+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Content Development: Pengertian, Tanggung Jawab, dan Skill Yang Wajib Dimiliki

31 August, 2022   |   Dwi

Content Development: Pengertian, Tanggung Jawab, dan Skill Yang Wajib  Dimiliki

Supaya strategi pemasaran konten dapat berjalan dengan lancar, perusahaan biasanya akan memulai dengan melakukan content development terlebih dahulu.
Konten ini dapat merujuk kepada hal yang sangat luat, seperti blog, post Instagram, video di Youtube, video di Tiktok, dan lain sebaginya.
Jadi seperti apa pengertian dari content development dan siapa yang melekukannya? Berikut ini adalah penjelasanya agar kalian tidak bingung.

Apa yang Dimaksud Content Development?

Content development adalah proses mengembangkan konten dengan meneliti,menilis, mengumpulkan, mengatur, memproduksi, serta mempublikasikannya ke website atau platform lainnya. Tujuan dari content development adalah untuk membangun koneksi dengan para audens atau untuk mendorong hasil pemasaran atau penjualan.
Kegiatan content development menjadi bagian yang sangat penting dari strategi pemasaran konten. Hal itu dikarenakan, konten yang dibuat pada akhirnya akan sia-sia jika hanya melakukan promosi konten secara terus-menerus tanpa dikembangkan terlebih dahulu. Hasilnya, konten promosi tersebut tidak menaikkan engagement sama sekali dan pada akhirnya justru hanya akan menghasilkan spam.
Karena hal itu, content development harus dimaksimalkan sebaik mungkin agar dapat menaikan engagement hingga ke tingkat maksimal.
Ada beberapa perusahaan yang menjadikan content development sebagai profesi tersendiri, dikarenakan dunia pemasaran konten yang pada saat ini semakin ketat.

Skill yang Harus Dimiliki Oleh Content Development

Setelah membahas tentang pengertian serta tanggung jawab dari content development, berikut ini adalah skill yang diperlukan untuk menjadi content development yang baik:
1. Komunikasi
Dikarenakan adanya kolaborasi dengan departeman lainnya maka, skill komunikasi sangat diperlukan untuk menunjang pekerjan.
2. Berpikir strategis
Sebagai orang yang akan membuat strategi konten, skill berpikir strategi juga merupakan hal penting untuk dimiliki. Tanpa adanya skill yang satu ini, tentu akan kesulitan untuk menentukan strategi yang tepat dari setiap konten yang akan dipublikasikan.
3. Analisis
Skill satu ini juga penting untuk dimiliki oleh content development. Hal itu dikarenakan, pekerjaannya tidak akan jauh dari menganalisis konten-konten yang sudah dipublikasikan.
4. Menulis
Skill menulis juga harus dikuasai oleh orang yang bertanggung jawab di bidang ini. Hal tersebut dimaksudkan agar memudahkan dalam mengembangkan konten.

Tanggung Jawab Content Development

Berikut ini adalah beberapa tanggung jawab yang di pegang oleh content development:
1. Mengembangkan strategi konten
Dari namanya saja sudah dapat diketahui bahwa bidang ini bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi konten.
Strategi konten yang akan dibuat oleh content development harus sesuai dengan sasaran yang akan dituju. Contohnya jika mereka meneliti konten untuk blog dengan sasaran utama audiens yang berusia 18-30 tahun. Selanjutnya rancangan strategi konten tersebut akan diberikan kepada para pembuat keputusan di perusahaan untuk mendapatkan persetujuan.
2. Membuat dan mengelola penyebaran konten
Bidang ini juga bertugas untuk membuat konten yang berupa post di blog, media sosial, newsletter email dan lain sebagainya. Bukan hanya itu saja, bidang ini juga bertanggung jawab untuk membuat kalender editorial dan menentukan kapan konten yang telah dibuat harus dipublikasikan serta menentukan platform untuk publikasinya.
3. Kolaborasi dengan departemen lainnya
Karena bidang ini memegang konten, dapat dipastikan akan akan berkolaborasi dengan tim lainnya, seperti marketing, desain, dan lain sebagainya agar konten yang dibuat dapat maksimal. Dan juga karena berkolaborasi dengan tim yang lain, maka profesi ini harus pandai dalam berkomunikasi dengan orang lain.
4. Menganalisis konten
Setelah konten dipublikasikan, content development juga harus menganalisis engagement-nya. Apakah konten tersebut digemari oleh banyak orang atau malah justru sebaliknya?
Dari analisis yang dilakukan tersebut diharapkan ke depannya dapat dikembangkan konten yang lebih baik lagi dan tentunya disenangi oleh user.

 


 
 

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda