+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Lebih Dalam Clickbait: Pengertian dan Cara Menggunakannya Dengan Tepat

14 November, 2022   |   srimulia

Mengenal Lebih Dalam Clickbait: Pengertian dan Cara Menggunakannya Dengan Tepat

Apakah Anda ingin meningkatkan jumlah audiens untuk konten Anda? Jika iya, menggunakan clickbait adalah salah satu cara dan solusinya. Namun, clickbait yang berlebihan justru dapat merusak reputasi Anda lho. Lalu, bagaimanakah cara untuk membuat judul clickbait yang baik sebagai strategi konten? 

Anda kini telah menemukan artikel yang tepat. Kali ini, kami akan membahas mengenai clickbait secara lengkap. Mulai dari definisi, kelebihan dan kekurangan, hingga bagaimana cara membuat judul clickbait yang tepat. Langsung saja simak artikel berikut ini yuk!
 

Pengertian Clickbait


Clickbait adalah sebuah judul konten yang sengaja dibuat menarik dengan tujuan memancing orang melakukan klik terhadap konten tersebut. Dapat dikatakan, clickbait artinya upaya untuk menarik klik dari pengunjung sebanyak mungkin ke website atau platform lain. Saat ini, clickbait merupakan suatu hal yang lumrah di berbagai konten, mulai dari berita, postingan blog, hingga video. Ciri sebuah clickbait antara lain:

a. Judul yang digunakan mengundang rasa penasaran pengunjung 

b. Judul cenderung melibatkan emosi para pembaca

c. Memuat gambar yang lucu, menarik, dan mudah diingat  

Beberapa portal berita atau blog cukup seringkali menggunakan clickbait sebagai strategi konten marketing mereka. Contohnya adalah Buzzfeed.
 

Kenapa seringkali Buzzfeed menggunakan judul clickbait? 


Pertama, menggunakan jumlah daftar sebanyak 33 akan menawarkan informasi lebih lengkap kepada para pembaca. Kedua, daftar produk yang terjangkau yaitu di bawah 40 dollar, akan lebih sesuai dengan audiens secara meluas. Ketiga, penggunaan dari kata “Love” akan memancing emosi positif pembaca.

Nah, meskipun awalnya memiliki tujuan untuk menambah jumlah klik dengan informasi yang relevan dan informatif, saat ini arti clickbait umumnya hanya fokus di jumlah klik saja. Alhasil, banyak judul yang bombastis namun isinya tidak sesuai dengan judul yang ditawarkan.

Misalnya, Anda menemukan sebuah situs berita yang berjudul “Raisa Baru Saja Melahirkan, Ucapannya Bikin Kaget dan Terharu!”. Karena tertarik dan penasaran, Anda tentu akan membacanya, dan ternyata tidak menemukan ucapan sesuai dengan judul yang Anda harapkan.

Bagaimana perasaan Anda setelah membaca berita tersebut? Sedikit kesal, bukan? Nah, hal itulah yang juga dirasakan para audiens ketika menemukan judul-judul clickbait yang berlebihan. 

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam penggunaan clickbait sebagai judul konten untuk bisnis Anda. Tetaplah buat konten yang berisikan informasi yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan pembaca. Hal ini berkaitan dengan reputasi bisnis Anda yang dipertaruhkan.

Lalu, sebenarnya apa saja sih kelebihan dan kekurangan dari judul clickbait untuk konten marketing Anda? Simak pembahasan berikut ini
 

Kelebihan dan Kekurangan Clickbait


Kelebihan Clickbait

1. Meningkatkan Click Through Rate (CTR)

Judul clickbait adalah hal pertama yang akan mempengaruhi dan membuat audiens lebih tertarik untuk melakukan klik. Sebab selain penasaran, mereka berharap menemukan jawaban dari konten yang Anda tawarkan. Faktanya, 8 dari 10 orang akan melakukan klik pada judul konten yang clickbait.

Ketika semakin banyak orang mengklik pada konten yang dibuat, tentu saja rasio click-through-rate (CTR) Anda juga akan semakin meningkat. CTR yang tinggi membuktikan bahwasanya konten Anda relevan dengan kebutuhan audiens. Pada akhirnya, Google akan menempatkannya di posisi yang baik pada hasil pencarian atau related search. 

2. Meningkatkan Pageviews

Judul clickbait akan membuat audiens menjadi tertarik membaca atau menonton konten Anda. Pada akhirnya jumlah pageviews, yaitu total halaman yang dilihat oleh audiens hasilnya akan meningkat. Nah, saat jumlah pageviews Anda tinggi, konten tersebut akan dianggap bermanfaat untuk pembaca atau pengunjung situs sehingga mesin pencari akan merekomendasikannya di hasil pencarian atau Search Engine Result Page. Selain itu, bagi media online seperti BuzzFeed, clickbait merupakan strategi efektif untuk mendapatkan pemasang iklan lebih mudah. Oleh karena itu, penghasilan mereka akan bertambah dengan strategi clickbait yang tepat 

3. Potensi Social Share

Clickbait juga cukup efektif untuk  membuat orang membagikan konten milik Anda tersebut ke orang lain. Sebab, dengan judul yang menimbulkan respon emosi seperti penasaran, kaget dan lainnya, membuat orang tertarik melakukannya. Potensi social share inilah yang dapat Anda manfaatkan untuk dapat meningkatkan brand awareness produk Anda. Jika langkah ini berhasil, Anda bisa tetap membuat judul clickbait yang relevan dengan isi yang telah dimuat di dalamnya.

Sebaliknya, apabila clickbait yang dibuat tidak mendapatkan social share yang cukup, bisa jadi karena audiens menganggap judul tersebut terlalu berlebihan dan tidak ingin menyebarkan konten tidak kredibel. Apa gunanya clickbait dilakukan jikalau tidak mendatangkan manfaat, bukan? 

Kekurangan Clickbait

1. Mendatangkan Traffic yang Tidak Sesuai 

Clickbait mungkin mampu mendatangkan trafik dari audiens yang penasaran dengan isi konten milik Anda. Namun, bisa saja audiens tersebut bukanlah target audiens yang tepat sehingga tidak akan melanjutkan ke halaman pembelian produk. Jika hal itu terjadi, upaya peningkatan pendapatan melalui strategi konten marketing jadi tidak maksimal, bukan?  

2. Bounce Rate Meningkat

Kekurangan menggunakan clickbait yaitu adanya bounce rate yang tinggi di website/blog Anda. Alasannya, saat audiens menyadari bahwa konten tak sesuai dengan judul, mereka akan langsung meninggalkan halaman konten Anda. Website dengan angka bounce rate yang tinggi terindikasi memiliki konten yang tidak relevan dengan pencarian audiens. Dengan demikian, Google tidak akan merekomendasikannya ke para audiens mereka sehingga posisi di hasil pencarian akan menjadi buruk. 

3. Merusak Brand Image

Bayangkan Anda membuat clickbait dengan isi konten marketing yang tidak sesuai, contohnya yaitu Anda menawarkan promo jam tangan untuk semua audiens pada bagian judul.  Nah, ketika audiens membacanya, ternyata promo itu hanya berlaku untuk 100 pembeli pertama. Audiens tentu saja akan merasa Anda hanya tipu-tipu saja, bukan? 

Jika konten clickbait itu muncul sekali saja, mungkin pembaca masih maklum dan mewajarinya. Namun, apabila hal itu selalu dilakukan, tentu kepercayaan mereka pada bisnis Anda bisa menurun. Akibatnya, reputasi brand Anda dapat jatuh bahkan hancur. Clickbait adalah strategi yang sah-sah saja penggunaannya asal tidak berlebihan dalam konteksnya.
 

Upaya Membuat Judul Clickbait yang Baik Untuk Strategi Content Marketing 


Berikut ini adalah cara atau upaya membuat clickbait untuk strategi content marketing Anda! Yuk simak pembahasan lengkapnya!

1. Gunakan Part Paling Menarik Sebagai Judul

Baca kembali konten Anda sebelum memberi judul, bagian mana yang paling menarik? Apakah ada angka yang akan memancing rasa penasaran audiens? Jadikan kalimat itu sebagai clickbait judul konten Anda. Contohnya, Niagahoster mengumpulkan banyak riset tentang tips marketing bagi brand lokal. Karena audiens tentu membutuhkan tips yang teraktual, maka judul yang digunakan adalah “Tips Marketing yang Tepat Bagi Brand Lokal di 2021”

2. Pemberian Teka-Teki Pada Judul

Pemberian teka-teki pada judul Anda bisa menjadi cara yang efektif untuk membuat clickbait karena dapat meningkatkan rasa ingin tahu dari audiens. Anda dapat menerapkannya di berbagai platform, termasuk menggunakan clickbait YouTube.

3. Menggunakan Emosi Untuk Dapat Mendekatkan Pembaca

Menggunakan kalimat yang membangkitkan emosi juga dapat Anda manfaatkan untuk clickbait. Namun, perlu diingat untuk tidak berlebihan ya. Misalnya, Anda menyadari bahwa pemilik website merasa takut atau panik apabila websitenya tiba-tiba tak bisa diakses. Dengan begitu, Anda bisa menggunakannya sebagai judul clickbait berbentuk pertanyaan untuk menimbulkan kesan memahami audiens.

4. Buat Pembaca Merasa Terlibat

Anda bisa menerapkan kalimat yang mengajak pembaca terlibat. Contohnya, konten bisnis plan milik Niagahoster yang mengajak calon pebisnis membuat bisnis plan dengan tepat sebagai langkah penting untuk memulai suatu bisnis.

Kenapa judul di atas bisa dikatakan clickbait? 

Pertama mulai dengan pertanyaan “Ingin Memulai Bisnis?” audiens akan merasa bahwa konten tersebut sesuai untuk mereka sebagai pebisnis pemula. Selain itu, kalimat “Simak Dulu Cara Membuat Bisnis Plan Berikut Ini!” dapat membuat audiens untuk bersama-sama mengikuti langkah panduan untuk memulai bisnis. Singkatnya adalah, clickbait berkaitan tentang bagaimana pembaca merasa terlibat dengan konten tersebut.

5. Gunakan Teknik Copywriting 

Anda bisa membuat judul dengan kalimat yang mudah menarik perhatian audiens dengan menerapkan prinsip copywriting, yaitu concise, relevant, unique,dan useful. Penerapan prinsip tersebut diawali dengan mencoba menulis sebuah judul yang singkat (concise). Tujuannya adalah untuk menghindari rasa jenuh audiens. Meskipun singkat, judul harus tetap mencerminkan manfaat isi konten yang relevan bagi audiens. Selain itu, pastikan terlebih dahulu untuk membuat judul yang kreatif yang belum pernah digunakan sebelumnya. 
 

Contoh Clickbait Lainnya Sebagai Sumber Inspirasi Anda


Berikut ini contoh clickbait yang bisa menjadi sumber inspirasi Anda:

1. New York Post

Judul artikel advertorial New York Post tentang Beelinguap merupakan salah satu contoh judul clickbait yang dapat dikatakan inspiratif. Beelinguap merupakan salah satu aplikasi belajar dengan fitur listening dan voice recording. Nah, kegiatan belajar bagi sebagian orang mungkin akan terdengar menjenuhkan. Oleh karena itu, New York Post menggunakan kalimat yang memiliki nuansa ceria: “Power of Karaoke” untuk menarik lebih banyak audiens untuk membaca artikel advertorial itu. 

Meskipun fitur voice recording memiliki fungsi yang mirip dengan karaoke, tapi penggunaan kata Power of Karaoke merupakan strategi clickbait yang dapat langsung menciptakan nuansa menyenangkan, yang lebih menarik bagi audiens.

2. Buzzfeed

Buzzfeed merupakan media yang seringkali menggunakan judul clickbait. Salah satu contoh clickbait adalah artikel mereka yaitu: 30 Things That’ll Basically Give You No Choice But To Stay Organized:

Dengan menerapkan angka untuk membuat judul, Buzzfeed memberikan banyak pilihan kepada pembaca untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Selain itu, dengan tidak menyebutkan apa yang disusun, Buzzfeed mencoba melibatkan rasa penasaran audiens untuk mau klik judul clickbait tersebut agar mendapatkan jawabannya.  Artikel terkait penyusunan barang rumah tangga ini merupakan contoh clickbait yang menarik karena isi di dalamnya cukup informatif dan relevan bagi sebagian besar audiens. 

3. Penny Hoarder

Contoh clickbait lainnya adalah beberapa artikel dari Penny Hoarder, yang mana merupakan website penasihat keuangan pribadi di Amerika Serikat. Pendekatan yang dilakukan mereka adalah penggunaan judul yang melibatkan emosi sesuai dengan kebutuhan target audiens bisnis mereka. Contohnya yaitu, 5 Strategies That’ll Help You Stop Fighting With Your Partner About Money.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda