membutuhkan daftar harga? Sebenarnya tidak hanya influencer dan pencipta konten saja. Daftar harga adalah istilah yang populer dalam industri kreatif atau pekerja lepas. Maka dari itu, para pekerja lepas juga penting untuk memiliki daftar harga. Misalnya, ada penulis lepas yang bekerja sendiri dan tidak terikat dengan perusahaan, sehingga mereka harus menentukan harga jasa yang ingin ditetapkan. Selain penulis lepas, masih banyak profesi lain seperti videografer, asisten virtual, dan lain sebagainya.

Fungsi Rate Card

Setelah memahami arti rate card, apa manfaat rate card untuk influencer dan klien? Beberapa fungsi rate card antara lain sebagai berikut:

- Memberikan harga acuan untuk setiap layanan

Dalam rate card, setiap layanan yang ditawarkan oleh influencer dijelaskan dengan rinci. Sebagai contoh, pada rate card Instagram, tarif dapat dicantumkan untuk setiap konten, seperti stories, posting di feed, posting di reels, dan opsi lain yang ditawarkan. Dengan harga yang ditetapkan untuk setiap layanan, klien dapat mengetahui patokan harga dan memilih sesuai dengan anggaran yang dimiliki.

- Membuat kerja sama dengan brand menjadi lebih mudah

Salah satu manfaat dari penggunaan kartu harga adalah memudahkan influencer saat bekerja sama dengan bisnis atau merek. Ketika merek tertarik untuk memasang iklan di media sosial Anda, mereka akan meminta dokumen sebagai panduan harga. Dengan kartu harga, merek dapat lebih mudah memahami tarif yang diberikan. Selain itu, karena berbentuk dokumen atau daftar, Anda akan terlihat lebih profesional daripada hanya memberi tahu harga secara lisan. Dari sini, kerja sama antara Anda dan merek dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Dari dua manfaat tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan kartu harga memudahkan kerja sama baik untuk influencer maupun klien.

Langkah-langkah Menentukan dan Menghitung Rate Card

Sudah jelaskan fungsi rate card, tetapi mungkin masih banyak yang bingung bagaimana cara menentukan dan menghitung rate card untuk iklan di akun kamu. Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan:

1. Identifikasi target pasar (niche)

Cara menentukan rate card adalah dengan mengidentifikasi target pasar yang kamu miliki. Setiap influencer biasanya memiliki target pasar yang spesifik. Target pasar tersebut dapat dilihat dari bidang yang ditekuni oleh influencer. Contohnya, jika kamu bergerak di bidang kecantikan dan sering membuat konten seputar kosmetik, skincare, dan sejenisnya, maka target pasarmu adalah individu baik perempuan maupun laki-laki yang tertarik dan antusias pada kecantikan. Mengidentifikasi siapa target pasar-mu dapat menjadi langkah awal untuk menentukan rate card.

2. Personal Brand Value

Langkah selanjutnya adalah meningkatkan nilai merek pribadi Anda. Seorang influencer yang memiliki nilai-nilai personal yang tinggi akan meningkatkan kesadaran merek sekaligus reputasi dan popularitasnya. Semakin banyak orang yang mengenal Anda dan semakin banyak pengikut yang Anda miliki, maka tingkat keterlibatan akan meningkat sehingga kartu tarif juga akan meningkat.

3. Cost Per Action (CPA)

Seperti yang kita ketahui, cost per action (CPA) adalah biaya yang harus dibayar oleh klien dengan syarat mereka hanya akan membayar jika ada pelanggan yang melakukan tindakan atau tindakan. Tarif disini didasarkan pada jumlah pelanggan yang melakukan tindakan, seperti berlangganan, mengunduh, mengisi kuesioner, atau membeli produk.

4. Cost Per View (CPV)

Biaya per tayangan (CPV) saat ini menjadi acuan bagi para influencer untuk menentukan kartu tarif mereka. Brand yang beriklan pada Anda akan membayar per kepala. Artinya, berapa banyak orang yang melihat iklan, maka itulah yang akan dibayar oleh klien. Platform media sosial seperti Youtube, Instagram, Twitter, hingga Blog memiliki fasilitas untuk melihat rata-rata penonton per postingan Anda. Jumlah tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan tarif untuk layanan iklan pada media sosial Anda.

5. Gunakan Design Yang Menarik

Selain menetapkan tarif, pembuatan desain juga menjadi salah satu aspek utama dalam rate card. Desain yang menarik pasti akan meningkatkan minat brand untuk bekerja sama dengan Anda.

Kesepakatan Harga Melalui Rate Card

Ketersediaan daftar harga akan mempermudah pelanggan dalam mempertimbangkan apakah akan bekerja sama dengan influencer atau tidak. Informasi yang tertera pada daftar harga dapat memberikan gambaran kualitas pelayanan promosi dan iklan dari influencer bagi pelanggan. Bagi pelanggan yang telah menyetujui atau setuju untuk bekerja sama dengan influencer, produk yang akan dipromosikan harus segera dikirim ke alamat influencer. Hal ini dilakukan agar influencer dapat segera mempromosikan produk dan membuat iklan terkait produk tersebut. Pengiriman produk dalam bentuk barang harus diperhatikan karena kualitas produk yang akan dipromosikan harus tetap terjaga dengan baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengirim produk yang sudah dilindungi oleh fragile. Fragile melambangkan bahwa barang yang dikirim perlu dijaga dengan hati-hati selama proses pengiriman. Kebanyakan, produk yang diberi label fragile adalah barang yang mudah rusak, rapuh, dan mudah terjadi kerusakan.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas, kini   kita  telah memahami lebih pengertian rate card. Kartu tarif adalah sebuah dokumen yang berisi harga-harga yang diberikan oleh seorang influencer, pembuat konten, atau pekerja lepas untuk layanan iklan yang mereka tawarkan. Rate card diperlukan buat memudahkan proses kolaborasi antara influencer dengan brand. Tunggu apa lagi, mari segera tentukan tarif & buat rate card milikmu. Selamat mencoba!

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda