+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Pengertian Negosiasi: Pengertian, Syarat, Tujuan Dan Manfaatnya

14 September, 2022   |   Dwi

Pengertian Negosiasi: Pengertian, Syarat, Tujuan Dan Manfaatnya

Kata negosiasi sering kita dengar dalam berbagai kegiatan komunikasi, terutama kegiatan komunikasi untuk kepentingan bisnis. Negosiasi atau tawar menawar seringkali dilakukan untuk mencapai sebuah kesepakatan antara dua orang atau lebih.
Negosiasi biasanya dilakukan karena terkadang kedua belah pihak tidak puas. Oleh karena itu, perlu dilakukan negosiasi agar kedua belah pihak dapat menerima keputusan yang tepat. Ternyata proses negosiasi ini juga memiliki tahapan-tahapan tertentu untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Jika kalian ingin tahu lebih banyak, dengarkan akhir artikel ini.

Apa Itu Negosiasi?

Negosiasi adalah metode untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal. Negosiasi merupakan suatu proses di mana dua pihak mencapai kesepakatan yang memuaskan semua pemangku kepentingan dengan unsur kerjasama dan persaingan. Ini termasuk berkomunikasi, berkolaborasi dengan, atau mempengaruhi orang lain untuk tujuan tertentu. Contoh kasus negosiasi antara lain Christopher Columbus membujuk Ratu Elizabeth untuk membiayai ekspedisi ketika Inggris dalam perang besar dan mahal, dan negosiasi antara Indonesia dan Malaysia, dan sengketa antara pulau Sipadan dan Ligitan.

Pengertian Negosiasi Menurut Para Tokoh Ahli

Negosiasi merupakan sebuah proses tawar menawar melibatkan banyak orang untuk mencapai keputusan bersama. Proses ini menjadi cara yang baik untuk bernegosiasi untuk membicarakan sesuatu, misalnya dapat menegosiasikan harga, kuantitas, persyaratan, atau kualitas apa pun. Dalam beberapa kasus, proses negosiasi ini juga dapat ditengahi oleh pihak ketiga yang disebut negosiator. Pihak inil yang akan menjadi penengah antar pihak yang sedang berunding, dan biasanya pihak ketiga ini sudah memiliki kemampuan khusus di bidang negosiasi. Adapun pengertian negosiasi menurut para ahli adalah sebagai berikut ini:
1. Oliver
Pengertian negosiasi menurut Oliver yaitu sebuah transaksi di mana kedua belah pihak akan menerima putusan dan mempunyai hak atas hasil akhir yang disepakati. Maka perlu adanya proses saling memberi dan menerima sehingga keduanya dapat menghasilkan kesimpulan yang sama-sama menguntungkan dan disetujui.
2. Robbins
Selanjutnya menurut Robbins, negosiasi merupakan proses di mana dua belah pihak atau lebih akan bertukar barang atau jasa dan mencoba membuat kesepakatan kerja sama antar keduanya.
4. McGuire
Jika menurut McGuire pengertian negosiasi yaitu proses interaktif yang dilakukan guna mencapai persetujuan. Proses tersebut akan melibatkan dua pihak atau lebih yang memiliki pandangan berbeda namun hendak menyatukannya dan mencapai resolusi bersama.
5. Casse
Sedangkan menurut Casse, pengertian negosiasi yaitu sebuah proses yang melibatkan sedikitnya dua pihak dengan persepsi, motivasi, dan kebutuhan berbeda dan mencoba untuk bersepakat tentang suatu hal demi kepentingan bersama.
6. Henry Kissinger
Yang terakhir ada pengertian negosiasi menurut Henry, yang menyebutkan bahwa negosiasi adalah proses untuk menggabungkan posisi konflik ke posisi umum, dan ada di bawah keputusan bulat.
Itulah tadi adalah pengertian negosiasi menurut beberapa ahli. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa negosiasi adalah proses interaksi antara dua orang atau lebih dengan pemikiran yang berbeda untuk mencapai kesepakatan yang adil satu sama lain.
Negosiasi biasanya dilakukan oleh orang-orang yang secara diametris bertentangan dan berbeda pendapat tetapi ingin menyelesaikan masalah bersama. Oleh karena itu, dirundingkan untuk mencapai kesepakatan yang dapat disepakati oleh kedua belah pihak.

Syarat dan Ciri Negosiasi

Ketika ingin melaksanakan negosiasi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat ini yang akan menentukan apakah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dapat disebut negosiasi atau tidak. Syarat pertama adalah proses negosiasi harus dilakukan minimal dua orang atau lebih. Negosiasi tidak dapat terjadi jika hanya dilakukan oleh satu orang atau satu pihak. Oleh karena itu, negosiasi harus dilakukan oleh dua pihak atau lebih.
Seperti yang dilaksanakan oleh dua pihak pebisnis, antar penjual, negosiasi antara pedagang, atau negosiasi antar Lembaga. Tentu saja, negosiasi harus dilakukan oleh setidaknya dua pihak.
Syarat negosiasi yang kedua yaitu dilakukan juka kedua pihak terkait tidak menemukan kesepakatan terhadap sesuatu yang harus disepakati. Oleh karena itu, negosiasi ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan mengenai isu-isu yang ada. Hasil yang dicapai adalah kesepakatan yang saling menguntungkan dan dapat diterima bersama.
Selain syarat-syarat yang harus dipenuhi, proses negosiasi juga dapat dikenali dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Keterlibatan dua pihak, seperti penjual dan pembeli.
2. Isu-isu yang akan dinegosiasikan memiliki subjek yang sama.
3. Adanya hubungan kerja antara pihak-pihak yang ingin berunding.
4. Kedua belah pihak masih memiliki tujuan yang sama untuk membuat masalah yang abstrak menjadi konkrit.

Tujuan Melakukan Negosiasi

Tawar menawar atau negosiasi tentu memiliki tujuan tertentu. Tanpa tujuan yang jelas, pembicaraan yang dilakukan tidak akan pernah berakhir. Oleh karena itu, kedua belah pihak harus memiliki tujuan yang sama sebelum memulai negosiasi. Maka akan jelas kemana arah pembicaraan. Tujuan negosiasi yang umum adalah:
1. Untuk memperoleh kesepakatan yang dapat disetujui bersama.
2. Mengurangi dan menguraikan perbedaan porsi dan juga konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih.
3. Menyatukan pendapat semua pihak yang terlibat sehingga keputusan akhir dapat sama-sama menguntungkan (dikenal dengan istilah win-win solution).
4. Menyelesaikan masalah dan menemukan solusi atas permasalahan yang dialami oleh kedua atau lebih pihak negosiasi.
5. Mengatasi dan menyesuaikan perbedaan antara kedua pihak negosiasi sehingga memperoleh sesuatu dari pihak lain tanpa adanya paksaan.

Manfaat Melakukan Negosiasi

Negosiasi tidak hanya memiliki tujuan yang jelas, tetapi juga memiliki manfaat. Terutama bagi para pebisnis yang membutuhkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Sehingga jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan pribadi dan juga perusahaan akan dapat segera mengatasinya dengan melakukan negosiasi.
Cara ini sangat ampuh dan penting untuk menjaga agar bisnis tetap berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan negosiasi:
1. Menciptakan kerja sama antar pihak dan mencapai tujuan masing-masing.
2. Memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk saling memahami kebutuhan dan keinginan masing-masing, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman ataupun kecurigaan atas tujuan yang dimiliki pihak lain
3. Menciptakan kesepakatan yang akan saling menguntungkan dan telah disetujui oleh kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari arah manapun
4. Menimbulkan interaksi yang positif antar kedua pihak yang melakukan negosiasi, sehingga jaringan kerja sama yang dilakukan dapat terus berjalan bahkan bisa menjangkau jaringan yang lebih luas.

Kesimpulan

Jadi negosiasi adalah salah satu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Negosiasi dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang disetujui oleh pihak-pikah yang bersangkutan. Tanpa tujuan yang jelas, pembicaraan yang dilakukan tidak akan pernah berakhir dan pembicaraan tersebut tidak dapat dikatakan sebagai sebuah negosiasi. Dari hasil negosiasi selalu menghasilkan keuntungan bagi pihak yang bernegosiasi.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda