+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Bank : Fungsi, dan Jenis-Jenis Bank di Indonesia

12 September, 2022   |   srimulia

Mengenal Bank : Fungsi, dan Jenis-Jenis Bank di Indonesia

Bank merupakan sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Istilah bank berasal dari bahasa Italia banca yang berarti tempat penukaran uang.

Menurut undang-undang dalam perbankan, bank adalah sebuah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Industri perbankan mengalami perubahan besar selama beberapa tahun terakhir. Industri ini menjadi lebih kompetitif karena regulasi peraturan. Saat ini, bank memiliki fleksibilitas pada layanan yang mereka tawarkan, lokasi tempat beroperasi, dan tarif yang dibayar untuk simpanan deposito.

Bank dalam artian juga sebagai badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit ataupun bentuk yang lain dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. 

Digitalisasi juga mendisrupsi sektor perbankan, dimana kita bisa melihat transisi dari jaringan distribusi seperti : kantor cabang, layanan telepon perbankan, dan layanan internet dan mobile banking.
 

Fungsi Perbankan


Beberapa fungsi perbankan dalam kehidupan :

- Untuk  modal investasi, yang berarti, transaksi derivatif dapat dijadikan sebagai salah satu model berinvestasi. Umumnya merupakan jenis investasi jangka pendek.

- Sebagai cara lindung nilai, yang berarti, transaksi derivatif yang dapat berfungsi sebagai salah satu cara untuk menghilangkan risiko dengan jalan lindung nilai, atau disebut juga sebagai risk management.

- Informasi harga berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai sarana mencari atau memberikan informasi tentang harga barang komoditas tertentu di kemudian hari.

- Fungsi spekulatif berarti transaksi derivatif dapat memberikan kesempatan spekulasi terhadap perubahan nilai pasar dari transaksi derivatif sendiri.

- Fungsi manajemen produksi berjalan dengan baik serta efisien, yang berarti, transaksi derivatif bisa memberikan gambaran kepada manajemen produksi sebuah produsen dalam menilai suatu permintaan dan kebutuhan pasar pada masa mendatang. 
 
Sudah dijelaskan diatas, dimana bank memiliki banyak fungsi di masyarakat, Dapat memperdalam mengenai konsep dasar mengenai perbankan serta lembaga keuangan lainnya.
 

Jenis Jenis Bank
 

Cara kerja bank berawal dari tabungan yang disetorkan oleh nasabahnya. Dana yang terkumpul dari tabungan nasabah akan dipinjamkan ke pihak bank yang memerlukan modal dengan bunga yang lebih tinggi. Dana yang terkumpul juga bisa diinvestasikan kembali ke investasi yang lain seperti surat utang pemerintah. Bunga yang didapatkan dari selisih peminjam atau hasil investasi dengan yang memberikan kembali nasabah yang akan menjadi keuntungan pihak dari bank.

Jenis - jenis Bank menurut Fungsinya

- Bank Perkreditan Rakyat

Bank perkreditan Rakyat (BPR) merupakan jenis bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau  berdasarkan prinsip yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa yang dilakukan pada jenis bank secara umum.

- Bank Sentral

Bank sentral di suatu negara, umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah negara tersebut. Fungsi serta peran bank sentral berusaha untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan.

Di Indonesia, fungsi dari bank sentral diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Sebagai bank sentral, BI memiliki sebuah tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.

Untuk tercapainya tujuan tersebut BI sendiri didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya. Ketiga bidang tugas tersebut adalah untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Tugas Bank Indonesia :

- Melaksanakan serta menetap kebijakan moneter.

- Mengatur serta menjaga kelancaran sistem pembayaran.

- Mengatur serta mengawasi kinerja bank.

- Bank Umum

Bank umum merupakan bank yang melaksanakan kegiatan sebuah usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sifat jasa yang diberikan yakni umum, dalam arti dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Begitu pula dengan wilayah operasinya dapat dilakukan di seluruh wilayah. Bank umum sering disebut bank komersial.

Jenis-jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya

- Bank campuran

Bank campuran merupakan jenis bank yang kepemilikan sahamnya bercampur antara pihak asing dan pihak swasta nasional. Saham bank tersebut sebagian besar dimiliki oleh warga negara Indonesia, tetapi sebagian juga dimiliki oleh pihak asing.

- Bank Asing

Bank asing merupakan cabang dari bank yang terdapat di luar negeri, baik milik swasta asing maupun pemerintahan negara asing. Kepemilikannya dimiliki oleh pihak luar negeri secara penuh. Contoh beberapa Bank Asing: Bank of America, Bangkok Bank, Bank of China, Citibank, Deutsche Bank,, HSBC, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.

- Bank Pemerintah

Bank pemerintah merupakan bank yang sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Contoh beberapa Bank Pemerintah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN).

- Bank Swasta Nasional

Bank swasta adalah bank dimana sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta nasional serta akta pendiriannya pun didirikan oleh swasta, pembagian keuntungannya juga untuk swasta nasional. Bank swasta dibedakan menjadi dua jenis bank yaitu bank swasta nasional devisa dan bank swasta nasional nondevisa.

- Bank Koperasi

Bank milik koperasi adalah jenis bank yang pemiliknya saham dimiliki oleh perusahaan yang berbadan hukum koperasi. Bank ini menerapkan prinsip koperasi yang pada umumnya.
Jenis - jenis Bank Berdasarkan kegiatan Operasional.

- Bank Konvensional

Bank konvensional merupakan  jenis bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional  dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas pembayaran secara umum berdasarkan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Bank konvensional umumnya beroperasi dengan mengeluarkan produk-produk untuk menyerap dana dari masyarakat, menyalurkan dana yang telah dihimpun dengan cara mengeluarkan kredit, pelayanan jasa keuangan, dan jasa-jasa lainnya.

- Bank Syariah

Bank syariah merupakan jenis bank yang segala sesuatu yang menyangkut tentang bank syariah dan unit usaha syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya.

Berkaitan dengan bank syariah, terdapat dua konsep dalam hukum agama Islam, yaitu: larangan penggunaan sistem bunga, karena bunga (riba) adalah haram hukumnya. Pengganti bunga menggunakan sistem bagi hasil. prinsip ini berlaku pada bank syariah:

- Pembiayaan berdasarkan bagi hasil

- Pembiayaan berdasarkan prinsip modal

- Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan.
  Dll

Jenis-Jenis Bank Berdasarkan Bentuk Badan Usaha

- Bank berbentuk Koperasi

Bank jenis ini merupakan bank yang memiliki badan usaha berbentuk koperasi. Segala struktur dan susunan organisasi dalam bank dibentuk seperti sebuah koperasi pada umumnya.

- Bank berbentuk Perusahaan Perseorangan

Bank jenis ini merupakan bank yang memiliki badan usaha dalam bentuk perusahaan perseorangan.

- Bank Berbentuk Perseroan Terbatas

Bank jenis ini memiliki badan usaha yang berbentuk Perseroan Terbatas atau PT. Segala struktur dan susunan organisasi dalam bank dibentuk sebuah Perseroan Terbatas pada umumnya.

- Bank berbentuk Firma

Bank jenis bank ini merupakan bank yang memiliki badan usaha berbentuk firma. Segala struktur dan susunan organisasi dalam bank dibentuk seperti sebuah firma pada umumnya.
 

Jasa Perbankan
 

Jasa perbankan diberikan untuk mendukung kelancaran menghimpun dan menyalurkan dana baik yang berhubungan langsung dengan kegiatan simpan dan kredit maupun tidak langsung. Jasa perbankan lainnya antara lain sebagai berikut :

- Jasa setoran seperti setoran listrik, telepon, air, atau uang kuliah.

- Jasa pembayaran seperti pembayaran gaji, pensiun, atau hadiah.

- Jasa pengiriman uang (transfer).

- Jasa penagihan (inkaso).

- Kliring.

- Penjualan mata uang asing.

- Penyimpanan dokumen.

- Jasa cek wisata.

- Kartu kredit.

- Kredit Jasa-jasa yang ada di pasar modal, seperti penjamin emisi dan pedagang efek.

- Jasa Letter of Credit (L/C).

- Bank garansi dan referensi bank.

- Jasa bank lainnya.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda