+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mari Mengenal Apa Itu Market Orientation! Fungsi, Manfaat Hingga Tahapannya

30 November, 2022   |   Hilal

Mari Mengenal Apa Itu Market Orientation! Fungsi, Manfaat Hingga Tahapannya

Mau mulai bisnis tapi masih bingung? kamu bisa mencoba mengambil pendekatan berbasis pasar sebagai langkah awal memulai bisnis! Saat merencanakan sebuah startup, seringkali kita fokus terlebih dahulu untuk mencari ide barang atau produk.

Namun, alih-alih fokus mencari produk atau jasa yang menarik untuk dijual, pendekatan ini mengajak kamu untuk belajar terlebih dahulu tentang kebutuhan atau permintaan pasar. Dengan memahami kebutuhan pasar sasaran, kamu juga dapat menemukan produk yang memenuhi dan memenuhi keinginan konsumen. Ini karena kamu memiliki jangkauan yang lebih luas dan peluang untuk meningkatkan tingkat konversi bahkan retensi pelanggan. Lantas, apa itu orientasi pasar dan bagaimana langkah penerapannya?
 

Apa Itu Market Orientation


Menurut Investopedia, orientasi pasar adalah metode atau strategi pengembangan bisnis yang ditujukan untuk menentukan kebutuhan dan keinginan konsumen sasaran. Setelah menentukan kebutuhan dan keinginan objek, produsen juga akan menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan pasar untuk menciptakan kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Sedangkan menurut Market Business News, orientasi pasar berlawanan dengan orientasi produk. Merupakan strategi pemasaran yang mengutamakan kualitas produk (nilai produk) untuk menghasilkan penjualan.

Seringkali, strategi ini akan memaksa perusahaan untuk mempertimbangkan kualitas produk sebagai penentu permintaan pasar (product-driven growth) dan kurang memperhatikan keinginan pelanggan. Jadi, pada intinya orientasi pasar adalah strategi bisnis yang diarahkan pada kebutuhan dan keinginan pasar. Dengan pendekatan ini, kamu akan dapat meningkatkan kredibilitas merek, loyalitas pelanggan, loyalitas merek, dan iklan dari mulut ke mulut dengan lebih mudah.

Namun, kamu harus menyadari bahwa metode ini juga memiliki kelemahan. Salah satunya adalah penurunan inovasi produk. Bukan tanpa alasan, karena seringkali perusahaan memproduksi barang berdasarkan permintaan pasar. Untuk bisnis yang mengadopsi pendekatan berbasis pasar, riset pasar harus menjawab kebutuhan utama konsumen. Jadi, jika kamu ingin menerapkan pendekatan ini dalam trading, kamu harus selalu mengetahui dan memantau tren pasar.
 

Manfaat Market Orientation 


Berasal dari Marketing91, orientasi pasar merupakan pendekatan penting karena strategi ini dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi perusahaan. Memang, perusahaan yang berorientasi pasar atau konsumen juga cenderung memastikan bahwa produk atau layanan mereka selalu diminati.

Memang, daripada memaksa konsumen mencoba hal baru, menyesuaikan produk dengan kebutuhan saat ini cenderung lebih mudah dan menghemat biaya produksi (biaya pokok).

Selain itu, cara ini dapat mendatangkan sejumlah manfaat lain seperti:

- Membantu bisnis menghasilkan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan mereka
- Lebih hemat biaya produksi dengan sistem Engineer-to-order (manufaktur sesuai kebutuhan pelanggan)
- Perusahaan dapat menghasilkan produk atau jasa lebih efisien daripada pesaing (competitor analysis)
- Menjelaskan perbedaan kinerja yang telah dicapai perusahaan
 

Tahapan Market Orientation


Untuk menerapkan orientasi pasar, kamu perlu mengikuti beberapa langkah. Diantara yang lain:

1. Tetapkan tujuan terlebih dahulu Menetapkan tujuan dan sasaran sangat penting untuk bisnis. Dengan cara ini, kamu akan tahu apakah perusahaan mencapai tujuan yang ingin kamu capai.

Namun, kamu harus ingat bahwa penetapan tujuan harus realistis. Dengan kata lain, tujuan yang ingin kamu capai harus masuk akal untuk dicapai oleh semua pemangku kepentingan. Dengan demikian, sumber daya manusia perusahaan akan lebih fokus pada implementasi rencana yang telah ditetapkan. Selain itu, saat menentukan tujuan, penting untuk selalu mencoba menempatkan diri kamu dalam perspektif konsumen untuk memahami kebutuhan mereka.

2. Melakukan riset konsumen Pendekatan ini menitikberatkan pada kebutuhan konsumen. Jadi wajar saja jika kamu melakukan riset konsumen untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan dan keinginan mereka.

Data pelanggan yang dikumpulkan bisa berupa data kualitatif atau kuantitatif, yang kemudian bisa kamu gunakan untuk menyusun business plan atau rencana bisnis yang lebih lengkap.

3. Membentuk atau mengorganisir grup Perusahaan harus mengorganisir atau membentuk grup khusus yang terdiri dari banyak departemen berbeda untuk menjalankan suatu proyek. Misalnya, dari tim pengembangan produk, pengembangan bisnis, penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan. Berkat keahlian masing-masing departemen, kamu dapat mengumpulkan lebih banyak informasi yang berguna untuk desain produk atau layanan yang akan kamu hasilkan.

4. Buat peta perjalanan pelanggan Peta perjalanan pelanggan adalah alat aktif untuk memahami interaksi pengguna dengan produk atau layanan kamu.

Dengan menggunakan peta perjalanan pelanggan, bisnis akan dengan mudah melihat perjalanan pembelian konsumen di setiap touchpoint dan mengungkap masalah yang mereka hadapi. Berdasarkan informasi ini, kamu dapat menyesuaikan solusi dengan kebutuhan mereka dengan lebih baik.
 

Komponen Market Orientation


Pada dasarnya orientasi pasar atau orientasi pasar terdiri dari tiga komponen perilaku. Yakni, fokus pelanggan, fokus pesaing, dan koordinasi lintas fungsi. Berikut penjelasan masing-masing dari ketiga komponen tersebut.

1. Customer Orientation Fakta bahwa perusahaan memfokuskan posisinya untuk melayani pelanggan sebanyak-banyaknya. Karena kepuasan pelanggan adalah tujuan utama yang ingin dicapai.

Dengan demikian, bisnis harus memperhatikan kebutuhan pelanggan, sehingga menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan mereka dan menawarkan strategi pemasaran agar pelanggan peduli dan menggunakan produk tersebut. Untuk mengukur orientasi pelanggan, ada beberapa metrik, antara lain pembahasan tentang preferensi pelanggan, komitmen terhadap penyampaian layanan, database pelanggan yang terperinci, kustomisasi produk menurut pemerintah.

2. Competitive orientation Analisis persaingan atau analisis pesaing merupakan hal yang harus kamu perhatikan ketika berbisnis. kamu perlu mengenal pesaing kamu dengan baik untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka.

Sehingga kamu dapat menggunakannya sebagai referensi untuk membuat produk yang lebih baik di pasaran. Hal-hal yang harus diperhatikan antara lain siapa pesaing kamu, teknologi apa yang mereka gunakan, dan apakah pelanggan cenderung memilih produk pesaing kamu sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan mereka atau tidak.

3. Koordinasi lintas fungsi Kenyataannya adalah setiap departemen dalam perusahaan harus bekerja sama untuk menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Mereka juga harus dapat mengambil keuntungan penuh dari utilitas bisnis, serta mampu menanggapi perubahan yang muncul dalam persaingan.

Oleh karena itu, diperlukan kemampuan manajemen yang baik untuk menjalankan semua departemen sesuai dengan fungsinya. Misalnya melakukan pekerjaan rutin antar departemen, mengukur kinerja dengan performance review, dll.

Ini adalah penilaian arah pasar, manfaatnya, tahapan dan komponennya. Orientasi pasar sebenarnya adalah salah satu strategi bisnis yang bisa kamu terapkan untuk menentukan barang atau jasa apa yang ingin kamu jual. Ini juga dapat digunakan sebagai strategi pertumbuhan dan pengembangan bisnis, menyediakan produk atau layanan yang selalu dibutuhkan pasar. Namun, kamu tetap perlu meninjau dan menyesuaikan strategi yang paling tepat untuk diterapkan dalam bisnis kamu. 

Memang setiap strategi trading memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sementara itu, selain mengadopsi orientasi pasar, kamu juga bisa menggunakan jasa perusahaan digital marketing untuk membantu kamu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi pemasaran yang dapat diterapkan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360° digital marketing dan data-driven marketing agar bisnis dapat berkembang pesat.
 

Faktor yang Mempengaruhi Orientasi Pasar yang Baik


Ada tiga faktor yang mempengaruhi arah pasar untuk hasil yang baik. Seperti ini penjelasan yang lebih lengkap.

1. Pengetahuan pemasaran
Semua sumber daya manusia yang menerapkan strategi ini memiliki pengetahuan yang baik tentang pemasaran yang diterapkan langsung dalam proses bisnis.

2. pemimpin pemasaran
Selain keterampilan pemasaran, atasan yang memimpin strategi berorientasi pasar juga harus memiliki keterampilan yang baik dalam strategi ini. Karena instruksi yang jelas dan tepat kepada bawahan akan menjamin koordinasi yang baik dan pencapaian tujuan yang terfokus. Hal ini dapat dilatih dengan pengalaman yang dimilikinya.

3. Kepuasan Karyawan
Faktor-faktor yang dapat membuat orientasi pasar berjalan dengan baik bukan hanya kepuasan pelanggan tetapi juga kepuasan karyawan. Apakah karyawan menyukai apa yang dilakukannya, sehingga dapat mencapai hasil yang positif dalam pekerjaannya. Apakah perusahaan memberinya fasilitas dan upah layak?

Hal ini tidak boleh diabaikan karena bisnis juga membutuhkan karyawan. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi yang tepat terhadap karyawan.
 

Perbedaan Perusahaan Market Orientation dengan Perusahaan Orientasi Penjualan


Selain orientasi pasar, di strategi bisnis juga ada orientasi penjualan. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Di orientasi pasar, perusahaan akan fokus terhadap kepuasan pelanggan, sehingga produk yang diciptakan pun akan disesuaikan dengan keinginan pasar.

Sedangkan di orientasi penjualan, perusahaan akan fokus terhadap keinginan perusahaan. Perusahaan akan dinilai dari inovasi-inovasi hebat yang berhasil diciptakannya. Sehingga, perusahaan akan lebih fokus pada menjual produk sebanyak-banyaknya kepada pelanggan karena volume penjualan adalah yang terpenting.
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda