+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Pengertian Joomla, Fitur, Kelebihan, dan Cara Menggunakan Joomla untuk Pemula

6 October, 2022   |   Inggihpangestu

Mengenal Pengertian Joomla, Fitur, Kelebihan, dan Cara Menggunakan Joomla untuk Pemula

Saat ini ada banyak cara untuk membuat website dengan mudah tanpa pengetahuan coding. Ada banyak platform yang menyediakan fungsionalitas untuk membangun website, salah satunya menggunakan CMS. Joomla adalah CMS yang biasa digunakan untuk membuat website dan blog. Sebenarnya masih banyak CMS lain yang memudahkan untuk membuat website, namun kali ini kami akan memperkenalkan apa itu Joomla dan bagaimana cara memperkenalkannya untuk pemula. Kami juga akan memberi tahu Anda tentang perbandingan antara Joomla dan WordPress.
 

Pengertian Joomla


Untuk dipahami, Joomla adalah jenis CMS atau Content Management System, open source dan berbasis PHP dan MySQL. Joomla juga merupakan salah satu dari sekian banyak jenis CMS yang banyak digunakan hampir di seluruh dunia. Banyak dari penyedia hosting ini juga menawarkan CMS secara gratis. Pertama kali dirilis pada tahun 2005, Joomla menggantikan WordPress. Jika Anda masih pemula, WordPress adalah pilihan yang lebih baik daripada CMS Joomla seperti ini. Ini bisa terjadi karena Joomla memiliki toolkit desain yang kuat atau lebih kuat dan lebih banyak fleksibilitas di frontend dan backend.
 

Fitur Joomla


CMS ini memiliki ribuan ekstensi dan template gratis yang dapat Anda gunakan untuk mempercantik website Anda. Selain itu, ada banyak fitur Joomla yang dapat mengacaukan pengguna. Berikut adalah beberapa fitur yang dimiliki Joomla:

1. Multilingual 

Dukungan Multilingual ini adalah salah satu fitur unik Joomla. Menurut penelitian, CMS ini mendukung sekitar 75 bahasa secara bersamaan.

2. Keamanan 

Salah satu hal yang paling penting untuk dipertimbangkan ketika memilih CMS adalah sistem keamanan. Sistem keamanan yang buruk dapat secara otomatis mengekspos situs web Anda ke virus dan peretas. CMS ini memiliki otentikasi dua faktor, sehingga Joomla memiliki fitur keamanan yang cukup kuat.

3. Content management 

Fitur yang satu ini hampir mirip dengan WordPress. Joomla memungkinkan pengguna mengelola konten situs web dengan mudah. Anda dapat mengatur berdasarkan kategori dan mengedit, menerbitkan, dan mengarsipkan beberapa konten untuk diamankan.

4. Media manager 

Selanjutnya ada fitur media yang tidak jauh berbeda dengan WordPress. Anda dapat menambahkan file gambar ke artikel yang ingin Anda publikasikan. Selain itu, Media Manager membuat pengelolaan folder media Anda lebih mudah.

5. Responsif 

Tentunya Anda ingin website Anda responsif saat dibuka dari web browser atau ponsel. Joomla sekarang memiliki fitur situs web yang sangat responsif dan ramah pengguna untuk dinavigasi. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi dengan performa website.

6. Forum

Siapa sangka ketika Joomla memiliki forum untuk penggunanya dan mengetahui sifatnya yang terbuka? Hal ini memungkinkan siapa saja untuk berpartisipasi dalam forum. Di forum ini, Anda dapat membuat situs web, berbagi bisnis, dan saling belajar dengan pengguna lain. Forum ini juga dapat digunakan untuk menghubungkan semua orang di dunia.
 

Kelebihan Joomla


Karena banyaknya fitur yang dimiliki Joomla, Joomla memiliki keunggulan di atas semua dalam hal kemampuan pengguna. Berikut adalah beberapa kelebihan Joomla yang harus Anda ketahui:

1. Open source 

Salah satu alasan Joomla CMS begitu banyak digunakan adalah karena open source.
Infrastruktur yang dikandungnya menggunakan bahasa pemrograman PHP yang biasa digunakan pada perangkat lunak open source. Banyak pengembang juga membuat ekstensi baru pada CMS ini.

2. Postingan blog yang sederhana

Selain itu, Joomla memungkinkan Anda membuat blog yang sederhana dan efektif. Jika Anda seorang blogger, Anda mungkin tertarik, Joomla memudahkan untuk membuat artikel. Anda tidak perlu lagi belajar atau memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman. Cukup klik tombol Publish untuk mempublikasikan artikel Anda.

3. SEO friendly 

Kelebihan Joomla selanjutnya adalah CMS ini SEO friendly. Jadi Anda tidak perlu khawatir menggunakan CMS dan mendapatkan peringkat terbaik di mesin pencari. Seperti Google, Yahoo, Bing. Ada banyak fitur dan ekstensi yang dapat membantu Anda meningkatkan peringkat halaman situs web Anda melalui optimasi SEO.

4. Mudah digunakan 

Tujuan penggunaan CMS atau sistem manajemen konten adalah untuk membantu pengguna membuat situs web dengan cepat dan efisien. Itu juga tidak lagi memerlukan membuka tab baru atau meminta tingkat izin. Hal ini memudahkan dan mempercepat proses kerja saat menyimpan halaman atau proses upload konten.

5. Memiliki fitur fleksibel 

Keuntungan lain dari Joomla adalah fungsionalitasnya yang fleksibel. Begitu banyak pengguna yang aktif di situs tersebut mencoba menggunakan Joomla. Tidak hanya itu, Joomla juga memiliki ribuan ekstensi dan widget yang dapat Anda gunakan untuk kebutuhan media sosial Anda.
 

Cara menggunakan Joomla


Setelah Anda memahami pentingnya dan kelebihan Joomla, lanjutkan ke topik Menggunakan Joomla untuk Pemula. Instalasi CMS ini dibagi menjadi tiga tahap awal.

1. Login pada cPanel

Langkah yang pertama, anda dapat melakukan login pada halaman cPanel hosting. Kemudian, anda dapat memasukkan username dan password. Setelah itu anda dapat menekan button “Log in”.

2. Menginstal joomla

Langkah kedua adalah menginstal Joomla. Setelah berhasil login dari cPanel, Anda akan diarahkan ke halaman menu cPanel. Kemudian cari di menu Softaculous App Installer dan temukan icon Joomla. Anda juga dapat menggunakan fungsi pencarian yang disediakan oleh cPanel. Setelah itu, Anda dapat mulai menginstal Joomla dengan mengklik tombol Install Now. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk memasukkan informasi penting seperti:

- Versi Joomla yang akan diinstall

Pada petunjuk ini akan menginformasikan mengenai tentang proses instalasi pada versi Joomla yang terbaru. 

- Memilih instalasi URL

Anda dapat memilih domain untuk menginstal dan menentukan di mana Anda ingin Joomla diinstal. Anda dapat membiarkan direktori kosong dan secara otomatis akan menginstal ke folder hosting public_html.

- Site Name (Nama situs)

Informasi selanjutnya, anda dapat mengisi nama dari situs website yang Anda miliki.

- Site Description (Deskripsi situs)

Selanjutnya, mengisi pada informasi deskripsi website yang akan Anda buat.

- Import Sample Data

Pada tahap ini, Anda dapat memilih None atau dikosongkan.

- Admin Username dan Password

Masukkan nama pengguna dan kata sandi Anda untuk masuk ke halaman utama Joomla. Silakan masukkan kata sandi dengan benar. Kata sandi aman akan muncul di layar. Cegah orang lain dengan mudah menebak atau meretas kata sandi Anda.

- Real Name (Nama asli)

Isikan nama asli Anda untuk ditampilkan pada sebuah halaman dashboard Joomla.

- Admin email

Selanjutnya, mengisikan alamat email yang aktif Anda untuk proses verifikasi pada sebuah akun.

- Memilih bahasa (Select Language)

Informasi terakhir, yaitu memilih pada bahasa yang akan anda gunakan pada menu dashboard pada Joomla.

3. Login pada menu halaman admin joomla

Setelah memasukkan semua informasi dengan benar, Anda akan secara otomatis diarahkan ke menu login Joomla. Klik Masuk menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang Anda buat sebelumnya. Setelah berhasil login, Anda akan dibawa ke layar pertama dashboard Joomla Anda. Anda telah berhasil menyelesaikan proses instalasi dan siap menggunakan CMS. Anda dapat mulai menjelajahi berbagai fitur yang ditawarkan Joomla dalam hal pengembangan situs web dan menu halaman situs web. Cobalah menulis artikel terlebih dahulu dan mulai menerbitkan. Kemudian buat kategori dan coba beberapa ekstensi dan template Joomla. Jika Anda masih tidak yakin, mulai forum diskusi atau posting pertanyaan Anda di beberapa komunitas CMS di seluruh dunia.
 

Joomla vs wordpress


Tentu saja, jika Anda sering menggunakan CMS, Anda sangat menyadari kekuatan dan kelemahannya. Baik dari segi fungsionalitas, efektivitas maupun kualitas. Ini memberikan informasi penting tentang membandingkan dua CMS populer ini, yaitu Joomla dan WordPress. Kedua CMS tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di bawah ini adalah beberapa poin perbandingan antara kedua sistem.

1. Dari sisi kemudahan pengguna

Kedua jenis CMS tersebut memiliki proses instalasi otomatis dan struktur dashboard yang mudah dipahami. Namun, fungsionalitas editor posting WordPress sedikit lebih kompleks daripada Joomla.

2. Tampilan

Secara visual, Joomla tidak memiliki direktori template. Namun, pengguna dapat menggunakan template yang berbeda untuk setiap halaman. Meskipun WordPress memiliki banyak pilihan tema. Namun, hanya satu jenis yang dapat digunakan di setiap sisi.

3. SEO

Keduanya dapat di optimasi secara efektif menggunakan fitur bawaan, plugin, dan ekstensi.

4. Sistem keamanan

Dari perspektif keamanan, Joomla mengintegrasikan otentikasi dua faktor dan menawarkan peningkatan keamanan. WordPress menawarkan plugin keamanan dan menyediakan pembaruan sistem keamanan dengan setiap pembaruan.

5. Bantuan atau Support 

Mengenai bantuan sendiri, Joomla hanya memiliki sumber daya yang lebih sedikit daripada WordPress. Hal ini dikarenakan kedua komunitas CMS ini memiliki perbedaan yang besar. Sekarang, Anda dapat mengumpulkan beberapa informasi penting dari bagian informasi ini. Pertama-tama, disarankan untuk menggunakan WordPress untuk pemula dan tidak memahami konsep dasar pengembangan situs web. Jika Anda adalah pengguna tingkat lanjut dan sering menggunakan CMS, sebaiknya gunakan Joomla. Namun, dimungkinkan untuk menggunakan kedua sistem. Jika Anda tidak ingin membuat situs web sendiri, keduanya sangat mudah digunakan.
 

Contoh Website yang Menggunakan Joomla


1. Harvard University – The Graduate School of Arts And Sciences

Universitas Harvard adalah salah satu universitas terbaik di dunia dan salah satu yang tertua di dunia. Harvard University Graduate School menggunakan Joomla 2.5 sebagai CMS-nya untuk menampilkan berbagai informasi tentang program studi dan beasiswa yang ditawarkan.

2. IKEA

Siapa yang tidak tahu IKEA? Perusahaan asal Swedia yang menawarkan berbagai macam perabot rumah tangga ini memiliki banyak cabang di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan dikenal dengan furnitur berkualitas tinggi.

3. Linux

Linux adalah OS (sistem operasi) yang bebas digunakan. Seperti Joomla, Linux adalah sistem operasi open source dan pengguna bebas untuk memodifikasi dan mendistribusikan ulang sistem operasi ini juga.

4. United Nations Regional Information Centre for Western Europe (UNRIC)

UNRIC adalah lembaga pemerintah PBB yang menyediakan dokumen dan informasi resmi ke berbagai negara di kawasan Eropa Barat.

5. Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia

Instansi pemerintah Eropa Barat bukan satu-satunya yang menggunakan CMS Joomla. Website Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia juga dibangun dan dioperasikan dengan Joomla.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda