+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Apa itu Brand Equity: Manfaat, Elemen Dasar, dan Cara Membangunnya!

28 September, 2022   |   Inggihpangestu

Mengenal Apa itu Brand Equity: Manfaat, Elemen Dasar, dan Cara Membangunnya!

Sebagai seorang pengusaha, Anda sudah tidak asing lagi mendengar istilah brand equity. Brand equity sangat penting bagi pengembang bisnis dan pengusaha karena kemampuannya menarik pelanggan setia untuk menstabilkan bisnis. Ekuitas merek erat kaitannya dengan nilai bisnis yang mengungguli pesaing. Jika Anda baru mengenal brand equity, baca artikel berikut ini untuk lebih lengkapnya.
 

Apa Itu Brand Equity


Brand Equity adalah dampak kuat nama merek di benak konsumen dan nilai premium merek yang mudah dikenali dibandingkan dengan pesaingnya. Perusahaan merancang segala bentuk kampanye pemasaran dan promosi sedemikian rupa sehingga merek mudah diingat, mudah dikenali, memiliki citra merek yang positif dan terbukti berkualitas unggul. Ya, ini terdengar seperti kampanye kesadaran merek, tetapi Brand Equity lebih berharga. Jika perusahaan memiliki Brand Equity yang kuat dan positif, konsumen bersedia membayar harga lebih tinggi untuk produk mereka meskipun pesaing menjual produk serupa dengan harga lebih rendah. Contoh Brand Equity yang kuat dan positif adalah merek Apple. Dengan demikian, konsumen bersedia menunggu, mengantri, dan membayar dalam jumlah besar untuk setiap produk yang dirilis. Penyebabnya adalah tingginya nilai, eksklusivitas, persepsi positif dan kualitas produk yang tidak didapatkan konsumen saat menggunakan produk pesaing. Untuk strategi bisnis, Brand Equity membantu perusahaan menetapkan harga mereka sendiri, menghasilkan keuntungan besar, meningkatkan arus kas, memperluas target pasar, mengurangi pengeluaran iklan, mempertahankan loyalitas pelanggan, dan selalu berada di puncak industri. untuk berada di garis depan.
 

Brand Equity Berdasarkan Para Ahli


1. Kotler dan Keller

Menjelaskan bahwa konsep brand equity adalah nilai tambah yang diberikan pada suatu produk atau jasa. Ekuitas merek tidak hanya menunjukkan bagaimana pelanggan berpikir, merasa, atau bertindak dengan merek tertentu, tetapi juga nilai harga, pangsa pasar, dan keuntungan yang dapat mereka berikan kepada perusahaan.

2. Supranto dan Limakrisna

Supranto dan Limakrisna menjelaskan bahwa brand equity adalah nilai merek yang ditentukan pelanggan, baik di dalam maupun di luar atribut atau karakteristik nilai fungsional suatu produk.

3. Tjiptono

Tjiptono mendefinisikan brand equity sebagai nilai seperangkat aset dan tanggung jawab merek yang terkait erat dengan nama, merek, merek, dan simbol yang dapat mengubah atau mengurangi nilai yang dapat diberikan oleh suatu produk atau layanan kepada perusahaan. / atau pelanggan perusahaan.
 

Manfaat Brand Equity


Brand Equity yang positif memberi perusahaan Anda feedback yang bagus. Merek yang bernilai tinggi lebih mungkin tertanam di benak pelanggan, sehingga lebih banyak pelanggan yang akan mengenali dan menggunakan merek tersebut. Berikut adalah beberapa manfaat Brand Equity untuk bisnis atau produk Anda.

1. Mendapatkan loyalitas pelanggan

Menurut Oliver dalam Hurriyati, loyalitas pelanggan adalah komitmen pelanggan untuk secara konsisten membeli kembali produk atau layanan yang dipilih di masa depan, dan konteks dan kegiatan pemasaran mendorong perubahan perilaku, meskipun ada kemungkinan untuk melakukannya. Brand Equity dapat menjadi strategi bagi perusahaan untuk memenangkan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan yang meningkat dapat menyebabkan pembelian ulang (repurchase) produk dan layanan bermerek.

2. Produk tetap laku walau harga tinggi

Dengan brand equity, pelanggan akan lebih tertarik pada produk dan jasa yang dihasilkan. Loyalitas pelanggan dapat dibangun di atas kepercayaan pada nilai-nilai merek. Karena loyalitas merek, pelanggan biasanya senang memahami bahwa produk dan layanan dihargai tinggi. CRM Sales dapat membantu Anda menjual dengan lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih efektif. Jika etika nilai merek suatu perusahaan positif, pelanggan tidak akan membeli produk dari perusahaan tersebut meskipun mereka harus membayar dengan harga yang lebih tinggi, meskipun mereka dapat memperoleh produk serupa dengan harga yang lebih rendah dari merek pesaing atau meminta layanan.

3. Meningkatkan customer retention

Customer retention adalah berbagai tindakan yang diambil perusahaan untuk membujuk pelanggan agar menggunakan produk dan layanannya. Semakin tinggi loyalitas pelanggan, semakin besar keuntungan perusahaan. Pengalaman pelanggan yang hebat membangun kepercayaan pada merek Anda dan mengarah pada pembelian berulang.

4. Memperkuat eksistensi perusahaan

Brand equity dapat memperkuat eksistensi perusahaan, karena peningkatan loyalitas pelanggan berdampak signifikan terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Tentunya hal ini harus diikuti dengan peningkatan pelayanan dan inovasi perusahaan.
 

Elemen Dasar Brand Equity


Dalam hal Brand equity, kami mengenali lima komponen dasar: kesadaran merek, asosiasi merek, kualitas yang dirasakan, loyalitas merek, dan nilai merek yang unik. Mari kita bahas elemen-elemen ini secara rinci.

1. Brand awareness

Brand awareness adalah langkah pertama dalam penentuan posisi merek. Kesadaran merek mengacu pada sejauh mana pelanggan mengenali atau mengingat merek tertentu. Peran kesadaran merek dalam ekuitas merek tergantung pada konteks dan tingkat kesadaran yang dicapai. Peran kesadaran merek dalam ekuitas merek sangat penting dalam mengukur seberapa besar sebuah merek ada di benak pelanggan. Semakin Anda mengenal sebuah merek, semakin berharga itu. Ini adalah konsep ekuitas merek.

2. Brand association

Asosiasi merek (brand association) adalah bagian penting dalam menjalankan bisnis dan dapat berdampak besar pada bisnis Anda. Asosiasi merek adalah kesan yang Anda buat ketika Anda melihat sesuatu yang terkait dengan produk atau layanan tertentu. Objek dapat berupa logo, konsep, nama produk, atau slogan yang berkaitan dengan pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan produk Anda.

3. Perceived quality

Perceived Kualitas (perceived quality) yang dirasakan adalah evaluasi keseluruhan pelanggan atas produk atau layanan tertentu. Hal ini terkait erat dengan sentimen pelanggan. Untuk membuat kesan yang baik, Anda perlu meningkatkan kualitas dan pengalaman pelanggan Anda. Tentu saja, persepsi kualitas ini memiliki dampak yang signifikan terhadap ekuitas merek. Ekuitas merek positif karena loyalitas merek cenderung tinggi jika peringkat kualitas yang dirasakan suatu produk berada dalam kategori baik. Sebaliknya, jika persepsi kualitas diskriminasi masih kurang, loyalitas pelanggan rendah dan ekuitas merek negatif. Hal ini menjadi pertimbangan ketika pelanggan membandingkan merek lain.

4. Brand loyalty

Kualitas merek menginspirasi loyalitas konsumen. Karena mereka sudah percaya dengan merek Anda Oleh karena itu, loyalitas merek dan ekuitas merek berjalan beriringan. Loyalitas konsumen juga diterjemahkan ke dalam ekuitas merek yang baik. Akibatnya, pelanggan tidak begitu saja lari ke merek lain. Hubungan jangka panjang dengan pelanggan juga relatif tahan lama. Saat meluncurkan produk baru, konsumen lebih memilih merek yang mereka sukai daripada pesaing.

5. Proprietary brand assets

Terakhir, proprietary brand assets, yang tidak termasuk dalam empat kategori di atas, dapat membantu membangun ekuitas merek. Menurut Durianto dkk. Keempat komponen ekuitas merek dikenal sebagai komponen utama ekuitas merek selain dari nilai merek lainnya. Kualitas keempat faktor utama berpengaruh langsung terhadap kelima faktor ekuitas merek. Ini termasuk paten, merek dagang, dan hubungan saluran. Aset ini berharga karena mencegah pesaing menyerang perusahaan Anda.
 

Cara Membangun Brand Equity


Brand Equity memiliki peran penting dan perlu ditangani. Ini adalah cara yang tepat untuk membangun brand equity untuk bisnis Anda.

1. Buat produk yang kuat

Buat produk dengan identitas yang kuat untuk membantu pelanggan mengenali dan mengingat merek Anda dengan lebih mudah. Menciptakan identitas merek dapat dilakukan dengan banyak cara, seperti logo, konsep, nama produk, slogan, desain visual yang melekat pada produk, dll. Selain itu, kita tidak boleh melupakan kebutuhan untuk melayani pelanggan dengan lebih baik.

2. Strategi marketing yang bervariasi

Menentukan strategi pemasaran Anda adalah kegiatan perencanaan penting untuk merek Anda. Inilah sebabnya mengapa strategi pemasaran yang berbeda diperlukan, karena pasar sasaran yang sangat berbeda memerlukan pendekatan pemasaran yang berbeda, selain usia perkembangan teknologi dan pola pikir pelanggan yang semakin penting.

3. Uji coba produk ke target pasar

Sebelum Anda meluncurkan produk Anda, Anda harus terlebih dahulu mengujinya di target pasar yang Anda identifikasi. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan reaksi atau testimoni pertama dari target pasar, masyarakat, sehingga produk dapat dievaluasi sebelum diluncurkan.

4. Tingkatkan customer experience

Pengalaman pelanggan memiliki dampak besar pada kesan pertama pelanggan terhadap merek Anda dan dapat menentukan apakah mereka kembali ke merek Anda atau tidak. Menghargai pelanggan atas kontribusi mereka terhadap merek Anda pasti meningkatkan pengalaman pelanggan.
 

Cara Meningkatkan Brand Equity


Perusahaan sangat diuntungkan dari ekuitas merek, tetapi membangun dan mempertahankan ekuitas merek yang positif membutuhkan banyak upaya dan upaya terus-menerus. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan ekuitas merek Anda.

1. Merencanakan Visi dan Misi yang Tepat

Pahami apa visi dan misi Anda untuk menerapkan strategi yang tepat. Anda perlu merancang identitas merek, menganalisis perusahaan dan pasar, mencapai tujuan bisnis utama, dan menentukan kepribadian dan kampanye merek yang ingin disampaikan.

2. Membangun Brand Awareness yang Kuat 

Tim pemasaran dan semua pihak kepentingan perlu meningkatkan kesadaran merek. Aspek kuncinya meliputi pembuatan logo ikonik dan filosofis, pemilihan skema warna, ikon, slogan, lagu, lirik yang menarik, desain produk, dan berbagai konten promosi lainnya.

3. Meningkatkan Kualitas dan Layanan 

Kualitas produk dan layanan yang ditawarkan masih perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Misalkan iklan produk Anda sangat menarik dan menarik calon konsumen, namun tidak ada artinya jika kualitas produk/jasa Anda tidak sesuai dengan harapan konsumen.

4. Membangun Customer Experience 

Pahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen, serta menyelaraskan standar produk dan layanan yang kami tawarkan. Bisnis harus bekerja keras untuk memastikan kepuasan pelanggan dan memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan agar konsumen kembali lagi.

5. Mencoba Berbagai Kampanye Marketing 

Analisis dan uji berbagai tren dan jenis kampanye pemasaran. Lihat apa yang memiliki dampak terbesar pada persepsi konsumen, penjualan, dan ekuitas merek.

6. Buat Toko Online Pribadi 

Salah satu cara untuk meluncurkan merek Anda adalah dengan membuat toko online pribadi. Dapat ditata agar sesuai dengan identitas merek Anda, sehingga memudahkan konsumen untuk mengakses dan memahami produk yang Anda tawarkan.
 

Kesimpulan


Setelah memahami penjelasan tentang brand equity, saya mengetahui bahwa brand equity sangat penting bagi pengembang bisnis dan pelaku bisnis. Brand equity merupakan keunggulan suatu merek karena dapat mengubah penilaian suatu produk atau jasa yang dibuat agar terlihat lebih baik dari merek pesaing, dapat memperoleh kepercayaan yang kuat dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan baik di masa yang akan datang. Menghasilkan brand equity yang positif membutuhkan produk dan manajemen pemasaran yang baik. Sederhanakan dan tingkatkan produktivitas bisnis Anda dengan Software otomatisasi terbaik IDMETAFORA. Hal ini memungkinkan Anda untuk lebih mudah memaksimalkan aktivitas bisnis Anda dan membuat keputusan yang lebih akurat dengan dukungan Software manajemen bisnis tercanggih.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda