+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Invoice : Pengertian, Fungsi dan Pembuatan Invoice

16 March, 2023   |   anindyaa1607

Mengenal Invoice : Pengertian, Fungsi dan Pembuatan Invoice

Pengertian Invoice
Invoice adalah dokumen bisnis yang digunakan untuk mencatat transaksi pembelian antara perusahaan dan pelanggan. Invoice berisi informasi tentang barang atau jasa yang telah dibeli, termasuk jumlah, harga, dan tanggal pembelian. Invoice juga mencantumkan informasi tentang metode pembayaran dan informasi pajak jika diperlukan. Invoice juga biasa disebut sebagai tagihan atau bill.
 
Invoice dapat digunakan sebagai alat untuk memudahkan proses pembayaran dan pengelolaan persediaan. Invoice juga memperkuat hubungan bisnis dengan pelanggan, karena menunjukkan bahwa perusahaan memperlakukan pelanggan dengan profesionalisme dan transparansi.
 
Dalam bisnis, invoice digunakan sebagai alat untuk mencatat transaksi bisnis, mengelola persediaan, dan memenuhi persyaratan pajak. Invoice juga penting untuk memastikan bahwa perusahaan menerima pembayaran tepat waktu dan memperkuat hubungan bisnis dengan pelanggan.
 
Fungsi Invoice
Invoice memiliki beberapa fungsi penting dalam sebuah transaksi bisnis, di antaranya:

  1. Membuat Rekaman Transaksi
Invoice membantu dalam mencatat transaksi bisnis yang telah terjadi. Dokumen ini mencatat informasi tentang produk atau jasa yang telah dibeli, harga, jumlah yang harus dibayar, tanggal pembelian, dan metode pembayaran yang digunakan. Invoice yang disimpan dengan baik dapat membantu dalam menghindari kesalahan atau masalah yang mungkin terjadi di kemudian hari.
  1. Memberikan Informasi tentang Pembayaran
Invoice memberikan informasi yang jelas tentang jumlah yang harus dibayar, serta metode pembayaran yang diterima. Dokumen ini membantu memastikan bahwa pelanggan mengetahui persis berapa banyak yang harus dibayar dan bagaimana cara membayar.
  1. Membantu dalam Proses Audit
Invoice juga penting dalam proses audit, baik itu audit internal maupun eksternal. Dokumen ini menyediakan informasi yang penting tentang transaksi bisnis yang telah terjadi, termasuk jumlah uang yang dikeluarkan atau diterima dan tanggal transaksi.
  1. Memberikan Bukti Pembayaran
Invoice juga berfungsi sebagai bukti pembayaran yang sah. Jika pelanggan membayar melalui transfer atau cek, invoice dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa pembayaran telah dilakukan.
 
Elemen-Elemen Invoice
Invoice biasanya mencakup beberapa elemen penting, seperti:
  1. Informasi Perusahaan
Invoice harus mencakup informasi perusahaan, termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan alamat email.
  1. Informasi Pelanggan
Invoice harus mencantumkan informasi pelanggan, seperti nama dan alamat pelanggan.
 
  1. Nomor Invoice
Setiap invoice harus memiliki nomor unik yang digunakan untuk melacak dan mengidentifikasi transaksi.
 
  1. Deskripsi Barang atau Jasa
Invoice harus mencantumkan deskripsi barang atau jasa yang telah dibeli, termasuk jumlah dan harga.
 
  1. Total Harga
Invoice harus mencantumkan jumlah total yang harus dibayar oleh pelanggan.
 
  1. Tanggal Pembelian
Invoice harus mencantumkan tanggal pembelian atau tanggal pembayaran.
 
  1. Metode Pembayaran
Invoice harus mencantumkan metode pembayaran yang diterima oleh perusahaan.
 
 
Jenis-jenis Invoice
Berikut ini adalah beberapa jenis invoice yang umum digunakan dalam bisnis:
  1. Standard invoice
Jenis invoice ini merupakan format invoice yang paling umum digunakan. Standard invoice mencantumkan informasi dasar tentang transaksi bisnis, termasuk barang atau jasa yang telah dibeli, jumlah, harga, dan tanggal pembelian.
 
  1. Pro forma invoice
Pro forma invoice adalah jenis invoice yang digunakan sebelum barang atau jasa dikirimkan ke pelanggan. Pro forma invoice berisi informasi tentang barang atau jasa yang akan dibeli, termasuk jumlah, harga, dan tanggal pengiriman yang diharapkan.
 
  1. Commercial invoice
Commercial invoice adalah jenis invoice yang digunakan untuk transaksi internasional. Commercial invoice mencantumkan informasi tentang barang atau jasa yang telah dibeli, termasuk deskripsi barang atau jasa, jumlah, harga, dan informasi pajak.
 
  1. Timesheet invoice
Timesheet invoice adalah jenis invoice yang digunakan oleh perusahaan yang menghasilkan pendapatan berdasarkan jam kerja atau tarif per jam. Timesheet invoice mencantumkan jumlah jam yang telah dikerjakan, tarif per jam, dan total harga.
 
  1. Progress invoice
Progress invoice adalah jenis invoice yang digunakan dalam proyek konstruksi atau proyek-proyek besar yang memerlukan pembayaran secara bertahap selama proyek berlangsung. Progress invoice mencantumkan jumlah yang harus dibayarkan pada setiap tahap proyek.
 
  1. Recurring invoice
Recurring invoice adalah jenis invoice yang digunakan untuk membayar biaya bulanan atau biaya berulang lainnya. Recurring invoice dikirim pada interval tertentu, seperti bulanan atau tahunan, dan mencantumkan jumlah yang harus dibayarkan pada setiap interval.
Setiap jenis invoice memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Dalam memilih jenis invoice yang tepat, perlu mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan jenis transaksi yang harus dilakukan.
 
Pembuatan Invoice
Invoice dapat dibuat secara manual atau menggunakan software khusus. Beberapa software invoice populer termasuk Zoho Invoice, QuickBooks, dan FreshBooks. Dalam membuat invoice, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:
  1. Informasi yang lengkap dan akurat
Pastikan bahwa informasi yang tercantum dalam invoice lengkap dan akurat, seperti informasi perusahaan, informasi pelanggan, deskripsi barang atau jasa, jumlah, harga, tanggal pembelian, dan metode pembayaran. Informasi yang tidak akurat dapat menyebabkan kesalahan dalam transaksi bisnis.
 
  1. Format yang jelas dan mudah dibaca
Invoice harus memiliki format yang jelas dan mudah dibaca, sehingga pelanggan dapat dengan mudah memahami informasi yang tertera. Pilih font yang mudah dibaca dan gunakan tata letak yang teratur dan terstruktur.
 
  1. Nomor invoice yang unik
Setiap invoice harus memiliki nomor unik untuk memudahkan dalam melacak dan mengidentifikasi transaksi bisnis. Nomor invoice yang unik juga dapat membantu dalam menghindari kesalahan atau duplikasi invoice.
 
  1. Perhitungan yang tepat
Pastikan bahwa perhitungan yang tertera dalam invoice tepat, termasuk jumlah dan harga yang sesuai dengan barang atau jasa yang telah dibeli. Perhitungan yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah dalam proses pembayaran.
 
  1. Tambahkan informasi tambahan
Jika diperlukan, tambahkan informasi tambahan dalam invoice, seperti informasi tentang pajak, biaya pengiriman, atau informasi lain yang relevan dengan transaksi bisnis.
 
  1. Waktu pengiriman yang tepat
Pastikan bahwa invoice dikirimkan kepada pelanggan dalam waktu yang tepat, sehingga pelanggan dapat segera melakukan pembayaran. Jangan menunda pengiriman invoice terlalu lama, karena dapat menyebabkan penundaan dalam proses pembayaran.
 
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa invoice merupakan dokumen bisnis yang penting dalam transaksi pembelian antara perusahaan dan pelanggan. Komponen dan isi invoice meliputi informasi tentang perusahaan, nomor invoice, tanggal, informasi pelanggan, deskripsi barang atau jasa, total harga, metode pembayaran, informasi pajak, dan catatan tambahan.
 
Beberapa jenis invoice yang umum digunakan dalam bisnis antara lain standard invoice, pro forma invoice, commercial invoice, timesheet invoice, progress invoice, dan recurring invoice. Pemilihan jenis invoice yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan jenis transaksi yang dilakukan.
 
Invoice sangat penting dalam memudahkan proses pembayaran dan pengelolaan persediaan, serta memperkuat hubungan bisnis dengan pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa invoice yang dikeluarkan akurat, jelas, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda