+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Market Size adalah: Definisi dan Penerapannya dalam Bisnis

7 November, 2022   |   emaaminahhhh

Market Size adalah: Definisi dan Penerapannya dalam Bisnis

Market size merupakan faktor penting dalam bisnis. Ini karena perusahaan menggunakan ukuran pasar untuk memperkirakan kemungkinan keberhasilan mereka di masa depan. Apa sebenarnya ukuran pasar dan bagaimana Anda menentukan ukuran pasar? Berikut penjelasannya.
 

Apa itu market size ?


Yang dimaksud dengan market size atau ukuran pasar adalah nilai total penjualan atau konsumen yang terlihat oleh pemangku kepentingan. Ukuran pasar sering diukur selama periode satu tahun. Ukuran pasar membantu mengembangkan pasar potensial sebelum meluncurkan lini produk atau operasi baru. Karena Anda dapat melihat apakah produk atau bisnis baru Anda layak untuk menginvestasikan uang dan waktu Anda.

Konsep ini mirip dengan pangsa pasar. Pangsa pasar adalah total pangsa pasar keseluruhan yang dimiliki perusahaan untuk penjualan dan konsumennya. Ukuran pasar juga digunakan untuk menentukan keberhasilan investasi tahun lalu. Jika hasil investasi tidak stabil, perusahaan dapat menunda peluncuran produk dan bisnis baru.

Sebagai contoh ukuran pasar, pemilik bisnis dapat melihat laba atas investasi mereka dalam beberapa tahun. Jika prospeknya tidak bagus, perusahaan dapat menunda rilis produk mahal dan proyek lainnya. Jika Anda ingin memperkenalkan produk baru yang benar-benar berbeda dari pesaing Anda, Anda perlu lebih memikirkan potensi pasar baru dan memperkirakan ukuran pasar baru berdasarkan permintaan yang diharapkan. Anda juga perlu memutuskan apakah barang dan jasa Anda ditujukan untuk pasar global, domestik, atau lokal. Ini biasanya didasarkan pada di mana Anda berencana untuk menjual produk Anda.
 

Jenis Market Size


Market size dapat bervariasi, tergantung demand dan supply. Berikut jenis-jenis market size.

1. Ceruk Pasar

Ceruk pasar yaitu market size yang terdiri dari beberapa konsumen potensial dalam jumlah kecil. Pelaku ceruk pasar memberikan layanan yang unik dan memberi harga lebih tinggi atau premium.

2. Mass Market

Mass Market ini terdiri dari sejumlah besar konsumen potensial. Produk yang diluncurkan di pasar massal relatif umum. Hal ini berbeda dengan ceruk pasar dimana produk cenderung lebih unik. Produk yang ditawarkan ditujukan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan kami. Produk yang ditawarkan relatif 'standar' dan keuntungan per unitnya kecil. Meski demikian, perusahaan mampu mengakalinya dengan produksi massal, sehingga keuntungannya juga tinggi.


Metode Market Size 


Ukuran pasar merupakan prioritas bisnis yang penting. Strategi yang harus diterapkan perusahaan dalam menentukan ukuran pasar adalah ukuran pasar. Strategi ini membantu Anda memperkirakan pendapatan dari semua aspek bisnis Anda, termasuk penjualan dan rilis produk baru. Ukuran pasar juga diterapkan untuk mempertimbangkan strategi pemasaran yang perlu diterapkan untuk memfasilitasi kelancaran operasi bisnis.

Ada dua ukuran pasar yang tersedia. Berikut penjelasannya.

1. Analisis top-down

Metode pengukuran pasar pertama adalah analisis top-down. Jenis analisis ini sering dianggap sebagai langkah analitis profesional. Cara ini sangat berisiko dan optimis. Analisis top-down mengarahkan perusahaan untuk menentukan pangsa pasar yang sesuai dengan barang atau jasa yang dijual. Analis dan tim kemudian menghitung perkiraan pendapatan yang dapat dihasilkan perusahaan dari pasar.  Metode ini hanya didasarkan pada intuisi dan dianggap tidak terlalu praktis. Namun, Anda dapat meminimalkan risiko kerugian dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan target pasar Anda.

Data yang diperlukan untuk analisis ini adalah:

a. Menargetkan segmen pasar dalam batas-batas geografis perusahaan.

b. Segmen pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan.

c. Jumlah permintaan pasar terhadap produk tersebut (total pasar yang tersedia).

2. Analisis bottom-up

Metode selanjutnya yang dapat digunakan dalam market sizing adalah analisis bottom-up. Tidak seperti sebelumnya, cara ini cukup memakan waktu. Bisnis pertama-tama harus melakukan riset pasar secara menyeluruh daripada hanya mengandalkan ramalan dan tren pasar. Hasil yang didapat dijamin lebih realistis. Perhitungan potensi keuntungan dan kerugian juga akan lebih akurat.

Beberapa data yang diperlukan untuk analisis ini adalah:

a.MS (pangsa pasar yang diperoleh dari calon pelanggan)

b.N (perkiraan kotor)

c. Q (Rata-rata pembelian produk dalam jangka waktu satu tahun.

Dengan begitu, rumus menghitung market share yaitu:

N x MS x P x Q
 

Bagaimana mengukur market size ?


Setelah Anda mengetahui ukuran pasar Anda, Anda dapat menghitungnya sebagai berikut.

1. Kumpulkan data tentang semua prospek. Kemudian perkirakan permeabilitasnya. Bahkan jika suatu produk diminati, tidak semua orang memiliki daya beli yang sama.

2. Buat prospek tertentu. Misalnya usia 20-50 tahun. Dari total 100 pelanggan, hingga 70 orang dengan banyak ruang. 30 sisanya tidak memiliki daya beli yang cukup untuk membeli barang-barang tersebut.

3. Asumsikan bahwa umur simpan barang yang dijual adalah 2 bulan. Oleh karena itu, kita dapat berasumsi bahwa pembelian produk dapat dilakukan setiap dua bulan. Dari sini Anda bisa melihat jumlah penjualan hingga 600 unit per tahun.

4. Kita dapat mengasumsikan bahwa semua perusahaan menggunakan harga jual yang sama (Rp 50.000). Dari sini terlihat bahwa nilai pasar dari produk yang dijual adalah Rp 30.000.
 

Jenis Pasar


Saat menghitung pasar, perusahaan biasanya membuat kategori pasar sebagai berikut.

1. Pasar Potensial

Pasar Potensial adalah pasar di mana ada sekelompok pelanggan yang mencari produk tertentu. Jika grup lain tidak membayar, Anda memiliki opsi untuk membayar.

2. Pasar yang Tersedia

Pada jenis pasar ini, pelanggan ingin membeli dan menggunakan produk Anda. Dia punya cukup uang untuk berbelanja. Artinya, tingkat permintaan pelanggan adalah valid.

3. Pasar Ketersediaan yang Memenuhi Syarat

Jenis pasar ini dibentuk oleh sekelompok orang dengan permintaan yang sah. Undang-undang juga mengizinkan individu untuk membeli dan menggunakan produk perusahaan.

4. Target Pasar

Jenis pasar ini sudah ada dan memenuhi kebutuhan jasa perusahaan.

5. Penetrasi Pasar

Jenis pasar ini terdiri dari kelompok orang yang telah membeli dan menggunakan produk perusahaan tertentu.
 

Pentingnya Market Size 


1. Dalam hal pendapatan dan skala ekonomi

Ukuran pasar terkait dengan pendapatan dan skala ekonomi perusahaan. Ukuran pasar yang besar meningkatkan potensi penjualan. Kemenangan berlipat ganda. Dengan demikian, ukuran pasar juga memiliki efek menurunkan biaya rata-rata, yang dapat meningkatkan keuntungan.

2. Perhitungan Pangsa Pasar

Cara menghitung pangsa pasar adalah dengan membandingkan total market size dengan penjualan perusahaan. Misalnya, permintaan pelanggan untuk suatu jenis produk adalah 1.000 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 produk milik Perusahaan A. Kita dapat mengatakan bahwa Perusahaan A memiliki pangsa pasar 50%.

Pangsa pasar digunakan untuk menentukan keuntungan perusahaan. Ini memungkinkan Anda untuk melihat apakah strategi bisnis perusahaan Anda berhasil. Selain itu, kami dapat mengidentifikasi preferensi konsumen terhadap produk kami dibandingkan dengan produk sejenis dari perusahaan lain.

Jika pangsa pasar besar, perusahaan lebih mungkin untuk dapat mempengaruhi pasar. Perusahaan dapat mencapai skala ekonomi yang lebih tinggi. Perusahaan dengan pangsa pasar lebih besar dari
disebut pemimpin pasar. Perusahaan dapat menurunkan biaya rata-rata, menghasilkan lebih banyak, menjual lebih banyak, dan menghasilkan lebih banyak pendapatan.

3. Mengukur Pengembalian

Ketika sebuah perusahaan memasuki pasar baru, ini menunjukkan ukuran pasar itu. Tujuannya adalah agar perusahaan menerima informasi tentang laba atas investasi mereka. Ukuran pasar juga mempengaruhi potensi pendapatan dan keuntungan. Jika biaya masuk terbukti lebih tinggi dari tingkat pendapatan potensial, perusahaan dapat memutuskan untuk keluar dari pasar.

Perusahaan dapat memutuskan apakah akan masuk atau keluar pasar dengan mempertimbangkan pertumbuhan pasar dan ukuran potensial. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi adalah preferensi pelanggan, kebutuhan pelanggan, daya beli dan peningkatan produksi. Pasar yang menarik untuk dimasuki adalah pasar yang masih berkembang dan memiliki potensi besar. Bisnis juga harus mampu menghasilkan pendapatan tanpa menjauhkan konsumen dari pesaing.

4. Dampak terhadap persaingan

Persaingan ini biasanya terjadi di pasar massal. Ini karena pasar massal menawarkan potensi besar untuk keuntungan dan skala ekonomi. Karena itu, banyak yang tertarik memasuki pasar massal. Di sisi lain, pasar ceruk memiliki persaingan yang lebih sedikit karena ada lebih sedikit perusahaan yang mencoba memasukinya. Hasilnya adalah penjualan yang lebih rendah dan skala ekonomi yang berkurang.
 

Tips Mengembangkan Market Size 


1. Akuisisi

Tip pertama untuk meningkatkan ukuran pasar adalah dengan mengakuisisi pesaing. Tujuannya adalah untuk mendominasi pangsa pasar atau industri di mana pesaing beroperasi.

Perusahaan mendapatkan keuntungan dari akuisisi pesaing. Meningkatkan akses ke basis pelanggan baru dan mengurangi persaingan.

2. Mengoptimalkan Hubungan Pelanggan

Mengoptimalkan hubungan konsumen memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan pangsa pasar terhadap pesaing mereka. Selain itu, tips ini meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen.

3. Menciptakan inovasi

Inovasi skala pasar adalah petunjuk terkuat untuk memperluas dan memperluas basis konsumen. Inovasi teknologi memberikan keunggulan bagi perusahaan dan mendominasi industri dan pangsa pasar.

4. Peningkatan kualitas produk

Peningkatan kualitas produk juga mempengaruhi keberhasilan perluasan skala pasar. Hal ini dikarenakan konsumen merasa puas dan percaya dengan produk yang berkualitas.

5. Maksimalkan pemasaran Anda seperti periklanan

Strategi pemasaran adalah cara terbaik dan paling efektif untuk memperluas ukuran pasar Anda. Periklanan membutuhkan biaya yang besar, tetapi strategi ini dapat memberikan produk Anda keunggulan dibandingkan pesaing Anda.

6. Penurunan harga

Dengan perluasan ukuran pasar, perusahaan juga harus memperhatikan strategi ini. Harga yang murah pasti akan menarik lebih banyak konsumen.
 

Kesimpulan 


Menurut laporan Chron, ukuran pasar adalah jumlah total semua penjualan dan pelanggan yang dapat dilihat langsung oleh pemangku kepentingan. Ukuran pasar, biasanya dihitung pada akhir tahun, dapat digunakan oleh perusahaan untuk menentukan pasar dan potensi bisnis di masa depan.

Ini sangat berguna, terutama bagi perusahaan yang baru meluncurkan produk baru tahun depan. Ukuran pasar juga membantu perusahaan memastikan keberhasilan investasi mereka selama beberapa tahun terakhir. Pengembalian investasi yang tidak stabil dapat menyebabkan perusahaan menunda peluncuran produk dan proyek mahal lainnya. Ukuran pasar sering dikaitkan dengan pangsa pasar. Kedua belah pihak dapat menunjukkan penjualan perusahaan dan jumlah pelanggan.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda