+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mari Mengenal Apa Itu Password Dan Mengapa Perlu Diperbaharui Secara Berkala

7 November, 2022   |   Hilal

Mari Mengenal Apa Itu Password Dan Mengapa Perlu Diperbaharui Secara Berkala

Password merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap orang jika ingin membuat media sosial, blog, email, dan lain sebagainya demi menjaga privasi di dunia digital. Adanya password dibutuhkan untuk menjaga keamanan agar akun kamu terhindar dari tindakan - tindakan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Umumnya, password yang wajib digunakan terdiri dari beberapa karakter yaitu huruf, angka, dan sebagian besar simbol, namun bukan spasi. Namun ada beberapa akun yang mewajibkan passwordnya dikombinasikan antara huruf besar dan kecil.

Meskipun terlihat cukup mudah, tidak jarang sebagian orang lupa password yang dimiliki lalu berakhir tidak bisa mengakses akun miliknya. Walaupun terdiri dari banyak ketentuan, pastikan kamu mengenali password yang kamu buat.
 

Apa Itu Password


Password merupakan serangkaian karakter yang digunakan untuk mengautentikasi pengguna pada sistem komputer. Contoh sederhananya adalah ketika kamu memiliki akun di media sosial, nah untuk bisa mengaksesnya kamu perlu memasukkan password yang valid atau benar.

Password sering dikenal juga dengan kata sandi, namun apakah kata sandi memiliki artian yang sama dengan password? Sebagai informasi, kata sandi merupakan kode rahasia yang dimasukkan oleh pengguna untuk mendapatkan akses ke sistem, aplikasi, file data, atau server jaringan tertentu.

Melihat dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa password dan kata sandi merupakan dua hal yang sama serta bermanfaat untuk melindungi data pribadi, file, sistem, jaringan, dan lain sebagainya.
 

Fungsi Password


Salah satu fungsi password adalah untuk meningkatkan keamanan dari file, aplikasi, serta jaringan yang ingin dilindungi dari pihak luar.

1. Data - data pribadi yang kamu simpan di laptop maupun di ponsel akan aman, termasuk data yang ada di media sosial.
2. Data - data di akun yang berhubungan dengan keuangan akan tersimpan dengan aman, seperti mobile banking, dompet digital, e-commerce, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan keuangan digital kamu.

Untuk memaksimalkan fungsi - fungsi password yang ada di atas, ada baiknya untuk mengganti password secara berkala. Menurut laman Thycotic, 80% dari semua serangan keamanan cyber disebabkan karena kata sandi yang lemah dan mudah untuk diserang.

Oleh karena itu dengan mengubah atau memperbarui kata sandi secara teratur dapat mengurangi risiko adanya peretasan. Berikut beberapa fungsi password jika kamu rutin menggantinya secara berkala, yaitu :

- Meningkatkan keamanan informasi pada akun yang diproteksi.
- Adanya batasan pelanggaran ke beberapa akun yang dianggap mencurigakan.
- Mencegah peretas untuk mengakses akun secara berkala tanpa sepengetahuan pemilik akun.
- Mengurangi potensi penggunaan kata sandi yang disimpan di laman web yang sering dikunjungi.
- Membatasi akses yang diperoleh dari logger keystroke.
 

Jenis - Jenis Password


Dalam penerapannya, ada beberapa jenis-jenis password yang dapat kamu gunakan, yaitu 2FA dan MFA. Sebagai informasi, kedua jenis ini memiliki fungsi yang sama yakni untuk mengamankan suatu website atau layanan online.

Biasanya jenis-jenis password tersebut sering ditemui di dalam aplikasi finansial, dompet elektronik, dan lainnya, karena membutuhkan pengamanan yang lebih ekstra. Untuk lebih paham tentang jenis-jenis password dan pengertian dari 2FA serta MFA, berikut informasinya hanya untuk kamu.

1. 2FA (Two Factor Authentication)
Two factor authentication (2FA) adalah metode keamanan cyber yang haru melewati dua tahap autentikasi sebelum bisa mengakses suatu data. Tahap pertamanya adalah password, kemudian tahap keduanya adalah kode khusus yang dikirimkan ke perangkat tertentu.

Sederhananya, dengan mengaktifkan 2FA, seseorang yang berhasil mendapatkan username dan password website seseorang, belum tentu bisa mengaksesnya karena si peretas tidak memiliki kode khusus untuk mengkonfirmasi kepemilikannya.

2. MFA (Multi Factor Authentication)
Selain 2FA, ada juga Multi Factor Authentication (MFA) adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah peretas mendapatkan akses ke akun email. Dengan autentikasi multifaktor, akun email tidak dapat diakses kecuali memiliki dua informasi.
 

Cara Membuat Password Yang Aman


1. Buat password yang panjang

Pada umumnya beberapa situs merekomendasikan password minimum terdiri dari 8 karakter, namun jika memungkinkan sebaiknya password terdiri dari 14 hingga 25 karakter.

2. Kombinasikan antara huruf dan angka

Kombinasi angka dan juga huruf dalam satu password merupakan salah satu cara terbaik. Kombinasi itu juga bisa disiasati dengan menggunakan huruf besar dan kecil yang dilengkapi dengan berbagai simbol seperti tanda seru. Contohnya, PxxW0rd!! lebih aman dibandingkan dengan password11.

3. Coba hindari penggunaan kata - kata yang umum digunakan

Meskipun sudah menggunakan beberapa kombinasi simbol atau angka pada password, namun beberapa program dapat meretas password melalui database kata-kata umum yang sudah tersimpan.

Untuk menyiasatinya, kamu dapat menyisipkan angka-angka diantara huruf. Seperti misalnya, p4ssw0rd135 atau cara lainnya yakni dengan membuat singkatan dari suatu kalimat seperti, biktby singkatan dari bola itu terlihat bulat yah.

4. Mengganti huruf dengan angka ataupun sebaliknya

Jika kamu menggunakan angka 0 sebagai pengganti huruf O, maka kamu harus mengganti huruf S dengan simbol mata uang Dollar.

5. Hindari kata yang mudah ditebak orang

Jangan menggunakan password dengan nama maupun angka yang sifatnya personal, seperti nama pasangan, nama anak, tempat lahir, atau bahkan tanggal ulang tahun.

Sebaliknya, kata ataupun angka yang mudah ditebak tersebut bisa diganti dengan angka kode pos atau berbagai informasi lain yang tidak mudah ditebak.

6. Gunakan password yang berbeda untuk semua akun

Hal ini guna menghindari orang lain yang bisa dengan mudah mengakses akun - akun pengguna, terutama jika mereka mengetahui bahwa password yang sama juga digunakan untuk berbagai akun lainnya.

Jika takut kelupaan, maka kamu bisa saja membalikkan password antara akun satu dengan akun lainnya. Contohnya, pada akun A, password kamu pAssKeys146 kemudian untuk akun lainnya diubah menjadi pssaW0rd146.
 

Alasan Kamu Harus Mengubah Kata Sandi Secara Teratur


1. Menjaga keamanan informasi dari akun
Fungsi kata sandi adalah untuk menjaga informasi serta data penting yang tersimpan di dalam sebuah akun. Namun, jika pengguna menggunakan kata sandi yang mudah diretas atau bahkan ditebak, hal tersebut dapat membahayakan informasi dan akun. Oleh karena nya, pengguna perlu mengubah kata sandi secara rutin untuk mencegah pencurian informasi dan akun.

2. Batasan pelanggaran ke beberapa akun
Tak sedikit pengguna platform media sosial yang menggunakan satu kata sandi untuk seluruh akun media sosial. Namun, usahakan untuk menggunakan kata sandi yang berbeda beda antar setiap akun. Menggunakan kata sandi yang sama di beberapa akun akan meningkatkan risiko akses ke semua akun tersebut apabila kata sandi salah satu media soal yang pengguna gunakan berhasil diretas.

3. Mencegah peretas mengakses secara konstan
Hacker atau peretas kemungkinan akan melakukan akses ke dalam akun pengguna lebih dari sekali atau bahkan mengakses akun yang dituju secara rutin. Dengan mengubah kata sandi secara berkala, pengguna bisa mencegah peretas yang mungkin melakukan akses secara konstan serta dapat melindungi akunnya dari para peretas.

4. Mencegah penggunaan kata sandi yang terkait
Jika pengguna kehilangan atau mengganti device, ada kemungkinan orang lain dapat memperoleh akses ke kata sandi yang pengguna simpan di device tersebut. Oleh karena itu, dengan mengubah kata sandi secara teratur akan mencegah seseorang mengakses akun dengan kata sandi yang sama sebelumnya.

5. Membatasi akses yang diperoleh logger keystroke
Logger keystroke merupakan teknologi pengawasan yang digunakan untuk merekam penekanan tombol. Ini biasanya digunakan untuk mencuri kata sandi akun orang yang mengaksesnya. Mengubah password secara teratur dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pencurian menggunakan bantuan logger keystroke.
 

Jangan Menggunakan Informasi Pribadi


Cara membuat password yang aman adalah menghindari penggunaan informasi pribadi. Ketika membuat password, jangan pernah menggunakan informasi pribadi, seperti nama pribadi, suami atau istri, pacar, anak, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan lainnya. Karena penggunaan informasi bisa saja membuat password kamu mudah untuk ditebak dan pada akhirnya membuat akun kamu berhasil dibobol.
 

Menggunakan Dua Kata atau Frase


Indikasi lain dari password yang aman dari pembobolan adalah terdiri atas dua kata atau lebih. Penggunaan frase sebagai password cenderung memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi, karena frase bisa memiliki kombinasi kata yang beragam, sehingga lebih sulit untuk dipecahkan.
 

Jangan Menggunakan Huruf atau Angka Yang Berurutan


Penggunaan huruf dan angka memang disarankan untuk membuat password yang kuat dan aman. Namun perlu diperhatikan bahwa jangan sekali-kali kamu menggunakan huruf atau angka yang berurutan atau seragam sebagai password, seperti ABC, abc, 123, AAA, 111, dan lainnya.
 

Hindari Penggunaan Username Sebagai Password


Cara lain untuk membuat password yang aman adalah tidak menggunakan username. Username merupakan salah satu unsur yang akan dicari oleh tool atau software pembobol password. Pasalnya dari username tersebut, hacker bisa menelusuri informasi lain yang termuat dalam username terkait. Oleh karena itu, jangan pernah menggunakan username sebagai password.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda