+62 896 6423 0232 | info@idmetafora.com
Software ERP Indonesia IDMETAFORA


Mengenal Apa itu Pemasaran Internasional: Strategi, Contoh dan Fungsinya

13 December, 2022   |   Inggihpangestu

Mengenal Apa itu Pemasaran Internasional: Strategi, Contoh dan Fungsinya

Pada dasarnya, pemasaran internasional adalah cara untuk memasarkan produk dan jasa di banyak negara. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat memperluas bisnisnya ke seluruh dunia.
 

Definisi Pemasaran Internasional


Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita memahami pengertian pemasaran internasional itu sendiri. Beberapa ahli mengungkapkan konsep pemasaran internasional sebagai berikut. Kotabella dan Helsen memiliki visi pemasaran global, yang mengacu pada kegiatan perusahaan yang menekankan kerja standardisasi, koordinasi antar pasar dan integrasi global, dengan tujuan membantu meningkatkan daya saing di pasar dunia. Sementara itu, Michael E. Czinkota menjelaskan bahwa pemasaran internasional adalah proses perencanaan dan pengorganisasian transaksi lintas batas negara untuk menciptakan pertukaran yang memenuhi tujuan individu dan organisasi yang terlibat. James E. Keegan mengatakan bahwa pemasaran global adalah serangkaian kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan yang menghargai efektivitas biaya dan bekerja melintasi batas-batas nasional dan regional. James menekankan kemungkinan untuk mentransfer produk, merek, dan ide lain antar negara, menanggapi kebutuhan pelanggan global, dan mengembangkan koordinasi infrastruktur pemasaran nasional menjadi infrastruktur pemasaran global.
 

Manajemen Pemasaran Internasional


Manajemen pemasaran internasional yang terintegrasi diperlukan agar perusahaan dapat lebih mengembangkan strategi pemasarannya secara komprehensif. Ini penting bagi bisnis untuk dikelola dan dipersiapkan, karena manajemen pasar internasional berbeda dari pasar lokal yang mungkin sudah akrab dengan bisnis. Berikut adalah beberapa langkah manajemen pemasaran internasional:

- Mengetahui keadaan lingkungan internasional
- Mempunyai tujuan serta kebijakan yang jelas
- Mengetahui sasaran pasar internasional yang diincar
- Memiliki program pemasaran
- Mempunyai organisasi pemasaran
- Melakukan proses pengendalian dan evaluasi
 

Strategi Pemasaran Internasional


Saat menerapkan strategi pemasaran internasional, setiap perusahaan dapat memilih metode yang paling sesuai dengan produk dan target pasarnya. Ada beberapa strategi yang dapat digunakan perusahaan untuk bersaing di pasar global.

1. Customer Lifetime Value (CLV)

Customer Lifetime Value adalah nilai sekarang dari arus kas masa depan (keuntungan) yang terkait dengan hubungan konsumen dengan perusahaan. Strategi CLV ini menekankan kemampuan pemasar untuk memberikan kepuasan dan memaksimalkan layanan pelanggan dalam jangka panjang.

2. Experiential Marketing

Dalam proses experiential marketing, tujuannya adalah pengalaman yang dimiliki konsumen selama mengkonsumsi produk. Pemasaran ini menggabungkan unsur logika, emosi dan tindakan untuk menciptakan hubungan antara produk dan konsumen.

3. Blue Ocean Strategy

Strategi ini bertujuan untuk menciptakan permintaan pasar baru. Dalam strategi Blue Ocean, permintaan diciptakan, bukan dipertahankan. Sehingga perusahaan memiliki peluang besar untuk tumbuh dan menghasilkan keuntungan.

Berikut ini beberapa dari prinsip yang digunakan pada blue ocean strategy adalah.

- Bersaing pada ruang pasar yang baru
- Membuat sistem kompetisi menjadi tidak relevan
- Menangkap dan menciptakan permintaan baru
- Mendobrak pertukaran value cost
- Memadukan diferensiasi dan biaya rendah

4. Ekuitas Merek (Brand Equity)

Dalam hubungannya dengan sebuah merek, ada beberapa sikap yang dapat diambil oleh konsumen, yaitu sebagai berikut:

- Mengganti merek karena harganya
- Tidak memiliki alasan yang kuat untuk mengganti merek
- Akan merasa rugi jika mengganti merek
- Menganggap merek sebagai teman
- Terikat pada sebuah merek 

Beberapa faktor tersebut dapat menentukan keberhasilan suatu merek jika memiliki ekuitas merek yang baik di mata konsumen. Bisnis juga mendapat keuntungan dari brand yang sudah memiliki banyak ekuitas, seperti:

- Kestabilan harga: harga yang sudah ada di pasaran tidak mudah terganggu oleh harga yang dikenakan oleh pesaing lain.

- Harga yang lebih tinggi: Produk dengan nama merek yang baik dapat memiliki harga yang lebih tinggi daripada produk lain karena didukung oleh kepercayaan konsumen dan persepsi positif.

- Biaya pemasaran yang lebih rendah: Jika produk mendapat tempat di hati konsumen, upaya dan biaya yang diperlukan untuk mempertahankan citra ini jauh lebih rendah daripada pesaing yang belum membangun citra produknya.

- Posisi kuat untuk distributor dan pengecer: Penjualan produk bermerek yang lebih cepat dapat memberikan nilai bagi distributor dan pengecer serta menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Hal ini membuat distributor dan retailer lebih senang memperdagangkan produk yang memiliki merek terpercaya. 

- Kredibilitas tinggi, ekstensi merek yang mudah: Perusahaan dengan ekuitas merek yang baik juga dapat dengan mudah menciptakan produk turunan berdasarkan merek yang sudah ada. Selain itu, kemungkinan besar produk baru tersebut akan diterima dan menarik perhatian konsumen.

5. Kualitas Jasa (Service Quality)

Dalam strategi ini, keunggulan kompetitif perusahaan dicapai melalui layanan pengiriman produk yang baik. Keseluruhan proses pemasaran didominasi oleh elemen jasa versus elemen fisik dari produk itu sendiri. Unsur-unsur hanya dibagi menjadi unsur-unsur berikut:

-  Fisik (tangible) berupa fasilitas fisik, penampilan pegawai, alat dan perlengkapan yang digunakan dan penampilan fisik.

- Keandalan (reliability) mengacu pada penyampaian layanan tepat waktu dan sesuai kesepakatan.

- Keyakinan dan keamanan (assurance) berhubungan dengan perasaan tertekan, bahaya, keraguan dan kenyamanan selama berbisnis.

- Cepat tanggap (responsive) kemauan dan kemauan pribadi untuk melayani konsumen.

- Pendekatan personal (empathy) terhadap kemampuan karyawan dalam memahami kebutuhan konsumen.

Hal ini menunjukkan bahwa titik keberhasilan perusahaan terletak pada kemampuan karyawan dalam melayani dan memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Strategi ini mempertimbangkan bahwa jika karyawan puas dengan lingkungan kerja dan kompensasi yang ditawarkan oleh perusahaan, maka karyawan akan bekerja dengan baik untuk menghasilkan kepuasan pelanggan.

6. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility - CSR)

Kebijakan CSR ini memandu perusahaan untuk dapat menjalankan bisnisnya sesuai dengan hukum yang berlaku, standar etika dan peraturan internasional. Sepanjang jalan, perusahaan juga harus menerapkan prinsip-prinsip dasar yang ditetapkan:

- Fokus pada topik tertentu yang paling terkait dengan operasi perusahaan;

- program yang terus dilaksanakan untuk mengurangi dampak negatif dari operasi perusahaan;

- Branding, yang menggabungkan semua kegiatan tersebut dengan program pemasaran merek sedemikian rupa sehingga menciptakan kesatuan yang positif antara kegiatan CSR dan merek di mata konsumen;

7. Manajemen Hubungan Konsumen (Consumer Relationship Management - CRM)

CRM adalah strategi untuk mengelola interaksi perusahaan dengan konsumen dan pembeli potensial. Dalam CRM, ada beberapa hubungan antara bisnis dan konsumen, yaitu:

- Financial bond: ini adalah bentuk terendah dari hubungan bisnis-konsumen karena murni transaksional;

- Social bond: hubungan antara kedua pihak terkait dengan lingkungan sosial tertentu;

- Business bond: hubungan antara pengusaha dan konsumen akan berkembang lebih menyeluruh menuju hubungan bisnis yang saling menguntungkan dan saling menguntungkan;

- Structural bond: Hubungan antara pengusaha dan konsumen bersifat struktural dan mencakup semua aspek yang disebutkan di atas.

8. Network Marketing

Umumnya, strategi ini dikenal dengan multi level marketing. Pada dasarnya strategi ini merupakan strategi penjualan langsung dengan struktur bisnis tertentu. Setiap pengusaha bertanggung jawab tidak hanya untuk menjual produknya, tetapi juga untuk membangun jaringan di antara mereka, yang nantinya akan menghasilkan keuntungan finansial. Komunikasi yang digunakan dalam multi level marketing ini adalah word of mouth yang strukturnya dibangun atas dasar kepercayaan antar pengusaha. Ada beberapa prinsip yang harus diterapkan agar pemasaran berjenjang berhasil dan menguntungkan bagi perusahaan dan pengusaha itu sendiri.

- Sistem: Sistem rekrutmen, penghargaan dan penempatan terintegrasi;

- Produk: ini mengacu pada kualitas, harga, dan kegunaan produk yang dipasarkan;

- Manusia: hal ini mempengaruhi karakter karyawan dan penghargaan terhadap posisinya dalam organisasi;
 

Contoh Pemasaran Internasional


Ada banyak contoh pemasaran internasional yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa merek ternama yang sering kita jumpai merupakan contoh bentuk manajemen pemasaran internasional yang sukses, antara lain:

1. McDonald’s

Siapa yang tidak mengenal makanan cepat saji terkenal McDonald's? Ketika perusahaan McDonald's datang ke India, mereka melakukan penelitian ekstensif sebelum berfokus pada menu yang ditawarkan kepada konsumen India. Seluruh menu McDonald's India akhirnya dibuat khusus untuk memenuhi selera konsumen India agar perusahaan ini bisa bertahan dan eksis di Tanah Air.

Bisnis McDonald's yang berkembang di India tetap menawarkan 40% sayuran murni, tidak seperti pasar luar negeri lainnya. McDonald's juga menghormati budaya India dengan tidak menawarkan resep daging sapi atau babi yang merupakan bahan populer di pasar lain seperti Amerika Serikat, Eropa, Indonesia dll. Perusahaan McDonald's juga selalu memastikan bahwa resep-resepnya diolah dengan bumbu khas India, sehingga cita rasa makanan yang dijual sesuai dengan selera lokal. Tetap setia pada mereknya, McDonald's mencoba menambahkan sentuhan lokal pada item menu tertentu. McDonald's memiliki McArabia di Timur Tengah yang memiliki menu sendiri sebagai sandwich. Dia juga meluncurkan macarons Prancis dan mengambil McSpaghetti Filipina. Di Meksiko, McDonald's memiliki burger keju cabai hijau, sedangkan di Korea Selatan mereka memiliki burger bulgogi. Kemudian perusahaan McDonald's di Indonesia sendiri menawarkan menu yang sesuai dengan selera orang Indonesia. Misalnya, menawarkan menu nasi putih, nasi uduk, dan bubur ayam yang dikenal sebagai makanan pokok Indonesia hingga sambal ulek khas rumahan di Indonesia.

2. Airbnb

Airbnb juga melakukan pemasaran internasional. Airbnb merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri pariwisata. Perusahaan ini mencari orang-orang dari seluruh dunia yang perlu memesan atau mendaftarkan layanan akomodasi. Secara keseluruhan, ini adalah pasar komunitas dengan lebih dari satu juta properti di lebih dari 34.000 kota di seluruh dunia. Luar biasa! Airbnb telah menjadi sukses global berkat media sosial. Pada 2015, Airbnb meluncurkan kampanye media sosial menggunakan tagar #onelessstranger. Eksperimen sosial ini membuat Airbnb meminta komunitasnya untuk dengan ramah mengundang orang yang tidak mereka kenal untuk mengambil foto atau video bersama mereka dan membagikannya dengan tagar. Hanya dalam tiga minggu sejak peluncuran kampanye, lebih dari 3 juta orang telah membuat, berpartisipasi, atau membicarakan konten untuk kampanye Airbnb ini.

3. Coca-Cola

Berbeda dengan dua perusahaan sebelumnya, raksasa minuman Coca-Cola memiliki pendekatan pemasaran internasional yang unik dan strategi yang lebih terfokus pada pembayaran sosial. Meskipun Coca-Cola adalah perusahaan besar, Coca-Cola juga berfokus pada program di komunitas kecil, menginvestasikan uang dan waktu dalam jumlah besar untuk membantu badan amal kecil. Misalnya, Coco-Cola membangun 650 pabrik air murni di Beni, Suef, Mesir dan mensponsori makanan anak-anak (Ramadan) di Timur Tengah. Selain itu, branding perusahaan Coca-Cola seringkali menyertakan tema dan konsep yang diwarnai dengan kebahagiaan dan kegembiraan orang. Taktik periklanan dan pemasaran internasional semacam itu sering disambut baik oleh komunitas internasional. Ini karena orang di seluruh dunia menghargai perusahaan besar yang bersedia memberi dan membantu orang biasa dibandingkan dengan perusahaan yang selalu berfokus pada penjualan produk kepada publik. Jadi Anda bisa mencoba strategi menunjukkan empati dan kepedulian kepada masyarakat negara target untuk meningkatkan merek produk Anda.

Liputan Software ERP IDMETAFORA Indonesia!

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke pengikut anda melalui tombol dibawah ini:



Software ERP Indonesia

Artikel rekomendasi untuk Anda