+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Manganal Apa Itu Marketing Automation dan Penerapan Marketing Automation dalam Bisnis

14 October, 2022   |   Nirla05

Manganal Apa Itu Marketing Automation dan Penerapan Marketing Automation dalam Bisnis

Apa Itu Marketing Automation?

Marketing automation adalah platform yang memungkinkan tim pemasaran Anda menjual produk perusahaan Anda dengan lebih mudah, efektif, dan efisien. Platform otomatisasi pemasaran adalah bagian dari aplikasi manajemen hubungan pelanggan (CRM).
 
Otomatisasi pemasaran memungkinkan Anda menargetkan pelanggan dengan pesan otomatis melalui situs web, email, atau media sosial lainnya. Pesan dikirim secara otomatis sesuai dengan instruksi yang telah ditetapkan sebelumnya.
 
Marketing automation biasanya digunakan oleh tim pemasaran dan penjualan untuk campaign pemasaran dan aktivitas penjualan. Ini memungkinkan Anda untuk meningkatkan penjualan, memaksimalkan kinerja dengan lebih efisien, dan memecahkan masalah yang lebih berat. Tentunya ini adalah impian para pebisnis, dan Anda bisa lebih fokus mengembangkan bisnis Anda dan memikirkan strategi lain untuk kesuksesan bisnis yang Anda jalankan.
 
Marketing automation bekerja dengan mengumpulkan data dari berbagai interaksi seperti pemasaran email, media sosial, dan situs web. Data ini digunakan oleh otomatisasi pemasaran untuk menyederhanakan proses segmentasi dan menemukan target pelanggan yang tepat. Ini adalah satu-satunya cara Anda dapat membuat pesan yang dipersonalisasi dan relevan di berbagai saluran pemasaran hanya dengan beberapa klik. Contoh otomatisasi pemasaran bisnis biasanya bervariasi dari bisnis ke bisnis. Apakah termasuk B2B atau B2C B2B atau Business to Business adalah memberikan jasa atau produk kepada perusahaan lain. B2C atau Business to Consumer, di sisi lain, adalah penjualan langsung ke konsumen.
 
Penerapan otomasi pemasaran dalam B2B dapat berupa email marketing, yang digunakan untuk mengedukasi calon pelanggan dan memelihara database pelanggan untuk analisis data. Contoh otomatisasi pemasaran B2C termasuk mengirim email selamat datang, pengingat email, ucapan selamat ulang tahun atau hari jadi, umpan balik dan ulasan, peluncuran produk baru, dan pembaruan email atau buletin.
 
 

Manfaat Marketing Automation untuk Bisnis

Marketing automation Digunakan oleh tim pemasaran dan penjualan untuk menjalankan campaign pemasaran dan aktivitas penjualan. Ketika digunakan secara efektif, tim pemasaran dapat menangani tugas yang berulang dan fokus pada masalah lain. Hal ini juga untuk menghindari kemungkinan terjadinya human error. Apa manfaat dari proses ini? Lihat di bawah.

 

1. Menghemat Budget Marketing

Alur kerja ini tidak memerlukan banyak orang untuk mengelola dengan menggunakan perangkat lunak otomatisasi pemasaran. Untuk melakukannya, siapkan campaign pemasaran yang berjalan secara otomatis berdasarkan kriteria yang Anda inginkan. Hemat biaya bisnis secara otomatis dengan ribuan email dan pos yang dipersonalisasi setiap hari.
 


2. Meningkatkan Pendapatan

Dengan mengotomatisasi cross-selling, strategi ini meningkatkan penjualan, terutama dalam hal memperpanjang umur tindakan pelanggan dalam bisnis.
 


3. Meningkatkan Akuntabilitas Tim Marketing & Sales

Salah satu keunggulan otomatisasi pemasaran yang efektif adalah meruntuhkan hambatan iklan. Ini berkat proses yang terdefinisi dengan baik dan konsisten. Oleh karena itu, strategi ini juga dapat meningkatkan akuntabilitas karyawan dan bagian pemasaran/penjualan itu sendiri.
 


4. Melakukan Pemasaran Lebih Efektif

Mengingat sifat pekerjaan promosi yang berulang, rasanya seperti Anda hanya menghabiskan waktu untuk menggali satu hal. Tentu saja, ini mengurangi efektivitas di mana lagi harus dilakukan untuk perusahaan. Maka solusinya adalah dengan menjalankan otomatisasi pemasaran. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengerjakan dan membuat lebih banyak campaign dalam batas waktu yang tersedia.
campaign yang diterapkan lebih otomatis. Ini memberi Anda waktu untuk fokus pada tugas yang membutuhkan kreativitas. Selain itu, waktu luang yang tersedia memiliki efek bahagia karena benar-benar dapat menghasilkan ide-ide terbaik untuk membangun bisnis.
 

Fitur-fitur Marketing Automation

Semua keuntungan menggunakan sistem otomasi pemasaran dapat Anda nikmati melalui fitur-fitur yang dimiliki masing-masing. Fitur otomasi pemasaran antara lain:
 

1. Multi-Marketing Campaign Management

Fitur pertama ini membantu Anda membuat pemasaran email dengan mudah. Anda dapat membuat email Anda lebih menarik dengan komponen interaktif. Fitur manajemen campaign multimarketing memungkinkan Anda untuk menambahkan header, footer, CTA, tautan, dan bahkan berbagai gambar. Ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemasaran Anda.
 

2. Mass Mailing Management

Setelah membuat email, langkah selanjutnya adalah mengirim email ke prospek. Untuk mengirimkannya, Anda bisa memanfaatkan fitur kedua, Mass Mailing Management. Fitur ini memungkinkan Anda menjangkau lebih banyak pelanggan melalui pemasaran email, terlepas dari apakah mereka termasuk dalam satu atau beberapa grup.
 

3. WhatsApp Integration

Software otomasi pemasaran memiliki keunggulan yang penggunaannya dapat terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp. Integrasi ini memudahkan untuk mengoptimalkan upaya pemasaran Anda di semua saluran bisnis. Fitur integrasi WhatsApp memungkinkan Anda mengirim campaign langsung dari sistem Anda ke kontak WhatsApp Anda.
 

4. SMS Marketing Management

Fungsi keempat adalah manajemen pemasaran SMS. Fitur ini memungkinkan Anda untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan dan pelanggan Anda. Selain itu, Anda dapat membuat template SMS sesuai dengan kebutuhan pemasaran Anda. Template ini menghilangkan kebutuhan untuk membuat campaign berulang yang memakan waktu. Mengirim SMS marketing menggunakan sistem otomatis kami memudahkan pengiriman kapan saja.
 

5. Custom Trigger Management

Fitur manajemen pemicu kustom memungkinkan Anda menyetel pemicu untuk setiap tindakan pelanggan. Anda dapat dengan mudah memantau ini dengan mengklik tombol tertentu atau masuk/keluar segmen tertentu. Dengan demikian, Anda dapat melihat calon pelanggan yang tertarik dengan bisnis Anda.
 

6. In-Depth Campaign Reporting

Fitur keenam adalah pelaporan campaign terperinci, di mana Anda dapat melihat kinerja setiap campaign yang Anda buat. Sistem ini memungkinkan Anda melihat rasio buka, rasio klik, rasio pentalan, dan lainnya melalui laporan yang dapat dikonfigurasi. Hal ini sangat penting sebagai salah satu bahan evaluasi saat membuat campaign untuk menarik pelanggan.
 

Cara Kerja Marketing Automation

Marketing automation Tugasnya adalah membantu Anda mengidentifikasi audiens Anda, merancang konten yang tepat, dan mengotomatiskan pemasaran Anda berdasarkan rencana dan tindakan pelanggan Anda, yang dapat diidentifikasi melalui kumpulan data yang diambil dari berbagai interaksi.
Data digunakan untuk mengefektifkan proses pengelompokan dan penargetan pelanggan dalam menentukan audiens yang tepat. Ini memungkinkan Anda membuat pesan yang dipersonalisasi melalui email, situs web, atau media sosial hanya dengan beberapa klik.
Anda dapat menggunakan aplikasi CRM Anda sebagai database untuk aplikasi pemasaran Anda. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melacak semua interaksi dengan pelanggan Anda, sehingga Anda bisa mendapatkan data tentang persona pembelanja pelanggan Anda.
 

Contoh Marketing Automation 

Penggunaan marketing automation tergantung jenis bisnis: Business-to-Consumer (B2C) atau Business-to-Business (B2B). Berikut penjelasannya.

 

1. Contoh Marketing Automation pada B2C

Welcome Email: Proses ini merupakan kesempatan untuk membuat kesan pertama menarik bagi subscriber Anda. Salah satu perusahaan yang menerapkan ini adalah Zalora. Ketika membuka website mereka, Anda langsung disambut penawaran potongan harga bagi subscriber baru.  


Email Reminder: Mengirimkan email berdasarkan tanggal tertentu dapat membuat pelanggan terus mengingat brand Anda, bahkan membuat mereka tetap membeli dan menggunakan produk/jasa bisnis Anda. Salah satu contohnya, dilakukan oleh Sociolla. Mereka akan mengirim email reminder terhadap barang wishlist customer sedang promo. Hal ini akan menjadi pengingat customer dan mendorong mereka untuk melakukan pembelian.


Ulang tahun atau anniversary: Memberi ucapan selamat ulang tahun adalah strategi yang sangat efektif untuk memacu pendapatan sekaligus meningkatkan kepuasan customer. Pelanggan akan merasa dekat dan diingat oleh brand Anda. Cantumkan juga penawaran seperti diskon ulang tahun untuk mendorong customer melakukan pembelian.


Feedback dan Review: Mengirim survey untuk mendapat feedback tentang produk Anda juga bisa dilakukan. Hal ini membuat pelanggan merasa dihargai dan didengar kebutuhannya, sehingga membantu meningkatkan kepuasan pelanggan.


Peluncuran produk baru: Mengirim email mengenai peluncuran produk baru juga menjadi cara efektif untuk menggapai pelanggan. Peluncuran produk sebenarnya juga bisa dilakukan di media sosial atau website. Namun melalui email yang notabene direct ke pelanggan, mereka akan merasa mendapat informasi eksklusif yang tentu tujuannya mereka akan merasa terdorong untuk melakukan pembelian.


Newsletter: Mengirimkan newsletter secara otomatis setiap minggu atau setiap awal bulan juga meningkatkan rasa percaya pelanggan. Email newsletter biasanya berisi kabar terbaru, tips, maupun informasi berguna lainnya.

 

2. Contoh Marketing Automation pada B2B

Auto-responder: Teknologi email marketing yang digunakan untuk mengedukasi calon pelanggan mengenai bisnis, produk atau jasa, hingga solusi dari kebutuhan mereka. Misalnya, memberikan free trial untuk pelanggan pertama. Ini berpotensi menumbuhkan ketertarikan pelanggan dan membuat mereka mempercayai bisnis Anda dari komunikasi yang terjalin. Auto-responder dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi.

Otomatisasi berdasarkan perilaku: Anda dapat mengidentifikasi pelanggan dengan mengetahui produk atau jasa mana yang sesuai kebutuhan dan membuat mereka setia. Melalui email, Anda bisa memberi berbagai informasi sesuai dengan preferensi mereka. 

 

Contoh Penerapan Marketing Automation dalam Bisnis

Sekarang Anda tahu apa itu otomatisasi pemasaran dan bagaimana itu dapat membantu bisnis Anda. Tapi bagaimana dengan implementasinya?
Ada banyak kegunaan untuk otomatisasi pemasaran dalam bisnis. Anda dapat melakukan semua atau sebagian dari apa yang masuk akal untuk industri Anda. Di bawah ini adalah contoh implementasi.

 

1. Otomatisasi Email

Jika pelanggan sudah menjadi anggota situs e-commerce Anda atau telah berlangganan buletin Anda, Anda dapat mengirimi mereka email biasa.
Otomatisasi email dapat Anda lakukan. Pesan selamat datang atau konfirmasi email saat pelanggan baru mendaftar ke buletin Anda. Ini juga bisa menjadi pesan pengingat bahwa Anda memiliki item di keranjang Anda yang belum diperiksa.

 

2. Customer Journey

Pengalaman pelanggan, atau perjalanan pelanggan, adalah representasi visual tentang bagaimana pelanggan berinteraksi dengan merek atau produk.
Diagram ini menunjukkan bagaimana hubungan ini berkembang dari waktu ke waktu. Gamification adalah cara untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Misalnya, Anda dapat memperoleh poin untuk setiap pembelian dan kemudian menukarkannya dengan hadiah. Pelanggan juga dapat menerima hadiah tertentu setelah melakukan beberapa pembelian.
 


3. Penjadwalan

Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk merencanakan. Misalnya, menjadwalkan email atau memposting di media sosial.
Siapkan saja konten Anda dan rencanakan kapan akan mempublikasikannya. Tidak perlu lagi mengunggah konten atau mengirim email secara manual.

 

4. Retargeting

Penargetan ulang atau penargetan ulang adalah cara untuk mengingatkan pelanggan Anda tentang apa yang mereka lihat di situs e-commerce  Anda.
Penargetan ulang dapat dilakukan melalui email, memberikan pelanggan jalur yang jelas untuk kembali ke toko Anda dan melakukan pembelian.
Tidak semua orang membuat keputusan cepat saat membeli untuk pertama kalinya. Pembeli memiliki banyak pertimbangan. Misalnya, mereka belum mengenal produk atau layanan Anda.
Penargetan ulang membantu mendorong calon pembeli untuk melanjutkan transaksi. Secara alami bijaksana dan tidak mengganggu.

 

5. Rekomendasi

Strategi pemasaran ini memungkinkan kita untuk membuat rekomendasi produk. Tentu saja, rekomendasi ini disesuaikan dengan data pelanggan berdasarkan hal-hal seperti preferensi pelanggan, riwayat pembelian, atau trek pencarian produk di situs web Anda.
Dengan cara ini, pelanggan Anda akan mengetahui produk lain apa yang sebenarnya Anda tawarkan kepada mereka. Tentunya hal ini berpotensi untuk meningkatkan penjualan.
 
 

 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda