+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Apa Itu Desain Interior ? Yuk Simak Lebih Dalam Tentang Desain Interior

7 September, 2022   |   emaaminahhhh

Apa Itu Desain Interior ? Yuk Simak Lebih Dalam Tentang Desain Interior

Pengertian Desain Interior menurut beberapa ahli 


1. Francis D.K. Ching 

Menurut Francis D.K. Ching desain interior adalah perencanaan tata letak dan desain interior suatu bangunan. Dengan demikian, secara fisik bangunan dapat memenuhi seluruh kebutuhan dasar perumahan sebagai tempat berlindung dan perlindungan. Selain itu, desain interior dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati dan kepribadian pemiliknya. Desain interior juga dirancang untuk membantu penghuni mengidentifikasi dan mengatur kegiatan dan mengekspresikan ide-ide mereka.

2. Dosworth

Menurut Dosworth menjelaskan bahwa desain interior bertujuan untuk memungkinkan orang bertindak secara efisien sebagai penghuni ruang. 

3. Alexander C

Menurut Alexander C desain interior sedemikian rupa sehingga manusia adalah komponen fisik yang benar dari konstruksi fisik.

4. Suptandar dan J Pamudji

Menurut Suptandar, J Pamudji desain interior berarti sistem atau cara penataan ruang dalam suatu bangunan. Bangunan gedung harus memenuhi persyaratan keamanan, kenyamanan dan kepuasan kebutuhan fisik dan mental penghuninya. Namun penataan ini tetap memperhatikan keindahan dan estetika ruang.
 

Sejarah dan Perkembangan Interior 


Desain interior telah ada selama ribuan tahun. Dari gaya kuno hingga bentuk modern saat ini. Buktinya bisa dilihat melalui gambar-gambar di dinding gua. Penemuan perhiasan rumah manusia purba ini menandai lahirnya desain interior. Ya, desain interior telah berkembang sejak saat itu. Ketika orang Romawi dan Yunani menghiasi interior tempat tinggal mereka dengan lantai mosaik, mural dan vas ditambahkan, desain interior akhirnya mencapai revolusi industri.

Di Indonesia, para arsitek dan insinyur berinisiatif pada 1950-an untuk menghadirkan desain hunian tanpa memasukkan desain bernuansa Jepang atau Belanda. Upaya Menciptakan Tren Arsitektur jengki. Ciri arsitektur jengki adalah penggunaan batu alam untuk fasad rumah, dinding miring dan dinding rumah.
 

Elemen-elemen Dalam Desain Interior 


1. Elemen Lantai

Lantai merupakan salah satu elemen utama atau penting dalam suatu interior. Lantai adalah batasan dasar untuk interior dalam suatu ruang. Umumnya, lantai ini terbentang secara horizontal.

2. Elemen Dinding

Dinding adalah elemen interior yang menghalangi interior ruang atau menjadi sekat antar ruangan. Dinding terbentang secara vertikal dan menjadi bidang yang memiliki ukuran terbesar dalam interior ruang. Pembuatan dinding harus pas, karena dinding merupakan bidang paling dominan dari suatu interior ruang. Dinding juga bisa diaplikasikan menggunakan bermacam material finishing, material pembuatan, pencahayaan, dan lainnya.

3. Elemen Ceiling atau Langit– Langit

Ceiling yang terpampang secara horizontal pada bagian paling atas interior. Ceiling termasuk ke dalam interior yang umumnya jarang dicermati oleh orang yang awam terkait desain interior. Walaupun begitu, pengaplikasian beberapa desain yang pas pada ceiling tentu bisa memunculkan dampak yang lebih baik.

4. Elemen Estetis

Desin Interior harus memiliki elemen estetis yang mengacu pada prinsip desain. Mulai dari proporsi, skala ruang, penyeimbang, dan harmoni ruang. Kemudian kesatuan, alterasi ruang, irama ruang, penekanan ruang serta faktor pendukung keindahan atau estetika, semacam aksesoris ruang.

5. Elemen Bukaan

Elemen bukaan pada suatu ruang terdiri dari jendela, pintu, hingga lubang perputaran. Adanya elemen bukaan pada interior desain membuat ruangan menjadi aman dan lebih sehat. Sebab, terdapat pertukaran udara yang baik.

6. Elemen Cahaya

Pencahayaan adalah salah satu elemen desain interior yang tidak boleh Anda lewatkan. Sebab, tanpa adanya cahaya, manusia tidak dapat menjalani kehidupan. Interior pada suatu ruang membutuhkan pencahayaan dengan intensitas yang cukup.
 

Jenis Desain Interior 


Ada berbagai jenis gaya desain interior yang bisa Anda terapkan pada rumah Anda. Sesuaikan dengan selera dan minat Anda. Ingatlah juga untuk mempertimbangkan berbagai elemen prinsip desain arsitektur untuk membuat interior Anda terlihat lebih indah dan menarik. Di bawah ini adalah berbagai jenis desain interior yang dapat Anda gunakan sebagai referensi.

1. Desain Interior Kontemporer

Jenis desain interior yang pertama adalah gaya kontemporer. Desain ini merupakan kombinasi dari konsep saat ini dan masa depan. Kombinasi ini memungkinkan Anda untuk menciptakan nada hangat dan dingin secara bersamaan. Dengan kombinasi ini, ruangan terlihat lebih indah dan elegan.

Saat ini jenis interior ini banyak digunakan oleh masyarakat karena kenyamanannya yang tinggi. Kenyamanan datang dari tampilan ruang yang lebih rapi dan bersih. Elemen warna yang digunakan juga netral, sehingga lebih terlihat. Anda tidak perlu menggunakan catatan tempel yang rumit untuk desain yang satu ini.

2. Desain Interior Skandinavia

Desain selanjutnya bergaya Skandinavia dan biasanya menekankan penggunaan warna putih pada desain ini. Selain itu, desain yang satu ini juga memadukan berbagai elemen alam seperti penggunaan kayu, baja, plastik, dll. Dengan desain ini, ruangan terlihat lebih hangat dan sederhana, tetapi juga terlihat lebih elegan. Banyak orang menggunakan desain ini karena ingin terlihat sederhana tetapi tidak ingin kehilangan kecantikannya.

3. Desain Antik

Meski terlihat kuno atau antik, desain yang satu ini masih sangat digemari masyarakat. Perabotan yang sengaja dicopot catnya terkesan kuno dan membuat Anda merasa tua. Furnitur biasanya terbuat dari kayu.

Menggunakan warna, desain vintage ini didominasi oleh warna-warna lembut. Misalnya, kuning muda, pink pastel, abu-abu muda. Selanjutnya, Vintage menggunakan sedikit motif floral pada bantal sofa dan motif lainnya.

4. Desain Sederhana

Gaya desain interior ini sangat populer di kalangan masyarakat saat ini. Desain minimalis ini menggunakan berbagai komponen yang sangat sederhana dan mudah, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat. Biasanya desain minimalis ini cocok untuk apartemen yang tidak besar dan memiliki kebutuhan yang sedikit orang menyukainya.

Desain minimalis berdasarkan warna-warna netral seperti putih, hitam dan abu-abu. Apartemen kecil cocok dengan desain yang satu ini karena rumah tidak menggunakan banyak material dan memberikan efek ruang yang terasa lebih besar. 

5. Desain Industri

Sedangkan untuk desain interiornya, yang satu ini terinspirasi dari interior sebuah industrial hall. Bahan yang digunakan sebagian besar terdiri dari besi. Untuk lantai, desain ini menggunakan beton. Kemudian untuk plafon dengan baja. Abu-abu dan hitam mendominasi desain industri. Bahkan di luar negeri, renovasi gedung-gedung dengan nuansa industri yang meningkat sedang berlangsung.

6. Desain Shabby Chic

Desain shabby chic yang terinspirasi dari vintage. Di dalamnya Anda akan menemukan berbagai perabot yang terlihat kumuh. Karena gaya yang satu ini lebih feminim dan lembut. Putih, pink pastel, biru pastel, krem, dan berbagai warna pastel lainnya mendominasi jenis desain ini. 

7. Desain Bohemian

Jenis desain interior selanjutnya adalah gaya bohemian. Gaya ini sangat cocok untuk Anda yang freewheeling. Anda bisa mengekspresikannya dengan desain interior ini. Ciri khas desain bohemian adalah penggunaan permadani dan kain. Penggunaan warna juga berani, seperti kombinasi merah dan hijau.

8. Desain Victoria

Desain Victorian ini semakin meningkatkan kesan kemewahan dan keagungan. Penggunaan desain ini banyak dijumpai pada bangunan bergaya Eropa. Desainnya juga menampilkan dekorasi seperti lukisan dan lampu gantung yang cantik.

 9. Desain Rustic

Bagi yang menyukai elemen yang berhubungan dengan alam, kami sarankan menggunakan desain rustic. Sebagian besar bahan yang digunakan dalam desain ini adalah kayu. Desain rustic ini menciptakan kesan hangat.kan untuk desain interiornya, yang satu ini terinspirasi dari interior sebuah industrial hall. Jadi bahannya


Tujuan Interior 


Dilihat dari performa yang ingin dicapai, tujuan dari desain interior sangatlah sederhana. Tujuan desain interior meliputi:

1. Memperbaiki fungsi
2. Meningkatkan nilai estetika
3. Meningkatkan aspek psikologis ruangan

Dari sini dapat disimpulkan bahwa tujuan desain interior tidak hanya untuk mempercantik sebuah ruang, tetapi juga untuk meningkatkan atau menjamin fungsionalitas dari setiap elemen furnitur dan . meningkatkan aspek psikologis dari setiap ruang yang dirancang. 
 

Rauang Lingkup Interior 


1. Rancang bentuk furnitur dengan mempertimbangkan ergonomi, fungsi, gaya, daya tahan finishing dan stabilitas struktural dalam penggunaan, pilih slide laci, engsel dan gagang yang sesuai, penggunaan bahan dan dalam ruangan menentukan penempatan

2. Tentukan jenis dan gaya jendela atau daun jendela lain yang sesuai berdasarkan kontrol cahaya dan siang hari, privasi, tahan api, peralatan suara, dan sistem kontrol.

3. Pilih bentuk dan metode yang tepat untuk memasang karya seni dan dekorasi, pastikan tidak jatuh atau melukai siapa pun.

4. Memilih jenis pelapis dinding yang tepat berdasarkan aspek seperti estetika, daya tahan, akustik, kemudahan pembersihan, ketahanan api, dan memastikan pelapis dinding yang digunakan tidak alergi atau beracun.

5. Pilih jenis tanaman yang sesuai dan pastikan tanaman yang dipilih tidak memiliki bau yang kuat atau beracun yang berbahaya bagi manusia, terutama anak-anak.
 

Desainer Interior Terbaik di Indonesia 

 

1. Shirley Gow - Elite Grahacipta

Desainer interior wanita papan atas pertama di Indonesia adalah Shirley Gow. Wanita kelahiran Jakarta ini kerap memakai tema elegan dan stylish di semua interior yang ia desain. Dia sekarang dipercaya sebagai kepala Desainer Interior, Pembeli dan Hubungan Media untuk Elite Grahacipta.

2. Yuni Jie - Desain Jie

Penggemar interior pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Yuni Jie. Lahir pada tahun 1977, desainer interior wanita ini ahli dalam gaya modern, urban, chic, hangat dan elegan. Ia tidak hanya mendirikan Jie Design sebagai penyedia layanan desain interior, tetapi juga menerbitkan buku yang harus dibaca oleh setiap penggila desain interior.

3. Vincentius Hadi Soetjiadi - Arsitek Hadi Vincent

Vincentius Hadi Soetjiadi adalah salah satu desainer interior terbaik di Indonesia. Memulai karir di bidang desain interior pada tahun 1990.
 

Kesimpulan 


Desain interior adalah cabang seni yang berfokus pada desain ruang di dalam bangunan. Pekerja di bidang ini disebut desainer interior. Dibutuhkan tangan-tangan keren dari seorang desainer interior untuk mendesain sebuah ruangan yang bekerja paling baik. Di satu sisi, itu masih membuat kesan yang menarik.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda