+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Yuk, Kenali Apa Itu LOT Dalam Dunia Investasi Saham

9 November, 2022   |   srimulia

Yuk, Kenali Apa Itu LOT Dalam Dunia Investasi Saham

Pada dasarnya, lot adalah salah satu istilah yang terdapat di dalam dunia investasi saham. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dunia investasi saham selalu menarik untuk dibahas bagi siapa saja yang menekuninya. Di dalamnya terdapat banyak sekali hal yang bisa kita kupas untuk menambah pengetahuan dan pemahaman kita.

Di dalam saham, terdapat ketentuan yang harus kita ketahui dalam proses perdagangannya, yaitu pembelian saham yang menggunakan satuan lot. Jadi, saham itu tidak bisa kita beli secara ketengan, namun ada paket satuan yang biasa disebut dengan lot.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas secara lengkap tentang pengertian lot dan manfaat pembelian lot saham. Simak penjelasan pada artikel tentang lot saham ini hingga selesai.
 

Pengertian Lot Saham


Lot adalah satuan atau ukuran yang menunjukkan jumlah unit  keuangan yang diperdagangkan di pasar modal atau bursa saham. Penggunaan lot saham dalam perdagangan dilakukan untuk menghitung nilai keuntungan dan juga kerugian di masa depan.

Dalam setiap aktivitas transaksi perdagangan saham, 1 lot saham menggambarkan jumlah satuan per kegiatan transaksi jual beli saham pada perusahaan tertentu. Sesuai peraturan  BEI (Bursa Efek Indonesia), per 6 Januari 2014 lalu, 1 lot saham didefinisikan dengan 100 lembar saham.

Dalam jumlah lembaran saham dalam satuan lot ini lebih rendah dari pada peraturan sebelumnya, dimana 1 lot saham berjumlah 500 lembar saham.

Meskipun lot menggambarkan jumlah lembaran saham, tetapi kegiatan perdagangan saham tetap mengacu pada satuan lot, bukan per lembar. ini berarti bahwa jumlah pembelian bukanlah per lembar saham, tetapi 1 lot dengan nilai kontrak yang sebelumnya sudah ditentukan oleh badan otoritas negara. Di Indonesia, BEI (Bursa Efek Indonesia ) yang bertindak sebagai pengatur perdagangan saham.
 

Manfaat Lot Saham


Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, pada kegiatan transaksi saham di Indonesia sepenuhnya dikendalikan dan dikontrol secara penuh oleh pemerintah melalui BEI.

Dalam peraturan yang terbaru diterbitkan oleh BEI, masih ada kelonggaran tentang satuan transaksi per lot yang didalamnya berisi jumlah lembar saham yang jauh lebih sedikit daripada aturan sebelumnya, yaitu 1 lot berisi 500 lembar saham dan berubah menjadi 1 lot berisi 100 lembar saham.

Jumlah penurunan lembaran saham dilakukan agar perdagangan saham dinilai terjangkau, sehingga mampu menarik perhatian para investor baru untuk turut berpartisipasi secara aktif di dalam dunia pasar modal.

Banyak sekali di kalangan masyarakat Indonesia yang ingin melakukan investasi saham tetapi terhalang dengan modal. Oleh karena itu, mereka tidak akan bisa ikut berinvestasi saham jika harus menyetorkan modal dananya dalam jumlah yang banyak secara sekaligus.

Berdasarkan peraturan sebelumnya jumlah 1 lot saham adalah 500 lembar saham, maka investor harus menggelontorkan modal seharga 500 lembar saham. Dalam situasi ini, tentu sangat memberatkan bagi investor pemula yang tentunya masih kurang pengalaman dalam hal menganalisis pasar dan pergerakan saham.

Saat ini, adanya peraturan baru yang menetapkan bahwa 1 lot saham berjumlah 100 lembar saham, maka modal yang dibutuhkan untuk para investor pemula pun relatif lebih sedikit. Dengan ini, diharapkan masyarakat umum yang memiliki keterbatasan dalam hal modal bisa turut menikmati pengalaman dalam berinvestasi di dalam saham lokal.

Oleh karena itu, peraturan terkait lot saham ini bisa bermanfaat dalam meningkatkan daya beli dan minat masyarakat umum untuk memperdagangkan saham yang ada di pasar modal. Untuk saat ini, hanya bermodalkan Rp 100.000, setiap masyarakat memiliki kesempatan untuk bergabung dan juga belajar untuk menjadi seorang investor saham.

Misalnya, katakan ada seorang investor pemula yang tertarik membeli saham pada suatu perusahaan yang dijual dengan harga Rp 1.000 per lembar sahamnya. Dalam hal ini, artinya investor pemula tersebut harus mengeluarkan uang sebanyak Rp 100.000 saja untuk membeli 1 lot saham dari perusahaan tersebut.

Dengan begitu, harus sama-sama digaris bawahi bahwa ketentuan 1 lot sama dengan 100 lembar saham hanya berlaku untuk perusahaan yang melantai di BEI saja. Untuk di negara lainya, 1 lot saham jumlah lembarannya bisa berbeda-beda.

Dengan itu, nilai dan juga harga saham setiap perusahaan yang melantai di BEI pun berbeda-beda. Sebab, harga untuk setiap 1 lot sahamnya pun berbeda-beda.
 

Tips Berinvestasi Saham Bagi Pemula


Dengan ini, sudah tidak perlu lagi mengeluarkan banyak uang untuk menjadi seorang investor saham. Mengapa? karena hanya dengan modal Rp 100.000 saja, bisa ikut berinvestasi di pasar saham.

Dengan begitu, artinya anda bisa bersantai dan menunggu hasil investasi. anda harus tetap belajar dan meningkatkan pengetahuan tentang investasi saham agar bisa menjadi seorang investor yang sukses dan mencapai kemandirian finansial yang diharapkan untuk masa depan.

Sebagai seorang investor pemula, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar modal yang diinvestasikan di pasar modal tidak sia-sia dan dapat menghasilkan keuntungan yang banyak. Berikut adalah tipsnya.

1. Banyak Belajar

Untuk menjadi seorang investor saham yang sukses akan dituntut memiliki kemampuan yang cukup dalam melakukan analisa pergerakan pasar dan juga harga saham. Mengapa? karena pasar dan juga harga saham akan cenderung sensitif pada berbagai isu yang terjadi, baik itu dalam ruang lingkup lokal maupun global.

Jadi, untuk meminimalisir resiko kerugian, anda harus mengamati setiap faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar dan harga saham tersebut.

Tapi menjadi seorang pemula. harus terlebih dahulu mempelajari berbagai istilah yang ada di dalam investasi saham, misalnya lot, bull market, bear market, dividen, dan berbagai jenis saham. Sehingga, kegiatan perdagangan yang dilakukan bisa jauh lebih efektif.

2. Mulai Dari Jumlah yang Kecil

Penting untuk pahami dengan baik bahwa investasi saham adalah investasi yang memiliki risiko tinggi tetapi dengan potensi keuntungan yang juga tinggi. Jadi, jangan sampai salah dalam membeli dan juga mengelola investasi saham, karena resikonya bisa kehilangan semua aset yang sudah diinvestasikan.

Agar bisa menekan risiko yang terjadi kapan saja, mulailah buat berinvestasi dari jumlah yang terkecil lebih dulu. Tidak perlu terburu-buru pada menginvestasikan semua aset yang dimiliki dalam suatu perusahaan. Anda dapat membagikannya dengan menempatkan dana tersebut ke beberapa perusahaan lainnya.

Dengan memulai dari jumlah yang kecil dan membagikannya ke banyak perusahaan, Anda dapat meminimalisir risiko kerugian dan juga kehilangan aset yang diinvestasikan.

3. Memilih Sekuritas yang Tepat

Saat ingin berinvestasi saham, maka anda diwajibkan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas. Rekening tersebutlah yang nantinya akan menjadi tempat penyimpanan dana untuk melakukan transaksi pada pasar saham.

Untuk itu, anda perlu memilih perusahaan sekuritas yang terpercaya dan memiliki histori yang bagus. Anda dapat meminta rekomendasi perusahaan sekuritas yang baik kepada rekan atau kerabat yang sudah lebih dulu mendalami investasi saham atau membaca berbagai review perusahaan sekuritas tersebut di internet.

4. Cermat Dalam Memilih Saham

Pilih saham dari emiten yang stabil untuk menghindari harganya tidak bergerak terlalu fluktuatif. Saham yang berasal dari perusahaan perbankan dan consumer goods merupakan saham yang sangat direkomendasikan untuk pemula. mengapa? karena perusahaan tersebut dalam bisnis yang digunakan oleh kegiatan sehari-hari masyarakat.

Selain itu, keuntungan yang dihasilkan perusahaan juga selalu meningkat tiap tahun, yang berartinya harga saham perusahaan tersebut tetap stabil. Meskipun tiba-tiba harga saham tersebut menurun, maka waktu yang dibutuhkan untuk normal kembali cenderung singkat. Jenis saham seperti ini yang sesuai untuk investasi jangka panjang.

5. Hindari Berhutang

Bila anda baru memulai investasi saham, maka hindari menggunakan dana dari hasil pinjaman utang. Siapkan dana khusus dari penghasilan anda agar nantinya tidak menambah beban utang nantinya.

Rutin dalam melakukan investasi setiap bulan. Meskipun pada awalnya memang kecil, namun nilai investasi akan perlahan bertambah bila dilakukan secara konsisten.
 

Kesimpulan 


Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa setelah memperoleh informasi terkait lot saham dan cara melakukan investasi saham untuk pemula.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda