+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Lebih Dalam Mengenal Ekonomi Manajemen, Fungsi, Tingkatan, Unsur, dan Bidangnya

10 October, 2022   |   Nirla05

Lebih Dalam Mengenal Ekonomi Manajemen, Fungsi, Tingkatan, Unsur, dan Bidangnya

Pengertian Ekonomi Manajemen

Pengertian Manajemen Bisnis, Manajemen Bisnis pada dasarnya adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisir, mengarahkan, dan mengerahkan upaya anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang diberikan. Manajemen itu sendiri meliputi kegiatan mengarahkan, mengorganisasikan, mengelola, mengelola, dan mengembangkan. Ekonomi dan manajemen adalah domain yang tidak dapat dipisahkan, dan selalu ada hubungan di antara keduanya.

 

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

Riset bisnis pada dasarnya terfokus pada istilah manajemen itu sendiri, di bawah ini adalah istilah manajemen menurut para profesional, antara lain:
Pengertian Ekonomi menurut Ph.D.M. Manurang adalah ilmu yang mempelajari upaya masyarakat untuk mencapai kekayaan (wealth dalam artian kondisi dimana masyarakat mampu memenuhi kebutuhannya baik barang maupun jasa).
 

Menurut Amwal

Ekonomi menurut Amwal Ekonomi adalah cabang ilmu yang mempelajari bagaimana membuat keputusan yang efektif untuk mengelola semua sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat.
Manajemen digunakan sebagai ilmu yang memungkinkan kita untuk memahami secara sistematis mengapa dan bagaimana orang bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang, organisasi, dll.

 

Drs. M. Manullang

Drs. M. Manullang, Berikut pendapatnya tentang pentingnya manajemen.
“The Art and Science of Planning, Organizing, Directing and Managing Human Resources to Achieve Predetermined Goals” (M Manullang, Manajemen Personalia, Edisi Revisi, Ghalia Indonesia, 1981, hlm. 10-11)
 

Prof. Oie Liang Lee

Prof. Oie Liang Lee, mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian manajemen yaitu :
“ Manajemen adalah ilmu dans eni mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan “.
Fungsi Manajemen
George R. Terry menjelaskan bahwa fungsi manajemen terdiri dari planning, organizing, actuating, dan controlling. Yuk, langsung saja simak pembahasannya satu per satu lebih detail di bawah ini.
 

1. Planning (Perencanaan)

Planning  atau Perencanaan adalah proses dasar manajemen untuk menentukan tujuan dan menentukan langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk mencapai tujuan tersebut.
Rencana yang baik harus memenuhi persyaratan tertentu. B. Memiliki tujuan yang jelas, sederhana, melakukan analisis pekerjaan, fleksibel dalam pengembangan, dan memiliki unsur-unsur yang menyeimbangkan antara tujuan setiap bagian dan tujuan organisasi.
 
Adapun manfaat dari kegiatan planning adalah:
1. Tugas menjadi tepat sasaran
2. Meminimalisir peluang kesalahan
3. Sebagai pedoman kegiatan
4. Kesatuan visi dan misi yang sama

 

2. Organizing (Pengorganisasian)

Pengorganisasian adalah proses pengelompokan orang, alat, tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk menciptakan kesatuan guna mencapai tujuan.
Sebuah organisasi memiliki beberapa elemen. kelompok orang, kegiatan yang akan dilakukan, tujuan yang ingin dicapai.
Berikut ini beberapa manfaat pengorganisasian:
1. Pembagian tugas
2. Spesialisasi tugas
3. Membantu anggota mengetahui tugas dan tanggung jawabnya
 

3. Actuating (Pelaksanaan)

Pelaksanaan adalah Kemampuan untuk memotivasi orang sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Implementasi merupakan fungsi manajemen yang paling penting karena berkaitan dengan sumber daya manusia. Oleh karena itu, fungsi yang satu ini selalu relevan untuk kegiatan administrasi.
Ada tiga gaya dalam pelaksanaan kepemimpinan, yakni:
1. Otoriter
2. Demokratis
3. Bebas

 

4. Controlling (Pengawasan)

Pengawasan adalah Fungsi administrasi untuk mengoreksi kesalahan yang terjadi untuk mewujudkan organisasi. Henry Fayol mendefinisikan supervisi sebagai tindakan untuk memastikan bahwa segala sesuatu telah tercapai atau sedang dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Fungsi pemantauan efektif dengan memperhatikan jalur kegagalan, kapan melakukan pemantauan, urutan pelaksanaan, tindak lanjut, dan sebagainya.
 

Tingkatan Manajemen

Nah, sekarang kita lanjut ke pembahasan mengenai tingkatan manajemen, ya, Quipperian. Tingkatan manajemen adalah susunan atau gambaran stratifikasi organisasi yang menggambarkan fungsi dan peranannya dalam organisasi yang bersangkutan. Secara umum, ada tiga tingkatan manajemen yang umumnya terjadi pada perusahaan atau organisasi. Apa saja?
 

1. Top Management

Manajemen puncak adalah tingkatan tertinggi dan sering disebut sebagai Senior Manager, Key Executive, CEO (Chief Executive Officer), President, dan Vice President. Tingkat manajemen ini bertanggung jawab atas seluruh perusahaan. Tugas mereka adalah menetapkan tujuan, strategi, dan kebijakan umum perusahaan. Ini diimplementasikan secara lebih rinci oleh manajer tingkat bawah.
 

2. Middle Management

Middle management adalah Manajemen bertanggung jawab untuk mengawasi beberapa unit kerja dan melaksanakan rencana sesuai dengan tingkat tujuan atau lebih tinggi. Manajer pada tingkat ini harus melaporkan hasil pekerjaannya kepada manajemen puncak. Contoh manajemen menengah adalah administrator rumah sakit, dekan universitas, dan administrator pabrik. Manajemen menengah juga bertindak sebagai jembatan antara manajemen atas dan bawah.
 

3. Lower Management

Level ini merupakan level terendah dari organisasi. Tugasnya adalah mengarahkan dan mengawasi staf operasional. Misalnya supervisor atau mandor. Manajer bawahan bertanggung jawab atas unit kerja dan bertugas menyelesaikan tugas dengan tujuan jangka pendek sesuai rencana perusahaan.
 

Unsur-unsur Manajemen

Agar fungsi-fungsi manajemen bisa terlaksana dengan baik, dibutuhkan sumber-sumber atau sarana manajemen yang terdiri dari:
1. Manusia
2. Uang atau biaya
3. Bahan-bahan
4. Tata kerja
5. Pasar
6. Mesin-mesin dan peralatan
 

Bidang Manajemen

Bidang-bidang manajemen lahir seiring perkembangan ilmu dan teknologi dan dikhususkan berdasarkan tujuan masing-masing. Berikut ini bidang-bidang manajemen, Quipperian.
 

1. Manajemen Produksi

Manajemen produksi Serangkaian kegiatan yang direncanakan dan dikelola untuk mengubah input menjadi output dan mengevaluasi output melalui umpan balik.
 

2. Manajemen Pemasaran 

Manajemen pemasaran adalah Koordinasi yang optimal dari fungsi pemasaran untuk menjamin kelancaran dan kepuasan pertukaran atau pengiriman barang dari produsen ke konsumen.
 

3. Manajemen Keuangan 

Manajemen keuangan adalah Manajemen yang berhubungan dengan prosedur untuk memperoleh dana yang diperlukan dan bagaimana mereka digunakan untuk mencapai tujuan.
 

4. Manajemen Personalia 

Manajemen personalia Fungsi manajemen yang bertanggung jawab atas personel yang terlibat dalam kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
 

5. Manajemen Administrasi 

Manajemen administrasi Perhatikan penyediaan layanan administrasi, efisiensi penggunaan alat, dan kemudahan lainnya.
 

Sifat dan Permasalahan dalam Ekonomi Manajemen

Berdasarkan prinsip-prinsip dasar, manajemen bisnis sering disebut sebagai mikroekonomi terapan karena penerapan metode dalam proses pengambilan keputusan manajerial. Riset bisnis dapat mengembangkan prinsip-prinsip ekonomi untuk meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan.
Bagaimanapun, akan selalu ada kendala yang menghambat proses, termasuk proses manajemen. Masalah yang muncul dalam proses manajemen adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan yang biasanya dihadapi manajer. Masalahnya biasanya:
1. Penentuan tingkatan harga maupun keluaran produk yang sesuai pasar.
2. Pemilihan teknik industri dan teknologi yang digunakan.
3. Jumlah persediaan.
4. Pemilihan media promosi atau media periklanan.
5. Pendanaan.
6. Pelatihan tenaga kerja atau skill tenaga kerja.
 

 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda