+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Pengertian dan Fungsi Algoritma Pemrograman

31 August, 2022   |   bimodwi

Pengertian dan Fungsi Algoritma Pemrograman

           Kebanyakan orang  yang mendengar  kata algoritma mengira itu terkait dengan bahasa pemrograman, ilmu komputer, matematika, dan berisi rangkaian angka. Ini bukanlah suatu kesalahan, karena  algoritma berkaitan erat  dengan komputasi, namun disini kami akan menguraikan tentang pentingnya algoritma dalam dunia pemrograman. Secara umum, algoritma itu sendiri mewakili langkah pemecahan masalah. Sekarang, terutama tahun ini, semakin banyak orang yang belajar bahasa pemrograman dalam perawatan, konstruksi, pendidikan, dan lainnya. 

           Hampir  semua aktivitas pemrograman tidak lepas dari algoritma penamaan karena merupakan dasar terpenting untuk menulis program. Tanpa pengetahuan tentang algoritma pemrograman, hasil yang Anda dapatkan pasti tidak  maksimal. Salah satu hal terpenting yang dilakukan seorang programmer sebelum menulis sebuah program adalah memahami terlebih dahulu logika yang digunakan, atau yang biasa disebut dengan algoritma. 

           Algoritma pemrograman ini berbeda dari algoritma matematika yang sedikit lebih kompleks. Algoritma pemrograman adalah dasar untuk pemrograman di komputer. Meskipun berkaitan erat  dengan perhitungan matematis, algoritma  pemrograman tidak selalu merupakan perhitungan yang rumit dalam praktiknya. Hal yang sama berlaku untuk algoritma genetika yang sering digunakan untuk menyelesaikan kasus  matematika. Lihat di bawah untuk informasi lebih lanjut tentang algoritme.

Apa itu Algoritma?

           Sebelum membuat program Anda harus mengetahui pengertian dari algoritma pemrograman. Pengertian algoritma adalah suatu urutan atau alur yang dipakai dalam perhitungan atau pemecahan masalah secara sistematis, dan dalam aktivitas pemrograman algoritma seringkali dianggap sebagai logika dalam penentuan program yang akan dibuat. Pendapat lain mengatakan definisi algoritma adalah proses atau serangkaian aturan yang harus diikuti dalam perhitungan atau operasi pemecahan masalah lainnya, terutama oleh komputer. Dengan kata lain, semua susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah dapat disebut dengan algoritma. 

           Pastinya Anda semua pernah melihat resep makanan, mereka mencantumkan bahanbahan yang dibutuhkan dan serangkaian langkah untuk membuat makanan yang dijelaskan. Nah, algoritma memang seperti itu. Dalam bahasa komputer, kata untuk resep adalah prosedur, dan bahanbahannya disebut masukan. Komputer Anda melihat prosedur Anda, mengikutinya ke alur tersebut, dan Anda bisa melihat hasilnya, yang disebut output. Algoritma pemrograman menjelaskan cara melakukan sesuatu, dan komputer Anda akan melakukannya persis seperti itu setiap saat. 

           Penentuan algoritma dalam pemrograman ini merupakan hal dasar yang harus diketahui dan menjadi tahap awal dalam pembuatan program. Representasi algoritma dapat dalam dua bentuk, tertulis atau difoto, tergantung pada metode atau tahapan yang digunakan oleh  programmer. Presentasi tertulis biasanya menggunakan pseudocode, sedangkan format gambar biasanya  diagram alur. Tugas yang paling sulit adalah mengimplementasikan algoritma tertentu dalam kode atau skrip yang terorganisir dan dapat dieksekusi sesuai kebutuhan.

Fungsi dari Algoritma

           Setelah mengetahui pengertian dari algoritma, Anda juga harus mengetahui apa fungsi sebenarnya dari algoritma ini. Pada dasarnya fungsi utama dari algoritma adalah untuk memecahkan suatu masalah. Suatu algoritma pemrograman membawa keuntungan serta fungsi penting dalam aktivitas pembuatan program. Berikut ini merupakan fungsi algoritma yang perlu Anda ketahui : 

  • •    Pemrograman dapat mengatasi permasalahan rumit dalam program yang kemungkinan juga melibatkan perhitungan tingkat tinggi. Karena menggunakan perhitungan seringkali program yang dibuat tidak berjalan semestinya karena adanya kesalahan, hal ini dapat diminimalisir dengan menerapkan algoritma dalam pemrograman.  
  • •    Algoritma pemrograman juga dapat menyederhanakan program, dari program yang besar hingga yang  sederhana, sehingga dapat digunakan dengan lebih efektif dan efisien. Selain itu, ada dua pendekatan untuk algoritma pemrograman: pendekatan top-down dan pendekatan membagi-dan-menaklukkan. 
  • •    Fungsi dari algoritma ini bukan  sekali pakai. Ini berarti dapat digunakan berulang kali, meminimalkan pemrograman berulang. Hal ini memudahkan untuk memprogram karena Anda tidak perlu membuat ulang program yang sama nanti. Pasti ada beberapa kesalahan saat menulis sebuah program, itu sangat wajar. 
  • •    Dengan menggunakan fungsi algoritma, Anda dapat memperbaiki pencarian kesalahan dengan lebih mudah dan cepat. Aliran algoritma pemrograman yang jelas memudahkan untuk menemukan bug ketika masalah terjadi. 
  • •    Program diatur atau diatur dengan rapi sehingga Anda dapat dengan mudah mencari  dan menemukan kesalahan apa pun yang terjadi pada program di  perangkat komputasi Anda.

Cara kerja dari Algoritma

           Komputer hanya memiliki satu prosesor. Disebut program karena algoritmanya harus ditulis dalam notasi bahasa pemrograman agar bisa dijalankan di komputer. Program adalah perwujudan teknis atau implementasi dari suatu algoritma yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu yang dapat dijalankan di komputer. Istilah "algoritma" dan "program" sering digunakan secara bergantian. 

           Misalnya, seseorang mengatakan sesuatu seperti "Program pengurutan data menggunakan algoritme pengurutan selektif." Atau, pertanyaan berikut: “Bagaimana algoritma dan program menggambarkan grafik?” Jika Anda sudah memahami arti dari algoritma di atas, Anda dapat membedakan arti dari kata algoritma dan program. Algoritma adalah langkah dalam memecahkan masalah, tetapi program adalah implementasi dari algoritma dalam bahasa pemrograman. 

           Program ditulis dalam salah satu bahasa pemrograman, dan aktivitas membuat program disebut pemrograman. Orang yang menulis program disebut programmer. Setiap langkah  dalam program disebut instruksi atau pernyataan. Oleh karena itu, program terdiri dari serangkaian pernyataan. Ketika sebuah instruksi dieksekusi, komputer melakukan operasi yang sesuai dengan instruksi tersebut. Secara umum, komputer terdiri dari empat komponen utama: perangkat input, perangkat output, unit pemrosesan utama, dan memori.

           The Central Processing Unit (CPU) adalah "otak" dari komputer yang melakukan operasi dasar seperti perbandingan,  perhitungan,  membaca, dan  menulis. Memori adalah komponen yang membantu Anda menyimpan atau mengingat. Disimpan dalam memori adalah program (termasuk operasi yang dilakukan oleh CPU) dan data atau informasi (apa yang diproses oleh operasi). Perangkat input / output (I / O) adalah perangkat yang memasukkan data atau program ke dalam memori dan merupakan alat yang digunakan komputer untuk menyampaikan hasil aktivitasnya. Contoh perangkat input adalah keyboard, pemindai, dan pembawa data. Contoh perangkat output adalah display (monitor), printer (printer), dan disk. Mekanisme kerja keempat komponen di atas dapat dijelaskan sebagai berikut. 

           Pertama, program dimuat ke dalam memori utama komputer. Ketika program dieksekusi (dieksekusi), semua instruksi yang  tersimpan di  memori dikirim ke CPU. CPU akan melakukan tindakannya sesuai dengan instruksi ini. Ketika operasi membutuhkan data, data dibaca dari perangkat input, disimpan  dalam memori, dan kemudian dikirim ke CPU untuk operasi yang membutuhkannya. Ketika suatu proses menghasilkan output atau informasi, output disimpan  dalam memori, yang menulis output ke perangkat output (misalnya, dengan menampilkannya di layar monitor).

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda