+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Pengertian Agrikultur: Sektor, Jenis dan Produk Agrikultur di Indonesia

12 September, 2022   |   Dwi

Pengertian Agrikultur: Sektor, Jenis dan Produk Agrikultur di Indonesia

Indonesia memiliki iklim tropis membuat tanahnya terbentang subur. Oleh karen itu, negara agraria atau agrikultur juga menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia. Secara singkat agrikultur adalah hal-hal yang berkaitan dengan bidang pertanian. Sektor ini merupakan salah satu sumber ekonomi utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia yang perlu dikelola dengan baik. Salah satunya adalah dengan menggunakan Software ERP Manufaktur terandal untuk membantu mengelola bisnis kalian.
Kepala BPS mengungkapkan bahwa kuartal II tahun 2022, kontribusi sektor pertanian pada bruto atau PDm menyentuh angka 12,98 dan kontribusinya mencapai 1,37 persen, menguat apabila dibandingkan dengan Q1 Tahun 2022 yang hanya tumbuh 1,19%. faktor utama terjadinya pertumbuhan ini antara lain berasal dari subsektor tanaman pangan yang tumbuh sebesar 1,12 persen dengan pendorong terbesarnya berasal dari produksi tanaman padi dan optimalisasi lahan.

Pengertian Agrikultur

Pengertian agrikultur secara luas adalah segala usaha untuk memproduksi atau membuat makanan, bahan makanan, serat dan hasil lainnya dalam bidang pertanian yang memerlukan tenaga manusia, yang di dalamnya pun termasuk berbagai jenis tanaman tertentu serta pertambahan pada berbagai hewan lokal.
Beberapa ahli juga ada yang berpendapat bahwa pengertian agrikultur adalah suatu ilmu dan sekaligus praktik dalam dunia pertanian. Termasuk di dalamnya budidaya untuk menanam tanaman dan memelihara hewan untuk menghasilkan berbagai bahan makanan dan produk lain yang diperlukan untuk hidup manusia.
Jadi, pengertian agrikultur adalah salah satu cabang dari ilmu biologi untuk memanfaatkan sumber daya hayati secara lebih maksimal dan optimal. Beberapa kegiatan yang dilakukan terkat pemanfaatan sumber daya hayati tersebut meliputi budidaya tanaman, memelihara hewan ternak, hingga memanfaatkan mikroorganisme dan bio enzim lainnya untuk diolah menjadi produk lain.

Pengertian Agrikultur Menurut Para Ahli

1. Van Aaresten
Van Aaresten merupakan seorang ahli pada bidang pertanian yang berpendapat bahwa pengertian agrikultur adalah salah satu kegiatan manusia untuk mampu menghasilkan sesuatu dari berbagai jenis tumbuhan dan juga hewan peternakan.
2. Mosher
Mosher merupakan salah seorang spesialis dalam bidang pengengambangan pertanian yang mengatakan bahwa pengertian agrikulitur adalah suatu upaya dalam memproduksi secara khas dalam hal memproses pengolahan tumbuhan dan juga hewan ternak.

Sektor-sektor Agrikultur 

Secara harfiah terdapat lima sektor umum dalam ilmu agrikultur, yakni tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Berikut ini adalah uraian dari kelima bagian tersebut:
1. Tanaman Pangan
Sebagian besar makanan utama masyarakat Indonesia adalah padi yang kemudian menjadi salah satu produk yang paling mendominasi di Indonesia. Sedangkan tanaman pangan lainnya adalah jagung, ubi, sayur, dan buah.
2. Perkebunan
Sektor agraria ini sangat konsisten serta banyak mengalami pertumbuhan dari sektor lainnya adalah perkebunan. Hasil produksi atau areanya hampir senantiasa berbanding lurus antara satu dan lainnya. Komoditi ekspor menjadi salah satu hal yang utama pada sektor agraria ini.
3. Kehutanan
Salah satu hasil dari sektor kehutanan adalah kayu. Di Indonesia sendiri, sistem produksi dan sistem distribusinya harus mengikuti arus regulasi dari berbagai pihak terkait seperti kementrian kehutanan dan kementerian lingkungan hidup. Hal tersebut dilakukan untukl meminimalisir dampak dari kepunahannya di Indonesia. Alasan lainnya tentu untuk menjaga kelestarian alam dengan cara mengendalikan produksi batang tersebut secara sempurna dan tidak sembarangan atau dengan pengaturan yang sedemikian rupa.
4. Peternakan
Negara Indonesia membedakan peternakan menjadi dua berdasarkan ukurannya yaitu peternakan besar yang mencakup sapi, kuda, uyang, dan kerbau serta peternakan kecil yang mencakup berbagai jenis hewan unggas seperti ayam, burung, bebek, angsa, dan lain sebagainya. Hasil dari peternakan dapat berupa susu, telur, daging, dan lain sebagainya.
5. Perikanan
Label negara maritim begitu lekat dengan Indonesia, hal itu karena terdapat lebih dari 17 ribu pulau dengan luas perairan mencapai 62 persen dari luas keseluruhan negara Indonesia. Oleh karena itu salah satu sektor terpenting dalam dunia agrikultur pada struktur sosial dan ekonomi Indonesia adalah sektor perikanan. Di Indonesia, perikanan di semua jenis perairan dapat menjadi objek komuditas ekspor.

Contoh Produk Agrikultur

Pada bagian ini mari pahami sektor agrikultur secara lebih dalam dengan mengetahui setiap contoh produknya:
1. Produk agrikultur dari tanaman pangan contohnya berupa padi, jagung, singkong, ubi jalar, kentang, buah-buahan, sayur-sayuran, serta seluruh bentuk olahan tanaman pangan.
2. Pada sektor perkebunan produknya adalah teh, kopi, coklat, kelapa sawit, karet, tebu, dan seluruh olahan produk perkebunan.
3. Produk agrikultur yang tergolong dalam sektor kehutanan adalah sesuatu yang mencakup kayu, gaharu, gondorukem, madu, rotan, dan seluruh produk olahan dari hutan.
4. Contoh produk yang mencakup sektor peternakan adalah daging, telur, susu, bulu hewan ternak serta seluruh produk olahan dari peternakan.
5. Sedangkan contoh produk dari sektor perikanan mencakup ikan, mutiara, udang, rumput laut, kerang, dan semua produk olahan hasil perikanan.

Jenis-jenis Agrikultur

Tahukah kalian, klasifikasi penggolongan jenis agrikultur dapat terbagi menjadi beberapa bagian. Pembagian tersebut tentu dengan memperhitungkan analisis dan kriteria tertentu, yaitu sebagai berikut:
1. Berdasarkan volume produksi agrikultur
Agrikultur subsistence dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi semua kenutuhan pangan masyarakat menengah ke bawah agar tidak terjadi kerusakan dan kerugian dengan cara memperoleh tingkat produksi rendah. Agrikultur industri bertujuan untuk menjamin tingkat kepuasan dan mengkomersialkan nilai tambah. Sedangkan pengertiannya sendiri adalah produk makanan dalam jumlah besar dari tanah yang khas dari negara industri dan negara berkembang.
2. Ditentukan oleh penggunaan alat produksi dan kinerja agrikultur
Pertanian ekstensif adalah pertanian dengan lahan yang luas yang diuntungkan dari penggunaan kombinasi alat dan mesin skala besar untuk membuat tenaga kerja lebih efisien. Mekanisasi menjadi ekonomis bahkan dalam pertanian skala besar. Pertanian berkelanjutan mencakup area yang luas dan tenaga kerja yang terbatas dan oleh karena itu bergantung pada bentuk pertanian ekstensif yang menggabungkan teknik pertanian ramah lingkungan agar tidak merusak tanah dan lingkungan.
Sedangkan negara-negara industri biasanya mempraktikkan dan menerapkan pertanian intensif karena luas lahan mereka yang kecil, yang membantu menghindari pencemaran lingkungan. 
Peralatan dan mesin besar yang kompleks merupakan aset bisnis yang memerlukan perawatan karena tidak murah dan berperan penting dalam proses produksi. Kalian harus mengelola aset perusahaan sebaik mungkin dengan perangkat lunak manajemen aset terbaik yang memungkinkan kalian mengelola aset perusahaan.
3. Berdasarkan penggunaan teknik dan tujuan agrikultur
Secara tradisional, agraria bentuk ini membentuk proses unik yang berlangsung dari waktu ke waktu dan membentuk bagian budaya suatu tempat dari wilayah tertentu. Di sisi lain, dari sudut pandang ekologi, jenis pertanian ini mengutamakan kepedulian terhadap tanah dan lingkungan, dengan menggunakan metode dan teknik yang tepat. Sisi lain adalah tujuan komersial, industri yang bertujuan untuk memperoleh makanan dalam jumlah besar.
4. Sesuai pentingnya air dalam produksi agrikultur
Proses irigasi terlaksana oleh para petani yang menyediakan lahan pertanian baik secara modern atau buatan maupun secara tradisional atau alami. Selanjutnya ialah upaya manusia untuk mengairi lahan tersebut. Sementara itu proses kelembaban berlangsung begitu saja karena kebutuhan hal ini telah tersuguh oleh hujan dan tanah tanpa perlu adanya peran dari para petani untuk produksi.

Produk Andalan Agrikultur Indonesia

1. Sawit
Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) tembus 2,16 juta ton pada Juli 2022. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto mengatakan realisasi ekspor CPO naik jika dibandingkan dengan posisi Juni 2022 yang hanya 1,76 juta ton.
2. Karet
Karet adalah bahan elastis yang menjadi komoditas dari perkebunan yang diperoleh dan digunakan sebagai bahan produk dan juga peralatan dunia seperti mainan anak-anak, rumah tangga, hingga otomotif. Permintaan karet ke Indonesia hingga Juni 2022 masih melemah karena lebih murahnya harga jual dari negara produsen Thailand. Ekspor karet dari Sumatra Utara selama Januari-Mei 2022, misalnya turun 3,07 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 atau menjadi 152.872 ton
3. Kacang Mete
Nilai ekspor yang dihasilkan dari kacang mete di Indonesia tercatat pernah menyentuh angka sekitar 51,6 juta dolar Amerika. Kacang mete diperoleh dari biji jambu monyet yang terdapat di Indonesia. Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting mengatakan, dari sistem pencatatan informasi perkarantinaan Iqfast komoditas pertanian yang telah diekspor Sulawesi Tenggara tahun 2021 baik hewan maupun tumbuhan, mencapai Rp 4,9 miliar.
4. Kelapa
Salah satu produk hasil dari buah kelapa adalah kopra. Kopra adalah sebutan untuk daging kelapa yang dikeringkan dan menjadi produk turunan dari kelapa, karena menjadi bahan baku utama untuk pembuatan minyak dan turunannya. Ada 35,2 ton santan kelapa senilai Rp. 612,7 juta tujuan Belanda dan Inggris; 37,2 ton kelapa parut senilai 827 juta tujuan Jerman dan Norwegia serta 36 ton air kelapa senilai Rp. 308 juta tujuan Inggris.
 Menurut Kepala Karantina Pertanian Padang, Eka Hernida Yanto, di tahun 2018 total ekspor olahan kelapa ini mencapai 8.615 ton atau senilai Rp. 111, 92 milyar. Sementara di tahun 2019 sudah mencapai 6.221 ton senilai Rp. 82,85 milyar. "Meski baru 6 bulan namun sudah mencapai 72 % dibandingkan dengan ekspor 2018,
5. Tembakau
Tembakau adalah salah satu produk komoditas pertanian musiman dan bukan bagian dari komoditas pangan, tapi komoditas perkebunan. Produk di dikonsumsi sebagai pengisi waktu saat luang dan juga sebagai bahan rekreasi untuk dijadikan bahan baku cerutu atau rokok.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor tembakau nasional pada Januari-Desember 2021 mencapai US$ 73,84 juta atau sekitar Rp 1,06 triliun. Nilai itu meningkat 16% dibandingkan penjualan pada periode sama tahun sebelumnya, yaitu US$ 63,65 juta atau sekitar Rp 914,09 miliar. Sedangkan volume ekspor Indonesia mencapai 7,65 juta kg. Volume tersebut turun 13,38% dibandingkan ekspor pada periode sama tahun 2020 yang berjumlah 8,83 juta kg.

Kesimpulan

Sebagai negara agraria, industri yang ada di Indonesia harus mampu memanfaatkan kekayaan sumber daya agrikultur untuk menunjang kebutuhan masyarakat. Pemahaman tersebut penting bagi kalian yang berada di sektor bisnis manufaktur pengolahan produk agrikultur. Banyaknya sumber daya yang diperoleh akan membuat proses produksi terus meningkat. Jika kalian tidak menggunakan sistem yang tepat, kalian akan kesulitan dalam menentukan jumlah produksi dengan perkiraan permintaan konsumen.
Untuk menangani hal tersebut, Software IDMETAFORA adalah solusi terbaik yang telah dipercaya oleh ratusan perusahaan di Indonesia. Sistem ini memiliki beberapa modul, seperti Purchasing System, Warehouse Management System, Point of Sales System, Finance & Budgeting System, Accounting System, Legal & Administration System, Audit System, Tax System, Business Intelligence, Pharmacy Management System, Architect Management System, Project Management System, dan Frequently Answer & Questions yang dapat mengoptimalkan kegiatan produksi serta penjualan produk agrikultur kalian.
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda