+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Tips dan Trik Memilih Jasa Audit Pajak Perusahaan

12 December, 2022   |   emaaminahhhh

Tips dan Trik Memilih Jasa Audit Pajak Perusahaan

Jasa pemeriksaan pajak perusahaan sangat dibutuhkan saat ini. Pemeriksaan pajak perusahaan adalah kegiatan melakukan pemeriksaan pajak oleh auditor atau ahli di bidang ini. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa baik perusahaan mematuhi kewajiban perpajakannya. Mengingat masih banyak pelanggaran pajak, mengetahui tingkat kepatuhan pajak Anda sangatlah penting.

Layanan pemeriksaan pajak perusahaan dirancang untuk membantu wajib pajak, kebanyakan bisnis, melakukan pemeriksaan pajak sebelum pemeriksaan resmi. Seperti diketahui, Dirjen Pajak melalui jajarannya rutin melakukan pemeriksaan pajak terhadap wajib pajak untuk mengecek silang informasi dengan informasi SPT yang diberikan.

Selama ini pemeriksaan pajak oleh aparat pajak seringkali cukup memberatkan wajib pajak. Bukan karena tidak mengikuti aturan pajak yang diberlakukan pemerintah, tapi karena ketidaktahuan. Ya, sebagai orang awam wajar jika wajib pajak seringkali tidak memahami peraturan perpajakan yang sering berubah-ubah.
 

Pengertian Audit Pajak Perusahaan 


Pada bagian sebelumnya telah sedikit dijelaskan bahwa pemeriksaan pajak adalah pemeriksaan pajak oleh ahli atau pemeriksa yang tujuannya adalah untuk menentukan apakah Wajib Pajak, yaitu. perusahaan, mematuhi peraturan perpajakan.

Pemeriksaan pajak perusahaan merupakan kegiatan pemeriksaan perpajakan oleh auditor. Dalam persiapan pemeriksaan pajak oleh otoritas pajak, perusahaan dapat melakukan pemeriksaan sendiri. Salah satu tujuan audit independen ini adalah untuk meminimalisir kemungkinan kesalahan dalam perhitungan pajak dan pelaporan pajak perusahaan:

1. Subyek pemeriksaan pajak

Tujuan pemeriksaan atau pemeriksaan pajak adalah untuk memverifikasi kepatuhan wajib pajak terhadap kewajiban perpajakannya. Untuk menguji kepatuhan, inspektur melihat item yang terdiri dari:

SPT lebih bayar, mis. H. kecuali yang meminta refund atau pengembalian kelebihan pembayaran pajak.
Wajib Pajak yang sebelumnya menerima uang muka atas kelebihan pembayaran pajaknya.
Wajib Pajak mengirimkan surat pernyataan (SPT) dengan surat pernyataan rugi.
WP mengalami peleburan, penggabungan, likuidasi, pemekaran, pembubaran atau yang meninggalkan negara Indonesia untuk selama-lamanya.
Kelompok kerja menyampaikan atau tidak menyampaikan SPT tetapi telah melampaui waktu yang ditentukan dalam surat teguran pada saat dipilihnya orang yang bersangkutan untuk diperiksa berdasarkan analisis risiko. WP akan memberikan surat pemberitahuan (SPT) pemilihan orang yang bersangkutan untuk diperiksa berdasarkan analisis risiko.

2. Dokumen yang diperlukan untuk pemeriksaan pajak

Perusahaan harus mengisi dokumen yang diperlukan untuk pemeriksaan pajak. Dokumen yang diperlukan meliputi:

Informasi akuntansi perusahaan atau informasi akuntansi.
Informasi tentang penghasilan/penghasilan, perdagangan/usaha, barang kena pajak dan juga tentang kegiatan/pekerjaan bebas wajib pajak. Uang atau barang yang dapat dijadikan sebagai bukti penghasilan/penghasilan, usaha, barang kena pajak dan usaha atau pekerjaan kena pajak.
Perhitungan pajak sederhana.
informasi/buku akuntansi lainnya.
Agar tidak ada yang terlupakan, Anda bisa menyiapkan semua dokumen yang diperlukan untuk audit terlebih dahulu. Namun jika Anda dan perusahaan Anda tidak memiliki waktu untuk menyiapkan dokumen audit tersebut, lebih baik serahkan semuanya kepada konsultan pajak. 

3. Tahapan pemeriksaan pajak

Pemeriksaan pajak atau pemeriksaan pajak berlangsung dalam beberapa tahapan yang harus diketahui dan dipahami oleh setiap Wajib Pajak (WP). Dalam melakukan proses pemeriksaan, inspektur akan melakukan hal-hal sebagai berikut:

Auditor memeriksa dan memverifikasi semua dokumen/informasi yang diperlukan untuk perpajakan.
Auditor kemudian menganalisis laporan keuangan perusahaan dan SPT yang disampaikan.
Selain itu, inspektur mengidentifikasi potensi masalah. Setelah itu, inspektur mengidentifikasi lokasi tempat kerja.
Akuntan atau auditor kemudian melakukan pemeriksaan pajak dan menentukan ruang lingkupnya.
Mencadangkan akuntansi keuangan atau peraturan akuntansi kelompok kerja, yang kemudian dipinjam oleh auditor untuk audit.
Mempersiapkan peralatan dan fasilitas untuk pemeriksaan pajak.

4. Tujuan Audit

Peraturan Umum Perpajakan (KUP) yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) No. 16 Tahun 2009 mengatur tentang administrasi perpajakan. Undang-undang menyatakan bahwa pemeriksaan pajak adalah suatu cara untuk memeriksa tingkat kewajiban pajak wajib pajak dan menyatakan bahwa hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa tujuan pemeriksaan pajak adalah untuk memeriksa jumlah pembayaran pajak wajib pajak. Selain itu, juga merupakan bentuk kepolisian.

5. Indikator kepatuhan perpajakan

Bagaimana seorang inspektur atau auditor dapat menentukan apakah wajib pajak telah mematuhi undang-undang perpajakan? Inspektur melihatnya melalui beberapa indikator, yang terdiri dari:

Terdapat bukti bahwa wajib pajak lalai dalam memenuhi kewajibannya selain dari penyampaian SPT Tahunan.
SPT sudah memenuhi kriteria pemeriksaan/pemeriksaan.
SPT tertunda atau tidak disampaikan. SPT tambahan gaji.
 

Tugas Jasa Audit Pajak Perusahaan


1. Melakukan Pemeriksaan dalam Sistem Akuntansi

Seorang auditor memiliki tugas buat menyelidiki sistem akuntansi yg dipakai sang perusahaan. Pada ketika dilakukan audit pajak sang petugas nantinya perusahaan pula akan diminta buat menerangkan data akuntansi atau pembukuan perusahaan. Pemeriksaan sang auditor buat memastikan apakah sistem akuntansi yg dipakai sang perusahaan telah sinkron ketentuan atau belum.

Sistem akuntansi merupakan hal yg sangat krusial pada inspeksi pajak perusahaan lantaran didalamnya mencatat semua aktivitas keuangan & transaksi perusahaan. Dari data akuntansi atau pembukuan tadi mampu diperoleh data berupa laporan keuangan yg akan menerangkan jumlah laba yg diperoleh perusahaan

2. Melakukan Perencanaan, Pencatatan & Pengendalian

Selain menyelidiki sistem akuntansi tugas jasa audit pajak perusahaan pula wajib menciptakan perencanaan, pencatatan dan pengendalian atas seluruh pekerjaan yg dilakukannya.

3. Melakukan Pengendalian Secara Intern

Seorang auditor pula bertugas buat melakukan pengendalian secara intern apabila ingin memperoleh agama berdasarkan perusahaan. Pengendalian intern dilakukan melalui penilaian & compliance test.

4. Melakukan Peninjauan Ulang dalam Laporan Keuangan

Laporan keuangan yg disusun menurut pembukuan atau sistem akuntansi perusahaan wajib diperiksa balik sang auditor buat memastikan apakah telah relevan atau belum. Relevan disini maksudnya yaitu menentukan laporan keuangan yg terkait & herbi bukti audit saja. Tujuannya merupakan supaya mampu dihasilkan suatu dasar yg rasional atas laporan keuangan yg diberikan.

5. Membuat Bukti Audit

Dari peninjauan atas laporan keuangan yg dilakukan sang auditor tadi akan menerima suatu bukti audit yg sifatnya reliabel & relevan. Bukti audit tadi buat mendukung konklusi yg rasional.
 

Tips Memilih Jasa Audit Pajak Perusahaan 


Hasil pekerjaan pemeriksa pajak perusahaan nantinya berdampak signifikan terhadap proses pemeriksaan pajak otoritas. Jika hasil pemeriksaan pemeriksa pajak independen Anda dapat diandalkan berdasarkan informasi yang ada, maka proses pengendalian otoritas pajak juga akan lebih cepat dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk melihat terlebih dahulu beberapa tips memilih jasa review untuk mendapatkan hasil terbaik, sebagai berikut:

1. Lihatlah reputasinya

Mulailah mencari akuntan yang baik dengan meneliti reputasi mereka. Apa kabar Anda dapat bertanya kepada kenalan atau kolega dan meminta rekomendasi akuntan yang baik. Jangan hanya terpaku pada durasi perusahaan pemeriksa pajak, di luar sana juga banyak layanan pajak yang relatif baru tapi mapan.

Reputasi juga tercermin dalam bagaimana auditor membangun hubungan kerjasama dengan kliennya. Jika mayoritas klien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pemeriksa pajak, maka hal tersebut patut untuk dipertimbangkan.

2. Kualitas auditor

Faktor yang sama pentingnya adalah kualitas pemeriksa. Kualitas ini menyangkut aktivitas akuntan pajak untuk perusahaan, sehingga masalah pajak dapat ditangani secara aman dan sesuai dengan hukum.

Audit adalah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi, jadi Anda harus selalu mengingatnya. Selain itu, seorang akuntan yang baik harus bisa mandiri selama bekerja di perusahaan Anda, namun tetap profesional dan selalu mengutamakan aturan.

3. Pengalaman dan jam terbang

Meskipun bukan satu-satunya jaminan, pengalaman dan rekam jejak merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan saat memilih seorang akuntan pajak. Pengalaman dan jam terbang yang cukup membantu auditor untuk melakukan pekerjaannya dengan lebih mudah.

Anda dapat melihat perusahaan mana yang menggunakan jasa akuntan ini untuk perpajakan mereka. Semakin mapan perusahaan yang ditangani pemeriksa pajak, otomatis pengalamannya tidak perlu lagi dipertanyakan.

4. Biaya Layanan

Apakah pelayanan pemeriksaan pajak yang mengenakan pajak tinggi menjadi lebih baik? Tidak ada yang bisa mengatakan dengan pasti. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda memilih jasa pemeriksaan pajak untuk perusahaan yang biayanya lebih murah, asalkan sesuai dengan anggaran yang ditentukan.

Jika perusahaan Anda tidak terlalu besar, Anda tidak perlu menyewa seorang akuntan yang sangat berpengalaman menangani perusahaan besar, karena biayanya pasti akan tinggi. Cari saja jasa pemeriksaan pajak yang sesuai dengan ruang lingkup bisnis Anda untuk menekan biaya namun memaksimalkan hasil.

6. Akurasi

Mampu bekerja tepat waktu merupakan bagian dari etika profesi yang harus diikuti oleh akuntan. Artinya, meskipun memiliki jam terbang yang banyak, misalnya, tidak dapat melakukan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, hal tersebut harus dihindari. Sekalipun auditor tidak dapat melaksanakan pekerjaan dan tugas yang diberikan oleh perusahaan, pasti ada beberapa alasan yang dapat dipahami dengan baik.

7. Kemudahan Penggunaan

Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah kemudahan akses penguji. Mengapa akses penting? Pekerjaan inspeksi merupakan pekerjaan yang membutuhkan proses yang panjang dan waktu yang lama. Ini berarti Anda akan bekerja dengan seorang akuntan dalam beberapa hari. Pada titik tertentu selama kolaborasi, Anda mungkin memerlukan sesuatu dari akuntan tentang masalah pemeriksaan pajak. Dengan akses yang mudah, Anda bisa menghubungi mereka kapan saja agar pekerjaan tidak menemui kendala.

8. Anda memiliki kualifikasi dan lisensi yang sesuai

Dari semua cara memilih jasa pemeriksaan pajak perusahaan di atas, yang terpenting bagi Anda adalah kualifikasi atau keahlian auditor. Tentunya yang bersangkutan harus memiliki kualifikasi akademik di bidang pemeriksaan pajak. Selain keahlian profesional, pastikan layanan pemeriksaan pajak disetujui secara resmi. Izin tersebut merupakan bukti legalitas kegiatan yang dilakukan oleh auditor.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda