+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Apa Saja Perbedaan Antara Debit dan Kredit? Berikut Penjelasannya…

31 August, 2022   |   Prihanandaaa

Apa Saja Perbedaan Antara Debit dan Kredit? Berikut Penjelasannya…

Debit dan kredit adalah istilah pada umumnya digunakan pada dunia akuntansi maupun keuangan. Perbedaan paling umum dari debit dan kredit ialah bahwa debit didefinisikan sebagai penambahan uang dan kredit itu didefinisikan sebagai pengeluaran uang dalam transaksi. 

Namun, jika menyangkut pada bisnis pinjaman, lebih dikenal dengan membuat uang tersedia dalam perjanjian pinjaman antara pihak bank dan pelanggan. Disini pihak bank akan memberikan jangka waktu pada nasabah untuk melunasi hutang atau melunasi pinjamannya. 

Secara keseluruh, perbedaan antara debit dan kredit tidak diartikan sebagai peningkatan atau penurunan tabungan. Untuk tujuan pada laporan keuangan, perbedaan antara debit dan kredit tidak begitu mudah. 
 

Pengertian dalam Dunia Akuntansi

 

Dalam akuntansi, debit dan kredit  tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki hubungan yang saling melengkapi. Dalam semua transaksi, debit dan kredit selalu berdampingan. 

Untuk memudahkan pemahaman, berikut adalah uraian tentang debit dan kredit serta pemahaman umum perbedaan debit dan kredit.

Pengertian Debit

Dimulai dengan pembahasan asal kata debit, yang berasal dari kata latin debere. Ini berarti catatan akuntansi dengan peningkatan aset dan biaya. Kewajiban biasanya di sisi kiri, dan aset tambahan dapat berupa penambahan uang, peralatan, dan peralatan untuk aset tidak berwujud seperti sewa dan piutang.

Pengertian Kredit

kredit ialah pencatatan akuntansi untuk akun hutang dan ekuitas yang mengalami peningkatan. Kredit biasanya terletak pada sisi kanan dengan nama latin credere. Jika aset atau beban ada pada posisi kredit, artinya ada pengurangan dalam akun tersebut. Sebaliknya jika akun hutang, akumulasi dan ekuitas ada dalam posisi debit artinya akun ini mengalami peningkatan nilai akun tersebut.
 

Perbedaan Dalam Akuntansi

Setidaknya kedua akun ini selalu terpengaruh oleh setiap proses. Akun-akun yang dimaksud adalah debit dan kredit. Transaksi dicatat dalam akun debit dan kredit. Tidak ada batasan jumlah akun yang dicatat untuk setiap transaksi, tetapi setidaknya diperlukan dua akun.

Jumlah debit dan kredit transaksi yang dicatat untuk setiap transaksi harus sama satu sama lain agar transaksi dianggap seimbang. Jika transaksi tidak seimbang, hal ini akan mempengaruhi laporan keuangan.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan debit dan kredit dalam format catatan transaksi dua kolom. Berikut adalah beberapa catatan tentang perbedaan debit dan kredit yang perlu Anda pahami:

  • Debit berada di sisi kiri akun dan kredit berada di sisi kanan akun. Rekening penerima didebit sedangkan pemberi di kredit.

  • Semua transaksi keuangan yang masuk akan dimasukkan dalam rekening debit di neraca. Sementara itu, semua transaksi keluar dicatat di akun kredit Anda.

  • Dalam laporan laba rugi, semua beban dan kerugian dicatat sebagai debit dan pendapatan sebagai kredit. 

  • Peningkatan eksposur didorong oleh peningkatan kas, persediaan, mesin, peralatan, tanah, bangunan dan asuransi. Peningkatan kredit disebabkan oleh peningkatan dana pemegang saham, beban, laba ditahan dan kewajiban.

Dari penjelasan di atas, perbedaan antara debit dan kredit dapat disimpulkan sebagai berikut.

  • Debit adalah catatan penurunan jumlah nominal dan kredit adalah catatan penambahan uang.

  • Transaksi debet dapat diartikan sebagai kegiatan menabung di bank dan transaksi kredit dapat diartikan sebagai kegiatan pemberian pinjaman di bank.

  • Debit langsung adalah catatan simpanan atau simpanan yang telah dikurangi.
     

Penggunaan dalam Akuntansi

Untuk membantu Anda lebih memahami perbedaan antara debit dan kredit, mari kita bahas nama akun untuk bagaimana mereka digunakan dalam akuntansi dan bagaimana debit dan kredit digunakan dalam akuntansi.

Asset

Akun pertama dengan debit dan kredit adalah Aset. Aset, atau aset yang biasa disebut aset, dibagi menjadi dua bagian yaitu aset tetap dan aset lancar. Aset likuid adalah aset yang paling mudah dilikuidasi atau memiliki likuiditas. Beberapa akun modal kerja saat ini termasuk kas, akun bisnis, mesin, kendaraan, dan peralatan kantor. Oleh karena itu, jika aset bertambah maka posisinya berada pada posisi debet, dan jika menurun maka posisinya berada pada posisi kredit. Ini adalah perbedaan antara debit dan kredit pada akun yang aktif.

Beban

Pengeluaran, atau istilahnya adalah beban, dapat diartikan sebagai pengeluaran-pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk melanjutkan suatu usaha atau Bisnis. Biaya ini juga meningkat dengan debit dan menurun dengan kredit. Ini adalah perbedaan antara debit dan kredit pada akun pengeluaran.

Liabilitas dan Ekuitas

Perbedaan debit dan kredit terdapat pada akun hutang dan ekuitas. Contohnya sebuah perusahaan telah mengajukan pinjaman pada Bank sebesar Rp 100.000.000 untuk modal awal. Maka dalam jurnal diatas dapat diketahui kas bertambah sebesar Rp 100.000.000 dari pinjaman bank.

Akumulasi

Akun terakhir yang berhubungan dengan perbedaan antara debit dan kredit adalah bagian dari aset tetap yang dapat meningkat nilainya ketika dikreditkan, atau akumulasi. Akumulasi di neraca mengurangi nilai aset tetap seperti kendaraan dan peralatan. Dengan memahami akumulasi kendaraan dan peralatan, menjadi lebih mudah untuk mengevaluasi aset yang telah hilang atau diperoleh untuk dijual kembali.

Untuk transaksi debit atau kredit keduanya selalu berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Perbedaan antara debet dan kredit sangat jelas, tetapi mereka terkait erat dalam setiap transaksi yang terjadi. Manajemen keuangan perusahaan lebih dari sekedar manajemen keuangan. Mengetahui hubungan dan perbedaan antara debit dan kredit sangat penting untuk mendukung keberlanjutan bisnis Anda.
 

Perbedaan dalam Perbankan


Selain perbedaan akuntansi antara debit dan kredit, Anda juga dapat melihat perbedaan teknis antara bank debit dan kredit. Nasabah dapat memilih antara dua jenis kartu yang dapat digunakan untuk bertransaksi. Salah satu perbedaan antara debit dan kredit dalam perbankan adalah karakteristik yang dimiliki.

Dalam dunia perbankan, masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan kedua kartu tersebut, yaitu perbedaan debit dan kredit. Akibatnya, banyak orang yang bingung atau salah membedakan antara kartu debit dan kartu kredit. Di bawah ini adalah perbedaan antara debit dan kredit di bank.

Pengertian Debit Dalam Perbankan

Kartu debit atau kartu debit adalah kartu yang diterbitkan oleh bank untuk melengkapi rekening tabungan. Setiap rekening tabungan memiliki kartu debit sehingga Anda dapat dengan mudah bertransaksi dengan uang yang ada di rekening tabungan Anda. Persyaratan bagi bank untuk menerbitkan kartu debit sangat sederhana. Rekening bank sudah cukup. Kartu debit tidak memiliki batasan transaksi, namun pastikan rekening tabungan Anda tidak kosong.

Pengertian Kredit Dalam Perbankan

Kartu kredit adalah kartu yang dapat digunakan untuk membayar transaksi dengan jumlah kredit yang terbatas dan kondisi tertentu. Lalu ada faktur untuk transaksi yang dilakukan selama periode waktu tertentu. Kartu kredit yang umum digunakan tidak memerlukan rekening bank penerbit kartu karena sumber dana tidak didebet dari rekening. Bank biasanya menetapkan beberapa kondisi untuk mengeluarkan kartu kredit kepada pelanggan mereka. Persyaratan untuk setiap jenis produk kartu kredit berbeda-beda sesuai dengan kebijakan bank.

Meski tidak memiliki sumber dana, Anda tetap memiliki limit kartu kredit, yaitu limit pembelanjaan kartu. Keuntungan menggunakan kartu kredit adalah Anda juga dapat menarik uang tunai dari ATM biasa dengan sedikit biaya tambahan. Selain itu, pengguna kartu kredit memiliki keuntungan seperti pembayaran cicilan dengan bunga 0% dan kemampuan untuk menukarkan poin dengan hadiah tertentu.

Format kartu kredit hampir identik dengan kartu debit. Anda juga akan diberikan PIN (Personal Identification Number) unik untuk kartu kredit Anda. Harap diingat bahwa penggunaan PIN ini sangat penting untuk menjamin keamanan kartu Anda. dan transaksi yang dilakukan. Masing-masing bank memiliki beragam produk kartu kredit yang menarik, antara lain kemudahan dan kenyamanan CIMB Niaga, dan bagi peminat kartu kredit tersedia berbagai fasilitas seperti bonus poin ekstra, airport lounge, dan pertanggungan asuransi.


Kesimpulan

 

Debit dan kredit adalah istilah pada umumnya digunakan pada dunia akuntansi maupun keuangan. Perbedaan paling umum dari debit dan kredit ialah bahwa debit didefinisikan sebagai penambahan uang dan kredit itu didefinisikan sebagai pengeluaran uang dalam transaksi.

Asal mula kata debit itu berasal dari bahasa latin yaitu debere yang berarti pencatatan akuntansi bilamana aset serta biaya mengalami peningkatan. 

Kredit ialah pencatatan akuntansi pada akun hutang dan ekuitas yang mengalami peningkatan. Kredit umumnya terletak di sisi kanan dengan nama latin credere.

Dalam akuntansi, debit dan kredit  tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki hubungan yang saling melengkapi. Dalam semua transaksi, debit dan kredit selalu berdampingan. 

Selain di dunia akuntansi, kamu juga bisa menemui beda debit dan kredit dalam istilah perbankan. Sebagai nasabah, secara otomatis kamu dapat mempunyai dua pilihan kartu yang digunakan untuk melakukan transaksi. Salah satu perbedaan antara debit dan kredit dalam perbankan yaitu pada fitur yang dimiliki.
 

Lalu, apa itu saldo debit?

Yang dimaksud dengan saldo debit adalah saldo pada akun yang total debitnya lebih besar daripada total kredit.

Lantas, apa itu kredit?

Arti kredit ialah sejumlah uang yang dikeluarkan saat melakukan sebuah transaksi.

Kenapa ada debit dan kredit?

Adanya debit dan kredit pada dunia akuntansi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Peran debit dan kredit adalah untuk melacak transaksi di berbagai jenis akun yang digunakan. 

Hal ini bertujuan agar semua transaksi tercatat pada buku besar perusahaan merupakan data yang valid.

Kenapa biaya masuk itu ke debit?

Akun biaya masuk ke dalam debit dengan alasan karena perusahaan mengeluarkan uang atau mengurangi jumlah kas. Apapun kegiatan yang mengeluarkan uang akan berada di sisi debit.

 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda