+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Pengertian Ekonomi Kreatif: Ciri-Ciri, Jenis, dan Manfaatnya Bagi Negara Indonesia

9 September, 2022   |   Dwi

Pengertian Ekonomi Kreatif: Ciri-Ciri, Jenis, dan Manfaatnya Bagi Negara Indonesia

Di era digital seperti sekarang ini, kata ekonomi kreatif atau yang biasa disingkat sebagai ekraf mungkin sudah tidak asing lagi terdengan. Berbagai bisnis beroperasi dengan konsep kreatif yang diprioritaskan untuk meningkatkan kreativitas sekaligus memajukan masyarakat.
Pada akhirnya, seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan dunia usaha mencapai level industri kreatif. Jika kreativitas adalah hal utama untuk pembangunan ekonomi, mengingat situasi pada saat ini di mana kita sedang berjuang melawan pandemi, tentu saja mengingat kita semua harus beradaptasi dengan situasi tersebut, kreativitas dan inovasi baru harus terus berkembang.
Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu bagian yang besar dari pengembangan masyarakat. Ekonomi kreatif telah menjadi bagian besar dari pengembangan masyarakat. Indonesia diketahui telah mengembangkan sektor industri kreatif sejak tahun 2006 pada masa kepresidenan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini berlanjut hingga hari ini di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia ekonomi kreatif, berikut adalah penjelasan mengenai pengertian ekonomi kreatif beserta pengertian dari para ahli dalam bidangnya, ciri-ciri, jenis, dan manfaatnya bagi Indonesia itu sendiri.

Pengertian Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif adalah proses ekonomi yang termasuk kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa di dalamnya yang membutuhkan gagasan dan ide kreatif serta kemampuan intelektual dalam membangunnya. Ekonomi kreatif merupakan gabungan dua kata yang memiliki makna sendiri-sendiri. Kata ekonomi itu sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan ilmu tentang asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan, sementara kreatif merupakan kemampuan dalam memiliki daya cipta serta kemampuan untuk menciptakan. Dapat dikatakan kalau ekonomi kreatif merupakan proses perekonomian yang mengutamakan nilai kreativitas.
Ekonomi kreatif pada awalnya merupakan aliran ekonomi baru yang lahir pada awal abad ke-21. Aliran ekonomi tersebut diketahui mengutamakan nilai intelektual dalam menciptakan uang, menambah kesempatan kerja, dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat.
Alvin Toffler (1980) mengungkapkan dalam teorinya bahwa ada tiga gelombang dalam peradaban ekonomi. Yang pertama adalah pertanian. Yang kedua adalah ekonomi industri, dan yang ketiga adalah ekonomi informasi. Dia kemudian memprediksi bahwa akan ada gelombang keempat, yakni ekonomi kreatif.
Dalam konsep ekonomi kreatif, salah satu hal terpenting yang dibutuhkan adalah kreativitas. Karena industri kreatif merupakan inti dari bidang ekonomi kreatif yang digerakkan oleh orang-orang kreatif dan inovator. Sederhananya, ekonomi kreatif adalah bentuk pengembangan dari konsep ekonomi, tetapi dengan tambahan kreativitas. Namun kreativitas tersebut tidak terbatas pada kegiatan produksi saja, etapi juga mencakup penanganan bahan baku dan inovasi teknologi di dalamnya. Ekonomi kreatif intinya merupakan suatu bidang yang memiliki hubungan erat dengan kreativitas, ide, serta sumber daya manusia yang kemudian dipadukan dengan digitalisasi masa kini.

Pengertian Ekonomi Kreatif Menurut Para Ahli

Ekonomi kreatif memiliki pemahaman yang berbeda-beda tergantung bagaimana setiap orang melihatnya. Berikut adalah pengertian ekonomi kreatif menurut para ahli.
Menurut Insitute For Development Economy and Finance, ekonomi kreatif diartikan sebagai suatu proses peningkatan nilai tambah hasil dari eksplorasi kekayaan intelektual berupa keahlian, kreativitas, dan bakat individu menjadi suatu produk dapat dijual.
Jika menurut Departemen Perdagangan Republik Indonesia, ekonomi kreatif adalah sebuah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
Sedangkan menurut Simatupang, ekonomi kreatif diartikan sebagai industri yang berfokus pada kreasi dan ekploitasi karya kepemilikan intelektual seperti film, seni, permainan atau desain fashion, dan termasuk layanan kreatif antar perusahan seperti iklan.
Kalau menurut Howkins, ekonomi kreatif terdiri dari periklanan, seni, arsitektur, desain, kerajinan, fashion, film, musik, seni pertunjukkan, penerbitan, penelitian dan pengembangan (R and D), perangkat lunak, mainan dan permainan, televisi dan radio, dan permainan video.
Sementara menurut United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), ekonomi kreatif adalah konsep ekonomi yang berkembang berdasarkan pada aset kreatif yang berpotensi untuk menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.
Sedangkan menurut Kementrian Perdagangan Indonesiaekonomi kreatif adalah beberapa upaya pembangunan ekonomi secara berkelanjutan melalui dari berbagai kreativitas dengan iklim perekonomian yang berdaya saing dan juga memiliki cadangan sumber daya yang terbarukan.

Ciri-Ciri Ekonomi Kreatif

Di dalam sektor ekonomi kreatif, ada beberapa ciri yang dapat menggambarkan seperti apa sektor ekonomi kreatif itu. Berikut ini adalah ciri-ciri utama dari ekonomi kreatif.
1. Memiliki Kreasi Intelektual
Ciri-ciri ekonomi kreatif yang pertama adalah memiliki kreasi intelektual. Kreasi intelektual yang dimaksud adalah sangat dibutuhkannya kreativitas serta keahlian lainnya dalam masing-masing jenis sektor yang dibutuhkan.
2. Mudah Diganti
Mudah diganti yang dimaksud adalah suatu jenis inovasi dalam bidang ekonomi kreatif harus selalu dikembangkan sejalan dengan aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, kreasi dan inovasi yang ada diharapkan mudah diganti untuk menyesuaikan pasar dan dapat diterima dengan baik oleh konsumen.
3. Distribusi Secara Langsung dan Tidak Langsung
Adanya distribusi secara langsung dan tidak langsung merupakan salah satu ciri suatu ekonomi kreatif. Hal tersebut didasarkan pada kebijakan yang ada di dalam perusahaan dan dengan memperhatikan kebutuhan konsumen.
4. Memerlukan Kerja Sama
Kerja sama merupakan bagian penting yang selalu hadir dalam setiap bidang pekerjaan. Dalam bidang ekonomi kreatif misalnya, kerja sama antara pihak pengusaha dan pemerintah yang mengatur kebijakan sangat penting untuk kelancaran proses yang sedang dijalani.
5. Berbasis pada Ide
Ide merupakan hal terpenting yang harus disiapkan dalam bidang ekonomi kreatif. Setiap ide pikiran perlu berbeda, sehingga ide-ide tersebut perlu dikembangkan untuk menghasilkan inovasi dan kreativitas dalam industri kreatif.
6. Tidak Memiliki Batasan
Tidak memiliki batasan dalam bidang ekonomi kreatif yang berarti bahwa inovasi dan kreativitas dari setiap orang yang terlibat dalam menciptakan suatu produk di bidang tersebut tidak memiliki batasan yang pasti.

Jenis-Jenis Bidang Ekonomi Kreatif

Industri ekonomi kreatif tentunya mencangkup banyak sektor pekerjaan di dalamnya. Jenis ekonomi kreatif dibagi menjadi 14 sektor industri. Berikut ini adalah jenis dan penjelasnya.
1. Periklanan
Bidang periklanan dalam ekonomi kreatif adalah kegiatan yang meliputi segala layanan iklan atau komunikasi satu arah menggunakan berbagai media. Bidang periklanan bertanggung jawab pada hal-hal seperti pembuatan, produksi, serta distribusi dari iklan yang dihasilkan.
Iklan yang ditampilkan bisa dalam berbagai macam bentuk media. Iklan dalam bentuk media cetak dapat berwujud seperti majalah, surat kabar, pamphlet, hingga brosur, sedangkan dalam bentuk media elektronik dapat berwujud audio visual yang ditampilkan di televisi atau radio.
2. Kerajinan
Bidang kerajinan dalam ekonomi kreatif adalah kegiatan dengan berbagai penciptaan, produksi, serta distribusi produk-produk dari para pengrajin. Produk yang dipasarkan tersebut sebagian besar memiliki nilai estetika yang tinggi. Beberapa produk kerajinan dari para pengrajin biasanya berasal dari material yang terbuat dari kulit, rotan, kaca, serat alami, batu permata, porselen, kayu, bambu, tanah liat, marmer, dan lain sebagainya.
3. Pasar Seni
Bidang pasar seni dalam ekonomi kreatif meliputi segala kegiatan kreatif dalam perdagangan barang-barang unik, langka, otentik, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Penjualan berbagai barang seni ini biasanya melalui lelang, galeri, hingga internet. Produk yang diperdagangkan seperti misalnya alat musik, kerajinan tangan, lukisan, film documenter, dan lain sebaginya.
4. Desain
Bidang desain dalam ekonomi kreatif meliputi segala kegiatan kreatif dalam hal desain, mulai dari grafis, interior, produk, industri, hingga desain untuk pemasaran produk. Dalam bidang desain, diperlukan ide dan nilai kreativitas yang tinggi.
5. Arsitektur
Bidang arsitektur dalam ekonomi kreatif meliputi bagian jasa, desain, perencanaan biaya, konstruksi, hingga pengawasan konstruksi pembangunan. Hal ini berlaku untuk konstruksi dari tingkat makro seperti perencanaan kota, desain perkotaan, dan arsitektur lanskap hingga tingkat mikro seperti detail konstruksi, arsitektur taman, serta desain pedalaman.
6. Mode
Bidang mode dalam ekonomi kreatif meliputi segala penciptaan produksi pakaian, alas kaki, dan berbagai aksesoris mode lain sebagianya. Tidak hanya memproduksi, bidang mode dalam ekonomi kreatif juga meliputi konsultasi dan distribusi segala produk fashion.
7. Game interaktif
Bidang game interaktif dalam ekonomi kreatif meliputi kegiatan penciptaan, produksi, hingga distribusi berbagai video game dengan beragam macam tema. Penciptaan video game tersebut memiliki tujuan utama sebagai media yang sifatnya hiburan dan pendidikan. Orang yang memainkan video game memiliki tujuan untuk hiburan, tetapi secara tidak langsung akan mendapatkan berbagai pembelajaran dari isinya.
8. Perfilman, video, dan fotografi
Bidang perfilman, video, dan fotografi dalam ekonomi kreatif termasuk salah satu bidang yang cukup besar. Berbagai proses dalam produksi video atau film, jasa fotografi, termasuk juga dalam hal penulisan skrip film, sulih suara, sinematografi, dan pameran film.
9. Industri musik
Bidang industri musik dalam ekonomi kreatif meliputi berbagai kegiatan dan proses dalam penciptaan, reproduksi, hingga distribusi rekaman suara dan lagu. Industri musik sendiri diisi dengan tokoh-tokoh pemusik seperti penyanyi, penulis lagu, hingga komponis.
10. Penerbitan dan pencetakan
Bidang penerbitan dan pencetakan dalam ekonomi kreatif berkaitan erat dengan perbukuan. Beberapa proses di dalam penerbitan dan percetakan meliputi penerbitan buku, surat kabar, jurnal, tabloid, kegiatan kantor berita, dan pencari berita. Tidak hanya dalam perbukuan, beberapa subsektor dalam bidang tersebut juga meliputi penerbitan foto, kartu pos, ukiran, pencetakan lukisan, uang kertas, paspor, hingga tiket pesawat.
11. Seni drama
Bidang seni drama dalam ekonomi kreatif meliputi berbagai kegiatan dalam seni pertunjukan drama. Tokoh-tokoh yang berkecimpung dalam bidang seni drama tersebut meliputi para pengembang konten, produser pertunjukan seperti drama, musik tradisional, teater, opera, dan lain-lain, serta desainer panggung, kostum, dan pencahayaan.
12. Layanan komputer dan perangkat lunak (aplikasi)
Bidang layanan komputer dan perangkat lunak atau aplikasi dalam ekonomi kreatif meliputi berbagai kegiatan terkait pengembangan teknologi informasi, seperti integrasi sistem, pemrosesan data, pengembangan software, hingga analisis sistem.
13. Penyiaran radio dan televisi
Bidang penyiaran radio dan televisi dalam ekonomi kreatif meliputi penciptaan dan produksi berbagai program di televisi seperti acara game, kuis, acara ragam, hingga infotainment. Tidak hanya meliputi berbagai produksi acara televisi, bidang ini juga termasuk dalam kegiatan stasiun dan radio televisi di dalamnya.
14. Penelitian dan pengembangan (Litbang)
Bidang penelitian dan pengembangan (litbang) dalam ekonomi kreatif meliputi kegiatan penemuan sains dan teknologi serta berbagai penerapannya dengan tujuan menciptakan produk dan meningkatkan kualitas suatu produk. Tidak hanya meliputi bidang teknologi, penelitian juga dapat terkait dengan humaniora dalam pengembangan bahasa dan sastra.

Manfaat Ekonomi Kreatif

Adanya ekonomi kreatif tentunya memiliki manfaat tersediri dalam membantu perekonomian pada saat ini. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang tercipta karena adanya ekonomi kreatif:
1. Membuka lapangan pekerjaan baru
Keberadaan ekonomi kreatif tidak hanya mempengaruhi berkembangnya inovasi dan kreativitas di masyarakat, tetapi juga membuka pintu lapangan pekerjaan baru. Semakin banyak inovasi dan kreativitas dari orang-orang yang membuka bisnis, maka akan semakin banyak juga produk baru yang akan dihasilkan, dengan begitu maka semakin banyak juga tenaga kerja yang diperlukan dalam proses pembuatannya.
2. Mendorong masyarakat jadi lebih kreatif
Kreativitas seseorang akan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dengan adanya perkembangan tersebut, maka seseorang juga akan merasa dituntut untuk menjadi lebih kreatif sehingga memiliki ide-ide baru yang unik dan belum ada sebelumnya. Dorongan tersebut yang nantinya akan membentuk masyarakat menjadi pribadi yang lebih kreatif.
3. Meningkatkan inovasi di berbagai bidang
Dengan munculnya ide-ide yang baru dan tidak terbatas, juga memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya dengan terus meningkatkan inovasi di berbagai bidang. Peningkatan inovasi di berbagai sektor industri juga secara tidak langsung meningkatkan pemerataan ekonomi di berbagai sektor.
4. Menciptakan kompetisi bisnis yang sehat
Terciptanya kompetisi bisnis yang sehat merupakan salah satu manfaat dari kebradaan ekonomi kreatif. Dampak positif berasal dari kenyataan bahwa dengan munculnya inovasi-inovasi yang beragam tersebut, manusia akan saling membantu serta membagikan tips tentang bagaimana menerapkan ide-ide tersebut. Hal inilah yang dinamakan dengan kompetisi bisnis yang sehat.
5. Mengurangi angka pengangguran
Adanya bidang ekonomi kreatif dapat mengurangi angka pengangguran. Karena seiring dengan berjalannya waktu, sektor-sektor industri ekonomi kreatif juga akan terus berkembang dan akan semakin banyak membutuhkan sumber daya manusia, sehingga akan mengurangi angka pengangguran.

Kesimpulan

Kesimpulan dari pernyataan di atas bahwa munculnya ide dan inovasi baru akan mempermudah masyarakat, dari memenuhi kebutuhan menjadi mempermudah pekerjaan hingga menciptakan lapangan kerja bagi mereka yang membutuhkan.
Dari uraian di atas, kita juga dapat menggali sejauh mana ekonomi kreatif tidak hanya mempengaruhi kehidupan masyarakat tetapi juga bangsa. Belajar banyak tentang ekonomi kreatif juga dapat membantu kita untuk memulai bisnis yang mengandalkan inovasi dan kreativitas.
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda