+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Apa itu, Prinsip Kerja, Jenis, Kelebihan, Kekurangan Virtualization

8 March, 2023   |   AkhsanDaffa26

Apa itu,  Prinsip Kerja, Jenis, Kelebihan, Kekurangan Virtualization

Pengertian Virtualization

Virtualisasi adalah proses menjalankan sistem komputer virtual yang terpisah dengan perangkat keras fisik. Virtualisasi memberikan kemampuan dalam membuat sebuah simulasi dari satu perangkat keras fisik. Perusahaan menerapkan beberapa server untuk menyediakan kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan tidak efisien dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

 

Prinsip Kerja Virtualization

Teknologi virtualisasi yang banyak digunakan adalah virtualisasi server menggunakan basis perangkat lunak disebut dengan hypervisor. Komponen utama dari hypervisor bekerja seperti memiliki perangkat keras, antara lain memori CPU, input output (I/O) dan lalu lintas jaringan. Hypervisor mengambil sumber daya fisik dan memisahkannya sehingga dapat dimanfaatkan oleh lingkungan virtual. Mereka dapat berdiri di atas OS atau dapat langsung diinstal ke perangkat keras. Yang terakhir adalah bagaimana sebagian besar perusahaan memvirtualisasikan sistem mereka.
 

Hypervisor Xen adalah program perangkat lunak sumber terbuka yang bertanggung jawab untuk mengelola interaksi tingkat rendah yang terjadi antara mesin virtual (VM) dan perangkat keras fisik. Dengan kata lain, hypervisor Xen memungkinkan pembuatan, eksekusi, dan pengelolaan berbagai mesin virtual secara bersamaan dalam satu lingkungan fisik. Dengan bantuan hypervisor, Operasi Sistem, biasanya berinteraksi dengan perangkat keras yang sebenarnya, sekarang melakukannya dengan emulasi perangkat lunak dari perangkat keras tersebut; seringkali, Operasi Sistem tidak tahu itu ada di perangkat keras ter virtualisasi.
 

Meskipun kinerja sistem virtual ini tidak sama dengan kinerja sistem operasi yang berjalan pada perangkat keras fisik, konsep virtualisasi berfungsi karena sebagian besar sistem operasi dan aplikasi tamu tidak memerlukan penggunaan penuh perangkat keras yang mendasarinya. Ini memungkinkan fleksibilitas, kontrol, dan isolasi yang lebih besar dengan menghilangkan ketergantungan pada platform perangkat keras tertentu. Meskipun awalnya dimaksudkan untuk virtualisasi server, konsep virtualisasi telah menyebar ke aplikasi, jaringan, data, dan desktop. Berikut tahap proses terjadinya virtualisasi, antara lain:

1. Hypervisor tidak menggunakan sumber daya fisik dari perusahaan.

2. Kemudian, Sumber daya atau komponen yang tersedia akan diambil dan dibagi, sesuai kebutuhan dari lingkungan fisik ke berbagai lingkungan virtual.

3. Sistem Pengguna dapat melakukan proses dan melakukan perhitungan yang dibutuhkan dalam lingkungan virtual.

4. Setelah lingkungan virtual berjalan, pengguna atau program dapat mengirimkan instruksi yang membutuhkan sumber daya tambahan dari lingkungan fisik. Sebagai tanggapan, hypervisor menyampaikan pesan ke sistem fisik dan menyimpan perubahannya. Proses ini akan terjadi dengan kecepatan yang hampir asli

 

Jenis Virtualization

Berikut beberapa contoh dari penggunaan virtualisasi yang dapat dimanfaatkan dalam perkembangan bisnis, antara lain :

 

a) Server Virtualization

Virtualisasi dapat digunakan untuk mengaktifkan beberapa sistem operasi di dalam satu server fisik sebagai mesin virtual secara efisien. Server virtual dapat mengurangi penggunaan dan menghilangkan kerumitan server yang berdampak kepada pengurangan biaya operasional, meningkatkan kinerja aplikasi, mempercepat proses, dan meningkatkan efisien.

 

b) Application Virtualization

Aplikasi virtualisasi memungkinkan untuk mengirimkan dari server langsung ke perangkat pengguna akhir, seperti laptop, smartphone, atau tablet. Alih-alih harus masuk ke komputer di tempat kerja di server jaringan, karyawan Anda malah bisa mendapatkan akses ke aplikasi langsung dari perangkat elektronik mereka, selama ada koneksi internet.

 

c) Network Virtualization

Sepenuhnya mereproduksi jaringan fisik, virtualisasi jaringan menggabungkan semua peralatan jaringan fisik menjadi satu sumber daya berbasis perangkat lunak. Ini memungkinkan aplikasi berjalan di jaringan virtual seperti di jaringan fisik. Namun, jaringan virtual memberikan kebebasan dari perangkat keras dan manfaat operasional yang lebih besar.

 

d) Desktop Virtualization

Salah satu jenis virtualisasi paling populer, virtualisasi desktop memisahkan lingkungan desktop dari perangkat fisik, memungkinkan pengguna untuk mengakses semua file dan aplikasi pribadi mereka di PC manapun. Karyawan Anda tidak lagi harus membawa laptop kerja atau datang ke kantor untuk menyelesaikan tugas tertentu. Dengan mengakses file di komputer manapun, karyawan Anda dapat bekerja dari mana saja. Selain itu, penerapan desktop virtual memungkinkan organisasi Anda merespons perubahan kebutuhan tempat kerja dengan lebih cepat, termasuk kebutuhan karyawan luar kota dan pekerja jarak jauh.

 

e) Storage Virtualization

Penyimpanan virtual ke kapasitas penyimpanan yang diakumulasikan dari beberapa perangkat fisik dan kemudian tersedia untuk realokasi dalam lingkungan virtual. Ini adalah penyatuan penyimpanan fisik dari beberapa perangkat ke dalam apa yang tampak seperti perangkat penyimpanan tunggal yang dikelola dari konsol pusat. Mengandalkan perangkat lunak untuk mengidentifikasi kapasitas penyimpanan yang tersedia, teknologi kemudian menggabungkan kapasitas tersebut sebagai kumpulan penyimpanan yang dapat digunakan dalam lingkungan virtual oleh mesin virtual.

 

Keuntungan Virtualisasi

a) Biaya lebih rendah : Virtualisasi mengurangi jumlah server perangkat keras yang diperlukan dalam perusahaan dan pusat data. Ini menurunkan biaya keseluruhan untuk membeli dan memelihara perangkat keras dalam jumlah besar.
 

b) Peningkatan produktivitas : Lebih sedikit sumber daya fisik menghasilkan lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk mengelola dan memelihara server. Tugas yang bisa memakan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu di lingkungan fisik dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Hal ini memungkinkan anggota staf menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tugas yang lebih produktif, seperti meningkatkan pendapatan dan mendorong inisiatif bisnis.
 

c) Pengujian lebih mudah : Pengujian tidak terlalu rumit di lingkungan virtual. Bahkan jika terjadi kesalahan besar, tes tidak perlu berhenti dan kembali ke awal. Itu hanya dapat kembali ke snapshot sebelumnya dan melanjutkan pengujian.
 

d) Pencadangan lebih cepat. Cadangan dapat diambil dari server virtual dan mesin virtual. Snapshot otomatis diambil sepanjang hari untuk menjamin bahwa semua data selalu mutakhir. Selain itu, mesin virtual dapat dengan mudah dimigrasikan antara satu sama lain dan digunakan kembali secara efisien.

 

Kekurangan Virtualisasi

Sebelum mengonversi ke lingkungan tervirtualisasi, penting untuk mempertimbangkan berbagai biaya di muka. Investasi yang diperlukan dalam perangkat lunak virtualisasi, serta perangkat keras yang mungkin diperlukan untuk memungkinkan virtualisasi, dapat menjadi mahal. Jika infrastruktur yang ada berumur lebih dari lima tahun, anggaran pembaruan awal harus dipertimbangkan. Terakhir, dalam lingkungan virtual, pengguna kehilangan kendali atas apa yang dapat mereka lakukan karena ada beberapa tautan yang harus berkolaborasi untuk melakukan tugas yang sama. Jika ada bagian yang tidak berfungsi, maka seluruh operasi akan gagal.

 

Kesimpulan

Virtualisasi adalah proses menjalankan sistem komputer virtual yang terpisah dengan perangkat keras fisik. Virtualisasi memberikan kemampuan dalam membuat sebuah simulasi dari satu perangkat keras fisik. Perangkat lunak virtualisasi yang digunakan adalah “Hypervisor” yang menirukan komponen perangkat keras fisik, antara lain penyimpan, CPU, Input Output (I/O), dan lalu lintas jaringan. Terdapat beberapa jenis Visualisasi, yakni Server Virtualization,  Application Virtualization, Network Virtualization, Desktop Virtualization, dan Storage Virtualization. Manfaat perusahaan yang didapatkan saat menggunakan virtualisasi adalah dapat mengurangi biaya modal awal dalam penyediaan perangkat fisik dan dapat melakukan proses pencadangan lebih cepat saat dibutuhkan perusahaan. Kurangannya adalah perlu perencanaan secara matang.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda