+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Kenali Gamification Sebuah Staregi Marketing Yang Menyenangkan

24 December, 2022   |   Silfiya

Kenali Gamification Sebuah Staregi Marketing Yang Menyenangkan

Selama ini, game hanya dipandang sebagai metode untuk dapat menghilangkan penat setelah melakukan suatu pekerjaan berat maupun sekadar untuk mengisi waktu luang pada saat santai. Akan tetapi, di sisi lain game juga mempunyai andil besar di dalam membangun sebuah perusahaan. Metode ini disebut dengan gamification. Pada dasarnya gamification merupakan sebuah teknik untuk dapat memproyeksikan apa yang terjadi di masa mendatang bagi sebuah perusahaan dengan cara-cara yang unik.

Dengan kata lain, gamification merupakan penerapan aturan permainan untuk konteks non-permainan. Dalam hal ini contoh misalnya yaitu untuk pengembangan perusahaan baik peningkatan kinerja sampai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada. Adapun manfaat jika sebuah perusahaan menerapkan gamification ini bisa anda simak di dalam ulasan di bawah ini.


Apa Itu Gamification?


Di dalam dunia marketing, gamification adalah sebuah teknik atau metode yang menerapkan permainan atau game ke dalam strategi pemasaran. Mengutip dari C&EN Media Group, gamification merupakan salah satu bentuk strategi marketing yang pertama kali diterapkan pada tahun 2010 lalu.
Dengan menerapkan strategi gamification, maka Anda bisa menambahkan berbagai elemen yang menarik pada sites website atau aplikasi dengan tantangan, hadiah, dan lain sebagainya. Hal tersebut mampu untuk memicu ketertarikan para pengguna untuk bisa berlomba-lomba dalam permainan. Gamification terbukti mampu untuk meningkatkan nilai engagement, brand loyalty, serta nilai positif lainnya di dalam suatu perusahaan.


Elemen Penting Dalam Gamification


Untuk dapat menghasilkan sebuah strategi gamification yang sukses, ada tiga hal penting yang harus selalu Anda ingat, yaitu poin, badges, serta papan peringkat.

1. Poin
Hal pertama yang paling penting di dalam menerapkan gamification yaitu poin. Poin merupakan suatu cara sederhana yang mana setiap pengguna akan memperoleh suatu hadiah maupun imbalan pada saat selesai melakukan sesuatu.

Contoh sederhananya yaitu pemberian poin dalam jumlah tertentu pada saat mereka  melakukan pembayaran non tunai jika tujuannya adalah untuk meningkatkan sistem pembayaran non tunai. Poin yang diterima oleh pelanggan nantinya bisa dikumpulkan supaya bisa melakukan pembelian selanjutnya ataupun mengklaim hadiah lain.

2. Lencana
Lencana ini bisa diberikan sebagai suatu bentuk apresiasi pada saat pelanggan mampu mencapai poin tertentu, seperti jika sudah mencapai suatu level pada saat selesai melakukan permainan berkali-kali atau melakukan pembelian setelah beberapa kali.

3. Papan peringkat
Leaderboard atau papan peringkat merupakan sebuah metode yang memudahkan setiap pelanggan untuk dapat melihat hasil posisinya dengan dibandingkan pengguna lainnya berdasarkan skor yang sudah didapatkan. Hal tersebut mampu membuat pelanggan merasa semakin kompetitif dan akan terus menerus berkompetisi dengan pelanggan lain.


Manfaat Gamification 


Salah satu alasan utama sebuah perusahaan perlu menerapkan gamification adalah untuk memberikan dampak positif di dalam memberikan kemajuan perusahaan. Manfaatnya baik secara langsung maupun tidak langsung karyawan di dalam perusahaan menjadi memiliki daya saing. Mereka akan bersaing (tentu saja dalam hal ini adalah persaingan sehat) untuk menjadi yang terbaik.
Lalu, dampak dari persaingan tersebut bagi sebuah perusahaan adalah sebagai berikut sebagaimana dilansir dari TechInAsia:

1. Lebih menjangkau pengguna dan konsumen
Konsumen dan pengguna merupakan hal paling penting di dalam sebuah perusahaan. Jika diibaratkan, konsumen maupun pengguna tersebut merupakan tulang punggung sebuah perusahaan supaya tetap berjalan dari segi pemasukan.

Jika semakin dekat interaksi perusahaan dengan konsumen atau pengguna, maka tingkat loyalitasnya pun bisa semakin tinggi. Khususnya untuk pengguna baru yang belum memahami fitur-fitur aplikasi yang diberikan oleh perusahaan.

Sebuah kesuksesan dapat menjangkau konsumen menggunakan gamification merupakan sebuah prestasi tersendiri. Kita bisa melihat perusahaan yang menggunakan metode ini contohnya yaitu GOJEK yang memiliki GO-POINTS.

Dengan menggunakan fitur tersebut mengajak penggunanya untuk sering bertransaksi lewat GO-PAY dan semakin besar poinnya maka akan semakin besar juga kesempatan memenangkan poin-poin tertentu. Sehingga, konsumen pun akan bertahan menggunakan layanan dari GOJEK.

2. Membantu perancangan strategi perusahaan
Dengan adanya gamification juga bisa membantu dalam merancang strategi pada perusahaan. Manfaat ini bagi karyawan yaitu mengajak bagaimana memecahkan suatu masalah yang dihadapi oleh sebuah perusahaan di masa-masa kritis semisalnya. Atau bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan penjualan dengan melakukan negosiasi dengan klien maupun konsumen yang potensial.

Dari permainan-permainan seperti inilah anda sebagai seorang pimpinan sebuah perusahaan akan mendapatkan gambaran langkah apa yang harus dijadikan strategi selanjutnya dalam keberlangsungan hidup perusahaan.

Strategi pemecahan masalah dan negosiasi pada umumnya kerap menjadi materi dalam peningkatan kapasitas dalam sebuah angkatan bersenjata. Akan tetapi, cara seperti ini juga bisa diterapkan pada perusahaan untuk menjadi lebih baik dan tangguh dalam menghadapi berbagai persaingan bisnis.

3. Memotivasi karyawan
Manfaat berikutnya dari gamification yaitu untuk memotivasi karyawan dalam sebuah perusahaan. Langkah ini juga bisa menjadi cara baru di dalam mengelola sumber daya manusia terutama untuk meningkatkan kinerjanya.

Mengelola sumber daya manusia atau karyawan dengan cara lama seperti memberikan arahan tentu saja sangatlah membosankan. Alih-alih motivasi yang anda utarakan berhasil, justru malah tidak masuk dalam benak karyawan. Sehingga sangat sulit untuk diterapkan.

Beberapa perusahaan menerapkan gamification ini dan hal tersebut terbukti berhasil memotivasi karyawan terbaiknya. Nike contohnya yang menerapkan pola gamification yang mereka sebut ‘Ekin’. ‘Ekin’ jika dibalik menjadi Nike.

Program seperti ini diajarkan Nike untuk lebih mengenal sejarah perusahaan dan mempunyai rasa sense of belonging perusahaan. Selain itu, mereka tidak hanya mencintai brand sendiri akan tetapi juga menularkan kecintaan ini kepada konsumen. Sehingga, dari sini ada hubungan timbal balik dan memberikan manfaat bagi karyawan untuk meningkatkan semangat kerja memberikan yang terbaik.

4. Menumbuhkan inovasi baru
Selain bisa menumbuhkan motivasi, gamification diyakini mampu untuk menumbuhkan inovasi dan kreativitas bagi diri karyawan. Untuk memanfaatkannya secara optimal jika anda sebagai seorang pemimpin perusahaan setidaknya ada tiga cara yang perlu dilakukan yaitu  seperti di bawah ini:
Memanfaatkan permainan untuk mendapatkan suatu ide baru. Hal ini dilakukan oleh beberapa departemen di negara tertentu yang dinamakan dengan permainan Idea Street. Pada permainan seperti ini, maka manajemen perusahan dapat melihat seperti apakah proposal yang baik dan mempunyai  nilai paling tinggi di mata karyawan.

Setelah itu, anda bisa melakukan simulasi game untuk memancing kreativitas seperti permainan Go Leadership. Dalam permainan ini karyawan akan dihadapkan pada skenario yang sulit serta mencoba memecahkannya dengan cara mereka sendiri. Caranya yaitu dengan memahami karakteristik orang lain dan kondisi yang ada. Pada permainan ini karyawan dituntut untuk dapat berpikir secara out of the box.

Mungkin saja anda berpikir bermain identik dengan anak-anak. Akan tetapi, dalam gamification bermain merupakan sebuah kunci untuk dapat mencapai kesuksesan. Tujuannya yaitu untuk menghilangkan stres bagi karyawan. Baik itu bermain kartu, game konsol dan lain sebagainya. Cara ini diterapkan oleh perusahaan besar seperti Google dalam mengembangkan proyek kreatif mereka.


Kelebihan dan Kekurangan Gamification


Kelebihan
Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan oleh Survey Anyplace, gamification merupakan salah satu dari sekian banyak cara yang berguna untuk meningkatkan engagement pelanggan, calon pelanggan, maupun klien Anda. Dengan memberikan suatu hadiah menarik dengan menerapkan permainan terbukti mampu untuk meningkatkan loyalitas serta opini yang positif terkait produk atau brand Anda.
Selain itu, gamification juga terbukti mampu untuk memberikan kesan pencapaian serta kompetisi yang baik untuk para pelanggan.

Seperti yang kita sudah ketahui bersama bahwa pada umumnya orang-orang ingin selalu dipandang dan juga memperoleh imbalan setelah mereka melakukan suatu pekerjaan yang baik ataupun menang dari orang lain. Sehingga, gamification juga mampu meningkatkan engagement dengan cara yang tepat.

Terakhir, gamification merupakan salah satu cara yang baik untuk dapat meningkatkan prospek pada setiap pelanggan. Dengan menerapkan gamification adalah, Anda dapat menciptakan segmentasi calon konsumen supaya pemasaran bisa dilakukan secara lebih tepat.

Kekurangan
Meskipun gamification mempunyai beberapa keunggulan yang menarik, akan tetapi strategi gamification tetap saja memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya yaitu kurang pekanya para pelaku bisnis dalam menghadirkan suatu kesan yang menyenangkan di dalam strategi gamification nya .

Sehingga, gamification pada dasarnya harus bisa dilakukan secara ideal, dan bukan hanya sekedar permainan saja. Akan tetapi juga harus menghadirkan suatu fitur atau aplikasi yang memanfaatkan berbagai elemen di dalam permainan tersebut.

Selain itu, pada saat suatu brand besar ingin menerapkan gamification, banyak dari mereka yang harus menyiapkan sejumlah dana besar. Setidaknya, berbagai perusahaan tersebut harus mengeluarkan dana ratusan juta sampai dengan  milyaran rupiah.

Akan tetapi, angka tersebut hanya suatu perkiraan saja yang nantinya masih bisa disesuaikan lagi. Selain itu, hasil dari diterapkannya gamification nantinya juga akan bisa menutupi biaya tersebut.
Contoh sederhananya yaitu, industri aplikasi permainan di luar negeri merupakan industri yang sangat besar. Untuk menciptakan yang sangat berkualitas pun mereka harus mengeluarkan biaya yang lebih besar daripada pembuatan film. Bahkan, adat salah satu permainan komersil yang memiliki biaya produksi sampai angka triliunan rupiah.

Sehingga, pada akhirnya yang harus dicapai adalah tujuan dari adanya pemasaran pada bisnis itu sendiri. Tujuan tersebut pun tentu saja sangat beragam, mulai dari untuk meningkatkan engagement atau meningkatkan hubungan yang baik dengan para konsumen, sampai mengenalkan atau menarik perhatian setiap pelanggan baru.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda