+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Perkembangan dan Pengertian GPS

15 September, 2022   |   davasafgi

Perkembangan dan Pengertian GPS

PERKEMBANGAN GPS DARI MASA KE MASA
Jika melihat perkembangan teknologi sekarang tentunya mengalami inovasi yang terus terbarukan. Kita pasti pernah mengalami tersesat ketika ingin menuju ke suatu tempat, entah itu alamat rumah teman, coffeeshop atau pun tempat lainnya. Pada zaman dulu mungkin jika kita tersesat ingin ke rumah teman kita bisa menelponnya terlebih dahulu, namun jika kita ingin ke suatu tempat dan tidak ada orang yang tahu tentunya akan sangat merepotkan bukan?
Apalagi sekarang makin cepat pembangunan sebuah toko atau sejenisnya, jika kita hanya mengetahui informasi dari mulut ke mulut pasti akan kesulitan untuk mencarinya. Masalah tersebut menjadi problema pada zaman sekarang mengingat kita membutuhkan sebuah sistem yang bisa mengetahui posisi seseorang, mengetahui arah yang harus ditempuh jika ingin pergi ke suatu tempat ataupun wilayah, berapa waktu dan jarak tempuh yang dibutuhkan untuk menuju ke suatu tempat dan masih banyak lagi.
Dari semua permasalahan diatas, terciptalah sebuah sistem yang pada akhirnya dapat membantu kita semua memenuhi kebutuhan akan arah, wilayah, dan posisi yang disebut dengan teknologi GPS (Global Positioning System). Sistem ini seakan menjadi jawaban untuk semua masalah yang berhubungan dengan arah atau posisi suatu wilayah secara real-time dan tentunya berguna membantu kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Kurang lebih sudah satu dekade terakhir ini kebutuhan manusia akan arah dan tata letak baru bisa terpenuhi, mengingat pembangunan suatu tempat atau wilayah berkembang sangat pesat. Penemuan serta pengembangan teknologi GPS ini merupakan sebuah inovasi manusia dalam bidang teknologi yang mampu memberikan dampak yang besar di berbagai sektor, salah satunya sektor perekonomian.
Pada artikel ini kita akan membahas secara lebih detail mengenai teknologi GPS yang memberikan banyak dampak positif bagi umat manusia dan juga bagaimana sejarah perkembangan GPS hingga saat ini serta untuk tahun yang akan datang.
Pengertian GPS
Global Positioning System atau biasa disingkat dengan GPS merupakan suatu sistem navigasi yang menjadikan satelit sebagai pengirim sinyal gelombang mikro ke bumi. Sistem dari perangkat penerima GPS memperoleh sinyal dari beberapa satelit yang telah mengorbit dan mengitari bumi. Satelit ini mengitari bumi pada skala pendek dan terdiri dari 24 susunan satelit yang diantaranya 21 satelit aktif dan 3 satelit cadangan. Jika orbit tersusun dengan susunan tertentu, nantinya satelit GPS bisa diterima oleh seluruh permukaan bumi dengan menggunakan 4 sampai 8 buah satelit. Teknologi GPS ini dapat memberikan ketelitian yang sangat tinggi mengenai informasi posisi dan waktu.

GPS memiliki nama lengkap Navigational Satellite Timing and Ranging Global Positioning System atau bisa disingkat dengan NAVSTAR GPS. Namun seiring perkembangan zaman, teknologi ini lebih sering dikenal dengan sebutan GPS saja karena dinilai lebih simpel penyebutannya. Teknologi GPS mulai digunakan oleh publik pada tanggal 17 Juli 1995. 
Awalnya sistem GPS ini dikembangkan untuk kebutuhan sistem navigasi global kendaraan militer Angkatan Udara dan Angkatan Darat. Penggunaan GPS pada kala itu hanya beberapa orang sipil tertentu yang bisa menggunakannya. Hingga pada akhirnya GPS diperkenalkan oleh publik dan semua orang bisa menggunakannya dengan bermodalkan smartphone dan koneksi internet.
Sejarah GPS
Siapa sangka awal perekmbangan GPS yaitu berawal dari lomba antariksa. Ya kalian tidak salah dengar, pengembangan GPS dimulai dari perlombaan antariksa antara Amerika dan Uni Soviet. Kala itu Amerika didaulat sebagai negara pencetus dan pengembang GPS. Namun Uni Soviet juga memiliki peran dalam terciptanya GPS karena pada tanggal 4 Oktober 1957 mereka meluncurkan satelit pertama yang dinamakan Sputnik juga menjadi inspirasi Amerika dalam pengembangan GPS.  Sebenarnya bentuk dari sistem teknologi GPS itu pada dasarnya sama dengan sistem navigasi radio yang biasanya digunakan pada pangkalan pusat, contohnya LORAN dan Decca Navigator yang sudah digunakan pada tahun 1940-an pada Perang Dunia II.
Setelah satelit Sputnik milik Uni Soviet diluncurkan, pada bulan September 1957 pada ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat melakukan presentasi yang membahas tentang satelit yang memumgkinkan dapat memancarkan sinyal radio sebagai pelacak suatu objek. Pada pembahasan kala itu para ilmuwan menemukan adanya frekuensi sinyal radio satelit Sputnik milik Uni Soviet yang terlihat bergerak naik turun saat mendekat kemudian menjauh sehingga memiliki efek seperti suara klakson yang berubah-ubah seiring mobil melaju.
Semenjak penemuan tersebut mereka memulai mengembangkan alat navigasi yang memiliki basis sinyal satelit yang kini dinamakan GPS. Tiga tahun berlalu pada tahun 1960 satelit sistem navigasi pertama yang digunakan oleh Angkatan Laut AS sukses diujicobakan untuk pertama kalinya. Sistem yang memiliki kumpulan dari lima satelit ini mampu menentukan posisi setiap jamnya. Hingga pada tahun 1967, Angkatan Laut AS mengembangkan satelit Timation yang kemampuannya terbukti dengan menetapkan waktu yang akurat di angkasa. Berlanjut di tahun 1970-an Sistem Navigasi Omega pangkalan pusat, yang berdasarkan perbandingan fase sinyal, menjadi sistem navigasi radio yang dapat meliputi seluruh dunia diluncurkan pertama kalinya.
Teknologi GPS ini yang sebelumnya hanya digunakan untuk kebutuhan militer saja akhirnya bisa digunakan oleh rakyat sipil pada tahun 1983 setelah presiden AS mengumumkannya. GPS dapat digunakan oleh rakyat sipil karena dikhawatirkan terjadi kembali kasus penerbangan Korean Airlines yang ditembak jatuh oleh militer Uni Soviet karena telah masuk ke wilayah terlarang mereka. Semenjak itulah GPS boleh digunakan oleh rakyat sipil.
Kemudian pada tahun 1985 sampai 1989 mulai dari Block-I GPS hingga Block II diluncurkan sampai pada tahun 1994 sebanyak 24 satelit telah berhasil mengorbit dengan sempurna. Akhirnya di tahun 1995 NAVSTAR dapat beroperasi dengan penuh dan bisa melayani masyarakat sipil.
Fungsi GPS
Setelah GPS diumumkan bahwa boleh digunakan oleh publik, fungsi dari GPS sendiri memiliki banyak kegunaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini kita akan membahas kegunaan apa saja yang bisa dilakukan oleh GPS dalam membantu manusia di dunia.
· Militer
Pada bidang militer, GPS digunakan untuk keperluan perang seperti menentukan arah bom, dan mengetahui posisi pasukan berada. Dengan GPS maka militer bisa mengetahui mana pasukan dan mana lawan untuk menghindari salah target ataupun menentukan pergerakan pasukan.
· Navigasi
GPS juga berfungsi sebagai alat navigasi seperti kompas atau alat penunjuk jalan. Beberapa jenis kendaraan modern telah dilengkapi dengan fitur GPS untuk alat bantu navigasi. Dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengemudi sehingga bisa mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang dia diinginkan.
· Sistem Informasi Geografis
Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, seorang ahli geografis sering mengikutsertakan GPS dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.
· Pelacak kendaraan
Kegunaan lainnya adalah sebagai pelacak kendaraan. Dengan bantuan GPS, pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada di mana saja kendaraannya bergerak dan berada saat ini.
· Pemantau Gempa
Saat ini GPS semakin canggih dan dengan ketelitian tinggi bisa digunakan untuk memantau pergerakan tanah, dimana ordenya hanya milimeter dalam setahun. Pemantauan pergerakan tanah ini berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.

· Navigasi Pesawat Terbang
Sistem penerbangan menggunakan alat GPS biasa dalam penerbangan, kecuali ketika pesawat akan mendarat dan lepas landas, sama seperti alat elektronik yang lain. Larangan penggunaan GPS disebabkan karena adanya isu keselamatan, yaitu tidak ingin penumpang memetakan posisinya. Namun, sebagian  armada pesawat juga memasukkan GPS ke dalam sistem hiburan penerbangan. Dengan menggunakan GPS, maka informasi seperti posisi 3D, kecepatan dan percepatan pesawat terbang dapat ditentukan secara rinci. Selain itu GPS juga dapat digunakan sebagai sistem navigasi pesawat terbang pada saat survey dengan metode real time DGPS (Differential Global Positioning System).

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda