+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


7 Aplikasi Hacker yang Paling Sering Dipakai

31 August, 2022   |   Heru

7 Aplikasi Hacker yang Paling Sering Dipakai

Hacker adalah orang orang yang dapat mendeteksi kelemahan  dari suatu sistem sehingga memiliki akses ke dalam  data yang ada di sistem tersebut.

Apakah ada aplikasi hacker yang mereka gunakan?

Tentu saja ada. Tidak semua hacker menggunakan program aplikasi dengan kode mereka sendiri. Ada beberapa aplikasi yang kerap digunakan oleh peretas dalam meluncurkan aksinya.
Di sini, kalian memiliki kesempatan untuk mengetahui lebih detail tentang aplikasi hacking tersebut. Mari simak informasi selengkapnya tentang hacker berikut ini.

Jenis Hacker

Sebelum masuk ke pembahasan mengenai aplikasi hacker, sebaiknya kalian mengetahui bahwa peretas ini ada berbagai jenis.
Setidaknya sekarang terdapat 5 jenis hacker yang ada,berikut daftar jenis jenis hacker : 

Script Kiddies
Jenis hacker pertama disebut dengan script kiddies.
Script kiddies adalah jenis hacker pemula yang baru terjun ke dunia peretasan.
Umumnya, mereka menggunakan aplikasi atau script yang mereka peroleh dari internet untuk melancarkan aksinya.

White Hat Hacker
Berikutnya ada white hat hacker. Seperti arti dari warna putih yang selalu identik dengan hal hal bersih atau suci, white hat hacker merupakan hacker yang baik.
White hat ini mencakup mereka yang punya kemampuan dalam cyber security yang bersertifikat resmi dan memang mempunyai wewenang untuk meretas sistem.
Umumnya, white hat hacker bekerja untuk sebuah instansi pemerintah atau perusahaan dimana tugasnya adalah melakukan pengujian terhadap cyber security organisasinya.

Grey Hat Hacker
Grey hat hacker ini sebenarnya mempunyai niat yang baik.
Grey hat menyusup ke sebuah sistem untuk menemukan celah keamanan atau  bugnya.
Grey hat kemudian melaporkan bug tersebut kepada sang pemilik sistem untuk dapat memperbaikinya.
Namun grey hat hacker juga tidak sepenuhnya baik karena menyusup sistem dengan cara ilegal.
Biasanya, Grey hat juga melakukan ini untuk kepentingan pribadi.
Contoh, mendapatkan uang atau direkrut ke perusahaan yang sudah diretasnya.

Black Hat Hacker
Warna hitam sering diartikan dengan sesuatu yang negatif. Termasuk ketika mengelompokkan para hacker. Para hacker yang masuk dalam kategori Black Hat atau hitam adalah mereka yang melakukan hacking dengan cara meretas program atau sistem secara ilegal.
Tujuan dari black hat pun bisa dibilang jahat karena mereka melakukan hacking untuk mengambil data pribadi pengguna internet seperti nomor telepon, email hingga password. Black hat pun terkadang menyebarkan malware pada perangkat lain.
Dari data pribadi yang diambil tersebut mereka dapat mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Data-data pribadi tersebut jika dijual dapat memiliki harga yang sangat tinggi dikarenakan memang banyak yang menginginkan data tersebut. Tindakan peretasan tersebut jelas membahayakan dan merugikan sistem yang diretas.

Red Hat Hacker
Red hat hacker merupakan lawan bagi para black hat hacker.
Tujuan dari red hat hacker adalah melumpuhkan, melawan, dan melancarkan serangan balik kepada black hat hacker yang sudah meretas sistem.
Selain jenis jenis hacker yang sudah disebutkan diatas, sebenarnya masih terdapat beberapa jenis hacker lainnya.
Seperti green hat hacker, whistleblower,blue hat hacker, hacktivist, nation/state sponsored hackers, dan lain-lain.

Aplikasi Hacker yang Sering Digunakan

Sekarang saatnya untuk membahas aplikasi yang sering dipakai hacker untuk melancarkan aksi jahat maupun baiknya.
WebInspect
WebInspect termasuk dalam aplikasi yang umum dipakai oleh para hacker.
Fungsi dari WebInspect yaitu menyediakan data analisis komprehensif dari sebuah website yang sangat kompleks. 
Jika kalian menggunakan aplikasi ini, maka yang kalian dapatkan adalah laporan lengkap tentang sebuah website.
Data yang dimaksud disini di antara lain yaitu performance sampai kelemahan pada sebuah sistem keamanannya.

Ettercap
Ettercap lebih banyak digunakan oleh para ethical hacker atau white hat hacker.
Tool yang satu ini dapat membantu hacker dalam menganalisis jaringan serta host melalui berbagai protokol yang tersedia. 
kalian juga dapat menggunakan Ettercap untuk menyerang balik hacker yang sudah membobol sistem kalian.
Aplikasi yang satu ini dapat melakukan banyak hal untuk menyerang balik seperti  menginfeksi, mengganti, serta menghapus data dalam sebuah koneksi.

Traceroute NG
Di urutan ketiga ada Traceroute NG yang memiliki fungsi  untuk melakukan analisis jaringan.
Beberapa fungsi detailnya di antara lain yaitu mengenali IP Address, analisis jalur jaringan, lost package, dan nama host menggunakan baris perintah.

Burp Suite
Aplikasi keempat yang sering dipakai oleh hacker bernama Burp Suite.
Fungsi dari burp suite adalah membantu hacker dalam menguji aplikasi dan sistem. 
kalian dapat mengenali kelemahan dan serangan apa saja yang dapat berpengaruh terhadap aplikasi web.
Sama hal nya dengan aplikasi Ettercap, pengguna Burp Suite umumnya adalah oleh para white hat hacker.
 
Termux
Aplikasi peretas tidak hanya dapat digunakan di perangkat desktop.
kalian juga dapat menggunakan aplikasi peretas di Android jika membutuhkannya. Salah satu aplikasi Android yang paling banyak dipakai hacker yaitu Termux.
Fungsi dari termux adalah seperti Terminal di Linux.
Seperti fungsi umumnya terminal, Termux dapat dipakai untuk menampilkan data, memberikan input, serta mencetak data secara langsung di android kalian seperti menggunakan sistem operasi Linux. Termux ini bisa dibilang bekerja seperti emulator.

Netsparker
Pada awalnya, Netsparker tidak dikembangkan secara khusus untuk aktivitas hacking.
Tujuan aplikasi ini dibuat yaitu menganalisis kelemahan sistem keamanan sebuah website.
Sangat disayangkan, hacker dan orang orang tidak bertanggung jawab lainya  menggunakan Netsparker untuk meretas website.
Target dari netsparke sendiri adalah website dengan keamanan yang lemah.

Lucky Patcher
Aplikasi hacking kedua yang berbasis Android yaitu Lucky Patcher.
Fungsinya adalah mengubah aplikasi yang berbayar menjadi gratis. Wah, menarik.
Tidak hanya sampai di situ, Lucky Patcher juga dapat dipakai untuk membuat iklan phising atau menghilangkan iklan yang tampil di sebuah aplikasi. 


Kesimpulan

Terdapat banyak aplikasi hacker yang bisa kalian temukan dengan mudah di internet.
Namun perlu kalian ingat bahwa menggunakan aplikasi di atas untuk meretas sebuah sistem demi keuntungan diri sendiri adalah perbuatan yang ilegal. 
Setelah membaca artikel ini bila kalian berencana membuat sebuah website maka jangan lupa menggunakan IDMETAFORA sebagai jasa layanan pembuatan website agar terhindar dari serangan hacker.
Terima kasih.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda