+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Carousel: Definisi, Jenis-Jenis, Manfaat, dan Cara Membuatnya

30 August, 2022   |   Inggihpangestu

Carousel: Definisi, Jenis-Jenis, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Apa Itu Carousel


Carousel adalah fitur yang memungkinkan pengguna mengunggah banyak foto atau video dalam satu pos. Fitur ini biasa digunakan saat membuat konten di media sosial. Menariknya, carousel bersifat interaktif, memungkinkan pemirsa menggulir ke kiri atau kanan untuk menelusuri serangkaian gambar atau video. Ini berbeda dengan postingan konten statis yang biasa Anda lihat. Memungkinkan Anda untuk menggabungkan konten video dan gambar dalam posting carousel. Penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan gambar dan video dalam carousel dapat meningkatkan tingkat keterlibatan hingga 2,33% per pos. Jika Anda menggunakan strategi pemasaran media sosial untuk branding atau promosi bisnis, jangan ragu untuk menggunakan carousel untuk melengkapi konten Anda. Fitur ini sudah tersedia di beberapa media sosial seperti Instagram, Facebook dan LinkedIn.
 

Jenis Carousel


Pada dasarnya, Carousel adalah fitur periklanan yang memungkinkan para marketer untuk menempatkan lebih dari pada 1 gambar dalam sebuah postingan. Nah, supaya creator bisa lebih kreatif, Carousel juga menyediakan dalam dua jenis yang berbeda, yakni Carousel post dan ads. Berikut Penjelasan tentang Carousel post dan ads:

1. Carousel Post

Nah, kita akan bahas soal Carousel post terlebih dahulu, Media sosial yang punya fitur ini di antaranya Instagram dan LinkedIn.

a. Instagram

Melansir dari TechCrunch, fitur pada Carousel post di Instagram yang meluncur pada awal 2017 silam. Sejak saat itu, jenis konten seperti ini banyak digunakan pada platform ini. Anda dapat memasukkan keterangan dan lokasi untuk setiap gambar korsel seperti pos biasa. Anda juga dapat menambahkan filter dan mengeditnya satu per satu. Ini lucu, bukan? Selain itu, Hootsuite mengatakan Anda dapat memiliki hingga 10 gambar dalam satu korsel. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi Anda. Gunakan fitur ini jika Anda ingin melaporkan suatu peristiwa, menyampaikan pesan, atau memberikan presentasi produk Anda yang lebih komprehensif. Tidak ada lagi membuat 10 posting terpisah. Selain itu, Jurnal Mesin Pencari telah menunjukkan bahwa jenis posting ini meningkatkan keterlibatan. Tidak ada usaha yang sia-sia dalam membuat posting carousel.

b. LinkedIn

Media sosial profesional LinkedIn juga memiliki posting carousel. Dokumen yang dapat Anda bagikan di umpan Anda saat meluncurkan pemasaran langsung. Berikut ini contohnya. Fitur berbagi dokumen ini telah diperkenalkan sejak 2018. Karena ini adalah dokumen, hanya file dengan ekstensi PPT, PPTX, DOC, DOCX, dan PDF yang dapat dipilih. Selain itu, saat meluncurkan Buff Desain, ukuran dokumen tidak boleh melebihi 100 MB. Halaman di atasnya juga harus kurang dari 300. Bahkan, Anda dapat berbagi posting seperti biasa di LinkedIn. Namun, korsel membuat konten lebih menarik. Selain itu, desain postingan ini berbeda dengan postingan LinkedIn lainnya. Ini bisa membuat konten Anda lebih menarik. Hal ini dapat menyebabkan lonjakan keterlibatan untuk pos dan merek Anda.

2. Carousel Ads

Coba bayangkan sebuah carousel post yang diubah menjadi iklan. Nah, nama untuk iklan itu adalah carousel ads. Iklan ini yang cukup menjanjikan, Mengutip Sprout Social, carousel ads punya click-through rate hingga mencapai 72%. Media sosial yang punya iklan seperti ini di antaranya Instagram, Facebook, Twitter, dan LinkedIn.

a. Instagram

Layaknya post, iklan carousel pada Instagram juga membuatmu mudah untuk menggabung beberapa gambar dalam satu iklan. Ini tentu sangat menarik, karena kamu bisa untuk mempromosikan beberapa produk sekaligus. Tak perlu lagi membuat iklan yang secara terpisah-pisah.

b. Facebook

Selanjutnya, ada pula iklan carousel di dalam penggunaan Facebook. Melansir Buffer, di sana, kamu bisa memasukkan 2-5 gambar pada satu iklan. Kamu tak harus selalu memasukkan untuk beberapa produk dalam satu iklan. Melansir Linear Design, kamu hanya memasukkan satu produk saja. Akan tetapi, ada banyak fitur yang ada dalam produk itu yang kamu highlight.

c. Twitter

Carousel ads adalah iklan yang baru saja hadir di media sosial Twitter. Dia memulai Social Media Today dan baru tiba pada 11 November 2020. Fakta bahwa Anda dapat bergerak membuat tampilan ini lebih interaktif. Selain itu, penonton bisa membacanya lebih lama. Ini pasti akan meningkatkan kesadaran merek, lalu lintas, dan keterlibatan. Itu juga dapat dibuat agar sesuai dengan merek Anda.

d. LinkedIn

Carousel ads di LinkedIn sedikit berbeda. Perbedaannya adalah bentuk LinkedIn Gen. Formulir Lead Gen LinkedIn adalah ajakan bertindak untuk peluncuran Venture Harbor. Fitur ini meminta penonton untuk mengisi formulir. Dapat ditempelkan ke Korsel Iklan LinkedIn. Sekarang Anda dapat menautkan formulir ini ke apa pun. Contohnya termasuk mendaftar, mengunduh e-book, dan lain lain. Manfaat tidak hanya terbatas pada formulir pembuatan prospek LinkedIn. Sejak peluncuran Instapage, Carousel ads telah mencapai RKT tinggi di LinkedIn. Patokan itu sendiri adalah bentuk lain dari iklan, konten bersponsor.
 

Manfaat Carousel


Setelah membaca definisi dan jenisnya, carousel mungkin  terlihat seperti fitur media sosial biasa. Tapi jangan salah. Fitur yang satu ini bisa menjadi cara jitu bagi pemasar untuk menjual lebih banyak produk perusahaannya. Selain itu, Carousel dapat digunakan di berbagai platform, menjadikannya inisiatif pemasaran yang kuat. Menurut Productsup dan Social Sprout, selain dua poin di atas, ada beberapa manfaat lain yang ditawarkan fitur Carousel.

- meningkatkan engagement pada konten dan pada suatu produk
- sifatnya interaktif sehingga bisa meningkatkan antusiasme para audiens
- hemat biaya, sehingga cocok untuk sebuah perusahaan besar maupun perusahaan kecil
- tingkatkan reach pada konten serta produk yang akan dijual
 

Tips Membuat Carousel yang Menarik


Setelah mengetahui berbagai jenis-jenis pada carousel, kamu perlu tahu bagaimana cara membuat carousel yang menarik untuk melengkapi sebuah konten postinganmu di media sosial. Berikut beberapa di antaranya adalah:

1. Buat konten bercerita

Storytelling Content atau mendongeng sangat menarik untuk postingan carousel. Dengan fitur ini, penonton harus menggeser slide yang ada untuk mendapatkan informasi yang lengkap. Ini bisa menjadi peluang  untuk melibatkan audiens Anda di media sosial. Semakin menarik cerita dalam carousel, semakin lama penonton akan tetap berada di pos Anda. Tak heran, banyak orang yang menggunakan fitur ini sebagai platform microblogging Instagram.

2. Gunakan gambar/video atraktif di slide pertama

Penonton langsung melihat slide pertama di carousel. Gambar atau video yang menarik harus digunakan untuk mengarahkan pemirsa ke slide carousel. Slide pertama ini juga akan muncul di postingan feed Instagram Anda. Ingatlah estetika visual untuk menjaga tampilan dan nuansa feed Anda konsisten dan konsisten dengan citra merek perusahaan Anda.

3. Berikan copy menarik di gambar

Teks dan tulisan dalam gambar, bukan hanya visual, adalah kunci kesuksesan konten. Jika Anda ingin menjelaskan fitur dan manfaat produk Anda, Anda dapat melakukannya dalam bentuk salinan gambar carousel yang menarik.

4. Konten horizontal bersambung

Ide lain untuk konten carousel adalah konten horizontal berkelanjutan. Konten ini dibuat dalam bentuk foto, sengaja dipecah menjadi beberapa multi-posting dengan fitur carousel. Konten bersambung semacam ini sangat efektif ketika Anda ingin menyampaikan informasi rinci dalam posting Anda. 

5. Pakai kalimat CTA yang sesuai

Ajakan bertindak dalam carousel juga harus selaras dengan tautan yang disediakan. Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung Anda, Anda harus memperhatikan penargetan saat memilih frasa CTA Anda. Jangan membingungkan audiens Anda karena tautan ke halaman Anda tidak cocok dengan undangan CTA Anda. 

6. Gabungkan konten video dan gambar

Tip terakhir adalah menggabungkan konten video dan gambar untuk menarik perhatian audiens Anda. Pada peluncuran Social Insider, konten video yang dimasukkan ke dalam carousel terbukti meningkatkan tingkat keterlibatan hingga 2,33%. Strategi ini bagus jika Anda mengandalkan pemasaran media sosial untuk mendapatkan banyak pelanggan. 
 

Apa Saja Fungsi Carousel


Meski konsepnya yang sederhana, Carousel menawarkan enam fungsi yang berguna untuk upaya pemasaran dalam bisnis Anda di media sosial, yaitu adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Engagement Rate

Engagement rate yang baik akan memperkuat online presence bisnis di dalam media sosial. Kabar baiknya, konten Carousel akan terbukti meningkatkan sebuah engagement rate hingga 1,92%. 

2. Mengumumkan Produk Baru

Carousel memudahkan Anda untuk menunjukkan sesuatu keunggulan pada produk baru dengan lebih leluasa. Setiap slide gambar pada Carousel bisa untuk mengilustrasikan fitur-fitur pada produk, baik berupa gambar maupun video.

3. Mempromosikan Event

Carousel juga sangat cocok untuk mendukung community marketing, seperti mempromosikan sebuah event bisnis. Dengan Carousel, informasi event yang bisa dibuat untuk menarik dan lebih mudah dipahami oleh audiens.

4. Mempermudah Posting Tutorial Singkat

Edukasi audiens yang berupa tutorial produk atau layanan akan lebih mudah dengan sebuah konten Carousel. Tutorial pada produk yang umumnya terlalu panjang untuk dimasukkan ke caption, bisa difasilitasi dengan slide-slide pada Carousel.

5. Menunjukkan Proses dan Hasil Pekerjaan Anda

Carousel yang cukup efektif untuk menunjukkan sebuah proses dan hasil pada pekerjaan Anda. Misalnya berupa foto “before-after” dalam dua slide atau berbagai langkah pada pengerjaan proyek yang Anda lakukan dalam beberapa slide.

6. Menampilkan Testimoni Konsumen

Adanya Carousel memudahkan untuk memasang berbagai sebuah testimoni pada pelanggan yang menunjukkan kredibilitas pada bisnis. Jadi, strategi pada pemasaran dengan social proof akan lebih efektif untuk dilakukan.
 

Penutup


Berdasarkan uraian lengkap di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa carousel adalah postingan atau iklan media sosial yang bersifat interaktif dan dapat menampilkan banyak gambar atau video secara bersamaan. Posting dan iklan dengan format ini memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi daripada konten umum. Saat ini, Anda dapat membuat postingan carousel di media sosial Instagram dan Linkedin. Untuk iklan carousel, kita bisa menggunakan platform Facebook, Instagram, Linkedin, dan Twitter. Tampilan dan kondisinya sangat berbeda, tetapi fungsi dasarnya sama. Promosikan acara, umumkan rilis produk baru, bagikan tutorial singkat, lihat proses dan hasil layanan, lihat testimoni pelanggan, dan banyak lagi.

IDMETAFORA Menawarkan Jasa Pembuatan Website.
Hubungi kami di : 0896 6423 0232 atau 0813 9399 3723.
Jl. Damai No.36, Sleman, Yogyakarta.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda