Kenapa Pebisnis Harus Investasi di Teknologi?

Kenapa Pebisnis Harus Investasi di Teknologi?

Teknologi terus berkembang, ada teori tentang hukum Moore: semakin hari teknologi akan semakin kecil, kapasitasnya semakin besar dan biayanya akan semakin murah.

Namun jika hubungkan dengan ilmu bisnis & pasar, semakin kita terlambat investasi di teknologi, harga yang harus kita bayar secara ekonomi akan semakin mahal. Ada kerugian secara ekonomi. Kenapa kerugian?

Saya berikan contoh berikut.

Dalam dunia periklanan digital, dulu di awal kemunculan sosial orang beriklan di sosial media dengan budget 1 juta per bulan sudah bisa diatas rata-rata kompetitornya di sosmed (karena kebayanakan kompetitornya tidak menggunakan).

Namun jika sekarang kita baru mau beriklan di sosmed, mungkin biaya per jangkauannya benar jadi lebih murah tapi yang beriklan di facebook juga sudah semakin banyak sekarang. Ini yang saya katakan, semakin kita terlambat berinvestasi di teknologi, semakin mahal harga yang harus kita bayar.

Contoh lain adalah penggunaan website sebagai media promosi online. 10 tahun yang lalu ketika saya masih freelance web developer, saat itu saya belum membangun tim seperti di @idmetafora, ketika bertemu para pemilik bisnis, banyak yang merasa biaya pembuatan website itu mahal. Hanya sebagian kecil pelaku bisnis yang berani investasi untuk membangun branding usaha mereka di website.

Sekarang jika kita amati trend transaksi online, banyak brand-brand yang 10 tahun lalu tidak pernah kita dengar saat ini mereka memiliki reputasi yang baik di internet.Sekarang kita lihat brand-brand yang punya posisi di market online adalah pelaku bisnis yang sudah mulai bisnis mereka sejak 10 tahunan yang lalu secara konsisten memanfaatkan website.

Bayangkan jika mereka baru memulai saat ini, bisa jadi benar biayanya semakin terjangkau, namun peluang untuk memenangkan persaingannya tidak sebesar jika memulai dari 10 tahun yang lalu, karena sudah semakin banyak kompetitor dibandingkan dulu. Nah itu cerita tentang mereka, bagaimana dengan ceritamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *