+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Perbedaan antara Google Play Store dan Google Store, Apakah Keduanya Sama?

21 October, 2022   |   Prihanandaaa

Perbedaan antara Google Play Store dan Google Store, Apakah Keduanya Sama?

Ada banyak pengguna yang tidak sadar bahwa Google Play Store dan Google Store itu sangat berbeda, Jadi apa saja sih perbedaan antara keduanya? Sebelum membedakan keduanya mari pahami dulu apa itu Google Play Store dan Google Store


 

Apa Itu Google Play Store?

 

Google Play Store sering disebut juga "Google Play" yang merupakan marketplace digital perusahaan. Google Play secara default sudah terinstal pada ponsel, tablet Android, TV Android dan Google TV. Google Play Store juga dapat diakses secara online melalui browser pada web.

 

Tujuan utama Google Play Store ialah menjadi tempat bagi para pengguna Android untuk mendownload aplikasi dan game. Bahkan, dulu disebut sebagai "Android Market". Pada saat itu, Google Play Store hanya memiliki aplikasi dan game Android, tetapi saat Google mengembangkannya, nama Android Market tidak digunakan kembali.

 

Saat Android Market tumbuh dengan menyertakan musik, e-book, dan film, Google telah mengganti namanya menjadi "Google Play". Dikarenakan beberapa konten sudah tidak eksklusif untuk Android, tidak cocok berada di "Android Market". Sekarang, semua konten digital Google dapat ditemukan pada Google Play.

 

Seperti yang diterangkan sebelumnya, aplikasi dan game merupakan hal utama yang bisa didapatkan melalui Google Play Store. Kategori lainnya termasuk "Film & TV" dan "Buku". Google Play Store dahulu juga menyertakan musik, tapi kini berubah dengan diperkenalkannya YouTube Music.

 

Secara singkat Google Play Store merupakan tempat untuk mendownload dan membeli produk digital Google. Menurut sejarahnya, Google Play telah diluncurkan pada tahun 2012, tepatnya pada tanggal 6 Maret. Instrumen ini merupakan gabungan dari Android market, Google eBook Store, dan Google Music.


 

Apa Itu Google Store?

 

Google Store adalah marketplace perusahaan untuk produk fisik. Itu termasuk Google Pixel, Chromebook, perangkat Chromecast, Nest, dan beberapa produk dari mitra Google. Pada tahun 2015, beberapa produk fisik Google dapat dibeli di Google Play Store dari tab "Devices". Saat perusahaan mulai fokus pada pembuatan perangkat "Dibuat oleh Google", perusahaan mengalihkan produk fisik ke Google Store. Masih ada tab "Devices" di situs web Google Play Store, tetapi sekarang ada tautan ke Google Store. 

 

Pada bulan Oktober 2016, ia membuka toko pop-up di New York City untuk menampilkan produk perangkat kerasnya yang baru diumumkan, dan bulan berikutnya membuka "Google Shops", lokasi toko di dalam toko di toko Best Buy terpilih di Kanada. Pada tahun 2021, Google mengumumkan bahwa mereka akan membuka Google Store fisik sebagai bagian dari kampus Chelsea Market di New York City, yang dibuka pada 17 Juni.

 

Produk Google dapat dibeli dari sejumlah toko Retail, seperti Amazon. Namun, Google Store terkadang memiliki lebih banyak pilihan produk dan diskon. Anda juga bisa mendapatkan dukungan pelanggan Google jika menggunakan Google Store, seperti mengganti perangkat gadget/device yang telah rusak. Google juga telah bereksperimen dengan lokasi fisik juga. 

 

Ada yang serupa dengan Google Store, yaitu Apple Store merupakan toko khusus milik perusahaan yang membuat dan menjual produk fisik. Berbeda dengan Apple Store yang memiliki gerai offline, Google Store hanyalah pasar online. Tidak ada Google Store (Toko fisik). Satu-satunya pengecualian untuk aturan produk fisik di Google Store adalah langganan . Anda juga dapat membeli langganan ke layanan seperti Google One, Stadia Pro, dan YouTube Premium. Ini merupakan langganan yang biasanya sesuai dengan produk fisik.


 

Pembelian Terbaik

 

Google Store mendapatkan penghargaan Webby Awards pada tahun 2016 dalam kategori Elektronik Konsumen. Pada November 2016, Google membuka "Google Shop" dalam toko tempat Google menampilkan produk perangkat kerasnya. Google Shops, tersedia di lokasi dengan pembelian terbaik di Kanada, memberi Google kehadiran ritel yang "menjadi kunci untuk membangun basis pelanggan perangkat seluler premium yang cukup besar dan setia, dan itu bukan sesuatu yang benar-benar dimiliki Google dengan program Nexus sebelumnya ". 

 

The Shops adalah "Distinctly Google", dengan estetika visual yang menampilkan "butiran kayu dan kain abu-abu yang dipasangkan dengan warna cerah yang menyenangkan", bersama dengan "furniture modular yang dibuat khusus yang bersarang ketika ruang berdiri terbatas, tetapi dapat dengan mudah menampung. Seperti sekelompok kecil siswa dengan bangku tempat duduk dalam keadaan darurat". 

 

Janell Fischer, Direktur Pemasaran Ritel Google, mengatakan bahwa "Kami senang ketika orang dapat masuk, menemukan, bermain, dan bersenang-senang, dan itu terjadi dengan teknologi. Jadi kami benar-benar mencoba untuk melapisi banyak macam pengalaman, beberapa yang merupakan demonstrasi langsung dari produk dan fitur produk, tetapi beberapa yang lebih eksploratif dan menyenangkan". Setiap Google Shop "dapat memiliki konten digital unik yang disesuaikan dengan kota tempat tinggalnya".


 

Perbedaan Google Play Store dan Google Store

 

Sampai sini seharusnya anda sudah mempunyai gambaran dari Google Play Store dan Google Store, apa saja perbedaan antara Google Play Store dan Google Store ini.

1. Google Play Store adalah marketplace yang menjual produk digital, sedangkan Google Store menjual Hardware/perangkat keras.

2. Google Play Store semua orang dapat menjual produknya disana, sedangkan Google Store hanya produk resmi dari Google saja.

3. Google Play Store lebih relevan dengan perangkat Android, sedangkan Google Store lebih berfokus pada pengembangan teknologi terkini.


 

Kesimpulan

 

Google Play Store dan Google Store terdengar serupa tetapi keduanya sangatlah berbeda, Masing-masing memiliki tujuan tersendiri dalam ekosistem Google. Membedakan antara Google Play Store dan Google Store sangatlah mudah, Jika Google Play Store untuk konten digital sedangkan Google Store untuk produk fisik. Google marketplace dimulai sebagai Android Market, kemudian berkembang ke Play Store, dan akhirnya terpecah dan menyertakan Google Store.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda